NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

Tangan Velo terkepal saat membaca semua chat yang di kirim Hana ke nomer wahtsapp Helen, tanpa ada yang terlewat satu pun, Velo benar benar tidak tahu, kalau ternyata selama ini Hana sering menyerang Helen melalui pesan wahtsapp.

''Kembalikan ponsel gue!''

Velo kaget karna Helen tiba tiba merebut ponsel dari tangannya, sejak kapan gadis itu bangun pikirnya.

''Kenapa kamu gak cerita apapun sama aku?'' tanya Velo.

''Cerita apa?'' Helen balik bertanya.

''Pesan yang di kirim Hana ke wahtsapp kamu'' jawab Velo.

Helen langsung meremas ponselnya dan menatap tajam Velo. ''Untuk apa gue cerita sama, Lo'' cetusnya. ''Lagian selama ini lo hanya percaya perkataan Hana saja, kan'' imbuhnya

Velo seketika terdiam sambil menundukkan kepalanya dalam. ''Maaf'' lirihnya.

Yang di katakan Helen benar, kalau selama ini dirinya lebih percaya pada Hana dan sering meragukan Helen.

''Sudahlah, lo gak usah minta maaf, lagian gue gak perduli juga'' cetus Helen.

''Tapi aku perduli'' tukas Velo menatap Helen.

''Terus, lo mau ngapain, ha?'' tanya Helen.

''Aku mau Hana minta maaf sama kamu'' jawab Velo.

''Ga perlu, gue udah muak dengar ucapan maaf palsu dia, mending biarin gue menindas dia, itu lebih membuat gue merasa puas'' cetus Helen.

Velo menggangguk. ''Baiklah, aku janji tidak akan ikut campur lagi'' ucapnya.

''Hem, itu jauh lebih baik'' timpal Helen.

Velo menatap Helen lalu bertanya dengan sedikit hati hati. ''Apa karna pesan pesan yang di kirim Hana selama ini, yang membuat kamu sangat membencinya?''

Helen menggelengkan kepalanya.

''Lalu?'' tanya Velo.

Helen menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya perlahan.

''Lo pasti juga dengar berita saat awal awal kita baru tunangan, kalau katanya gue sering menindas Hana, dengan alasan gue gak suka Hana deket sama lo?'' tanya Helen, dan Velo menganggukkan kepalanya.

''Entah lo mau percaya apa tidak, yang jelas berita itu gak bener, gue gak pernah menindas Hana, iya gue akui, gue memang gak suka lo deket sama Hana, tapi gue gak pernah ada fikiran untuk menindas dia'' papar Helen.

''Terus, apa yang membuat kamu membenci Hana?'' tanya Velo.

''Gue pernah minta tolong dia agar meluruskan berita hoax itu, tapi apa yang terjadi, dia malah membuat pengakuan di forum HSI, yang membuat gue semakin di hujat di forum, bahkan ada yang mengatakan kalau gue itu antagonis, sedangkan lo dan Hana sebagai Protagonisnya'' jawab Helen panjang lebar.

''Kenapa aku tidak tahu sama sekali?'' gumam Velo.

Helen tersenyum miring. ''Karna Lo jarang buka group forum HSI, jadi lo tidak tahu kalau selama ini gue selalu di hujat habis habisan sama orang orang di forum, ya jadi sekalian aja, gue tunjukin Antagonis yang sebenarnya'' timpal Helen di iringi tawa kecil, setelah itu dia kembai merebahkan badannya membelakangi Velo.

Velo terdiam menatap Helen yang membelakanginya.

"Vel, lo benar benar bodoh, kenapa selama ini lo gak pernah selidiki kenapa Helen tiba tiba berubah kasar" batin Velo mengepalkan tangannya.

Awal Velo mengenal Helen dan tahu kalau mereka sudah di jodohkan sejak kecil, itu di saat mereka berdua baru duduk di bangku kelas sepuluh, Velo tahu kalau Helen dia orangnya pendiam dan tak banyak bicara, dan sifat posesif Helen muncul saat keduanya resmi bertunangan, walaupun Helen sangat posesif padanya, namun gadis itu tidak pernah marah atau menyerang Hana walaupun Hana selalu ada di sisinya, tapi semua itu tiba tiba berubah saat bulan kedua setelah mereka masuk ke kelas dua belas, Helen tiba tiba sering menghina dan merendahkan Hana di depan umum, dan hari ini Velo baru tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan perubahan sifat Helen yang tiba tiba membenci Hana.

Saat jam pulang sekolah tiba, Helen berjalan pelan menuju parkiran sembari memegang perutnya yang masih terasa nyeri, dan Velo mengikuti di belakangnya sembari membawakan tas ransel milik Helen yang beberapa saat tadi di antarkan oleh Rania ke ruang kesehatan, padahal Velo sudah berkali kali menawarkan pada Helen untuk dia gendong, namun Helen menolaknya dengan tegas.

''Vel!''

Helen maupun Velo sama sama menghentikan langkahnya, dan melihat Hana berlari kecil ke arah mereka, dan di ikuti oleh Exel dan Maxim di belakangnya.

Hana berhenti di depan Helen dengan expresi pura pura khawatir.

''Hel, gimana keadaan lo?'' tanya Hana.

Helen mendengus, lalu mendorong Hana ke samping dengan sedikit kasar ''Minggir lo benalu, ngehalangin jalan gue tahu, gak'' ketus Helen.

''Hel, lo kok gitu sih, padahal gue beneran khawatir sama lo'' lirih Hana pura pura sedih.

Jika tadi Velo tidak melihat sendiri pesan yang di kirim oleh Hana pada Helen, yang menuduh Helen hanya pura pura sakit agar mendapat perhatian darinya, mungkin sekarang Velo akan tetap percaya dengan perkataan Hana, kalau dia khawatir pada Helen.

''Hel, Hana khawatir tahu sama lo, kok lo malah dorong dia sih'' bukan Velo yang bicara melainkan Maxim.

''Bodoh amat'' ketus Helen, lalu kembali melangkahkan kakinya menuju parkiran, begitu juga dengan Velo dia kembali mengikuti Helen tanpa memperdulikan Hana.

''Vel''

Hana menahan lengan Velo, namun Velo langsung menghempaskannya, dan menatap tajam Hana, membuat Hana sedikit takut dan reflek mundur.

''Lo pulang saja naik taksi, atau gak sama Maxim'' cetus Velo, lalu kembali menyusul Helen yang sudah di temani oleh Exel.

''Hel, lo mau nyetir mobil sendiri?'' tanya Exel yang berjalan di samping Helen, sedangkan Velo tetap berjalan di belakang Helen, mereka berdua punya fikiran yang sama, ya itu berjaga jaga takut kalau Helen tiba tiba pingsan kembali.

''Iya'' jawab Helen.

''Lo masih sakit Hel, kalau lo nyetir sendiri bahaya, gimana kalau gue anterin lo pulang'' tawar Exel.

''Naik motor?'' tanya Helen.

Exel menggeleng. ''Naik mobil lo lah''

''Terus motor lo?'' tanya Helen.

''Gampang itu mah, nanti gue nyuruh orang orang gue untuk ambil motor gue, kalau ga gitu, ya biarin aja di tinggal di sini'' jawab Exel.

Helen terdiam sejenak untuk berfikir.

''Apa gue gak ngerepotin lo?'' tanya Helen.

''Tentu saja tidak, gue malah seneng bisa bantu lo'' jawab Exel.

''Ok lah kalau gitu'' ucap Helen akhirnya setuju.

Velo yang berjalan di belakang mereka, hanya bisa menahan rasa cemburunya, karna Helen memilih di antar pulang oleh Exel, padahal tadi dirinya sudah berkali kali menawari Helen, namun di tolak mentah mentah.

Saat di parkiran Helen langsung meminta tas ranselnya yang sejak tadi di bawa oleh Velo, lalu dia membuka tasnya dan mengambil kunci mobilnya.

''Nih kunci mobilnya'' ucap Helen melemparkannya pada Exel.

Exel dengan sigap menangkapnya, lalu menekan tombol otomatis untuk membuka pintu mobil Helen yang di kunci, lalu Velo dengan siap siaga membukakan pintu mobil untuk Helen, dan setelah Helen masuk ke dalam Velo kembali menutup pintunya.

''Vel, gue anterin Helen pulang dulu'' seru Exel lalu masuk ke dalam jok kemudi mobil milik Helen.

Velo hanya bisa mengangguk dengan berat hati, dirinya juga tidak ingin memaksa Helen untuk pulang dengannya, Velo takut kalau Helen semakin menjauhinya.

Lalu Velo berjalan ke arah mobilnya sendiri, dan saat membuka pintu mobilnya tiba tiba Hana datang menghampirinya dengan tersenyum.

''Vel, gue boleh ya pulang sam lo'' tukas Hana.

Velo menoleh sejenak pada Hana. ''Gak boleh'' tolaknya sembari masuk ke dalam mobil lalu menutup pintunya dan menguncinya dari dalam, setelah itu menjalankan mobilnya meninggalkan Hana di parkiran sekolah begitu saja.

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 senjata makan tuan🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
walah kira" siapa yang kena sup
kaylla salsabella
ealah .. bukanya sadar malah makin menjadi deh
kaylla salsabella
om Antonio mungkin suka sama Helen
Adinda
Antonio sama Helen aja
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Sulati Cus
wah jgn jgn 🤔oom suka sm Helen berharap kembar 3 buat beli, Exel sm Antonio
Sribundanya Gifran: wah ternyata ad yg sepemikiran🤔🤔.
pertanyaaan buat author pernhkah antonio bersentuhan dgn helen?
total 1 replies
kaylla salsabella
si Exel suka sama rania🤭🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Tiara Bella
udh sadar km Maxim klu Hana itu nyebelin dan g suka sm kamu....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 habis ini udah gak ada yang perduli sama kamu han🤣🤣
tinie
idiih gak nyadar masuk tim beasiswa
coba KLO dicabut apa kamu masih bisa sekolah disitu,
saat kamu dan ibumu di usir dari rumah majikan🤣🤣🤣
tinie
ini typo bukan sii
kan Hana yg keliling lapangan
bukan Hellen,,
Sribundanya Gifran
lanjut
Adinda
maxim sama rania aja, Axel sama velo biar rebutan Helen
Tiara Bella
meledak jg akhirnya velo....
tinie
mampus loo
kan malu sendiri udah nantangin masa dibatalin👊👊
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Adinda
Helen cocok sama Axel biarin aja velo menyesal
paijo londo
hel ayo jangan beri maaf ma velo biar kapok walaupun udah tau watak Hana yg pbb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!