NovelToon NovelToon
CINTAMU MEMBAWAKU PULANG

CINTAMU MEMBAWAKU PULANG

Status: tamat
Genre:Teen / Romansa-Teen angst / Tamat
Popularitas:69.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leli Leli

-Tamat-

Novel ini menceritakan sebuah kisah hidup seorang wanita dalam perjalanan kisah cinta yang menyakitkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leli Leli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 32

"Tok............tok............tok " aku tersadar dari tidurku mendengar suara ketukan pintu kamar mandi.

"Lin" kamu ngapain didalam" seru Reza dari balik kamar mandi.

Aku hanya diam tak menjawab pertanyaan Reza,aku segera menyelesaikan mandi ku.

Aku terkejut melihat Reza yang sedang berdiri didepan pintu kamar mandi saat aku keluar dari balik pintu kamar mandi.

"Kamu sudah bangun rupanya" ucapku kepada Reza.

"Dari tadi,ngapain aja kamu didalam kamar mandi begitu lama" ujar Reza bertanya kepadaku menatapku heran.

"Aku tertidur karena kelelahan Re"

"Mau ku pijat"

"Nggak nggak usah Re, terimakasih" jawabku dan melangkah menuju meja rias dan duduk menghadap cermin, sementara Reza sedang sibuk dengan ponselnya.

"Re kayaknya aku butuh seseorang untuk membantuku mengurusi pekerjaan rumah tangga" ucapku pada Reza untuk melancarkan aksi ku membongkar perselingkuhan Reza dan Asih.

Aku menatap Reza dari cermin, akan tetapi sama sekali Reza tidak menanggapi ucapanku barusan,aku lalu bangkit dari dudukku dan keluar dari kamar,ku hampiri putriku yang tengah asik menonton televisi diruang tengah.

"Bunda" sapa kedua putriku aku tersenyum sambil membelai rambut putriku.

"Bagaimana kak loundry kita?"

"Oiya bun ada beberapa orang yang sudah mengambil bajunya dan ada juga yang mengantar cucian,Kakak baru mengerjakannya sebagian bun"

"Gapapa nanti malam Bunda selesaikan, terimakasih sayang" ucapku kupeluk kedua putriku aku merasa benar- benar terharu

"Bun lapar,makan yuk"

"Oiya biar Bunda siapkan dulu menu makan malamnya,hampir Bunda lupa"

Aku segera bergegas ke dapur menyiapkan masakan untuk makan malam kedua putriku ikut membantuku didapur.

"Dek panggil ayah nak,kita makan bareng"

"Baik bun"

Putrikupun segera memanggil ayahnya untuk makan malam,kamipun segera makan malam bersama, setelah makan malam selesai aku menyelesaikan pekerjaan menyetrika pakaian milik beberapa orang langganan ku.

"Carilah orang untuk membantumu Lin" ujar Reza menghampiriku diruang loundry

"Itu juga yang aku katakan padamu Re tapi kamu tidak mendengarkan ku dan sibuk dengan ponselmu tadi" jawabku kesal

"Maaf aku tidak mendengarmu tadi"

"Sebenarnya aku sudah mendapatkan orang yang akan membantu meringankan pekerjaan ku sehari - hari,ia seorang janda yang mempunyai seorang putra,aku merasa sangat kasihan padanya untuk itu aku berniat untuk mengajaknya tinggal disini"

"Itu ide yang bagus menurutku bawalah mereka tinggal bersama kita Lin nanti aku akan bantu untuk membayar gajinya"

"Benarkah Re?" terimakasih aku sangat senang mendengarnya aku akan segera menghubunginya"

" lebih cepat,lebih baik"

"Iya karena perempuan itu juga tidak mempunyai tempat tinggal Re namanya Asih"

Seketika Reza menolak setelah mendengar nama perempuan tersebut berbagai alasan ia katakan agar aku tidak membawa Asih bekerja denganku.

Aku sudah menduga Reza bakal menolak setelah mengetahui siapa perempuan itu mendadak ekspresi raut wajah Reza berubah kaget "ini caramu agar kedok mu tidak terbongkar Re" bathinku.

"Kenapa tiba - tiba kamu berubah pikiran Re, padahal Asih orangnya cukup baik kendati aku baru mengenalnya,dan Asih tidak memikirkan soal gaji itu satu keuntungan buatku bagi Asih asal ada tempat tinggal buat nya" ucapku berbohong.

"Pokoknya tidak ya tidak nggak perlu aku menjelaskan alasannya"

"Baiklah kalau kamu tidak setuju Asih tinggal disini aku tetap akan membantunya mendapatkan tempat tinggal"

"Maksudmu Lin?"

"Mama kan selama ini sering kelelahan karena tidak ada yang membantunya jadi aku pikir lebih baik Asih tinggal dengan mama,Asih bisa membantu mama"

"Kamu jangan mencampuri urusan mama yang lebih tau itu aku anaknya lin" sarkas Reza dan berlalu pergi dari ruangan loundry tak berapa lama terdengar suara mobil Reza berlalu pergi.

Aku sudah tidak perduli Reza akan pergi kemana dan akan menemui siapa,ada atau tidak ada Reza bagiku sama saja,aku tidak membenci Reza lebih tepatnya aku terlanjur kecewa padanya.

Malam ini langit tampak mendung bintang tak terlihat gerimis pun mulai membasahi bumi tapi bagiku malam ini adalah malam yang indah.

ya indah karena telah hadir sosok Bagas mengusir rasa sepi ku.

Dan dingin malam ini semangkin membuatku rindu padanya padahal baru kemarin kami bertemu,aku tidak tahu apakah perasaan ini salah yang jelas aku sangat merindukannya.

Rindu tidak akan pernah jemu membuat candu

dan membuat malam gelap semangkin biru.

Kuraih ponselku dan merebahkan tubuh keatas ranjang aku mulai memeriksa pesan diponselku,namun belum ada pesan dari Bagas,mataku tak lepas menatap layar ponselku tiba - tiba Bagas online dan menyapaku.

"Yank aku sudah pulang"

"Oya......aku kangen yank"

"Serius yank.......😘"

"Beneran.......emang kamu"

"Aku juga kangen dan aku barusan sampai langsung kabari kamu"

"Owh ..... terimakasih ☺️"

"Yank"

"Iya ada apa?"

"Malam ini kamu bisa keluar nggak,ketemuan yuk"

"Nggak bisa yank karena ayah anak - anak sedang berada disini,maaf yank lain kali aja ya"

"Oke aku mandi dulu yank,nanti disambung"

"Oke kutunggu" jawabku membalas chat Bagas

Aku benar - benar bahagia saat Bagas mengatakan kangen padaku,beberapa menit kemudian Bagas kembali menghubungiku kali ini bagas meneleponku aku dan Bagas ngobrol hingga larut malam dan berakhir saat aku mendengar suara mobil Reza sudah berada dihalaman rumah .

Setelah membukakan pintu untuk Reza aku langsung segera tidur.

"Kamu masih marah padaku Lin? dan kamu masih tetap ngotot untuk menerima perempuan itu disini?"~ Reza

"Tidak aku tidak marah dan aku sudah mengurungkan niatku untuk menerima Asih disini" ujarku langsung kembali tidur"

"Lin.....Lina"

"Maaf Re aku lelah dan aku ngantuk,kumohon besok saja kalau mau ngobrol"

Namun Reza berupaya terus mengajak ku berbicara aku bangkit mengambil bantal dan selimutku kemudian aku melangkah keluar menuju kamar kedua putriku dan malam ini aku tidur bersama kedua putriku itu.

Aku bangun lebih awal dari kedua putriku aku tak ingin mereka tau bahwa malam tadi aku numpang tidur dikamar mereka.

Aku segera memasak nasi goreng untuk sarapan pagi hari ini,tak berapa lama anak - anakku sudah bersiap dengan memakai seragam sekolah mereka masing - masing.

Dan sebelum berangkat kesekolah terlebih dahulu kedua putriku menyantap sarapan pagi nasi goreng dan susu hangat buatanku.

Setelah mereka sarapan aku menyuruh putriku untuk membangunkan dan meminta pada ayah mereka untuk mengantarkan mereka kesekolah.

Aku sengaja berbuat demikian agar Reza bangun pagi hari ini, karena aku ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting dengan Reza.

Sambil menunggu Reza pulang dari mengantar anak - anak kesekolah akupun mulai membereskan pekerjaan rumah tangga,namun hingga pukul 9 pagi Reza belum kunjung pulang kerumah aku segera medial nomor Reza dan segera menghubunginya.

"Halo Re kamu lagi dimana nih?"

"Aku sedang dirumah mama Lin" aku mampir sebentar.

"Aku minta tolong segera pulang ada yang ingin aku bicarakan penting padamu"

Tak butuh waktu lama Reza sudah berada didepan rumah,aku menunggu Reza diruang makan,Reza pun duduk dimeja makan membuatkan kopi hangat buat Reza.

"Apa yang ingin kamu bicarakan Lin?"

"Begini Re, sepertinya sudah tidak ada kecocokan diantara kita berdua,untuk itu sebaiknya kita mengakhiri saja semuanya"

"Mengapa kamu berbicara seperti itu Lin,apa yang membuat kamu sampai bisa berpikir demikian" sarkas Reza

"Aku tidak ingin kita ribut Re" aku ingin kita berbicara baik - baik"

"Apakah karena kamu sudah ada yang lain seperti orang - orang bicarakan tentangmu?"

"Tidak karena itu Re,penyebab semuanya karena aku sudah tidak mempunyai perasaan apa - apa terhadapmu Re"

"Alah dasar perempuan Ja****,jangan kamu mencoba untuk mengelak"

"Tutup mulutmu Re dan jaga bicaramu"

"Dari dulu aku sudah curiga padamu bahwa kamu tukang selingkuh,kamu akui aja Lin dulu juga kamu pernah main gila dengan Rendra dan setelah Rendra mencampakkanmu,kamu mencari penggantinya"

"Jangan asal nuduh kamu Re,aku bukan kamu Re dan kamu yang suka berselingkuh"

"Pokoknya sampai kapanpun aku tidak pernah melepaskan mu untuk hidup bahagia" ujar Reza dan Reza menghempaskan gelas kelantai dan berlalu pergi.

"Hiks.........hiks.......hiks.....aku menangis sesegukan hatiku benar-benar sakit oleh kata - kata Reza yang telah menuduhku pernah berselingkuh dengan temannya bernama Rendra yang sama sekali tak pernah kulakukan.

1
Santai Dyah
up bun
Santai Dyah
up dong nungguin nih
Aris Pujiono
semangat kak
Aris Pujiono
terus kak leli ..
Aris Pujiono
aku datang kak
Aris Pujiono
hadir kak
Aris Pujiono
next kaka
Aumy Re
semangat thor
nyicil baca duli
salam Di Batas Cakrawala
Aris Pujiono
semangat kak leli
Your name
Akhirnya setelah sekian lama Reza memberanikan dirinya dan jujur kepada Lin
Your name
Namanya juga saling mengingatkan
Your name
Emang enaknya dapet yang gratis.

Btw sambil aku Boom like ya Thor. Semangat...
Indah Nihayati
keren thor
Leli Leli: makasih say Smg betah
total 1 replies
Indah Nihayati
wah baguss kak
Indah Nihayati
mantul Thorr
El_Tien
aku mampir bawa boom like
Indah Nihayati
mampir kak

bagus cerita nya
Leli Leli: makasih banyak.say,Smg stay sampai akhir cerita🤗🤗🤗
total 1 replies
Your name
Aku mampir Thor, semangat yaa.

Awal babnya bikin mau lanjut aja
Your name: Sama-sama Thor, semangat...
total 2 replies
Aris Pujiono
bikin penasaran
Aris Pujiono
hay kakak aku mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!