NovelToon NovelToon
Anak Genius:Ayahku Ceo Arogan

Anak Genius:Ayahku Ceo Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati
Popularitas:147.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nanang Oke

Hanya karena salah paham! Darren Cedric dengan tega merenggut kesucian wanita yang dicintainya dengan paksa. Tanpa tahu kenyataan yang sebenarnya Darren pergi meninggalkan wanita itu begitu saja.


Hingga delapan tahun berlalu, Darren kembali dan menjadi sosok Ceo dari perusahan ternama, hingga ia dikejutkan dengan sebuah kebenaran yang terungkap tentang wanita masalalunya yang sampai saat ini masih ia benci, ditambah lagi dengan fakta hadirnya seorang anak lelaki yang sangat mirip dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nanang Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

.

.

.

Wajah Tuan Sandreas yang sedari tadi bersinar penuh senyum kemenangan seketika berubah menjadi pucat saat semua anggota gengster keluar dari ruangan itu tanpa sepatah katapun.

Begitupun dengan Feronica yang terlihat sangat kesal karena kini hanya tinggal dirinya dan juga sang ayah yang berhadapan dengan keluarga Bimantara, ditambah lagi dengan banyaknya anggota mafia bersenjata api yang menatapnya dengan tatapan membunuh.

"Anda tahu siapa saya Tuan Sandreas?" tanya King yang sudah berada di hadapan Tuan Sandreas dan Feronica.

"Ta..tahu Tuan" jawab Tuan Sandreas cepat dan terbata. Berhadapan dengan ketua mafia terbesar se asia itu benar-benar membuat nyali Tuan Sandreas menciut, bahkan Feronica sama sekali tidak berani mengangkat wajahnya.

"Anda juga tahu bukan, kalau saya bisa melakukan apapun yang saya mau, termasuk menghancurkan anda menjadi serpihan abu" ucap King lagi penuh penekanan.

"Ampuni saya Tuan! ini tidak akan terulang lagi, saya dan keluarga saya akan menjauh dari keluarga Bimantara dan tidak akan berhubungan dengan mereka dalam hal apapun lagi" Tuan Sandreas mengatupkan kedua tangannya di depan dada dan berucap dengan penuh ketakutan, ia tidak ingin kata-katanya ada yang salah dan menyinggung ketua mafia tersebut.

"Setelah semua yang anda lakukan pada Ceo Bimantara, apa anda pikir semua bisa selesai semudah itu?" ucap King menatap ke arah Darren yang tampak ada memar di wajahnya.

Tuan Sandreas menelan ludah dengan kasar saat menatap ke arah Tuan Darma dan juga Darren yang sedang menatapnya tajam. Sungguh ia tidak menyangka jika semua akan berakhir seperti ini, ia benar-benar tidak tahu jika keluarga Bimantara berada di bawah lindungan Black King.

**

Setelah membereskan semua urusan dengan keluarga Sandreas, Darren memutuskan untuk segera pulang menemui Azkia. Salah seorang anggota mafia itu mengatakan jika Azkia baik-baik saja dan sudah di antar kerumah dengan selamat, pasti wanita itu sangat mencemaskan keadaan putranya saat ini.

Mobil silver milik Tomi melaju dengan kecepatan sedang menuju komplek perumahan kecil di pinggiran kota, rumah sederhana yang menjadi tempat bernaung Azkia dan juga Davin selama ini.

"Apa mamamu tahu tentang semua ini ?" Darren yang duduk di kursi belakang menoleh kesamping, menatap Davin yang sedari tadi hanya diam menatap jalanan yang cukup sepi.

Darren masih tidak percaya jika putranya yang terlihat pendiam itu adalah salah satu anggota inti Black King yang sangat di hormati, Darren juga begitu terkejut saat ketua mafia itu memanggil putranya dengan sebutan Syber.

Walaupun tidak pernah bersinggungan tapi Darren cukup tahu tentang kelompok mafia terbesar yang menguasai benua asia tersebut. Mereka memiliki orang yang sangat ahli di bidang it, orang misterius yang identitasnya selalu di rahasiakan.

"Tidak" jawab Davin singkat.

"Hah...sudah kuduga" Darren mendesah sebelum menyandarkan punggungnya ke belakang.

Tidak mungkin Azkia akan mengijinkan putra kesayangannya melakukan hal-hal yang bisa membahayakan keselamatan apalagi sampai berurusan dengan mafia .

"Apa mama akan memberiku ijin jika aku mengatakan yang sebenarnya" Davin ikut menyandarkan punggungnya dengan wajah yang terlihat sangat lelah.

"Hm..tentu saja tidak! bukankah mamamu bisa jantungan jika tahu putra penurutnya ternyata tak sepolos yang terlihat" ucap Darren dengan nada mengejek.

"Kalau sampai mamamu tahu pasti dia akan menjadi lem perekat yang akan menempel kemanapun kamu pergi boy" ucap Darren lagi yang terdengar menyebalkan di telinga Davin.

"Apa papa sedang mengancamku?" Davin menatap tajam pada sang papa yang terlihat memejamkan mata dengan senyum yang tersungging dibibirnya.

Tomi yang sedang fokus mengemudi tersenyum mendengarkan percakapan antara ayah dan anak yang duduk di kursi belakang. Karakter mereka yang sama-sama keras kepala membuat mereka selalu berdebat dalam hal -hal kecil.

**

Di rumah Bu Fatma, Azkia masih menunggu kedatangan putranya dengan perasaan cemas, walaupun beberapa orang yang mengantarnya pulang tadi sudah mengatakan bahwa Davin baik-baik saja, tetap saja perasaannya tidak akan bisa tenang sebelum melihat langsung keadaan putranya.

"Sudah jam berapa ini? kenapa mereka belum pulang juga?" gumam Azkia kembali melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.

"Apa kita susul kesana saja ya Ki? ibu takut Davin kenapa-napa?" timpal Bu Fatma yang tak kalah cemas.

Dua wanita beda usia itu terlihat sangat mengkhawatirkan keadaan Davin yang sampai saat ini masih belum ada kabar. Apalagi Azkia tahu bahwa di hotel itu banyak orang-orang jahat yang bisa saja melukai putranya.

"Kia, Ibuk, kalian bisa tenang sedikit nggak sih? mungkin aja sekarang mereka lagi di jalan mau pulang! kita tunggu sejam lagi deh, kalau belum datang juga baru kita susul kesana" ujar Maya yang sudah merasa jengah dengan tingkah Ibu dan sahabatnya yang sedari tadi membuatnya pusing.

"Enteng banget nih anak kalau ngomong!" kesal Bu Fatma dengan menoyor kepala Maya dengan jari telunjuknya.

"Harus nunggu sejam dulu baru di susul, disaat genting seperti ini satu detik saja sangat berharga tahu nggak kamu? kalau cucu ganteng ibuk kenapa-napa gimana? belum tentu kamu bisa bikinin ibuk cucu yang gantengnya sama kayak Davin" ujar Bu Fatma lagi panjang kali lebar.

"Kalo gue nikahnya sama pak Bram sih, pasti bisa bikinin ibuk cucu yang nggak kalah gantengnya kayak Davin! tapi sayang, pak Bram nya udah di pulangkan ke negara asalnya, ck nasib-nasib" gerutu Maya menatap kesal ke arah ibunya yang sudah duduk di samping Azkia.

Deru mobil terdengar memasuki halaman rumah membuat mereka terperanjat dan langsung bergegas keluar.

"Davin" Azkia langsung memeluk putranya yang baru saja turun dari mobil.

"Kamu baik-baik saja kan sayang? mereka tidak menyakitimu kan?" seru Azkia sambil membolak balikkan tubuh Davin ke kanan dan ke kiri.

"Mama jangan cemas, Davin baik-baik saja!" ucap Davin yang membuat Azkia merasa lega.

"Cucu gantengnya nenek pasti capek ya? nenek buatin susu coklat panas ya, habis itu langsung bobok" Bu Fatma langsung menuntun Davin untuk masuk ke dalam rumah, diikuti Maya dan Azkia di belakangnya.

"Apa kamu tidak melihat wajahku terluka seperti ini?" keluh Darren setelah berhasil meraih tangan Azkia agar tidak ikut masuk, ia merasa sedikit kesal karena Azkia tidak menanyainya dan malah mengabaikannya.

"Lalu?" Azkia mengrutkan dahi menatap wajah Darren yang memang terdapat beberapa lebam.

"Aku butuh pengobatan untuk wajahku yang lebam ini, setidaknya sedikit kompresan air hangat akan mengurangi rasa sakitnya" kilah Darren yang sebenarnya hanya mencari perhatian dari Azkia.Hanya luka kecil seperti ini tentu tidak akan terasa apa-apa bagi seorang Darren.

"Dasar manja, masuklah aku ambilkan kompresan sebentar" ujar Azkia sambil berlalu masuk.

"Yes..." teriak Darren tanpa suara, ia tidak sadar jika sedari tadi Tomi masih berdiri di samping mobil dan memperhatikan semuanya.

.

.

Bersambung........

.

💙💙💙💙💙💙Maaf ya Riders! ceritanya masih berantakan, authornya masih belajar otodidak tanpa ilmu sedikitpun! HARAP DI MAKLUMI.

DAN TERIMA KASIH BUAT YANG UDAH BERKENAN BACA KARYA RECEHNYA AUTHOR YANG ........! terserah Riders mau tulis apa aja boleh.

.Salam cinta dari author...❤❤❤❤😘😘

.

1
Ryan Jacob
nunggu lanjutan nya niih
Ryan Jacob
kapan up lg Thor....Ampe lupa jalan ceritanya
Ryan Jacob
aku nunggu loh Thor lanjutannya...
Alya Yuni
Prmpuan mruhan
Sri Melati
thorrrrr....mana lanjutannya😭😭😭,
Sri Tanjung
lajut criitny kk jgan smpi kmi lelah menugu. ceritany jangan d gantung ngap .capek dehhh 😂🤣.
Sri Tanjung
ceritany si asik .tapi jgan terlalu lma mnguny .
Trisna Trisna
ini agak lain dari cerita awalny.... maaf agak kurang nyambung
Trisna Trisna
sedih aq bacany
Pa'tam
menarik
Ahmad Sodik aziz
Amin maya
Nur Ain
hadir semangat thor
Rizky Sandy
sebenarnya ceritanya bagus tapi klau jarang up pembacamu akan kabur semua thor Krn lelah menunggu,,,,
Rizky Sandy
pinteran anaknya daripada bapknya,,,,
Harya New
lanjut thor seru
Jayanti Mandasari
lanjuttt Thor
kuroshaki ichigo
aq rsa tuan darma hrus brhdapan dgn davin dech thor biar tau rs.
Senajudifa
salken dr kutukan cinta y mampirlah jika berkenan
Yani
lanjuttt
Mamh Fatimah
tolong dong jangan setengah2,bikin ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!