NovelToon NovelToon
Melawan Takdir

Melawan Takdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Duniamasadepan / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shina Yuzuki

Dia terlahir dari setitik cahaya yang membentuk sebuah kehidupan.

Tidak tahu darimana dia berasal atau kemana tujuannya.

Tapi segala yang dia lihat saat ini membuatnya merasa asing.

Entah dibalik asal usul kehidupan yang dia jalani sekarang akan seperti apa takdir membawa semua ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shina Yuzuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pan*tat ayam

Ada lebih dari seratus orang berkumpul di halaman luar istana raja kota, mereka-mereka adalah orang yang sudah mendaftar untuk mengikuti perlombaan di festival.

Begitu juga untuk Sintia dan Davendra, mereka berdua pun sudah mengambil posisi di pinggiran halaman istana, tentu Sintia menolak berhimpit-himpit dengan semua orang yang entah sudah mandi atau belum.

Perlombaan ini sangat sederhana, dimana Raja kota mengirimkan 10 orang ahli yang masing-masing membawa satu batu kristal dan tidak diketahui keberadaan mereka.

Kemudian para peserta harus mencari, mengambil dan melindungi batu kristal sampai batas waktu berakhir.

Ya ini tidak hanya mengandalkan kekuatan saja, tapi juga keahlian untuk merasakan keberadaan dari batu-batu Kristal yang tersembunyi di balik baju mereka.

Raja kota hadir untuk memberikan sepatah dua patah kata, sebelum acara dimulai, dengan menggunakan jubah kerajaan, dia berdiri di atas mimbar.

Sosok Zenzou terlihat begitu hebat, jika memang beradu kekuatan, raja kota tidaklah kalah dengan para kepala klan di kota Batavia.

Dan menjabat sebagai pengatur pemerintahan di tempat ini karena perintah dari kaisar kerajaan Margasura itu sendiri.

"Baiklah tuan-tuan semua, jika dalam waktu yang sudah di tentukan habis, satu orang yang menjadi pemenang akan mendapatkan 50 koin kristal..." itu hadiah utama.

"Tapi ingat, siapa pun bisa saja bersembunyi dan membawa batu kristal itu, tentu tidak akan membiarkan kalian mengambilnya begitu saja, karena jika mereka berhasil menyelamatkan batu kristal, akan ada hadiah yang hampir sama besarnya untuk mereka."

Perlombaan ini tentu akan sangat ramai, dimana mereka diperbolehkan pergi ke luar kediaman, bersembunyi, kerja sama, saling bantu atau bermain curang, hanya saja tidak boleh ada yang membunuh.

Karena ini memang di peruntukan untuk menghibur semua orang, bukan membahas permusuhan atau sekedar bertengkar.

Tapi jelas terlihat niat semua orang, mereka tidak akan membiarkan siapa pun menang, kecuali diri mereka sendiri, lima puluh koin kristal adalah jumlah yang bisa membuat mereka kaya dalam sekejap.

Jika 10 koin perunggu sama seperti 1 koin perak, dan 100 koin perak sama seperti 1 koin emas, maka 1 koin kristal sama berharganya dengan 10 koin emas.

500 koin emas itu jelas cukup menghidupi mereka untuk waktu dua sampai 5 tahun, tanpa harus bekerja keras, atau juga membuka usaha demi membalik keadaan ekonomi.

"Nona, meskipun aku adalah penjaga anda, dan memang di bayar untuk mematuhi setiap keinginan anda, tapi ini berbeda, aku tidak akan menahan diri, meski pun harus melawan anda." Ucap Davendra yang jelas tidak ingin terbebani karena pekerjaan.

"Aku tahu itu, lakukan saja apa yang kau mau." Jawab Sintia karena memang dia tidak perduli untuk melawan siapa pun.

"Tolong jangan mengancam potong gaji jika aku merebut kristal itu."

"Tidak akan aku lakukan, jadi gunakan saja semua kemampuanmu itu."

Zuzou mengangkat sebuah pedang ke atas langit, kilat kuning menyambar membentuk riakan cahaya kemudian meledak.

Itu adalah tanda, dimana acara kali ini sudah dimulai oleh raja kota.

Sebagian besar dari orang-orang yang ikut berpartisipasi mulai berhamburan keluar ke segala arah, entah mereka adalah orang pembawa kristal atau pun bukan.

Karena memang sejak awal tidak hanya sepuluh orang saja yang di kirimkan oleh raja kota untuk menyembunyikan kristal itu, tapi ada juga orang sebagai umpan agar para peserta bingung.

Beberapa dari para peserta tentu memiliki keahlian dalam merasakan sebuah energi, walau tidak secara khusus tertuju kepada Batu kristal itu, tapi ada beberapa hal yang bisa menjadi patokan.

Salah satunya, batu kristal akan memberikan sedikit tambahan energi kepada mereka yang memegang, meski tidak banyak tapi itu masih bisa di rasakan.

Dan satu persatu sudah berhamburan pergi untuk mencari orang-orang yang mereka tuju, begitu juga dengan Sintia, dia merasa yakin dengan satu sosok lelaki muda, dimana dia pergi ke selatan.

Sedangkan Davendra... Jangan berharap lebih, dia tidak memiliki kekuatan energi untuk merasakan aura dari orang lain, dan tinggallah Davendra di tengah-tengah pelataran istana raja kota.

Zuzou melihat Davendra yang menggaruk kepalanya... "Hei apa kau tidak dengar jika perlombaan sudah di mulai."

"Aku dengar." Balas Davendra yang menoleh ke kiri dan kanan karena bingung.

"Lantas kenapa kau masih disini."

"Aku tidak tahu kemana harus pergi."

"Kalau begitu untuk apa kau mengikuti lomba ini, jika memang tidak pasti akan menang." Zuzou tidak paham dengan jalan pikiran Davendra.

"Itu benar, tapi...." Perhatian Davendra tertuju ke seekor ayam yang mencari makan di sekitar tempatnya berdiri.

Tidak tahu kenapa dia merasa aneh kepada seekor ayam, sedangkan itu bukan binatang langka atau pun binatang buas, hanya binatang ternak untuk menjadi santap makan pagi.

Hanya saja tidak mungkin seekor ayam di lepaskan di tempat yang banyak orang, mereka bisa tewas terinjak-injak.

Davendra mengambilnya.... Secara tidak sadar, zuzou melihat aneh tentang tingkah lakunya itu... "Itu ayamku, kenapa kau main ambil saja."

"Ini membuatku tidak nyaman, seekor ayam ada di sini, dia bisa jadi ayam penyet."

"Apa dia tidak tahu tindakannya, atau menang berpura-pura bodoh." Gumam Zuzou melihat perbuatan Davendra.

Tapi ada yang membuat Davendra bingung, karena tepat di paha bagian atas, atau lebih tepatnya di tengah-tengah pan*tat itu muncul samar-samar cahaya biru redup.

Karena penasaran Davendra berniat menyentuhnya.

"Hei, hei, hei, apa yang akan kau lakukan dengan peliharaan ku."

"Aku hanya ingin memastikan."

"Memastikan apa ?."

Davendra mulai menyentuh bagian yang jelas tidak pernah di harapkan oleh zuzou.

"Apa kau berniat melakukan perbuatan tidak senonoh kepada ayamku."

"Jangan berprasangka buruk." Davendra tidak menyukai cara Zuzou karena memiliki pikiran aneh.

"Kalau bukan prasangka buruk, kenapa kau ingin memasukkan jarimu." Zuzou tidak menyangka Davendra cukup berani melakukannya.

Ayam tentu merasa trauma karena mendapat perlakukan yang kurang ajar dari Davendra, karena itu lebih seperti pemaksaan, pemer*kosaan, atau pen*cabulan.

Jika dunia ini memiliki undang-undang perlindungan hak asasi ayam, Davendra sudah kena tindak pidana dengan tindakannya itu.

Tapi tidak perlu lama, sebuah batu kristal memang keluar dari balik pan*tat ayam, meski aroma yang tidak menyenangkan.

"Ini keberuntunganku." Tersenyum Davendra untuk satu poin yang dia dapat.

"Siapa sangka kau bisa menggunakan pikiranmu."

"Jangan aneh, karena aku tahu bahwa ayam ini tidak akan lepas begitu saja, tentu tuan memiliki alasan jika ada ayam di sini."

"Baguslah kalau begitu, jadi apa kau hanya akan senang dengan satu batu kristal itu." Zuzou tersenyum seperti mengejek Davendra.

"Tentu saja tidak." Jawabnya.

"Maka carilah." Zuzou berniat untuk pergi.

"Itu tidak perlu, karena aku yakin tuan memilikinya juga." Davendra menunjuk kepada zuzou.

1
Ulun Jhava
kasi nama mulyono aja
Muh Syulfadrin ismail
Luar biasa
Bima Sakti
Nemu kitab suci yg berisi gambar konyol,kata davendra
PHOENIX UNGU
x
Bima Sakti
Luar biasa
blueby
novel bagus.
☆Ryan☆
Haaaaa... Setelah sekian lama, 4 atau 5 tahun lalu saya mengikuti buku ini dan akhirnya selesai. Meski ending dari buku ini Bagus tapi ini tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan (Seperti ada yang mangganjal di Hatiku). Tapi Good Job👍 untuk Authornya 🙂🙂😁
Bob virley
Luar biasa
PHSNR👾
🤣🤣🤣🤣
Agang Junior
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
K.Antara
agak aneh namanya berubah2 lg kadang Askar kadang Davendra.
Teguh Santoso
up
Teguh Santoso
up saja
Teguh Santoso
lumayan ada kocaknya juga
judul lainya apa thor? yg kamu tulis biar tak baca semua
Songkok Preng
Luar biasa
Songkok Preng
Buruk
Songkok Preng
gk sekalian satu gunung di masukin thor/Grin/
Songkok Preng
/Facepalm/berkarisma....berkeris kali bang
ADA MAUNYA KALAU LAGI BUTUH: wkwkwk
total 1 replies
Songkok Preng
reques nama bang...ditaleni rafia
Songkok Preng
kayaknya bakal jadi film indosiar ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!