Chesa yang terpaksa menikah kerena keadaan yang memaksa nya untuk menikah dengan seorang tuan muda dimana mamanya bekerja sebagai asisten dari Tuan besar Mahesswara.
hidup Abraham penuh misteri di mata Chesa, begitu pun orang-orang disekitar Abraham yang seakan menyembunyikan siapa Abra! Mampukah Chesa menerima keadaan tuan muda Abraham tersebut?
dan bagaimana kisah cinta dan kehidupan Chesa setelah hidup bersama dengan nya?
Apa misteri di balik tuan muda Abraham?
@novel callback 😁😁🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bintang Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tentang Rian
Rian? siapa kah dia? mengapa Rian begitu peduli pada Abra. Bahkan bila Abra di sakiti seseorang, Rian lah orang pertama yang akan menghadapi seseorang tersebut, menjadi tameng untuk tuan muda Abraham. Rian dan Abra adalah teman sekolah dari kecil, mereka berkenalan ketika sama-sama masuk bangku TK, Rian selalu di antar oleh sang pembantu ke sekolah, setiap hari dia masuk ke sekolah 30menit lebih pagi dari yang lain. Pembantunya yang biasa dia mbak Ayu memang terpaksa mengantar Rian pagi-pagi sekali sekalian ke pasar.Pekerjaan papa Rian yang memang mengharuskan dia berpindah dari kota satu ke kota yang lain membuat Rian jarang bisa bersamanya, namun begitu, Rian tumbuh dengan kasih sayang yang di berikan dari sang papa walaupun kadangkala hanya lewat sebuah video call.
"Kepagian lagi?" tanya Abra
"Heheheheehe ada sarapan apa?" tanya Rian karena setiap pagi mama Abra akan menitipkan makanan untuk Rian.
"Hari ini ada roti bakar!"
"Aku suka...aku suka!" kata Rian girang dan akhirnya mereka duduk di taman sekolah yang belum terlalu rame.
Setelah menjadi sahabat Abra, Rian meminta sang papa untuk memasukkan dirinya ke sekolah yang sama dengan Abra ketika memasuki sekolah Dasar dan papa Rian selalu memberikan apa yang anaknya minta selagi bisa dan mampu. Rian jadi tau dimana Abra tinggal dan dia juga mengenal baik mama Abra dan papanya, Abra sering iri pada Rian perihal papanya, bagi Abra walaupun sering meninggalkan Rian kepada pembantu tapi perhatikan yang Abra tanggap dari sikap papa Rian ke Rian sungguh membuat Abra iri, Tuan Mahesswara dulu adalah lelaki yang gila kerja, apalagi awal pernikahan nya dia belum mencintai sang istri yang dijodohkan dengannya, walaupun lama kelamaan rasa cinta itu tumbuh namun Lelaki tersebut tetap gila kerja dan jarang memperhatikan istri dan anaknya.
Hingga suatu hari saat dia duduk di kelas 2 SD, sang papa pulang dengan seorang wanita cantik.
"Rian kenalkan ini mama baru Rian, papa menikah dengan mama baru Rian di luar kota! maaf papa gak memberitahu kamu jauh-jauh hari!"
"ya pa...gak papa! asal papa suka Rian juga suka!!"
"Hallo sayang!....nama kamu siapa?"
"Rian tante!"
"kok tante sih! panggil mama! okey...?mama Inggrid!"
"Iya ma...." kata Rian girang.
***********
"sayaaang.....ayo pulang aja!" kata Pram di ranjang rumah sakit, dan tetap bergelayut manja di lengan di dekapan Chesa, ya..sejak tadi pagi Chesa di larang turun dari ranjang, dia di ijinkan hanya ke kamar mandi membersihkan diri setelah pergulatan mereka semalam.
"Kamu masih harus di rawat honey!" kata Chesa berusaha untuk keluar dari dekapan sang suami.
'"Pokoknya aku mau pulang!"
"Ya...ya...nanti biar Andi yang mengurus kepulanganmu!" akhirnya Chesa menyerah akan keinginan Abra.
Setelah Andi datang dan mengurus kepulangan Abra dari rumah sakit, sesampainya di rumah besar, Andi meminta ijin kembali ke kantor menyelesaikan semua pekerjaan yang ditinggal oleh Abra.
"Bikin apa?" tanya Pram yang masih posesif memeluk pinggang Chesa dengan tangan kirinya.
"Duduk sana honey! aku susah masaknya!" pinta Chesa.
"Gak! aku gak mau kamu ninggalin aku!!"
"Honey....aku gak kemana-mana!"
Pram meminta semua pelayan untuk tidak mengusik mereka berdua, Setelah mengisi perut mereka, Pram yang tak mau kehilangan Chesa bila suatu saat musuh mendekat, Pram berencana membuat Chesa hamil agar dia tak bisa lari dari Abra.
"Abraaaa hentikan!" ucap Chesa ketika Pram sudah bergerilya dengan lidah dan mulutnya, merapatkan tubuh Chesa di dinding kamarnya.
"Aku mau kamu sayang! sekarang?" bisik Pram,dan secara cepat menjelajahi tubuh sang istri.
"Tangan kanan kamu sakit Abra!" Chesa coba mengingatkan Abra. Sayangnya Pram tak peduli dengan perkataan Chesa,yang ada di benaknya saat ini adalah membuat Chesa hamil.
Pram membalikkan tubuh Chesa setelah di rasa cukup memberikan pemanasan bagi Chesa dan dirinya sendiri.
Dengan sigap, Pram membenamkan miliknya dari belakang tubuh sang istri. setelah masuk dengan sempurna, Pram mulai memacu sang istri dengan seirama, dan dengan alasan anak yang di inginkan Pram, Chesa terkapar lemas di atas ranjang nya setelah Pram mempraktekkan semua posisi yang di inginkan nya.
"Tidurlah sayang...cup...." ucap Pram namun Chesa hanya diam saja,rasa kantuknya tak bisa di kalahkan.
"Segera hadis di sini ya sayang!" ucap Pram sambil mengelus-elus perut chesa istri nya.
bersambung.....
genderang drumm..bertalu..
jantung berpacu..
sensasi manisnya..yg memabukan..
kayayakkkkkssss...permen lolipop..
😉😆🤣😂😆😅😄😄
nek dicaplok wong.. mampus lu..
🤣😂😁😀
ya thor..ya..
🤣😂😆😅😄😃
tp kau nasehatin sahabatmu..
kau tak bs move on jg..
dasar..😐🤨😐🤨