NovelToon NovelToon
I Love You Too

I Love You Too

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Virtan Deepa

Terpaksa menemani Mama ke reuni sekolah merupakan awal pertemuan Kiki Junita dengan suaminya Reza Syahputra. Mereka sudah dijodohkan sedari kecil tetapi baru dipertemukan saat Kiki akan masuk dunia perkuliahan sedangkan Reza mahasiswa tingkat akhir yang menjadi seniornya dikampus.

Hari pertama ospek Kiki yang dikenal sebagai adiknya Reza berkenalan dengan Monik yang juga seorang artis dan Intan. Mereka yang sekarang menjadi sahabat Kiki. Bahkan akibat keisengan Monik dengan ketiga sahabat Reza (Andi, Erwin dan Mario) yang juga partner bisnis Reza. Mereka mengupload aksi panggung Kiki saat mereka jebak untuk bernyanyi disalah satu restauran mereka, menjadikan Kiki terkenal di media sosial.

Perjodohan Kiki dan Reza sedikit mengalami masalah karena Kiki tak mau mengganggu hubungan Reza dengan Sheila yang dikira kekasih Reza. Setelah mengetahui ternyata Sheila bukan kekasih Reza barulah Kiki menerima Reza. Akan tetapi setelah menikah Kiki harus menghadapi dua orang psiko yang tak terima Kiki menikah dengan Reza. Bagaimana cara Kiki dan Reza mengatasi gangguan dalam rumah tangga mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virtan Deepa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhat

Kiki mengunci pintu kamar lalu membuka koper, pasti Bi Ati yang menyusun baju, pikir Kiki. Lengkap sekali seperti akan travelling selama dua minggu. Bahkan selain pakaian, handuk, charger, alat mandi berikut pakaian dalam sudah ada didalam koper.

Kiki segera mengecas handphone menggunakan chargernya sendiri. Bukan tak menghargai jerih payah Reza yang sudah mengantar charger kekamar tanpa diminta, akan tetapi jika menggunakan chargernya sendiri Kiki sudah tahu hanya satu jam handphonenya akan segera terisi penuh.

Banyak sekali notifikasi panggilan tak terjawab, pesan, inbox, dm semua komplit entah berapa jumlahnya. Kiki segera menghubungi mamanya, sambungan Videocall berhasil.

"Assalamualaikum ma..."

"Walaikumusalaam nak, mama telpon dari tadi ga bisa, sudah dirumah mama Nina ya. Mama sama Papa masih di taxi baru saja sampai S'Pore." tampak Ririn dan Ryan sedang dimobil.

"Alhamdulillah, Kok ga ajak aku ke kak wina?"

"Kami kan langsung dari bandung nak, rencana mau menginap dibandung malah ga jadi. Kakakmu menangis telepon mama tadi, Herman ngidamnya bikin repot katanya. Kami jadi panik, takut Wina kenapa napa. Lagi hamil, ga ada keluarga, dinegara orang pula. Huh untung masih dapat tiket untuk hari ini."

"Iya ma, maaf tadi aku lupa bawa charger ma, HP ku lowbat. Terus Passport gimana kok bisa berangkat?"

"Begitu dapat Tiket langsung telpon Bi Ati beresin Koper kamu, siapin passport dan pak Min habis antar koper kamu langsung ke Bandung antar passport."

"Ya ampun jadi repot semua. Sekarang gimana kondisi Kak Wina dan Mas Herman ma?"

"Suaranya sudah biasa, ga kaya tadi pagi. Nanti kalau sudah sampai apartement mereka, Mama kabarin ya Nak."

"Iya ma, Papaa." Kiki memajukan bibirnya beberapa senti memanggil papa seperti ini protes.

"Iya sayang Papa dengerin kamu dari tadi. Kamu ga papa ya menginap dirumah mama Nina dulu. Papa ga tenang kalau kamu dirumah ditemani Bi Ati aja. Kamu pasti kesepian, kalau sekarang kan ramai banyak yang temani." Ryan menjelaskan alasan mereka meminta Kiki menginap dirumah calon mertuanya. Kiki mengangguk pelan.

"Kamu jaga diri ya nak, mama tutup dulu teleponnya. Kita sudah sampai Apartement.

"Iya ma. Sayang mama papa."

"Sayang kamu juga nak."

Ririn menutup teleponnya sambil menarik nafas lega, Kiki tak merengek dan tampak mau mengerti. Ia membayangkan hiruk pikuk perjalanannya hari ini. Setelah menelpon Kiki mengabarkan sudah sampai bandung, tak lama Wina menelpon Ririn sambil menangis menceritakan soal Herman yang ngidamnya suka tak masuk akal. Sudah dari kemarin Herman ngidam makan masakan Ririn, tapi harus melihat langsung Ririn yang masak didepannya. Padahal kemarin Ririn sudah membuat Video dirinya sedang memasak, masakannya pun sudah Ia paketkan ke S'Pore. Tapi rupanya tak berhasil. Herman tetap bolak balik kamar mandi muntah hingga lemah tak berdaya. Jika sudah begitu Wina juga yang repot.

"Gimana kondisi herman?" tanya Ryan begitu sampai di apartement, sambil memeluk putri sulungnya yang perutnya tampak mulai membesar.

"Lagi tidur pa, begitu dengar Papa, Mama sudah di pesawat eh langsung berhenti muntahnya. Duh Wina pusing deh mending wina aja yang mual."

"Sabar, ga lama kok, nikmati setiap prosesnya nak, jadi kamu ga stress." Ryan menenangkan putrinya.

"Dulu mama waktu hamil kamu juga gitu, papa yang ngidam, tapi untungnya kakek nenek ga jauh. Banyak saudara dan teman juga yang bantu. ga kaya kamu sekarang." Kata Ririn mengenang saat ia hamil Wina.

"Kiki gimana ma?" tanya Wina

"Mama titip di rumah Mama Nina. Biar ga cerewet telepon terus. Lagian disana kan ada Reza sama Kenan. Ada temannya." jawab Ririn sambil tersenyum senang.

"Ih mama, dititip memangnya sepatu." Wina tergelak mendengar jawaban Mama yang suka seenaknya. Mereka tertawa bersama.

Sementara di rumah Nina, sehabis menelpon Ririn, Kiki langsung mandi setelah itu langsung tertidur pulas. Ia sudah tak lagi mengecek handphone nya yang dalam kondisi sedang di charger. Pesan dan telepon dari Reza yang mengajaknya makan tak terdengar. Pasti tidur pikir Reza. Akhirnya Reza makan ditemani Kenan. Menghabiskan sayur yang dimasak Nina supaya tidak terbuang percuma.

"Gimana Ken, kamu pacaran sama Sheila?" tanya Reza ingin tahu perkembangan hubungan adiknya dengan Sheila.

"Tau sendiri dia ga mau pacaran bang. Aku sih sudah bilang mau nikah sama dia nanti kalau sudah lulus kuliah."

"Trus?"

"Lihat nanti aja katanya, tergantung jodohnya dari Allah. Kan Aku lulus juga masih tahun depan. Sheila bilang kan ga ada yang tau dalam setahun kedepan gimana. Siapa yang cepat datang temui orang tuanya, itu lah yang Sheila terima." Kenan tersenyum miris.

"Wah, kalau Erwin yang duluan melamar ya berarti nikahnya sama Erwin, Ken. Siap siap kamu jangan sampai patah hati." Reza mengingatkan adiknya.

"Saingan aku bukan Erwin aja bang, Itu orang percetakan juga lagi deketin Sheila." keluh Kenan lagi. Reza tertawa melihat keresahan Kenan

"Tapi bang, kayanya Sheila suka sama abang deh." Kata Kenan lagi. Seketika bola mata Reza membesar.

"Ngaco. Jangan menduga duga kalau salah jadi fitnah" kata Reza mengingatkan.

"Abang baca naskah yang lagi dicetak sekarang ga? Disitu menceritakan seorang gadis yang terpaksa berbesar hati karena pria idamannya memilih wanita lain." Kenan berargumen. Reza menarik nafas panjang.

"Mungkin itu cuma ide cerita, bukan berarti kisah nyata Ken." tegas Reza

"Ga tau ya bang, feeling aku kok kesana. Otak aku jadi menjelajah kesana kemari. Abang masih suka bang sama Sheila?"

"Trus kalau aku suka?" pancing Reza

"Ya aku ikhlas, biar aku sama Kiki."

Kiki yang tak baru saja terbangun, keluar kamar hendak mengambil minum tak sengaja mendengar percakapan Reza dengan Kenan. Apa apaan nih adik kakak, aku mau diover memangnya aku bola, batinnya. Kemudian kembali masuk kekamar menahan hausnya dengan perasaan tak karuan.

Reza langsung menjewer telinga Kenan setulus hati, kesal mendengar ocehan Kenan "Jangan macam macam Ken, Perjuangkan saja cintamu, Jangan ganggu Kiki."

"Sakit bang!" Kenan mengusap usap telinganya. Reza melihat telinga Kenan Memerah.

"Sorry, Kesal aku dengarnya." kata Reza sedikit menyesal.

"Hehehe.. Berarti benar ya abang sukanya sama Kiki. Aku sempat berfikir abang cuma menuruti keinginan Mama." jawab Kenan masih mengusap telinganya.

"Dari pertama mama bilang Kiki calon istri abang, abang sudah suka Ken. Mama juga sempat bilang kalau abang ga mau, Kiki mau dijodohkan sama kamu. Ya maaf Ken, ternyata abang mau pake banget."

"Syukurlah, aku cuma khawatir Kiki jadi pelarian."

"Ga lah Ken, dari dulu abang sudah ga ada rasa sama Sheila, Itu cuma cinta monyet. Abang sudah anggap Sheila seperti saudara. Mau sheila berjodoh sama kamu, Erwin atau siapa pun." tegas Reza. Begitulah Edisi curhat abang adek dimeja makan.

1
Rustiana Rustiana
sahabat pada koplak, lucu , kekeluargaan /Good//Good/
Mulyani Asti
keren banget
Mulyani Asti
ini keren lho Thor celotehan baen itu natural banget anak seusia nya aku baca entah berapa kali gak pernah bosan bolak balik,,,selalu kangen sama Baen,Ichi dan Aban tapi baru komen Sakin fokus nya baca hahaha,,yopyou😍😍😍
Mulyani Asti: ok aku mampir 👍
total 2 replies
Mulyani Asti
kemarin² Balen yang halu pengen jadi istri leyi sekarang malah adik nya leyi yang pengen jadi suami Balen hahaha bener kata Dona,,,rumit😂😂😂
Mulyani Asti
hadeuhhhh aku jadi sakit perut ini,,,baca novel kamu gak berhenti² ketawa yaa ampun paling bisa yaa,,,semangat Thor novel kamu kewen hahaha
Mulyani Asti
baen selalu bitin suasana semakin menyenangkan,,,ahhh aku gak bisa ngomong kaya Balen hihihi😂😂😂
virtandeepa: hahaha tis Baen tata😄😄😄
total 1 replies
Neng syanty Rochbiah
badus ceritanya ka,dan semoga kk mau mampir di novel ku
Falina Adhianthi
passion, bukan fashion
Falina Adhianthi
vallet mgkn maksudnya ya🤔
Ilham Risa: hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 2 replies
🌻Ruby Kejora
Kak kog lama ga nulis... Biasanya qt satu ruangan..
virtandeepa: aku ketendang dari room say🤣
total 1 replies
nha_82
wah akhirnya leyi pilih yumi...
Fitri Raihan
Siap,,,, cussss
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu thor aku lanjut baca kisah leyi baen kisah aban nanta masih ada disitu gak thor 💕💕🤩🤩😘😍😍💪💪💪💪👍👍👍
Hana Azizah
yahhhhhh pdhal brharap masih trusss
manda_
Kok tamat si thor lanjut lagi dong selamat ya bua aban anta sama tatadania atas kelahiran abimana nya si ubi goreng 🤣🤣😂💕💕😘😘🤩🤩👍💪🤗🤗
ecy
tatak ini benelan dah tamat...
maca tatak.... atu macih angen Ama baen....
bonchap ya tatak...
yopiu..... mmuuaacchh
virtandeepa: kalo disini nanti Baen ga gede-gede kk hahaha, cerita Rumi n Leyi dulu ya di novel baruku because I love you
total 1 replies
Sri Maryati
kok ga rela tamat ya..... terusin donk ceritanya.... seneng baca cerita kek gini konflik g berat, persahabatan nya keren mantaps
Sri Maryati: padahal lanjut di sini masih seru lho
total 2 replies
Diandra Kalista80
aduh kok udah tamat sihh,ak masih nungguin ceritanya leyi sama Rumi,,,,di tunggu up nya!!!!
virtandeepa: Udah ada ya cerita Larry dan Rumi judulnya because I love you kk
total 1 replies
Yulia Sulistya
leyi Rumi judulnya apa k....
virtandeepa: Because I love you kk, baby 1 udah lolos review ya
total 1 replies
Rani Seftia
jgn tamat dong thor.ga rela bgt
virtandeepa: beralih ke Larry dan Rumi ya kk, karena ini lapak keluarganya Nanta hahaha
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!