Kedatangan kembali Riana, mantan pacar suaminya telah mengusik kehidupan rumah tangga Maya dan Andri.
May maapkan aku, aku sudah tidak mencintai mu lagi!"
"Cintaku yang hilang sudah kembali dan aku ingin menikahinya!"
"Aku tidak bisa mempunyai 2 istri, jadi aku memutuskan untuk menceraikan mu!"
Andri dengan wajah tanpa dosa, dia merangkul Riana di depan Maya, bahkan Andri mecium bibir Riana dengan mesranya.
Melihat itu Maya tidak tahan, air matanya mengalir deras membasahi pipinya.
"Mas, kamu kok tega! Mas aku hamil!" Maya berkata dengan terbata-bata, dan mengatakan kehamilannya. Berharap Andri merubah keputusannya
Suamiku Terjebak Mantan
Season 1 :
Penghianatan Andri kepada Maya.
Kehidupan Rumah tangga Andri dan Maya
Season 2 :
Penyesalan Andri telah menyia - nyiakan Maya.
Kehidupan Rumah tangga Andri dan Riana.
Season 3 :
Kembalinya Maya
Sebuah Akhir
Jika kalian suka, silahkan terus baca, like dan vote.
Ditunggu masukkan dan dukungannya!
salam
mirastory
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mirastory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hamil Vote ,like,komen,dan tip nya jangan lupa Terima kasih
sementara Riana pulang ke kamar hotel nya dengan sangat marah,dia membanting tas nya dan melempar kan bantal guling dari kasur,
apalagi setelah tahu Andri tidak menyusul nya sama sekali membuat dia marah besar
" brengsek,dasar wanita tidak tahu diri,siapa dia,kalau perlu aku lenyap kan wanita tengik itu!"
"argh...."
* Riana berteriak kesal*
beberapa jam kemudian Andri datang ,melihat Andri riana yang merasa kesal langsung ngomel- ngomel, sehingga membuat kepala Andri pusing.
" ri,aku capek denger Omelan kamu itu!"
"lebih baik kamu diam"
* Andri dengan dingin dan tatapan tajam *
"mas aku tuh gak suka kamu deket-deket sama perempuan itu,!"
" dia itu licik,dia tidak seperti yang kamu pikirkan,"
* jawab Riana dengan nada tinggi dan setengah berteriak, membuat Andri geram*
"argh, aku gak suka kamu bentak aku, lebih baik besok kita pulang saja dari pada di sini ribut terus!"
* lalu Andri pergi meninggalkan Riana dan membanting pintu dengan keras saaat menutup nya*
"sialan,ini semua gara - gara wanita sialan itu!"
* Riana mengacak - acak seprei dan melempar bantal nya, *
"huuuh" Riana menghela napas panjang,
"aku harus tenang,aku tidak boleh di kalahkan oleh kecemburuan ku,atau mas Andri akan kembali kepada Maya"
*Riana berusaha menenangkan diri nya ,lalu pergi menyusul Andri ke pantai.*
di pantai terlihat Andri duduk sendiri memandang ombak, Riana memeluknya dari belakang dan meminta maaf.
"mas maafkan aku, i love you"
"aku terlalu cemburu sehingga aku bertindak bodoh, maapkan aku ya mas"
*Riana berusaha meminta maaf kepada Andri*
Andri berbalik dan memeluk Riana , sekarang mereka duduk berdua di pantai dalam suasana malam yang hening disinari cahaya bulan ,menatap deburan ombak.
suasana yang romantis bagi Andri dan Riana.
selama duduk di pantai pikiran Andri berkelana.
* suara hati Andri
" sebenarnya aku bingung disana ada Maya istri ku ,walau kami belum terlalu lama saling mengenal ,tapi aku menyayangi nya."
" dia sangat baik dan selalu berusaha menjadi istri terbaik,meski tahu aku belum terlalu mencintai nya"
" bahkan saat dia tahu ,aku berselingkuh dengan Riana,dia berusaha menutupinya dan berpura-pura tidak tahu."
"sementara di sini ada Riana , cinta pertama ku semenjak SMA, aku terpisah tanpa kata perpisahan, dan tak menyangka akan bertemu kembali"
" dia sangat posesif,aku berusaha mengakhiri hubungan ini tapi dia selalu mengancam akan bunuh diri, sehingga membuat aku tak bisa meninggalkan nya,aku tak mau menyakiti nya tapi aku juga tak mau menyakiti Maya."
" sekarang aku harus bagaimana? hubungan terlarang ini sudah semakin jauh."
"dan Sekarang perasaan cinta ku pada Riana mulai kembali seperti dulu."
" aku benar - benar dalam dilema yang sangat besar!"
"huuuuh...." ~menghela nafas panjang*.
Di saat mereka begitu romantis,di tempat lain yang tidak terlalu jauh terlihat sepasang mata menatap ke arah mereka,
ya itu adalah Maya.
Maya begitu terluka, bagaimana tidak saat dia melihat suami nya duduk berdua dan saling berpelukan dengan wanita lain, dengan begitu romantis .
"mas begitu mencintai dia kah dirimu, sampai tidak ingat istrimu lagi"
" apa aku sudah tidak ada lagi artinya bagimu?"
" aku berusaha menahan semua luka ini sendiri,aku berusaha memisahkan dirimu dengan wanita itu,tapi ternyata istrimu ini kalah,aku kalah ,kalah...."
"huk huk huk...."
*Maya menangis sesenggukan dari kejauhan*
Maya sekarang terduduk lemas tak bertenaga, dirinya terlalu rapuh menghadapi kenyataan suaminya begitu mencintai wanita lain.
Sehingga Maya memutuskan untuk kembali ke rumah. tapi dirinya sudah tak sanggup berjalan , tubuhnya begitu lemas dan kepalanya pusing , hingga membuat dirinya jatuh pingsan.
beruntung Randi yang tadi melihat Maya keluar hotel segera mengikutinya, dari kejauhan Randi memperhatikan Maya.
Hatinya begitu terluka melihat penderitaan Maya, melihat Maya terjatuh dengan segera dirinya berlari ke arah Maya dan menggendong nya ala bridal style, dan membawanya ke rumah sakit.
" Dokter bagaimana? apa kah dia tidak apa -apa?"
* tanya Randi dengan panik nya*
"selamat pak, istri anda hamil"
*dokter*
"hah,hamil"
* Randi terkejut, dengan segera merubah mimik wajah nya se datar mungkin*
" iya ,pak istri anda hamil,di usahakan jangan terlalu capek ya terus pikiran nya jangan berat"
" sepertinya nyonya Maya terlalu banyak beban pikiran sehingga membuat dirinya lemah."
"ini ada resep untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi nya, silahkan di tebus di apotik"
"untuk lebih jelasnya silahkan periksa ke dokter kandungan"
* dokter *
"terima kasih dokter"
*randi segera mengambil kertas resep dari tangan dokter,dan menebus obat di apotik setelah itu kembali ke kamar Maya*
Tampak Maya sudah terbangun ,wajah nya terlihat pucat dan lemah.
"Randi kenapa kamu di sini? ini dimana ?"
*Maya bingung kemudian berusaha mengingat kembali keadaan sebelum nya*
" ini di RS, "
"May, tadi kamu pingsan di pantai, aku membawa mu ke sini"
* jawab Randi dengan memandang lekat ke arah Maya*
"oh,aku pasti pingsan karena sejak siang tadi belum makan"
* Maya ,menarik nafas dalam - dalam, sesaat dia mengingat kemesraan suaminya bersama wanita lain, air mata mengalir dari sudut matanya.*
Randi menyeka pipi Maya dengan sapu tangan nya,lalu berkata
" may, mulai sekarang kamu harus banyak makan ,jangan banyak pikiran,kamu harus benar-benar menjaga kesehatan mu may , karena kamu ...."
*Randi terhenti...*
"apa? aku apa ?"
*tanya Maya penasaran*
" huuuh', "
"kamu hamil "
*Randi menghela nafas panjang*
"hamil,aku hamil! ,hah aku tidak tahu harus bahagia atau sedih . mengingat keadaan saat ini suami ku malah bersenang senang dengan perempuan lain "
" aku tidak tahu dia mencintaiku atau tidak"
"aku tidak tahu dia menginginkan anak ini atau tidak"
"huk... huk...huk..."
*Maya menangis terisak *
" may, kuatkan hatimu aku yakin Andri senang mendengar kabar kehamilan mu"
* Randi menggenggam erat tangan Maya ,dan berusaha menguatkan hati Maya yang rapuh.*
"terima kasih ran, aku harap kamu bisa merahasiakan soal kehamilan ku ini,"
*Maya menatap lekat ke arah Randi, entah kenapa hatinya merasa tenang saat bersama Randi dan sangat percaya kepadanya.*
"kenapa harus merahasiakan nya , sebaiknya kamu jujur saja,saya yakin setelah mengetahui kehamilan mu dia akan lebih memilih mu."
*Randi berusaha membujuk Maya.*
" hah...,"
"belum tentu juga ran,biarlah aku menenangkan diri terlebih dahulu dan mencari waktu yang tepat untuk mengatakan nya kepada mas Andri, terima kasih ya kamu sudah menjadi teman terbaik ku saat ini."
" saat aku sedih dan terpuruk ada vino dan kamu yang mendukung ku ,terima kasih"
*Maya menatap Randi sambil menangis ,menangisi dirinya sendiri yang telah di khianati.*
"sudahlah, jangan menangis lagi kasian bayi mu"
* lalu Randi mengantar Maya pulang,sampai depan kamar nya .*
🌼 bersambung....
🌻
"apa yang akan di lakukan Maya , apakah dia akan menceritakan kehamilannya atau merahasiakan nya dalam waktu yang lama?"
tentu saja kehamilan takan bisa di rahasiakan karena akan membesar 😁😁😁
"simak terus kelanjutan ceritanya...."
Simak juga karya saya yang lain nya
JANDA KEMBANG VS BOS AROGAN
"OBSESI CINTA "