NovelToon NovelToon
Kania (Kembalinya Wanita Yang Ternoda)

Kania (Kembalinya Wanita Yang Ternoda)

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Pengkhianatan / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:31.7k
Nilai: 5
Nama Author: Red_Purple

Kania harus mengalami malam tergelap dalam hidupnya, ia direnggut kehormatannya dan kehilangan harga dirinya. ‎Ketika kebenaran terungkap, orang-orang yang seharusnya menjadi tempat perlindungannya justru menjadi hakim yang paling kejam.

‎Tunangannya, Haris, langsung memutuskan pertunangan mereka, menganggap Kania sudah kotor dan tak layak lagi bersanding dengannya. Bahkan ayah kandungnya sendiri membuangnya, menyebutnya telah mencoreng nama baik keluarga.

‎Tanpa dukungan siapa pun, Kania terhempas ke jalanan, hingga seseorang mengulurkan tangan dan membantunya untuk bangkit dari keterpurukan.

‎Kini, ia kembali bukan lagi sebagai wanita lemah yang diusir, melainkan sebagai sosok yang berani menantang takdir.


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

‎Malam yang ditunggu akhirnya tiba. Matahari sudah benar-benar tenggelam dan langit dipenuhi bintang, Kania berdiri di depan cermin besar yang memantulkan sosok yang tak lagi sama. Gaun panjang berwarna hitam meluncur halus menyentuh lantai, berkilau lembut setiap kali ia bergerak, menonjolkan ketegasan dan keanggunan yang kini menyatu dalam dirinya. Rambutnya disusun rapi, wajahnya tampak tenang namun matanya menyimpan api yang tak lagi bisa dipadamkan.

‎‎Pintu terbuka perlahan, dan Victor masuk. Langkahnya tenang, tatapannya jatuh tepat pada sosok di hadapannya. Ia tidak memuji berlebihan, namun sorot matanya menyiratkan pengakuan yang paling berharga.

‎‎"Mereka akan terkejut saat melihatmu," ucapnya rendah, suaranya tegas namun lembut. "Dan mereka akan takut saat menyadari siapa kau sebenarnya."

‎‎Kania menatap pantulan mereka berdua di cermin, lalu perlahan menoleh ke arahnya. "Mereka tidak seharusnya takut jika mereka tidak bersalah, Vic. Aku ingin mereka membayar setiap luka dan air mata yang sudah aku keluarkan."

‎‎Victor mendekat, tangannya terulur untuk merapikan sedikit lipatan gaun di bahunya. "Malam ini adalah panggungmu. Katakan apa yang harus dikatakan, dan lakukan apa yang harus dilakukan. Aku ada di sini. Tidak ada yang bisa menyakitimu lagi."

‎‎Kania mengangguk pelan, merasakan kekuatan yang mengalir dari kehadirannya. Ia menarik napas panjang, membiarkan rasa sakit masa lalu menjadi kekuatan yang membawanya melangkah ke depan.

‎‎"Mari kita pergi," ucapnya tegas.

‎‎Mereka berjalan beriringan menuju mobil yang sudah menunggu. Pintu mobil ditutup setelah keduanya masuk, dan kendaraan melaju membelah kegelapan malam menuju tempat di mana semuanya akan berubah selamanya.

‎‎-

‎‎-

‎‎-

‎‎Suasana di The Grand Blackwood Ballroom tampak begitu megah, langit-langitnya yang tinggi dihiasi lampu gantung kristal raksasa yang memantulkan cahaya keemasan ke seluruh ruangan. Ribuan tamu undangan berjejer rapi, berbisik-bisik dengan penuh rasa ingin tahu, menanti kedatangan tuan rumah.

‎‎Di sudut ruangan, Haris berdiri diam sambil memutar-mutar gelas berisi anggur merah di tangannya. Di sampingnya, Luna berdiri dengan gaun emas mudanya yang berkilau, sesekali merapikan letak perhiasannya dan menatap sekeliling dengan penuh harap. Nyonya Melani berdiri di sebelahnya, sesekali menyapa rekan bisnis dengan senyum yang terukir sempurna, sementara Tuan Aryan berdiri sedikit terpisah, wajahnya tampak gelisah seolah ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.

‎‎"Kamu terlihat gelisah, Kak," bisik Luna pelan, tangannya menyentuh lengan Haris. "Ada apa? Apa kamu kurang sehat?"

‎‎Haris tersadar dari lamunannya, lalu menunduk menatap wanita di sampingnya dengan tatapan yang tak bisa dibaca. "Tidak ada apa-apa. Hanya menanti acara dimulai."

‎‎Namun kata-kata itu tak meyakinkan. Di dalam benaknya, ada rasa penasaran yang entah mengapa terus tumbuh. Ia mendengar banyak pembicaraan tentang sosok wanita yang mampu memulihkan kerugian besar dalam waktu singkat, sosok yang namanya mulai disebut-sebut di lingkaran bisnis.

‎‎"Siapa sebenarnya yang akan diperkenalkan Tuan Victor malam ini?" gumamnya pelan, lebih kepada dirinya sendiri.

‎‎Nyonya Melani yang mendengarnya segera menoleh, berusaha menjaga nada suaranya tetap tenang. "Hanya seseorang yang bekerja di bawah naungannya, Haris. Tidak penting. Yang penting kita bisa menjalin hubungan baik dengan Tuan Victor."

‎‎Belum sempat Haris menjawab, pintu utama di buka lebar. Victor melangkah masuk dengan tenang dan berwibawa, diikuti Rico yang berjalan selangkah di belakangnya. Langkahnya tegas, tatapannya tajam menelusuri hadirin satu per satu, membuat siapa pun yang bertemu pandang dengannya seketika menunduk hormat. Ia berhenti tepat di tengah panggung kecil yang telah disiapkan, berdiri tegak di hadapan mikrofon.

‎‎Suasana seketika hening. Victor menatap para tamu undangan lama sekali sebelum akhirnya bersuara, suaranya rendah namun bergema jelas hingga ke sudut ruangan paling jauh.

‎‎"Terima kasih telah hadir malam ini. Malam ini bukan hanya perayaan tahunan Blackwood Corp, melainkan juga awal dari langkah baru yang lebih besar."

‎‎Ia berhenti sejenak, lalu menambahkan dengan tegas, "Dan malam ini, saya ingin memperkenalkan sosok yang telah berdiri di samping saya, yang telah membuktikan ketangguhannya, dan mulai hari ini berstatus sebagai tunangan saya... Kanaya Aurelia."

‎‎Tepat saat nama itu disebutkan, pintu ganda terbuka perlahan. Cahaya lembut menyinari sosok yang melangkah masuk sendirian. Semua mata serentak beralih ke sana, tak ada yang berkedip.

‎‎Kania berjalan dengan langkah tenang dan anggun. Gaun malam panjang berwarna hitam pekat yang dikenakannya jatuh sempurna hingga menyentuh lantai, berkilau samar setiap kali ia bergerak. Tidak ada hiasan berlebihan, hanya ketegasan yang memancar dari setiap gerakannya. Wajahnya tenang, namun matanya menatap lurus ke depan dengan sorot yang tak bisa digoyahkan.

‎‎Hening seketika menyelimuti ruangan, seolah waktu berhenti berputar. Langkah kaki Kania tidak terburu-buru, namun setiap langkahnya membawa getaran yang terasa hingga ke hati setiap orang yang memandangnya. Di antara kerumunan yang terpaku, wajah keluarga Wijaya berubah pucat seketika.

‎‎Tangan Luna yang tadi merangkul lengan Haris perlahan melemas, jari-jarinya gemetar hebat. Senyum manis yang sedari tadi ia jaga rapi kini lenyap tak berbekas. Ia menatap sosok yang berjalan mendekat itu dengan mata terbelalak, napasnya tercekat di kerongkongan.

‎‎Di sampingnya, Nyonya Melani menahan napas begitu kuat hingga dadanya terasa nyeri. Kakinya terasa lemas seolah tak sanggup menopang tubuhnya sendiri. Ia mencengkeram tangan putrinya erat, berusaha menahan rasa panik yang mulai meluap, namun matanya tak mampu beralih dari sosok yang kini semakin dekat.

‎Sementara itu, Tuan Aryan berdiri mematung. Jantungnya berdegup kencang hingga terasa nyeri di dada. Matanya tak berkedip menatap wajah itu, ada rasa haru yang bercampur rasa takut yang mendalam.

‎‎Gelas anggur di tangan Haris hampir terlepas saat jari-jarinya yang menegang kaku. Darah seakan berhenti mengalir di pembuluh darahnya. Ia mengenali setiap garis wajah itu, cara matanya menatap lurus, bahkan ketegangan halus di rahangnya. Meski tatapannya kini sedingin es dan jauh berbeda dari wanita lembut yang ia kenal dulu.

‎‎Luna menggeleng-gelengkan kepalanya, matanya berkaca-kaca tak percaya, "Tidak... itu... itu pasti bukan Kak Kania..."

-

-

-

Bersambung...

1
W I 2 K
terimakasih so much kk author... ending yg manis... kayak aku 🤣🤣😍😍
🔥Violetta🔥: Wah terimakasih kembali kakak /Kiss//Kiss//Kiss/
total 1 replies
MamDeyh
Loveee sekebon kakkkk
🔥Violetta🔥: /Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
total 1 replies
Elina thea
selamat berbahagia kania_victor,jangan lupa ngadon biar ada tambahan keluarga baru....
🔥Violetta🔥: Terimakasih kakak sudah mengikuti cerita ini sampai akhir 😁🙏
total 1 replies
Elina thea
betapa beruntungnya si luna...di saat terpuruk pak aryan sebagai ayah slalu ada di sampingnya,kasian Kania.....
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
tau² udh end aja thor pengen liat victor & kania junior 🤭 sumpah cerita nya bagus i like it thor 🥰
semangat trs untuk karya² selanjutnya kk 😘
🔥Violetta🔥: Wah terimakasih banyak kakak 😁🙏
total 1 replies
Rizky Manik
terimakasih sudah menyajikan karya yg luar biasa thor
kamu dan karyamu sangat keren🥰🥰
peluk jauh🤗
teruslah berkarya thor💪🏼
🔥Violetta🔥: Wah terimakasih banyak kakak /Drool//Drool//Drool/
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
terima kasih atas karya luar biasanya kaka..tetap smangat untuk lanjut karya selanjutnyaaa/Kiss//Kiss/
🔥Violetta🔥: Terimakasih banyak kakak sudah mengikuti cerita ini sampai akhir 😁🙏
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
mereka akhirbya saling menerima keadaan🥹
🔥Violetta🔥: Ya.. mau gimanaa lagi 🤭🤭🤭
total 1 replies
Manis
bulan depan apa Minggu depan nih, paragraf sebelumnya bulan depan
🔥Violetta🔥: Makasih kak udah bantu koreksi... tandai aja kalau ada typo nanti aku revisi 😁🙏
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
siap untuk kondangan
W I 2 K: cosplay jaelangkung dong 🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
W I 2 K
diperkaos y lun..... kasiannnnnnnnn, kehormatan diblas keHormatan dibayar TUNAI !!!!!!!
〈⎳ FT. Zira
andai semua tindakann salah bisa selesai dengan satu kata, menyesal.. damailah indonesia ini🤧🤧🤧
Rizky Manik
sebenarnya aku kesal sama ayah Aryan ini, cuman kita juga harus ngerti posisi ayah Aryan, cuman Luna yg dia punya saat ini. dia cuman ingin berusaha menjaga keluarga yg tersisa agar tak terlalu menyesal
kymlove...
udah di perkosa rame2 tetap dimaafin dan gak di usir kayak kania dulu, fiks sih.. bapak blo'on matii aja kau!!
Lee Mba Young
Kita lihat bakal di usir gk di Luna itu. kl gk berarti pak Aryan cm sayang ma Luna gk sayang ma Kania.
Lee Mba Young
di perkaos pasti Luna. tp Wes gk perawan kn dia.
zahrahaifa
pasti abis diperkaos.... rasain....1 sama....kita liat pemirsah apakah anak kesayangan bakalan diusir
kymlove...
gantian lun, kamu juga ngrasain rsanya di nodai orang lain, yah meskipun km udh gak suci sih kan sisa 2 lelaki 😌
zahrahaifa
mampoooss lu ... culik aja pak.... enak bener idup lo udah berbuat jahat + mau ngebunuh orang masih aje lenggang kangkung... klo perlu buang ke tengah laut
🔥Violetta🔥: Astaga /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
berharap boleh lun,,tapi lihat keadaan lah.. masih mimpi aja🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!