Anisa adalah gadis yang gendut dan juga pendek, beda jauh dengan sang adik yang bertubuh langsing serta berkulit putih.
siapa yang tidak tertarik bila melihat Arumi, bahkan mulut para tetangga juga tak segan mencemooh Anisa yang beda jauh dengan sang adik.
Hingga suatu hari Anisa di temukan tewas tergantung di dalam kamar, membuat seluruh keluarga menjadi berduka, namun mereka menutupi kematian Anisa yang gantung diri itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31. cerita Fathan
"Hahhhhh!" Ningsih terbangun dengan wajah ketakutan setengah mati.
"Kenapa lagi kamu?" Pak Hardi yang baru selesai sholat tahajud menatap sang istri.
"Astaga, aku baru saja mimpi buruk yang sangat luar biasa." Ningsih terengah-engah karena dia masih merasakan takut tidak terkira.
"Maka nya tidur itu baca doa dan mungkin saja itu adalah rasa bersalah di dalam dirimu." celetuk Pak Hardi.
"Rasa bersalah apa yang sedang kau bicarakan ini?!" Bu Ningsih langsung bertanya dengan nada sengit.
"Ya kau pikirkan saja sendiri atas rasa bersalah yang akan timbul di dalam hatimu nanti." pak Hardi menjawab cuek karena dia tidak ingin melanjutkan perdebatan itu.
Ningsih geram bukan main Karena dia sudah berusaha keras untuk menahan emosi yang ada di dalam diri dan ternyata malah suami dia memancing emosi itu, mana dia juga sedang kebingungan karena baru saja bermimpi dan terasa sangat nyata bahwa dirinya telah di kerumuni oleh puluhan ular yang sangat berbahaya.
Tentu saja hal itu menjadi ketakutan tersendiri untuk Ningsih dan dia merasa sekarang harus melakukan sesuatu agar mendapat perlindungan yang jauh lebih, tapi bila mengingat lagi maka dia tidak jadi melakukan hal tersebut karena dia harus mematuhi omongan yang sudah keluar demi rencana yang telah dia susun dengan sangat rapi agar tidak terjadi kegagalan.
Pak Hardi sendiri sama sekali tidak mengetahui tentang rencana itu karena dia memang tidak paham dengan tabiat sang istri, dulu Ningsih memang seringkali membuat masalah namun tidak separah ini dan juga tidak nekat karena yang mereka hadapi saat ini adalah mayat anak kandung mereka sendiri.
Ini sudah sangat kelewat batas menurut pak Hardi karena yang mereka hadapi adalah Anisa dan itu adalah sangat menyakitkan sekali untuk hati orang tua, Pak Hardi masih kebingungan karena dia berusaha keras untuk mencari di mana saat ini mengajar Anisa berada, firasat dia kuat mengatakan bahwa yang menyembunyikan mayat Annisa adalah Ningsih itu sendiri.
Mungkin karena Ningsih merasa takut bila nanti pak Hardi akan menguburkan mayat Anisa dan rencana yang dia buat gagal total, Pak Hardi tadi malam sebelum tidur mendengar percakapan antara Ningsih dengan seseorang melalui telepon genggam dan mereka sedang membahas sesuatu dengan sangat serius sehingga pria ini terlihat semakin curiga.
Hanya tinggal menunggu waktu saja untuk mereka berdua dan pak Hardi serta alumni sedang berusaha untuk mencari keberadaan mayat Anisa ini sampai dapat, terlambat sedikit aja maka mungkin nanti akan ada tragedi yang jauh lebih parah sehingga mereka tidak boleh lengah dan Arumi juga sudah mengatakan bahwa dia meminta pertolongan dari Purnama.
"Aku tidak tahu rencana apa yang sedang kau buat itu tapi yang jelas aku akan menggagalkan semua rencana yang kau miliki." tegas pak Hardi.
"Silahkan saja bila kau memang mampu." tantang bu Ningsih.
"Mau sampai kapan kau akan terus seperti? Anisa itu adalah anak kita juga dan kita sudah semestinya menguburkan dia secara layak!" pak Hardi masih saja kekeh ingin menguburkan Anisa.
"Untuk apa menguburkan anak yang masih hidup?" tanya bu Ningsih sehingga membuat pak Hardi semakin kaget.
"Ap..apa maksud mu, Ningsih?" pak Hardi sampai gemetar karena dia tidak percaya mendengar ucapan itu.
"Kau hanya tinggal menunggu kabar baik yang akan datang dan tidak perlu merasa resah untuk menguburkan mayat Anisa." Ningsih tersenyum di hadapan sang suami.
"Kau semakin gila dengan ucapan seperti itu, Ningsih!" bentak pak Hardi karena dia sangat marah.
"Loh justru karena aku gila maka bisa melakukan semua hal dengan sangat mudah." jawab Ningsih lagi.
Pak Hardi menggenggam tangan dengan sangat erat karena emosi yang sudah terkumpul di dalam hati ini mendengar ucapan demi ucapan yang menurut dia sangat tidak masuk akal itu, bagaimana bisa Ningsih justru berkata bahwa Anisa masih hidup dan akan segera kembali ke rumah ini, padahal jelas sekali pak Hardi menyaksikan bahwa Anisa telah gantung diri serta mayat dia telah tersimpan di dalam freezer selama beberapa hari.
...****************...
"Kau yang benar, Tan?!" Riski agak tidak percaya ketika mendengar anak dari Kopsah ini sedang bercerita.
"Jangan karena selama ini Ibu aku suka menyebar gosip maka kau juga tidak percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut ku!" Fathan emosi juga kepada Riski.
Rizki dan Digo saling pandang karena mereka memang tidak percaya setelah mengetahui bahwa Fathan adalah anak dari Kopsah, Kopsah selama ini suka mengarang cerita dan tidak pernah bisa dipercaya dengan ucapan yang keluar dari mulut dia itu, jadi sekarang malah merambat kepada anak dia sendiri ketika sedang bercerita dan tidak ada yang mempercayai tentang hal itu.
"Kurang ajar sekali kalian." Fathan menjadi kesal bukan main.
"Jadi kau tau tidak siapa yang duduk di boncengan mu saat itu?" Digo bertanya serius.
"Tentu tadi aku tidak tahu karena tidak melihat wajah dia, namun sosok itu memiliki tubuh yang sangat besar sehingga aku merasakan sendiri motor terasa sangat berat." jelas Fathan.
"Laki-laki atau perempuan?" Digo berprasangka bahwa itu adalah sosok genderuwo.
"Perempuan, rambut dia panjang dan dia memakai gaun berwarna putih namun kumel gitu." jelas Fathan.
"Masa itu kuntilanak? bukankah kuntilanak tidak ada yang gemuk seperti itu." Riski menatap Digo karena dia juga tidak paham.
"Ya adalah namanya juga kuntilanak, kuntilanak dari manusia yang meninggal sehingga mereka gentayangan dan kalau manusia yang meninggal itu gemuk maka kuntilanak tersebut menjadi gemuk juga." Digo menjelaskan secara singkat.
"Tapi kalau kuntilanak gemuk seperti itu maka pasti susah terbang." ujar Fathan pula.
Riski yang mendengar hal itu tentu saja menjadi tertawa terbahak-bahak karena dia tidak menyangka ucapan tersebut akan keluar dari mulut Fathan, sontak otak mereka langsung membayangkan bagaimana bila kuntilanak yang gemuk itu menjadi kesusahan terbang ke sana kemari akibat berat badan mereka yang begitu luar biasa.
"Nah coba kau tanya pada Arka itu apa memang ada kuntilanak gemuk." Riski menyuruh Digo.
"Ada, tidak mungkin semua kuntilanak kurus." bantah Digo kembali.
"Tapi kalau itu bukan kuntilanak lalu setan jenis apa yang telah duduk di boncengan motor?" Fathan bertanya kepada Digo yang memang agak paham tentang setan.
"Kurang bisa menyimpulkan kalau belum melihat secara langsung karena saat ini setan juga bermacam-macam jenis dan rupa nya." ujar Digo.
"Tapi aku yakin sekali kalau dia itu memang setan yang jahat karena suka mengganggu orang seperti itu kok." Fathan berkata dengan sangat yakin sekali.
"Lalu dia hilang bagaimana ketika kau sudah ketakutan?" tanya Riski.
"Ya dia menghilang begitu saja dan aku menjadi jatuh nyungsep di dekat pohon kapuk sana itu." jawab Fathan.
Riski dan Digo langsung tertawa terbahak-bahak membayangkan bahwa Fathan karena takut dengan kuntilanak tersebut dia jatuh nyungsep dari atas motor, banyak kejadian seperti itu ketika mereka sudah terlalu takut dengan arwah yang gentayangan dan mau tidak mau harus jatuh demikian.
Memang ada setan yang usil ketika mereka ingin menghantui orang yang lewat dengan berbagai macam gaya dari mereka itu sendiri, bahkan terkadang saja member Purnama juga berlaku usil ketika ada orang lewat dan jiwa setan mereka sedang muncul sehingga langsung menghantui begitu saja.
Nana adalah setan yang paling usil karena dia mungkin menjelma menjadi kucing sehingga apa saja yang lewat pasti akan dia ganggu, kucing hitam itu memiliki berbagai macam cara dan terkadang dia sampai terkena siraman air bila orang yang sedang dia hantui memiliki sedikit nyali di dalam diri ini.
Selamat pagi, jangan lupa like dan komentar kalian semua ya.
aayooo thor..kita tunggu loh jodohnya Kiara. harus yg sakti melebihi Kiara ...biar gak dianggap remeh sama kiara nya..yang ganteng ..yang gagah..pokoke laki² yg sempurna yg cuma ada didunia novel../Facepalm/
siapa sebenernya iblis jahat itu...
apa motif drai rencannya bu ningsih ya... kenapa dia membangkitkan anisa dengan mengisi tubuh anisa dengan arwah jahat....
iblis ini sungguh licik karna bisa menghilahkan jejaknya sehingga para member kesulitan menemukan dan menangkapnya...
ayo Purnama mulailah melakukan penyelidika. karna anisa sudah hidup kembali....
Apakah ada tokoh baru untuk jodoh Kiara,,,Digo kurang pas lah ..tapi semua ada di tangan othor sih 🤭🤭
ya berjuang lebih keras lagi memantaskan diri
Sekelas Kiara tentu butuh pendamping yang tangguh mental baja
jangan sedih go,ucapan dua setan bodoh itu harusnya jadi motifasi kamu buat tambah kekuatan dgn cara trs berlatih biar tambah kuat💪👍
Digo dibuat sedih atas ucapan zora dan koswara...