NovelToon NovelToon
Dendam Dua Jiwa [Mafia Cantik Di Tubuh Gadis Lugu]

Dendam Dua Jiwa [Mafia Cantik Di Tubuh Gadis Lugu]

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:111.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ikri Sa'ati

Dendam dua jiwa.

Jiwa seorang mafia cantik berhati dingin, memiliki kehebatan dan kecerdasan yang tak tertandingi, namun akhirnya hancur dan berakhir dengan mengenaskan karena pengkhianatan kekasih dan sahabatnya.

Jiwa yang satu adalah jiwa seorang gadis lugu yang lemah, yang rapuh, yang berlumur kesedihan dan penderitaan.

Hingga akhirnya juga mati dalam kesedihan dan keputus asaan dan rasa kecewa yang mendalam. Dia mati akibat kelicikan dan penindasan yang dilakukan oleh adik angkatnya.

Hingga akhirnya dua jiwa itu menyatu dalam satu tubuh lemah; jiwa yang penuh amarah dan kecewa, dan jiwa yang penuh kesedihan dan putus asa, sehingga melahirkan dendam membara. Dendam dua jiwa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikri Sa'ati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31. Ancaman Annabella

Sungguh Renata amat terkejut menyaksikan keberanian Annabella dalam menindaki kedua sahabatnya, di depan hidungnya sendiri. Suatu perbuatan yang belum pernah dia lihat dilakukan oleh Annabella sebelumnya.

Maka disebabkan melihat tindakan lancang tersebut, amarah Renata seketika itu juga langsung meledak tanpa terkendali.

"Kau sudah berani melawan, cewek cupu!" hardik Renata dengan suara cukup keras penuh amarah.

"Brengsek! Kau sudah berani melawan hah!" bentak April tidak mau kalah, cukup keras sambil memaki.

Lalu kejap selanjutnya, telapak tangan kiri Renata segera melayang, hendak menampar wajah Annabella dari sebelah kanan. Hampir bersamaan April juga ikut melayangkan telapak tangan kanan, hendak menampar wajah Annabella dari sebelah kiri.

Sementara semua siswa-siswi yang ada di kelas menyaksikan adegan itu dengan tegang serta hati yang berdebar.

Sedangkan Linda dan Chintia tampak senang melihat aksi Renata dan April itu. Mereka sudah membayangkan wajah cantik Annabella akan belepotan karena kena tampar Renata dan April.

Namun seringai kegembiraan kedua gadis itu seketika sirna, berganti dengan keterkejutan yang tidak tanggung-tanggung.

Betapa tidak?!

Annabella yang telah berdiri dengan cepat langsung menangkap tangan Renata dan April yang hendak menamparnya dengan mudah dan mantap, tanpa kesulitan sama sekali.

Tentu saja Renata maupun April dibuat terkejut akan aksi berani Annabella. Sedangkan Annabella, tidak mau memberi kesempatan pada kedua cewek songong itu untuk tersadar akan keadaan, dia kembali bergerak cepat.

Saking cepatnya gerakan itu, Renata maupun April tidak sempat menyadari, tahu-tahu kedua telapak tangan Annabella sudah mencengkeram leher kedua cewek brengsek itu.

Belum sempat Renata maupun April melepas cengkeraman itu, Annabella lebih mempererat cengkeramannya. Sehingga membuat Renata dan April megap-megap, hampir tak bisa bernapas. Sementara wajah keduanya sudah mulai memerah.

"Dia melakukannya lagi...," desah pelan salah seorang siswa bernada takut dan ngeri di tengah keterkejutannya.

Rupanya siswa tersebut adalah salah seorang yang menyaksikan Vanka dan Stella dicekik oleh orang yang sama yang kini telah menampakkan sikap berani kepada geng Renata, yaitu Annabella.

Semua orang menyaksikan adegan berani yang menegangkan yang dipertunjukkan oleh Annabella. Membuat mereka semakin bergidik ngeri dengan perangai Annabella sekarang.

Dan belum sempat mereka memikirkan apa yang akan dilakukan Annabella, belum sempat Chintia ataupun Linda membantu sang ketua dan teman mereka, cewek strong itu menghempaskan Renata dan April dengan cukup kuat ke depan.

Sehingga membuat kedua cewek malang itu terjajar limbung beberapa langkah ke belakang mereka tanpa terkendali. Lalu tak lama mereka langsung jatuh terduduk dengan cukup keras ke lantai marmer sambil mengaduh kesakitan.

Sedangkan Chintia maupun Linda, melihat sang ketua dan April dianiaya oleh Annabella, dengan kalap mereka hendak menyerang gadis itu sebisa yang mereka bisa.

Namun tentu saja Annabella sudah menyadari tindakan mereka. Maka dengan cepat dia melayangkan telapak tangannya, mendahului menyerang kedua cewek bodoh itu.

Maka kejap berikut....

Plaaak! Plaaak!

"Akh!"

"Auh....!"

Dengan mantap dan cukup keras telapak tangan Annabella yang bergerak dua kali menampar wajah Chintia dan Linda. Sehingga membuat keduanya langsung limbung sambil menjerit kesakitan.

Lalu, Chintia langsung terjatuh ke lantai, sedangkan Linda jatuh terduduk di kursi. Kalau dia tidak cepat berpegangan, mungkin dia jatuh terguling di kolong meja.

Sementara itu Friska yang melihat semua adegan itu meski masih merasa ngeri, tapi dia senang melihat nasib naas yang menimpa geng Renata.

Sudah sekian tahun dia ditindas oleh geng itu. Sekarang sudah tidak bakalan lagi. Ada Annabella yang membungkam kesombongan mereka.

★☆★☆

Annabella, tanpa menghiraukan nasib Chintia dan Linda, dia melangkah tenang menuju Renata dan April yang masih terduduk linglung di lantai.

Begitu sampai di dekat April, Annabella langsung menendang dada gadis itu tanpa sungkan tanpa belas kasihan, hingga membuat gadis itu terguling dua kali sambil menjerit kesakitan.

"Bella...," kata Renata yang hendak memuntahkan kemarahannya akibat tindakan Annabella yang begitu sadis itu Tapi suaranya terdengar lemah, dan seperti tercekat di tenggorokannya.

Dan belum sempat dia melanjutkan ucapannya, Annabella sudah menarik kerah bajunya dengan kasar dan kuat, sehingga dia berdiri dengan paksa.

Pandangan mata Renata tampak kuyu dan lemah. Lehernya masih sakit akibat cekikan Annabella, dan tubuhnya juga masih sakit akibat didorong hingga terjatuh ke lantai.

Sedangkan wajah cantiknya sebenarnya ingin mengekspresikan kemurkaannya. Namun wajah itu kini telah pucat, menandakan dia kini diselimuti rasa takut dan rasa ngeri.

"Dengar, brengsek!" kata Annabella bernada datar dan dingin sambil menatap tajam ke manik mata Renata. "Mulai detik ini kau dan ketiga jongosmu itu jangan pernah lagi mengusik aku ataupun Friska."

"Jika kalian berani lagi mengusik kami...," lanjut Annabella, tapi langsung menjeda ucapannya.

Lalu dilanjutkan dengan sebuah tindakan yang membuat semua orang yang melihatnya langsung bergidik ngeri. Annabella melayangkan telapak tangan kanannya, menampar wajah Renata dengan keras.

Plaaak...!

"Aukh...!"

Saking kerasnya tamparan maut itu, membuat Renata terpelintir limbung sambil menjerit. Lalu tubuh rampingnya kembali jatuh dengan amat mengenaskan ke lantai marmer.

"Aku akan membuat hidup kalian lebih sengsara dari apa yang kalian dapatkan sekarang," kata Annabella melanjutkan ucapannya bernada penuh ancaman.

Kali ini Renata dan gengnya benar-benar kena batunya. Mereka yang kerap menindas Annabella maupun Friska, sekarang tidak bisa lagi melakukan kegemaran buruk mereka itu.

Tindakan berani dan mengejutkan Annabella membuat mereka belum habis pikir.

Tampak keempat gadis itu masih terkulai tidak berdaya. Perasaan mereka masih shock akan apa yang mereka alami saat ini. Rasa takut dan ngeri masih menyelimuti hati mereka. Sama seperti rasa sakit di tubuh mereka yang begitu terasa menyengsarakan.

"Aku ingatkan sekali lagi, jangan pernah lagi mengusik aku dan Friska jika kalian nggak ingin menerima hukuman yang lebih parah dariku!" kata Annabella sekali lagi memperingatkan sekaligus mengancam.

"Sekarang, cepat kembali ke tempat kalian jika nggak ingin aku tendang!"

Meski badan mereka masih terasa sakit dan tubuh mereka masih sedikit lemah, tapi mereka paksakan untuk beranjak dari situ, kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.

Dengan langkah terseok-seok, bahkan berjalan sambil bertopang pada meja, Renata dan gengnya berjalan menuju meja mereka. Disaksikan oleh siwa-siswi yang menatap mereka dengan ekspresi yang beragam.

Tapi sebagian besar dari mereka tampak merasa puas dan senang dengan tindakan yang dilakukan oleh Annabella terhadap mereka.

Terutama yang merasa amat senang adalah Revano, sang Ketua Kelas, dan Febriana, sang wakil Ketua Kelas. Mereka berdua cukup dibuat kesusahan dengan adanya geng Renata di kelas ini.

Begitu sampai di tempat duduk masih-masing, Renata maupun ketiga anggotanya hanya terdiam saja, tidak ada yang ingin bicara. Seolah mereka masih tenggelam dalam memikirkan keanehan yang terjadi pada Annabella.

Belum lagi rasa sakit di tubuh mereka akibat tindakan brutal Annabella yang masih mereka rasakan. Ingin rasa mereka meluapkan amarah dan dendam, namun rasa takut dan ngeri masih mengintimidasi hati dan perasaan masing-masing.

Sedangkan Annabella tidak menghiraukan lagi nasib mereka. Dia kini sudah bersiap-siap hendak ke ruang osis karena bel masuk kelas sudah berbunyi.

"Bell, hati-hati ya," pesan Friska yang masih begitu khawatir dengan nasib Annabella yang akan menghadap para anggota geng.

"Kamu nggak usah khawatir," kata Annabella menenangkan, "aku bakal baik saja...."

★☆★☆★

1
Muft Smoker
waaaah masalah makiiin runyam yx ,,

lanjuut kak
Ika Karna
lanjut kk
Adhie: lanjut....
total 1 replies
Ifah ifah
d tunggu up ny thor 🤗🤗😘😘
Adhie: siap...
sorry agak telat...
total 1 replies
Ifah ifah
bikin keluarga Abraham bangkut aj biar tahu rasa 😠😠 Annabella kan ahli hacker 🤣🤣
Adhie: ada saatnya... tunggu saja
total 1 replies
Ifah ifah
baguss Annabelle 🤗🤗🤗
Ifah ifah
lanjut thor 😘😘😘
Adhie: makasi sudah mampir...
total 1 replies
Noey Aprilia
Kknya aja d tolak,apa lg adeknyayg msih bocah.....🤣🤣🤣
Adhie: betul kaka... annabella itu, tubuhnya memang bocah SMA, tapi jiwanya sudah berumur 30 an tahun...
Kanzen umur 25, adiknya 18...
total 1 replies
Muft Smoker
kayakny mereka semua Blum pernah makan bangku sekolahan ,, makanya otak ny cetek semua ,, 🤭🤭😒😒😒
Adhie: hehehe...
iya kali
total 1 replies
Noey Aprilia
Mngkn mreka hrus d ksih pljran dlu,baru kapok....pdhl udh d ksih pringatan,tp msih ngeyel....cckkk...
Adhie: tenang saja, renata dan gengnya ingin mencelakai Annabella dan friska, tapi annabella akan membalas mereka lebih dari kata membalas...
tunggu saja
total 1 replies
MelodyStar
update
Adhie: siap... lagi nyusun bab berikut
total 1 replies
Muft Smoker
nah kn akibat keras kepala jdi bgtuuu deeeh 🤭🤭🤭🤭🤭 ,,
Noey Aprilia
Spa sruh ngeyel....bbak belur kn akhrnya......sokooorrr.....😛😛😛
Adhie: hehehe
total 1 replies
MelodyStar
update
Adhie: siap, lagi disiapin
total 1 replies
Muft Smoker
senjata makan tuan kak😒😒😒
Muft Smoker: setujuuu 👍👍👍👍👍🤣🤣🤣
total 2 replies
Mrs. Kan
Lanjut thor
Adhie: lanjut... annabella dan friska menghajar anggota geng rangga hingga nggak bisa bangun
total 1 replies
Noey Aprilia
Dsr dungu....udh d ingetin pdhl,tp msh ngeyel....tp ya udh lh...mngkn abs ni mreka jg otw msuk rs.....🙄🙄🙄
Adhie: tenang saja kaka, yang penting nggak masuk kuburan
total 1 replies
Muft Smoker
cita2 jgn pgen jadi gembel nab ,, buruan deeh sadar minta maaf yg bnr2 dri hati ,, sebelum cita2 mu terwujud ,, 🤭🤭🤭🤭
Muft Smoker: 👍👍👍😁😁😁😁😁
total 2 replies
Noey Aprilia
Nysel aja dlu,abs tu mnta maaf dgn tlus.....kl msih ngeyel,otw jd gmbel....😛😛😛
Adhie: ya sukurlah nabila cepat sadar
total 1 replies
Mahfud -
👍
Adhie: makasih....
total 1 replies
Lis Lis
yakin AQ ini pasti ada filmnya iya kan kaaa😭😭😭
Adhie: nggak tau kalau novelku ada filmnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!