NovelToon NovelToon
A Mafia'S Love For A Muslimah

A Mafia'S Love For A Muslimah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi
Popularitas:847.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nurliah Ummu Tasqi

Seorang mafia kelas kakap, Maxwell Powell nyaris terbunuh karena penghianatan kolega sekaligus sahabatnya. Namun taqdir mempertemukannya dengan seorang muslimah bercadar penuh kharisma, Ayesha, yang tak sengaja menolongnya. Mereka kemudian dipersatukan oleh Allah dalam sebuah ikatan pernikahan gantung karena Ayesha tak ingin gegabah menerima lamaran Maxwell terhadapnya. Kehidupan seorang muallaf dengan latar belakang kehidupan gelap seorang mafia mengharuskan sang gadis muslimah yang nyaris sempurna ini harus menguji dulu seberapa mungkin mereka kelak bisa membangun rumah tangga Islami yang seutuhnya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurliah Ummu Tasqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31. Masalah Pabrik (Part 2)

Maaf ya readers telat up lagi...author sedang kambuh sakitnya....🙏

Kita lanjut ya .. semoga readers tidak bosan 🙏😊

****. ****. ****

Ayesha dan Maxwell sudah sampai di rumah. Setelah menyelesaikan sholat Isya berjamaah di mushollah rumah dan belajar mengaji seperti biasa dibimbing sang istri, kini keduanya menikmati bintang dan rembulan di teras kamar Ayesha. Ada dua cangkir coklat panas menemani mereka di meja kecil diantara tempat duduk mereka berdua. Ayesha menatap rembulan yang nyaris purnama dengan tatapan takjub.

"Masyaa Allah, lihatlah kebesaran Allah di atas sana. Sungguh indah, menakjubkan. Tiada yang bisa menyamai keindahan ciptaan Allah, Sang Khalik"

Maxwell pun turut melihat rembulan.

"Engkau benar honey. Ia bahkan purnama saat ini. Sangat indah.", sejenak tatapan Maxwell beralih ke wajah istrinya yang tanpa cadar. Lokasi teras kamar Ayesha memang aman dari wilayah mana pun dari lalu lalang penghuni rumah luas Vladimir family, sehingga Ayesha pun merasa aman saat ini tidak mengenakan cadarnya.

"Apakah honey sering menikmati bulan purnama seperti ini?"

"Ya. Insyaa Allah jika tidak ada halangan berarti, setiap purnama aku menyempatkan diri wisata bulan purnama seperti ini. Jika ada kak Ahmed dan kakek kami sering bertiga menatap rembulan penuh ini di taman samping."

"Lalu malam ini? Mengapa kita tidak mengajak kakek? Dan Brother Ahmed belum pulang ya?"

"Kakek sedang kurang sehat. Beliau menikmati purnama di dalam kamar beliau melalui jendela yang terbuka. Kak Ahmed masih sibuk di pabrik", Ayesha sekilas memandang suaminya dan kembali ke purnama, seolah enggan berpaling sedikit pun dari makhluk Tuhan yang istimewa itu.

"Kenapa honey sangat senang melihat bulan purnama?"

"Malam ini belum purnama. Ini masih malam tanggal ke 13 bulan Hijriyah. Besok penuh purnama. Dan tahukah hubby, jika besok sampai dua hari ke depannya umat Islam berpuasa, maka itu seolah-olah berpuasa selama setahun lamanya."

"Jadi kita akan berpuasa selama pertengahan bulan purnama selama 3 hari?"

"Ya. Dan hukumnya sunnah. Dianjurkan saja. Tidak wajib"

"Apakah besok honey berpuasa?"

"Jika hubby ijinkan."

"Mengapa harus minta ijin dariku? Bukankah itu ibadah?"

"Karena aku sudah punya suami. Hubby adalah suamiku. Jika hubby ridho padaku, rela padaku membiarkan aku berpuasa maka aku akan berpuasa sebanyak 3 hari. Besok tanggal 13,14 dan 15 purnama. Tapi jika hubby tidak ridho, aku tidak akan melakukannya, karena ridhonya Allah pada seorang istri ada pada ridho suaminya.", Ayesha tersenyum cantik pada suaminya. Ia tau pasti akan ada banyak hal akan ditanyakan suami muallaf di sampingnya ini.

"Jadi, begitu besarnya posisi suami terhadap ibadah seorang istri?"

"Ya. Tapi sepanjang itu ibadah sunnah saja seperti contoh puasa sunnah ayamul bidh (pertengahan bulan) yang kita bicarakan tadi. Jika ibadah wajib, maka siapapun orangnya tidak akan bisa menghalangi ibadah seorang muslim. Contoh sholat wajib yang lima, puasa pada bulan Ramadhan, mengeluarkan zakat, menutup aurat dari yang bukan mahram dan masih banyak lagi. Itu semuanya contoh yang wajib dan aku sebagai seorang istri tidak wajib meminta ijin pada suami untuk melaksanakan semua itu."

"Mengapa puasa sunnah harus minta ijin dulu pada suami?"

"Karena ada hak suami yang akan dikurangi selama sang istri melakukan itu. Khususnya hak suami dari melakukan ibadah lainnya selama terbit fajar hingga terbenamnya matahari."

"Bukankah selama berpuasa yang tidak dilakukan adalah tidak makan dan tidak minum saja? Dan itu tidak mengapa bukan? Aku melihat banyak orang melakukan itu dan sehat-sehat saja"

"Ada lagi selain menahan diri dari makan dsn minum. Tidak boleh bermaksiat dan juga tidak melakukan ibadah lainnya seperti...", Ayesha menggantung ucapannya.

"Seperti apa? Mengapa ragu mengatakannya?"

"Aku...hmm..."

"Seperti melakukan hubungan suami istri begitu?"

"Hubby tau?"

"Ya. Aku membacanya dari buku fiqih yang ku beli. Take it easy, bukankah kita masih nikah gantung? Aku tentu akan mengijinkan honey untuk berpuasa..."

"Walau kita masih nikah gantung, tapi aku akan membiasakan memberikan hak hubby juga, dengan menjalankan kewajibanku terhadap hubby...kecuali hal yang satu itu...Agar kelak kita terbiasa..."

"Aku sangat bahagia honey begitu menghargaiku...", Maxwell menatap istrinya lekat dari samping. Sang istri hanya melirik sekilas dan kembali ke rembulan setelah tersenyum manis pada suaminya.

"Aku sangat amazing dengan agama ini. Sungguh tinggi posisi seorang suami dalam hal ini tapi posisi seorang istri juga tak kalah tingginya. Aku heran, agama ini mengumpulkan kemuliaan pada seorang pria dan wanita sekaligus tanpa ada saling merendahkan". Maxwell turut melihat rembulan. Mereka kembali berbicara masih dengan memandang sang purnama.

"Maksud hubby?"

"Syurga di bawah kaki seorang wanita yaitu sang ibu bukan? Dan setiap wanita yang berstatus istri harus selalu meminta ijin pada suaminya dan syurganya pun terletak pada suaminya. Selain itu, menurut yang ku pelajari , seorang wanita muslim juga hanya mendapat 1/2 bagian dari warisan anak lelaki namun tanggung jawab seorang ibu ada pada anak lelakinya. Dan tanggung jawab seorang istri juga sepenuhnya ada pada sang suami. Ku kira ini semua sangat adil. Masing-masing lelaki dan wanita mendapat kemuliaan yang sepadan dalam agama ini. Amazing"

"Ya. Begitulah harusnya setiap muslim berpikir dan melaksanakan semua aturan itu. Hanya saja banyak yang belum memahami dan mengerjakannya. Akhirnya terjadi hal-hal yang merugikan citra umat muslim itu sendiri. Sang istri lari dari tugasnya dsn sang suami juga jauh dari tanggung jawab yang harus ditunaikan"

"Engkau benar honey. Dan aku berharap menjadi satu di antara mereka yang bertanggung jawab dan layak memiliki bidadari srpertimu"

"Aku hanya seorang wanita biasa hubby, bukan bidadari. Jauh sekali dari kesempurnaan. Jangan memandangku terlalu tinggi karena aku takut kelak hubby akan kecewa padaku dan sebaliknya malah membenciku karena bisa jadi aku tak seperti yang hubby impikan."

"Engkau adalah sosok wanita sempurna di mataku"

"Tidak. Aku hanya wanita biasa yang lemah seperti wanita lainnya. Tolong cintai aku sekedarnya saja karena aku takut ketika sisi lemahku kelak muncul dan hubby berharap terlalu tinggi maka hubby akan sangat kecewa padaku."

"Aku juga bukan sosok suami yang sempurna. Aku begitu banyak kekurangan, bahkan saat ini sedang merangkak, belajar berjalan dalam ajaran agama yang baru ku peluk saat ini. Aku sangat jauh dari kriteria suami idaman untuk honey yang sudah sangat memahami agama ini. Aku berlumur dosa"

"Setiap orang berdosa di dunia ini. Dan Rasulullah mengatakan sebaik-baik orang adalah yang merasa diri paling banyak dosanya dan paling sedikit amal ibadahnya, sehingga ia akan memandang diri sendiri sebagai orang yang hina di hadapan Allah, Rabbnya, dan menganggap orang lain lebih baik darinya. Dengan demikian ia tidak akan berlaku arogan. Karena ia sadar, kedudukan seseorang di disisi Tuhan hanyalah taqwanya, bukan status dunia yang fana ini."

Maxwell terpana dan menatap istrinya. Kata-kata Ayesha begitu menyentuh hatinya.

"Sungguh aku buruk selama ini karena selalu bersikap sombong pada siapa saja"

"Yang lalu cukup menjadi sebuah pelajaran dan ambil hikmahnya by. Ke depan kita perbaiki diri. Cintailah aku sekedarnya saja dan begitu pula aku sebaliknya pada hubby. Biarkan waktu yang akan membantu kita saling mengenal dan mencintai karena Allah. Bukan karena hal lain. Insyaa Allah dengan begitu cinta kita sebagai suami istri malah akan semakin kuat dan Allah satukan kita hingga ke syurga. Aamiin", Ayesha tersenyum dan membalas tatapan sang suami yang hatinya semakin diliputi kekaguman. Maxwell perlahan meraih tangan istrinya dari pangkuannya. Jarak mereka yang hanya dipisah oleh sebuah meja kecil memungkinkan keduanya untuk bisa saling menggenggamkan tangan. Diraihnya tangan sang istri dan dengan penuh binar kebahagiaan dikecupnya punggung tangan wanita cantik yang sudah menjadi pendamping hidupnya tersebut.

"I Love You. Aku sangat bersyukur memiliki istri sepertimu. Aku akan berusaha menjadi yang terbaik agar kita bisa saling mencintai karena Allah".

"Insyaa Allah hubby. Aku juga bersyukur memiliki suami seperti hubby. Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada kita, mari saling melengkapi agar kehidupan rumah tangga kita menjadi cahaya untuk orang banyak. Jadikanlah kehidupan keluarga kita kelak menjadi contoh keluarga yang baik dan memberi banyak manfaat untuk orang lain. Karena sebaik-baik orang kata Rasulullaah adalah yang paling banyak manfaatnya untuk umat"

"Bimbing terus diriku honey, aku akan berusaha...", Maxwell tersenyum tampan. Hatinya membuncah dengan semangat merenda hari indah bersama pendamping yang luar biasa, cantik lahir dan batinnya.

"Oh ya, bagaimana dengan masalah pabrik? bukankah honey akan menceritakannya padaku?"

"Hubby mau menemaniku ke sana? Mungkin hubby bisa membantu"

"Ada masalah yang besar?"

"Kak Ahmed bilang ada yang sudah korupsi uang pabrik dan itu bisa menyebabkan pabrik gulung tikar karena kerugiannya besar sekali."

"Apakah ada dalang yang dicurigai?"

"Ada. Tapi sulit menemukan buktinya"

"Itu tidak sulit. Bagaimana kalau besok pagi kita menyusul ke sana?"

"Baiklah. Thanks a lot hubby"

"Dont mention it. I'm your husband".

Maxwell tersenyum dan kembali mencium punggung tangan Ayesha.

Setelah puas kembali menatap rembulan setengah jam kemudian, keduanya pun memutuskan untuk beristirahat kembali ke kamar mereka. Esok akan ada aktivitas yang akan menguras energi mereka. Sebuah misteri yang semakin membuktikan kapabilitas seorang mantan boss mafia kelas kakap dalam menyelesaikan setiap masalah bisnis yang sudah menjadi makanan sehari-harinya.

1
Nurliah Kisarani Lia
hehehe..maaf ya kk..

/Pray//Pray//Pray/
Eliadorrʕ •ᴥ•ʔゝ☆
lnjt kk
Eliadorrʕ •ᴥ•ʔゝ☆
lnjt kkk plisss
Yuli Budi
ya Allah Thor lama amat 3 thn, wis kedarung lupa jln critane
Nurliah Kisarani Lia: maafin ya..../Pray//Pray//Pray//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
Rudiyan
Cerita yg sangat menarik untuk di baca dan membuat kita ingin tahu apa episode berikutnya
Nurliah Kisarani Lia: tq rudi...smg bermanfaat
total 1 replies
Nurliah Kisarani Lia
semangattttsss
@
bagus bngt Thor crita nya God 👍🏻
Samsuna
Mark ketika jatuh cinta lucu sekali 😂🤭
Samsuna
tegang akuuu
Samsuna
aku sedih Peter meninggal 😭😭😭😭
s
👍👍👍👍👍👍👍👍👍
lupa nama?
yukk bisa yuukk thor up lagi..bismillah.
lupa nama?
nona grace kka sepupu/ adik sepupunya maxwell dong..bukan bibi dong kan anak dari pamannya
Nurliah Kisarani Lia: keduanya sis. sepupu kandung dari Abraham krn anaknya, juga bibi karena adik dari cristine yg juga ibunya maxwel (ibu susu)
total 1 replies
lupa nama?
Dari karya ini banyak pembelajaran yg dapat diambil bagaimana menjadi muslim yg taat kepada Rabb-NYA
Nafid Fajarina
waah.. samaan kaya aku mak otor. baby nya udah berpa bukan nih?
Ibunya Alzam Zaky
di tunggu up nya lagi kak... setia menunggu
Ibunya Alzam Zaky
😭😭😭😭😭
Ibunya Alzam Zaky
ky di pelem Thor
Ibunya Alzam Zaky
mark kamu sana grace sono
Asih Suhermanto
seneng dech di up lagi ini cerita... semangat yaa kak di tunggu kela jutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!