NovelToon NovelToon
JODOHKU Anak Pemilik Toko Bangunan

JODOHKU Anak Pemilik Toko Bangunan

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:141.2k
Nilai: 5
Nama Author: fixs u

Nathan rela bekerja apapun untuk bertahan hidup,hingga akhirnya dia bekerja di sebuah toko bangunan milik koh jun seorang keturunan tionghoa.
Siapa sangka anak koh jun yang bernama Alicia malah jatuh hati pada Nathan yang notaben - nya buruhnya. Apakah koh jun setuju dengan hubungan mereka? Dan bagaimana usaha Nathan selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fixs u, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31

Di sebuah perusahaan ekspor impor,

    "Hari ini jadwalku apa?" tanya Adelia ketika Mila berada di ruangannya.

    "Pukul 9 ada rapat dengan pemegang saham dan jam 1 ada janji bertemu dengan klien di luar bu." jelas Mila setelah melihat Note nya.

    "Oke, eh tunggu Mil!" panggil CEO cantik itu ketika sekretarisnya melangkah keluar menuju pintu.

   "Untuk janji ketemu klien kamu undur jam 2 aja ya?"

   "Baik bu,permisi." kata Mila sedikit membungkuk lalu melangkah keluar. Adelia kembali duduk di belakang mejanya, membuka ponselnya.

    "45 menit perjalanan, lumayan jauh juga," katanya lirih setelah melihat aplikasi maps. Tak lama dia pun bersiap untuk rapat dengan para pemegang saham perusahaan yang dipimpinya itu. Tak sampai 2 jam kemudian Adelia keluar dari ruang rapat, menuju lantai dasar lalu masuk ke mobilnya diikuti Mila.

    "Jalan pak," kata Adelia pada sopir.

   " Baik bu," jawab pak sopir,sesaat kemudian mobil pun kini meluncur di jalan raya.

    "Kita akan kemana ini bu?" tanya Mila ketika sudah beberapa saat berlalu.

    "Ke rumah Nathan," jawab Adelia singkat. Membuat Mila mengeryitkan dahi.

    "Hah? apa bu Adel mau membahas proyek lagi?" tanya Mila pada bu bos nya itu.

    "Bisa ya, bisa juga tidak," jawab Adelia. Lalu membuka ponselnya dan menghubungkan dengan Audio mobil, meng klik sebuah lagu.

    "Apa jangan jangan bu Adel lagi jatuh cinta ya?" kata Mila dalam hati, ketika melihat bos cantiknya itu bernyanyi lirih mengikuti lagu cinta yang diputarnya. Tak terasa 40 menit kemudian sopir itu kini berbelok mengikuti arahan maps,

   "Jadi ini rumahnya bu,kok ramai banget?" tanya Mila ketika mobil itu menepi dan berhenti di pinggir jalan.

  "Kamu turun duluan ya Mil? Pak tolong yang di bagasi di turunkan lalu di bawa ke sana ya?" kata Adelia sambil menunjuk rumah Nathan yang sedang di bongkar itu. Mila segera turun, disusul Adelia.

    "Selamat siang mas Nathan?" sapa Mila ketika melihat Nathan sedang menatap ke arah mereka.

    "Loh, mbak Mila dan bu Adelia? Kok kesini?" kata Nathan yang kaget melihat kedatangan dua wanita itu dan dibelakang sopir memanggul beras lalu di taruh di dalam tenda. Nathan pun mempersilahkan tamunya itu duduk di sofa usang miliknya.

   "Rik, loe liat itu bos loe kedatangan tamu cantik?" tanya Juan yang kebetulan sedang bersama Erik, mereka berdua kebagian tugas untuk menyingkirkan kayu lapuk bekas atap.

    "Iya mas Ju, cantik bener! Kayaknya yang duduk deket pak bos itu kalau dilihat dari penampilanya bosnya deh." jawab Erik dengan jari menunjuk pada Adelia.

    "Hm, iya bisa jadi. Bos loe emang gini Rik, cakep - cakep wanitanya!" kata Juan dengan jari jempolnya. Erik pun hanya mengangguk. Karena jarak keduanya dengan Nathan dekat jadi bisa mendengar siapa tamunya Nathan itu.

    "Bener kan yang Adelia itu bosnya dan yang Mila itu asisten nya kali ya?" kata Erik lalu kembali mengambil kayu lapuk untuk ditumpuk.

    "Kalo Loe pilih yang mana?" tanya Juan mengerjakan hal yang sama dengan Erik.

   " Maksud mas Ju?" tanya Erik tak paham.

   " Tadi pagi kan dokter Nara udah kesini trus sekarang mbak Adelia, loe pilih siapa? NN atau NA" tanya Juan sambil sesekali melirik Mila.

   "NA itu maksudnya Nathan - Adelia gitu mas Ju?" tanya Erik yang dijawab anggukan oleh Juan.

    "NA bisa juga Nathan - Alicia juga lho mas Ju?" lanjutnya,

    "Loe gak tau, mereka udah putus!" jawab Juan, sang saksi mata tragedi di parkiran kafe malam itu.

   "Yah sayang banget, padahal mbak Cici cantiknya bukan kaleng - kaleng ya mas Ju?" kata Erik setelah mendengar cerita dari Juan.

   "Mang cowoknya mbak Cici itu gantengan mana sama pak bos Nathan?" tanya Erik yang penasaran dengan sosok pria yang diceritakan Juan.

   "Gantengan bos loe tapi tajir yang sono Rik," jelas Juan. Obrolan keduanya berakhir bersamaan dengan suara dari pak Yono yang mengatakan break untuk makan siang.

    "Bu Adel,mbak Mila mari silahkan dimakan, maaf jika seadanya ya? Pak mari?" kata Nathan dengan ramah kepada ketiga tamunya untuk makan siang dengan menu yang sama dengan semua orang di sana tapi disendirikan di meja kecil.

   "Makasih ya than, ayo kamu ikutan makan bereng kita," kata Adelia sambil mengambil piring,

   "Segini cukup?" tanya Adelia yang ternyata mengambilkan nasi untuk Nathan bukan untuk dirinya.

    "Saya bisa mengambil sendiri kok bu, silahkan untuk ibu saja dulu," jawab Nathan yang tak enak hati dilayani CEO itu.

    "Sayurnya mau yang mana?" tanya Adelia lagi, tak menggubris kata Nathan barusan. Nathan pun pasrah, menunjuk pada sayur yang terlihat menggoda selera. Adelia lalu menyerahkan piring itu ke Nathan.

  "Te - terima kasih bu," kata Nathan ketika menerimanya. Mila yang melihat kejadian di depan matanya itu hanya melongo,

   "Kayaknya bener deh tebakan gue,si CEO mulai jatuh hati beneran ini," kata Mila dalam hati.

   "Loe liat gak yang barusan mas Ju?" tanya Erik pada Juan yang sedang menikmati makan siang dengan yang lainnya. Juan hanya menggangukan kepala dengan mata fokus ke Mila,

    "Bayangkan kalau NN dan NA ketemu bareng lalu sama - sama ngambilin makanan buat pak bos gitu gimana ya?" tanya Erik,lalu menggigit tempe gorengnya.

    " Yang ada kasian bos loe dong Rik, perutnya bisa meledak hahaaa", kata Juan tertawa

     "Karena yang ngambilin makanan kedua ceweknya saling cemburu dan emosi hahaa," disusul tawa Erik. Sedangkan agak di belakang Dimas hanya diam tak berani menampakkan wajah pada mantan bos di tempat kerjanya dulu.

     "Bu, maaf ini sayur apa ya?" tanya Adelia ketika membantu bu Ningsih merapikan sisa bekas makan siangnya dengan Mila.

    "Ini sayur nangka muda mbak, gak enak ya?" tanya bu Ningsih menumpuk piring,lalu Mila mengangkatnya ke tempat cucian.

    "Enak kok bu, boleh gak saya minta sedikit saja?" pinta Adelia,

   "Tentu saja boleh mbak, sebentar saya ambilkan wadah ya," jawab Bu Ningsih, lagi dan lagi Mila dibuat geleng kepala dengan tingkah Adelia dirumah Nathan itu.

Sementara itu,

di toko bangunan Koh Jun. Alicia sedang fokus menginput data pada laptop toko. Sesekali mengecek kontak seseorang yang belakangan ini di blokir,mulai tadi pagi dia buka kembali.

    "Kok gak online sih,dari tadi malam belum membuka ponsel kayaknya." katanya lirih.

Ting,

suara pesan masuk di ponsel toko, tertulis nama pak Armand yang memang pelanggan di toko itu. Alicia terkejut ketika membaca alamat penerimanya,

   "Bukanya ini alamat rumah mas Nathan?" kata Alicia dalam hati. Dia memencet interkom gudang lalu menyebut nama dan jumlah barang.

   "Pah, aku ijin ke belakang dulu," kata Alicia pada Koh Jun,yang hanya mengangguk.

   "Yah...Diah, kesini kau gantiin Alicia!" teriak Koh Jun pada Diah. Alicia menyambar tas kecilnya,lalu melangkah menuju gudang.

    "Udah naik semuanya?" tanya Alicia pada agus, sopir toko yang akan bersiap naik.

    " Sudah Ci, ada apa ya?" tanya Agus tak jadi naik ke pick up.

   "Ini biar ku antar, sekalian ada yang mau kubeli." kata Alicia lalu naik ke bangku pengemudi. Agus hanya diam melihat pik up itu keluar gudang menuju jalan raya. Sepanjang perjalanan,Alicia hanya fokus menyetir. Tak sampai 10 menit,dia tiba didepan rumah Nathan. Dengan hati berdebar Alicia memarkir pik up berisi material itu ditepi jalan tepat di tempat parkir mobil Adelia tadi.

    " Alicia?" kata Nathan yang melihat Alicia berjalan ke arahnya. Alicia tersenyum manis dengan tatapan tajam tak berkedip,seperti ingin menguliti Nathan.

    "Ada apa Ci?" tanya Nathan yang merasa tak memesan material dari toko Koh Jun setelah ultimatum dari si empu toko.

    "A - aku mengantar material pesanan dari pak Armand mas," kata Alicia tergagap tanpa melepas tatapan tajamnya, Nathan sampai tak nyaman dibuatnya.

   "Oh biar diturunkan orang orang kalau gitu, duduk dulu Ci." kata Nathan memanggil beberapa pekerja lalu duduk menemani Alicia, keduanya duduk dalam diam. Situasi nya jadi canggung,

    "Sudah makan Ci?" tanya Nathan basa basi, karena hanya itu yang terlintas di pikirannya. Alicia hanya menggeleng,sesekali dia mengamati rumah Nathan yang hampir rata dengan dengan tanah. Ada banyak kenangan di sana untuk nya,

   "Makan dulu Ci,tapi menunya seadanya ya?" tawar Nathan setelah bu Ningsih selesai menyiapkannya,

   "Tapi temani ya mas?" pinta Alicia dengan penuh harap, dari pagi perutnya belum terisi makanan sesuap pun hingga kini jam makan siang telah lewat. Rasa lapar tiba - tiba menyerangnya ketika Nathan dengan ramahnya menawarinya makan siang.

    "Aku barusan makan bareng yang lain tadi Ci," jawab Nathan,

    "Ya sudah kalau gitu gak jadi mas", kata Alicia yang kecewa mendengarnya.

   "Ya sudah aku temeni, yuk." kata Nathan pada akhirnya. Dia segera mengambil piring lalu sedikit mengambil nasi, sebelum Alicia mengambilkan nasi untuknya. Siang itu mereka makan bersama kembali, setelah putus hubungan. Tak lama makan siang dalam diam itu selesai dan material sudah selesai diturunkan,tapi Alicia masih disana. Kini keduanya duduk berdampingan tapi berjarak, menatap ke rumah Nathan dan membelakangi jalan.

    "Ini mau dibangun seperti apa rumahnya mas?" tanya Alicia,Nathan pun menjelaskan secara garis besar nya.

   "Oh, lalu mas Nathan tidurnya dimana?" tanya Alicia takut jika Nathan tidur di bawah terpal.

   "Tinggal di rumah teman untuk sementara." jawab Nathan tanpa menyebut nama Nara, dan tanpa di sadari keduanya seseorang baru saja datang. Kini sudah berdiri di belakang keduanya,

    "Alicia?!"

1
azis alfatar risman
cocok lah,sama sama plin plan🤣
Felycia Fernandez
😆😆😆😆😆😆
Hafis Yudhistira
sudah pertengahan 2025 kok belum release.. lanjutannya
Siti Sopiah
tapi sayang Thor kenapa Nara harus meninggal .walaupun kemudian Nathan menikah dgn Cici?
fixs u: sepertinya kehidupan memang begitu kak, baru juga bahagia dirasakan sudah pergi untuk selamanya. Benar kan?/Chuckle/
total 1 replies
Siti Sopiah
sesiapa yg menzalimi orang yang susah pasti akan dpt balasan dr Allah.termasuk keluarga keturunan Tionghoa itu.kekayaan yg di banggakan hampir musnah terbakar semuanya
Siti Sopiah
sesiapa yg menzalimi orang yang susah pasti akan dpt balasan dr Allah.termasuk keluarga keturunan Tionghoa itu.kekayaan yg di banggakan hampir musnah terbakar semuanya
Astra Jingga
lanjut kan Thor
Astra Jingga
dari tulisan nya Rapi Thor baca nya juga enak, termasuk penempatan tanda baca juga Pas,,,lanjut kan Thor
Astra Jingga: Ok Siap
semangat Thor
total 2 replies
Astra Jingga
keren thor tersirat penuh makna di balik karya tulis mu 🙏🙏🙏
Astra Jingga
kelakuan Erik yah thor 😁😁
Astra Jingga
wadaw keren thor 😁😁
Astra Jingga: lanjut lagi Thor Yg ke 2 nya 😁😁😁
total 1 replies
Astra Jingga
bisa ajah othor ini 😁😁😁
Astra Jingga
dikira motor yah Thor 😁😁😁
Astra Jingga
Hehehehe bisa Ajah othor ini 😁😁😁
denny titik
baru baca 4 bab tp dah kerasa auranya...sederhana,ngalir apa adanya,gak ribet ber-tele2...salut thor...
fixs u: thanks kak 🫰
total 1 replies
Hafis Yudhistira
mana lanjutan nya kok belum relese
Hafis Yudhistira: udah 1 bulan kok belum lanjut juga thor..
total 3 replies
Dwi Indriana
mampir kesini karna q juga penjual alat dan bahan bangunan /Smile/
fixs u: Beneran kak Dwi? 👋👋👋 Selamat membaca kalau begitu🙏
total 1 replies
indy
terima kasih kakak...
fixs u: Sama - sama kak Indy, terima kasih telah setia menemani author menyelesaikan cerita ini🤗😍🙏
total 1 replies
Bukhori Muslim
bagus👍👍
fixs u: Terima kasih
total 1 replies
Septy Krishna
yah trs gmn nasib dokter Nara kasian dong
fixs u: Silahkan kaka baca sampai tamat ya 😢🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!