NovelToon NovelToon
Sistem Perjalanan Ke Seribu Dunia Dengan Smartphone

Sistem Perjalanan Ke Seribu Dunia Dengan Smartphone

Status: tamat
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir / Penyeberangan Dunia Lain / Light Novel / Tamat
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Genre: Komedi Fantasy

Sinopsis:

Akibahara Yousuke seorang pemuda pemalas yang tidak sengaja menemukan sebuah aplikasi mencurigakan di ponselnya, ketika dia mencobanya ia menemukan dirinya telah berada di dunia lain dan di saat yang sama ia telah mengaktifkan sebuah sistem yang akan terus memberikannya misi gila yang tidak bisa dia hindari, kegagalan memberikannya hukuman dan tidak mencoba adalah kematian, itulah aturannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31 : Pegunungan Ryu

Jarak dari kota tanpa nama menuju wilayah kediaman July sekitar 100 Km, dengan mengasumsikan itu kelompok Yousuke akan berjalan seharinya sejauh 10 km hingga pada akhirnya mereka hanya akan berjalan 10 hari saja, itu bisa kurang atau lebih karena pada dasarnya mereka sama sekali tidak terburu-buru, mereka telah mengirim surat kepada Layla dan seharusnya setelah membacanya dia tidak akan khawatir tentang keberadaan mereka lagi.

Yousuke lebih dulu memanjat bongkahan pohon yang menghalangi jalan mereka sebelum mengulurkan tangan ke arah para gadis untuk membantu mereka naik juga.

"Ternyata kau bisa menjadi pria terhormat juga Yousuke."

July seperti biasa mengejek Yousuke bahkan ketika dia berbuat baik. Yousuke hanya membalas dengan senyuman masam.

"Usaha bagus July tapi aku tidak akan terpengaruh provokasimu, kau hanya membuatku mengejekmu kembali bukan."

"S-s-siapa yang mau diejek bukannya itu membuatku tidak normal?"

"Bukannya kau terangsang dengan itu."

July mencekik Yousuke setelahnya. July menatap Ayane dan Emilia dan bertanya apa aku benar-benar terlihat seperti itu dan keduanya menyetujuinya dengan anggukan.

Mengesampingkan candaan mereka, mereka sampai di sebuah padang rumput landai dengan pemandangan hamparan bunga di sekelilingnya, Ayane menjelaskan tempat ini termasuk kawanan wilayah pegunungan Ryu, dulu tempat ini merupakan salah satu medan perang, di sini dia dan rekannya melawan salah satu jenderal iblis bernama Baltagor, Baltagor sendiri merupakan sesosok makhluk menyerupai kepala banteng dan tubuh manusia serta membawa Dual Sword sebagai senjatanya.

Emilia menatap kagum saat Ayane menceritakan bagaimana dia dikepung dan bagaimana dia mengatasinya.

"Meski begitu banyak orang-orang yang gugur, itu pertarungan yang menyulitkan sekaligus penuh kesedihan."

"Bukannya nama Baltagor seperti nama makanan."

"Bagaimana kau menyamakan jenderal iblis dengan makanan Yousuke."

"Hanya terlihat cocok saja."

Ayane hanya mengangkat bahunya lemas, July dan Yousuke di kelompoknya sudah dianggap sebagai dua pelawak olehnya, begitu juga Emilia.

"Di depan sana aku rasa ada sebuah desa, kita bisa menginap."

"Aku ingin mandi," kata Emilia selagi mengendus bau tubuhnya begitu juga July yang merasa demikian.

Yousuke mengeluarkan ponselnya.

"Yuna apa ada musuh di sekitar?"

"Tidak ada, jika ada aku akan langsung memperingatinya."

Ayane tahu betul tentang geografi wilayah ini, dia lebih mengkhawatirkan saat mereka sampai ke daerah puncak pegunungan, dikatakan itu merupakan wilayah seekor naga.

Terlepas dari itu di sepanjang jalan mereka hanya dihadapkan dengan makhluk-makhluk kecil seperti tikus tanah dan slime berwarna biru.

Yousuke menangkap salah satu slime dengan kain lalu membuntalnya untuk dia tunjukkan pada Emilia.

"Ayo Emilia, cepat habisi dia."

"Tapi slime itu imut."

"Jika kau terkena slime mereka akan melarutkan pakaianmu loh."

"EH?"

Emilia menatap Ayane yang menyetujuinya dengan anggukan.

"Mereka lemah meski begitu mereka suka memakan apapun, di tempat lain mereka ditempatkan di kamar mandi sebagai pembersih."

"Mereka makhluk yang mesum namun sangat berguna."

Emilia mengayunkan tongkatnya dan ketika mengenai Slime, Slime itu mati dengan tenang, Yousuke bisa melihat roh keluar dari sana mungkin hanya perasannya saja.

Kain yang dipegangnya dipenuhi lendir, setelah itu dia hanya memerasnya untuk dimasukan ke dalam botol. Cairan ini bisa ditukar dengan uang nanti, selain dijadikan makanan slime bisa dijadikan sebagai alat kosmetik untuk wanita.

"Kita dapat 50 botol, kerja bagus kalian semua."

"Mereka hanya menghargai 10 botol satu perak, sebenarnya lebih baik menjual buruan seperti hewan liar atau sebagainya."

Yousuke menggelengkan kepalanya seolah membantah kekecewaan yang ditunjukkan July.

"Ini bukan hanya soal uang tapi pengalaman, bagaimana pun ketika kita tua kita bisa menceritakan pengalaman hal-hal konyol seperti ini pada anak-anak kita."

"Itu seperti kau berniat untuk membuat anak dengan kami."

"Oi, aku tidak berpikir ke arah sana."

"Aku tidak keberatan sih."

"Apa yang kau katakan Ayane, kamu terlalu bagus untuk pria ini, benar kan Emilia."

"Itu.."

Emilia memalingkan wajahnya dengan merona.

"Kau juga."

Yousuke menghela nafas panjang.

"Apa segitunya mereka melihatku."

"July sepertinya masih normal tapi dua orang itu, terlalu pasrah denganmu," ucap Yuna.

"Apa itu maksudnya?"

Setelah memasukan Slime ke dalam penyimpanan mereka menemukan sebuah desa seperti apa yang dikatakan Ayane, desa itu hanya memiliki 50 rumah dengan masing-masing dibuat dari kayu dan atap jerami, beberapa tertulis sebagai penginapan dan beberapa lagi seperti rumah makan dan hal lainnya.

"Apa desa ini selalu ramai seperti ini?" tanya Yousuke demikian dan ia menanyakan pada seorang petualang yang dikelilingi dua wanita di sampingnya.

"Halo bung, apa ada sesuatu di sini, kenapa banyak sekali petualang?"

"Kau tidak tahu meski datang kemari, ckck Naga merah yang selalu hibernasi di pegunungan Ryu telah terbangun kami di sini untuk memburunya."

Yousuke yakin tidak ada dari guild kota tanpa nama di tempat ini.

"Bukannya itu berbahaya memburu seekor naga, apa kalian tidak menyerahkan semuanya pada pahlawan."

"Mereka tidak ingin repot-repot membantu wilayah ini, jika saja naga menyerang wilayah mereka barulah mereka bergerak, sudahlah.. aku perlu bersiap-siap untuk pertarungan nanti."

Ayane berfikir mereka bisa lewat begitu saja tapi jelas hal itu mustahil.

1
carat28
Hai kak, boleh follback? Saya mau kirim inbox terkait penawaran kepenulisan. Terima kasih
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Aqua? 🤣🤣🤣🤣🤣
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Fairy Tails?
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Shoukugeki no Souma?
DEWA KEGELAPAN
menarik
arfan
semangat terus bos
Phoenix
mampir
🎀⃝ ᥊іᥲ'ᥱr
aku mampir karena karya ini nempel dibawah karya akun utamaku wkwk
Isekai Fantasy: Mau bagaimana lagi novel ini memang suka nempel dimana-mana soalnya wkwkw
total 1 replies
Rhakean Djati
seiprit lagi. hadeh
Rhakean Djati
sempoa,mana sempoa. hahaa
Rey
wkwkkw judulnya lho
Protocetus
membantu perdamaian apa penaklukan 😏
Isekai Fantasy: Penaklukan wanita 👍😁
total 1 replies
Rhakean Djati
ye. malah debat sama systemnya.
Rhakean Djati: wkwkwkkkkkk
total 2 replies
Rhakean Djati
seiprit kalo Thor./Sob//Sob//Sob/
Protocetus
up
Protocetus
keren
Rhakean Djati
definisi memanfaatkan pahlawan, yaa seperti ini.hahahaa
Rhakean Djati
wkkkkkk.edan Iki.
Rhakean Djati
hayo.....1 kota di masakin.
Rhakean Djati
konyol.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!