Adinda setelah menikah ternyata, merasakan hidup serba kekurangan ekonomi dan harus berhemat demi bisa memenuhi kebutuhannya, Adinda yang kesal hidup susah membuat Adinda merencanakan deketin suami sahabatnya yang bisa memberikan kehidupan yang layak untuk sahabatnya, akankah perjalanan Adinda merebut suami sahabatnya berjalan dengan lancar tanpa ketahuan suaminya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 31
Adinda melihat Darwin bangun pagi, tidak seperti biasanya merasa senang sekali dan Adinda tidak menyangka ucapan Darwin semalam benaran dan hari ini Darwin berangkat kerja.
"Aku bahagia sekali karena Mas, akhirnya mendapatkan pekerjaan Mas walaupun terlambat tapi bikin aku senang melihatnya." ucap Adinda sambil membuatkan roti bakar untuk Darwin.
"Jadi Dek Adinda wajib berhenti kerja, karena kebutuhan keluarga akan aku penuhi sayang, selama aku banyak proyek pembangunan dan Dek Adinda wajib dirumah saja iya!" tegas Darwin yang tidak mau dibantah, karena Darwin ingin melihat istrinya menjadi ibu rumah tangga biasa.
"Iya saja banyak proyek, pas sepi proyek aku takut kita kesusahan lagi sayang, kan ada baiknya kita sama-sama kerja dan jika tabungan kita sudah banyak bisa beli rumah sendiri sayang jadi biarkan aku tetep kerja iya, jadi sukses bersama sayang supaya kita bisa nikmati kesuksesan dari pekerjaan yang kita jalankan." bujuk Adinda berusaha yakini Darwin, untuk membiarkan Adinda kerja buat bisa beli rumah dari hasil kerja keras bareng-bareng.
Adinda tentunya tidak mau di rumah saja, karena akan ketahuan kalo setiap hari pergi apa lagi sampai malam.
Darwin berdengus kesal, karena mendengar jawaban Adinda yang tetep mau kerja walaupun dirinya sudah mulai kerja.
**
Indra yang mendapatkan kabar dari orang suruhannya, yang ikutin Darwin merasa senang dan tidak merasa kaget karena tahu Darwin cowok yang malas.
"Laporan yang kamu kasih, akan saya ceritakan ke Adinda supaya tahu pekerjaan yang dipilih Darwin supaya Melihat reaksi dia saat tahu suaminya mau jadi simpanan tante-tante girang demi uang." ucap Indra saat saluran telefon terhubung.
"Apa saya terus ikutin Darwin terus Pak?" tanya Bodyguard diseberang telefon.
"Terus saja ikutin sampai Adinda melihat sendiri pekerjaan yang dikerjakan suaminya yang pemalas tapi mau punya uang banyak dengan instan!" perintah Indra, Indra sudah tidak mau berbagi ke Darwin soal olahraga panas bareng Adinda.
Indra yang betah dengan Adinda, mau menguasai Adinda seutuhnya tidak mau membiarkan Darwin ajak Adinda olahraga panas lagi.
**
Darwin jalan ke rumahnya Malika karena Malika mau ajak Darwin ke Sukabumi karena ada pekerjaan di sana.
Sesampainya di rumah Malika, Darwin membiarkan Malika karaokean sepuasnya saat masuk mobil.
"Ganteng kalo kita nginep apa istri kamu tidak marah? Karena di Sukabumi aku tiga hari sayang?" tanya Malika sambil karaokean.
"Bisa saja sayang, aku akan bilang ke istri aku tapi aku tidak bawa baju sayang, aaahhh Malika sayang." desa han Darwin, sambil melihat Malika yang lagi karaokean.
"Kita beli baju pas lewat Mall sayang, jadi tidak usah fikirkan soal baju iya sayang. Waktunya jalan sayang." lanjut Malika yang merubah posisi duduknya.
Malika membenarkan bajunya sebelum mengendarai mobil nya, Malika senang sekali mendapatkan berondong yang asik seperti Darwin.
**
Adinda cerita ke Indra kalo Darwin sudah kerja dan minta Adinda berhenti kerja, Indra yang dengerin cerita Adinda cuman senyum saja karena Indra sudah tahu pekerjaan Darwin yang sebenarnya.
"Jangan mau sayang, biar lah kalian sibuk dengan pekerjaannya kalian masing-masing, kamu lihatin saja sejauh mana Darwin bertahan kerja dan memangnya kamu mau dirumah saja menghabiskan waktu seharian? Enakan seperti ini kan sayang kerja di salon dan olahraga bareng aku pagi dan malam pas pulang kerja?" tanya Indra pura-pura serius, Indra tidak mau kasih tahu sebenarnya karena Darwin baru saja kerja dan tidak mau membuat laki-laki itu jadi pengangguran lagi.
"Tidak mau sayang, setelah merapihkan rumah diam saja tidak ada kegiatan lagi terus pekerjaan proyek seperti itu kan ada saja waktunya tidak dapat job dan pasti akan merasakan sudah lagi aku tidak mau sayang!" protes Adinda yang tidak mau ambil resiko, jika Darwin tidak dapat proyek bakal kembali hidup susah.
"Nah itu maksud aku sayang, perempuan tidak harus dirumah saja sayang walaupun suami kerja juga dan kalian kan belum punya anak jadi bisa merasakan kerja juga dan pastinya mau belanja tidak harus menunggu pemberian suami sayang." lanjut Indra sengaja, supaya Adinda tidak turutin apa kata Darwin.
Indra tidak akan mau Adinda dirumah saja tanpa menikmati jalan-jalan, apa lagi Darwin menikmati pekerjaannya yang pasti jalan-jalan terus bareng tante-tante kesepian.
Setelah baca jangan lupa like dan klik love nya iya semuanya, terimakasih yang sudah mampir.
maaf novel ini buruk tdk recommend banget buat di Baca.
sekarang juga bgitu mungkin penulise dendam dng istri sah mkne setiap bikin cerita selalu pelakor yg di unggul kan 😂
mengharap karma adinda kayak nya dah gk mungkin krn penulis selalu membela nya dan selalu mmeberi hidup bahagia.
contoh pelakor sukses para Kaum muda Monggo di tiru tingkah adinda jd pelakor tanp dpt karma seperti yg di contoh kan penulis, Lama Lama jd ilfil
pdhl part istri sah dulu smp kejam lo di tinggal selengkuh ma Indra sedang part Indra dan dinda karma nya cm gitu Tok 👎 pdhl pingin nya Indra smp mlarat biar gk dpt melati trus adinda gk lumpuh total seumur hidup.
Indra gak berhentinya kerjain Adinda mantan istri yang pembawa sial bagi hidupnya
semoga usaha Indra gk berhasil Dan hutang bank jatuh tempo.
pokok nya Indra Dan Evan serta adinda hrs jd gembel.