NovelToon NovelToon
Pelayan Antagonis

Pelayan Antagonis

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:528.6k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

🍂 Mencintaimu bagaikan bunga liar.
Terinjak tapi tetap bertahan.
Terbawa angin, namun tetap merindu.
Akarku tidak kuat, mahkotaku tidaklah cantik.
Namun kala hujan yang aku cintai menangis merindukanku.

🍂Kala itulah aku rela mati, hanya demi memeluk hujan.

Setiap kata yang dituliskan Edward dalam buku jurnalnya. Pria yang hanya mencintai satu orang sepanjang hidupnya.

----------
Warning!
🍀Novel ini bertema isekai (masuk ke dalam dunia novel)
🍀Buatan seorang amatir yang setelah sekian tahun iseng menulis, belum ahli juga.
🍀Mempunyai banyak kekurangan, jadi maklumi saja.
🍀Novel ini mengandung gula berlebih, bawang berlebih, terkadang menbuat tensi naik. Tidak aman bagi para jomblo dan pemilik penyakit tertentu.
🍀Copy paste tewas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Cinta Abadi

...Cinta hingga ke surga? Jika bisa aku ingin membawanya. Pergi bersamamu....

...Hati ini membeku kala melihat wajahmu memucat. Jantung yang tidak lagi berdetak....

...Senyuman jua tidak lagi terlihat. Mawar putih yang terjatuh ke dalam peti mati....

...Mawar yang sama tenggelam bersamaku. Bibir ini tersenyum, kala aku meyakinkan diri."Dapatkah kita bersama selamanya?"...

Edward.

Menghela napas kasar, dirinya mulai meletakkan beberapa buku, alat tulis dan phonecellnya. Matanya menatap ke arah cermin, mengamati penampilannya saat ini.

Wajah remaja yang tidak begitu cantik, tapi juga tidak dapat dikatakan jelek. Dirinya standar, kurang lebih sebanding dengan Rania di kehidupannya yang dulu.

Meregangkan otot-ototnya, sebelum berangkat ke sekolah. Saat ini dirinya telah memasuki usia remaja 16 tahun. Tidak mengetahui bagaimana Rachel dapat meninggal dalam karya asli.

Semua kemungkinan dicatatnya, gagal jantung? Tapi dirinya tidak merasakan sakit atau apapun. Kanker? Cek kesehatan total namun hasilnya sehat-sehat saja.

Menghela napas berkali-kali, kotak P3K selalu ada pada ranselnya untuk berjaga-jaga dari semua kemungkinan. Surat wasiat juga disimpannya. Isinya? Tentu saja agar Edward tidak menganggap enteng nyawa manusia.

Mau tidak mau ini harus dilakukannya. Mati di usia remaja tidak spesifik sama sekali. Dirinya hanya terlihat satu bait dalam karya asli. Itupun dalam adegan ketika Alira dan Alfred melakukan adegan panas di gudang rumah keluarga Snowden sekitar 7 tahun dari sekarang. Dalam dialog yang diucapkan oleh seorang pelayan, yang mengeluh tentang kematian Rachel di usia remaja.

Sefiguran itu... memang itulah Rachel yang bahkan tidak dapat terlibat dalam karya novel aslinya. Ditakdirkan sebagai orang yang telah lama tiada. Diakibatkan oleh penyakit, entah sakit apa.

Tapi kondisi kesehatannya baik-baik saja saat ini. Mungkin dirinya hanya perlu bersiap dan menunggu apa yang akan terjadi.

"Aku akan hidup dengan baik..." gumamnya tersenyum, berusaha mengubah takdir kematian.

Matanya menelisik setelah mengganti sepreinya seorang diri. Tidak disangka Edward yang begitu rapi dapat mengopol. Menggelengkan kepalanya heran.

Flint masih ada dalam perjalanan bisnis. Mereka sering kali ditinggalkan berdua seperti ini. Hanya dengan supir dan beberapa pelayan.

Banyak hal yang telah berubah dari rumah ini setelah 8 tahun berlalu, mulai dari interior dan furniture. Kini terkesan jauh lebih modern dan minimalis. Teknologi juga, sekarang phonecell telah di produksi secara massal. Walaupun tidak begitu canggih, namun beberapa aplikasi pengirim pesan sudah ada.

Berjalan menuruni tangga, dirinya menatap ke arah Edward yang baru saja menutup kotak bekal miliknya.

"Kakak menghias kotak bekalku lagi?" tanya Rachel, semenjak kedatangan Gordon banyak hal yang berubah. Dirinya diharuskan memanggil Edward, kakak. Walaupun menurut perjanjian ini hanya berlangsung hingga Rachel berusia 18 tahun. Mencegah ibu kandung Rachel, atau orang seperti Gordon mencari alasan untuk mengambilnya.

"Iya! Ini! Dan jangan coba-coba mendekati anak dari ekstrakulikuler basket lagi," ucapannya mengecup kening Rachel, sembari tersenyum.

Ingat! Mereka sudah remaja. Walaupun sejatinya tidak boleh dan begitu berbahaya bagi calon ibu, mereka sudah dapat menciptakan anak. Seorang remaja berusia 18 tahun tinggal dengan remaja berusia 16 tahun. Entah apa yang ada di fikiran Flint dapat pergi ke luar negeri meninggalkan dua ekor tikus kesayangannya. Tidakkah Flint khawatir akan ada anak tikus yang lahir kala dirinya pulang nanti?

Sarapan seperti biasanya. Tidak ada yang istimewa sama sekali hanya sesekali Edward menatap ke arah Rachel. Kala Rachel menyadarinya, dengan cepat pula Edward mengalihkan pandangannya.

"Ada apa dengan psikopat ini?" batin Rachel memincingkan matanya.

"Kenapa kakak melihatku diam-diam!? Ada yang ingin kakak katakan?" tanya Rachel pada Edward.

"Tidak ada, sebaiknya kita berangkat lebih awal." Hanya itulah yang diucapkan sang kakak keren.

Memang keren, tubuhnya yang tinggi, atlet nasional di bidang Wushu, walaupun dalam seni beladiri lain juga dapat dikatakan ahli. Siswa paling pintar di sekolah, apa lagi yang kurang? Mereka masih menjuluki Edward sebagai pangeran salju hingga sekarang. Para wanita menggila ingin mendekatinya.

Mengikuti langkah Edward setelah sarapan. Terkadang Rachel berfikir, siswa terpopuler ini dapat membunuh seseorang? Dirinya, takut menyinggung seorang Edward.

Bug!

Suara pintu di tutup terdengar. Edward yang telah memiliki SIM mengemudi. Sementara Rachel duduk di kursi penumpang bagian depan.

Lagu romantis diputar oleh pemuda aneh ini. Seolah-olah dirinya tengah jatuh cinta. Tunggu dulu! Jatuh cinta? Apa Alira sudah pindah sekolah ke tempat mereka?

Seharusnya Alira memang berada di kelas yang berbeda, mengingat usia Alira yang lebih muda satu tahun dari Edward, dan tentunya lebih tua satu tahun dari dirinya.

Entahlah bagaimana sebenarnya masa pubertas seorang Edward. Prilaku dark psikopatnya juga tidak terlihat sama sekali. Mungkin karena mendapatkan kasih sayang yang cukup dari dirinya dan Flint.

"Kenapa senang? Jangan-jangan kakak menyukai seorang perempuan di belakangku?" tanya Rachel sembari tersenyum menggoda.

"Iya...aku menyukai seseorang." Jawaban ambigu dari Edward. Salah satu tangannya terlepas dari setir, menggenggam jemari tangan Rachel.

Cantik? Dimatanya Rachel adalah yang tercantik. Memberikannya rasa nyaman, entah dimulai dari kapan segalanya berubah. Jantungnya berdegup lebih cepat, sering kali berfikir untuk menikmati bibir itu. Ingin mengetahui bagaimana nyamannya melakukan adegan dewasa.

Namun, segala fikiran negatifnya ditepis, dirinya tidak ingin Rachel pergi meninggalkannya.

"Siapa? Apa adik kelasmu?" tanya Rachel antusias.

Edward mengangguk. Kembali mendengarkan musik sembari mengingat mimpi indahnya semalam.

"Siapa!? Katakan!" Geram Rachel.

"Tidak mau!" Hanya itulah jawaban dari Edward.

"Dasar pelit!"

*

Tapi tahukah kalian ada beberapa takdir yang tidak dapat dibelokkan. Seorang siswi melangkah masuk menelusuri lorong. Terlihat benar-benar anggun, berwajah polos, dengan senyuman yang begitu cerah, kulit putih menawan, tidak dapat dipungkiri julukan wanita tercantik di sekolah akan tersemat pada anak baru ini.

Bug!

Seorang anak terjatuh dari tangga, wanita cantik ini segera membantunya bangkit, mengikatkan saputangan pada lukanya."Sebaiknya kamu segera ke UKS ya?" ucapannya ramah.

"I...iya..." Jawaban dari sang siswa dengan wajah memerah.

Remaja perempuan itu kembali melangkah. Usianya kini menginjak 17 tahun. Usia dimana kebaikan hatinya terlihat.

Semua orang terpana akan pesonanya, benar-benar aura pemeran utama wanita sejati. Menuju ke arah ruang kelas tempat dia akan belajar.

Tidak dijabarkan secara detail tentang bagaimana Alira dapat menaklukkan hati Edward. Tapi yang pasti, jika berjalan seperti karya aslinya. Pembunuhan berikutnya akan terjadi beberapa bulan dari sekarang.

Seorang wanita yang benar-benar memiliki senyuman dan hati bagaikan malaikat, itulah penjabaran penulis tentang sosok Alira. Tapi memang terlihat serupa dengan penjabaran bukan?

*

Apa yang terjadi saat ini? Tentu saja dirinya yang hanya belajar dan belajar, ingin mewujudkan cita-citanya di kehidupan sebelumnya, menjadi seorang dokter.

Duduk di perpustakaan, berdampingan dengan Edward.

Entah berapa pasang mata mengamati mereka. Sesekali ada wanita yang tersenyum, cekikikan tidak jelas. Ada juga yang memberanikan diri mendekat, walaupun Edward terlihat tidak peduli.

"Kakak! Bisa kamu kembali ke kelas?" tanya Rachel.

"Tidak..." Jawaban darinya mengecup pipi Rachel.

Tingkah menyayangi adik yang memang keterlaluan. Beberapa wanita menatap sinis padanya, sedangkan ada juga yang bahkan menusuk boneka kala melihat dirinya bersama Edward.

"Pergi sana!" Kesal Rachel, ingin Edward jauh-jauh dari dirinya.

"Begini aku bukan kakak sesungguhnya. Aku tuan mudamu, berani mengusirku?" tanya Edward.

Rachel menghela napas kasar berusaha tersenyum."Anda boleh mencium pipi saya lagi," ucapnya sebagai lintah baik yang belum mandiri.

1
Susiana Susi
top
YeYen
💪😍
✨Susanti✨
ternyata tragis juga nasib Lydia
✨Susanti✨
apa ga pake nyanyi sekalian, biar feel-nya dapet kayak film India
✨Susanti✨
semoga ga sad ending
✨Susanti✨
🤣🤣🤣
✨Susanti✨
Rachel, itu query yg udah ga gemoy lagi
✨Susanti✨
mencegah adanya aliansi pernikahan bisnis 🤣
✨Susanti✨
untung Rachel Ndak keselek roti
✨Susanti✨
ini flashback masa kecil yg aku suka selain karya kakak yg lain
✨Susanti✨
aku penasaran, apa author ini kelahiran 90an 🤗
karena film sailormoon adanya ditahun-tahun itu
✨Susanti✨
apa query itu Alfred Russel?
Iin Istiana
cerita yg bagus
Pingkan Mamangkey
entah sudah berapa kali bolak-balik baca Novel ini semoga ada kisah anak² Edward dan Alfred. Semangat thor 💪
Pingkan Mamangkey
Alfred kamu nantangin 🤣🤣🤣
YunaD
woi🤣
YunaD
kayak suami istri
Pingkan Mamangkey
Novel yang sangat bagus dan sangat mendidik
Pingkan Mamangkey
🥺🥺🥺
Yulia pacar Jin
BELUM BACA DI JUDUL INI SIHH TAPI OPENING NYA AJA UDAH NGAKAKKK...BARU KALI INI SUKA BGT ADA PENULIS YANG MENYUMPAHI KALAU ADA YANG COPY PASTE TEWASSS...😭🙏🏼
SUKAAA NIHH GAYA AUTHORR NYAAA🫶🎀❣️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!