NovelToon NovelToon
Dilema Cinta

Dilema Cinta

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / Pihak Ketiga / Wanita Karir / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:26.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nur hapidoh

Apakah yang harus Risya lakukan ketika dia mengetahui suaminya telah bertunangan dengan wanita yang di jodohkan oleh kedua orang tua sang suami? Sementara dirinya sedang mengandung benih alvin, atasannya di kantor sekaligus lelaki yang dia nikahi atas fitnah sang ayah tiri yang hampir saja merenggut kehormatannya pada saat Ibunya meninggal di desa kelahirannya.

Pada saat Risya memutuskan untuk meninggalkan suaminya, demia bakti sang suami pada kedua orang tuanya. Ternyata Risya mengetahui kalau tunangan suaminya itu bekerja sama dengan musuh suaminya untuk menghancurkan hidup suaminya.

Dilema cinta di hadapi oleh Risya saat itu. Apakah dia akan mengalah ataukah memperjuangkan kebahagiaannya sendiri bersama anak dan suami yang telah membuat dirinya kembali merasakan cinta setelah patah hati gara-gara Abid, sang mantan kekasih di masa lalu.

Yuk baca selengkapnya dan jangan lupa favorit, like, vote, gift nya ya, thanks you. Love sekebon tetangga buat kalian semua para reader tercinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur hapidoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"Kita kembali ke Jakarta ya?" tanya Alvin kepada Risya ketika melihat istrinya sudah bangun di pagi hari dengan mata sembab karena terlalu banyak menangis sejak kemarin.

Risya yang baru saja bangun akhirnya membelalakkan matanya sambil menatap kepada suaminya.

"Kau kembalilah ke Jakarta untuk menikah dengan Sheilla. Biarkan aku disini bersama dengan anakku. Aku tidak akan pernah membiarkan mereka semua menjatuhkan mentalku dan juga anakku. Aku akan menjaganya dengan baik." Risya mengatakan hal itu sambil menatap Alvin dengan penuh percaya diri.

Alvin kesulitan melancarkan panas yang baru mendengar apa yang dikatakan oleh Risya.

"Aku pasti akan menjagamu dan juga anak kita. Percaya sama aku!" Alvin menggenggam telapak tangan Risya dan memohon kepada istrinya agar percaya dengan dirinya.

Akan tetapi Risya menggelengkan kepalanya karena dia menolak untuk mempercayai apapun yang keluar dari mulut Alvin yang sudah terbukti tidak bisa melindunginya. Risya bahkan sampai masuk rumah sakit karena dianiaya oleh ibu mertuanya dan juga tunangan Alvin yang menggila setelah mengetahui pernikahan mereka berdua.

"Kau kembalinya ke Jakarta. Tolong biarkan aku menenangkan diriku di sini. Bagaimanapun aku tidak akan membiarkan anak yang ada di dalam kandunganku celaka karena perbuatan tunanganmu dan ibuku yang psikopat itu!" Risya tidak bisa melupakan Bagaimana Ibu mertuanya menganiaya dirinya sehingga dirinya sampai masuk rumah sakit.

Alvin tidak bisa berkata-kata setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Risya.

Alvin sadar kalau semua itu adalah kebenaran. Tapi dia percaya kepada dirinya sendiri. Kalau dia pasti bisa menolong istrinya ketika Risya dalam bahaya.

Risya memilih untuk masuk ke kamar mandi dan meninggalkan Alvin sendiri.

Bagaimanapun Risya tidak mau terlalu banyak berdebat dengan Alvin saat ini. Apalagi Risya ingat kalau kandungannya masih terbilang muda dan masih lemah. Risya tidak ingin membuat stress dirinya sendiri dengan mengundang kemarahan kepada suaminya yang merupakan ayah dari anak yang sedang dia kandung.

Risya kembali menangis terisak di dalam kamar mandi meresahkan kesedihan yang luar biasa di dalam hatinya.

"Mama, kalau kau masih hidup aku pasti akan bertanya kepadamu. Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku sakit, Mah. Aku saat ini menderita karena perbuatan orang-orang yang tidak bisa menerima kehadiranku di dalam hidup mereka. Aku sakit, Mah. Gara-gara orang-orang yang selalu merendahkanku karena aku tidak memiliki orang tua lengkap dan tidak memiliki kekayaan. Mamah!! Kenapa kau tidak mengajakku bersamamu?" Risya menangis dengan begitu pilu.

Hati Risya benar-benar tidak mampu lagi untuk menanggung semua penderitaan itu. Risya mengingat anak yang ada di dalam kandungannya dia pun kemudian menghapus air matanya dan berusaha untuk tetap tegar menghadapi segalanya.

Risya tidak mau membuat anaknya stress dengan kesedihan di hatinya. Akan tetapi Risya menyadari bahwa dirinya sangatlah lemah dan tidak mampu untuk menahan semua kesedihan di hatinya.

Risya cukup lama berada di dalam kamar mandi sehingga membuat Alvin merasa khawatir dengan keadaan istrinya.

Alvin tahu bahwa dirinya telah memberikan banyak air mata kepada Risya yang selama ini selalu hidup cerai dan bahagia. Sejak kehadiran dirinya dalam hidup Risya. Risya sudah jarang sekali tersenyum maupun tertawa. Alvin sekarang lebih sering melihatnya menangis karena dirinya dan orang-orang yang ada di sekelilingnya yang selalu berusaha memisahkan mereka berdua.

Risya keluar dari kamar mandi dengan mata bengkak. Risya tidak menghiraukan Alvin ketika mendekatinya.

"Pulanglah! Perusahaan membutuhkanmu sebagai CEO mereka. Aku akan beristirahat di sini selama beberapa hari untuk menenangkan pikiranku." Risya memakai pakaiannya di depan Alvin.

"Tidak apa-apa! Ayahku sudah kembali dari luar kota. Dia bisa mengambil kembali Jabatan itu dari tanganku. Aku tidak peduli sama sekali!" Risya cukup terkejut mendengar bahwa channel sudah kembali dari luar kota untuk menyelesaikan masalah di sana.

Risya merasa khawatir dengan amarah atasannya yang pasti merasa kecewa kepada dirinya karena sudah bersama dengan anaknya yang sudah dia jodohkan dengan Sheilla.

Risya semakin yakin bahwa dirinya akan segera meninggalkan Alvin untuk menjadi suami Sheilla.

Risya tidak mau kalau sampai dirinya dibenci oleh Zaenal yang selama ini selalu baik kepadanya dan telah memberikan begitu banyak kesempatan karir kepada dirinya.

Karena Zaenal namanya di pertimbangkan dalam dunia bisnis oleh rekan-rekannya. Risya tidak akan pernah melupakan kebaikan dan juga budi yang sudah ditaburkan oleh Zainal ke dalam hidupnya.

"Maka kamu semakin harus cepat pulang je Jakarta. Karena aku tidak mau kalau sampai ayahmu membenciku setelah mengetahui kalau kau ada di sini." Risya menatap tajam kepada Alvin yang menolak keras apa yang dia katakan.

Alvin kemudian menjelaskan kalau kedatangannya di sini adalah atas perintah ayahnya yang menginginkan menantunya kembali ke sisinya.

Akan tetapi Risya tidak percaya dengan apa yang dikatakan Alvin. Karena dia tahu dengan jelas bahwa Zainal sangat menginginkan pernikahannya dengan Sheila bisa segera terlaksana.

"Sudahlah kau tidak usah mengarang cerita yang tidak jelas kepadaku. Karena aku sudah tahu dengan pasti apa isi hati ayahmu yang sesungguhnya!" Alvin tersenyum kecut mendengar apa yang dikatakan Risya yang tidak percaya dengan dirinya

Alvin sebenarnya merasa kecewa akan tetapi dia sadar bahwa Risya pasti memiliki pemikirannya sendiri dengan pernikahan mereka saat ini.

"Baiklah aku akan membuatkan sarapan untukmu. Setelah itu kita akan berjalan-jalan sambil menikmati bulan madu kita berdua. Apa kau ingat?? Kita belum pernah berbulan madu selama ini." Risya terkesiap mendengar apa yang dikatakan Alvin.

Risya berusaha untuk menghindar akan tetapi Alvin rupanya benar-benar serius dengan apa yang dia katakan soal bulan madu untuk mereka berdua.

Alvin benar-benar akan memanfaatkan waktunya yang saat ini sangat berharga bersama Risya.

Mereka berdua sangat sedih dengan nasib pernikahan mereka yang seakan berada di ujung tanduk. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi di depan sana setelah mereka kembali ke Jakarta dan bertemu dengan kedua orang tua Alvin.

Walaupun Alvin sudah mendapatkan janji dari ayahnya. Bahwa pertunangannya dengan Shella akan segera dibatalkan dengan bantuan ayah yang selama ini dia hormati dan dia sayangi. Akan tetapi, tetap saja dia masih belum tenang kalau belum mendapatkan kabar dari ayahnya.

Ya! Alvin maupun Risya saat ini berada dalam dilema cinta yang luar biasa. Mereka tidak tahu harus melakukan apa untuk melindungi cinta mereka berdua yang terasa begitu sulit untuk diperjuangkan.

Risya akhirnya mengikuti semua yang diinginkan oleh Alvin karena dia pun ingin memiliki kenangan yang baik dengan suaminya sebelum nanti mereka bercerai seperti keinginan orang tuanya Alvin yang pasti tidak akan mau melepaskan Sheilla sebagai calon menantu mereka.

1
Rosani Rosa
lima tahun tapi kejahatan si aline gak ke bongkar juga waaahhh memang hebat author ini saking hebat nya pengen rasa nya saya kasih bintang 1
Nur hapidoh: nanti giliran author tamatin tiba2 protes lg, susah sekali jd author ya, jd penulis aja kak jgn jd pembaca biar tahu gimana rasanya punya pembaca macam anda ini
total 2 replies
Ma Em
sebenarnya Aline ini ibu kandungnya Alvin atau ibu tirinya sih, tapi katanya ibunya Alvin sudah meninggal.
Nur hapidoh: yang meninggal ibunya risya kak bukan ibunya alvin
total 2 replies
Apriyanti
lanjut thor
Rosani Rosa
si risa udh bego lemah banget astaga bikin gregetan
Apriyanti
lanjut thor
Rosani Rosa
ini yang keterlaluan bego si risya apa author nya sih, tolong dong thor jangan bikin karakter si risya teramat bloon ya tau sih dia trauma tapi setidak nya percaya gitu sama Alvin greget banget baca nya liat karakter risya yg teramat bego entah author nya aja yg bego bikin novel terlalu menonjolkan kejahatan dan kebodohan
Apriyanti
lanjut thor
Nur hapidoh: asiap kak
total 1 replies
Tasya
mirisnya thor
Nur hapidoh: hooh kak
total 1 replies
Tasya
ooooh
Nur hapidoh
keren
Apriyanti
lanjut thor
🌈Rainbow🪂
👣
Apriyanti
lanjut thor
Nur hapidoh: thanks akak 😊
total 1 replies
Mari ani
Aku mapir tor
Nur hapidoh: thanks akak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!