NovelToon NovelToon
Dream Wedding

Dream Wedding

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sejak bangku SMA Lili dan Anjas bersama, berangan-angan menikah dan memiliki pernikahan impian, memiliki banyak anak dan hidup menua bersama.

Rencana itu begitu indah, hingga sebuah malapetaka menguji cinta mereka.

"Gugurkan, dia bukan anakku," ucap Anjas.

Lili termenung, menyentuh perutnya yang berdenyut nadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DW Bab 31 - Semudah Itu

Anjas bukanlah seseorang yang bisa memukul wanita, tapi ketika ada seseorang yang menjelek-jelekkan Lili seperti ini dia merasa tak bisa menahan diri. Meskipun itu adalah Felin tangannya tergerak sendiri untuk melayangkan sebuah tamparan.

"Maafkan saya Pak, maafkan saya," mohon Felin, meski hati dan pipinya sama-sama sakit namun dia tetap memohon untuk permintaan maaf itu. Karena bagaimanapun dia tak ingin pekerjaannya dipertaruhkan.

"Keluar," titah Anjas.

Dengan sedikit berlari akhirnya Felin keluar dari ruangan tersebut. Dia berteriak di dalam hatinya tak menyangka akan mendapatkan perlakuan sekasar ini.

Bahkan di saat Lili sudah tidak suci lagi pria itu masih saja mencintai Wanita itu.

Sumpah Felin merasa begitu iri pada Lili, bagaimana bisa wanita yang tidak ada harganya itu mendapatkan cinta yang begitu besar dari Anjas.

Ini semua terasa seperti tidak adil, Anjas sangat bodoh.

Tapi Felin pun tak bisa bertindak gegabah, jujur saja pekerjaan yang dia punya sekarang pun sangat penting baginya.

"Sabar Felin, sabar, tunggu saja sebentar lagi. Meskipun kamu tidak bisa memiliki pak Anjas tapi setidaknya pria itu pun akan bercerai dengan Lili." gumam Felin, menenangkan dirinya sendiri. Jika dia tidak bisa mendapatkan pak Anjas, maka Lili pun harusnya tak bisa juga.

Andai, Lili adalah orang yang sepadan seperti Anjas mungkin dia bisa terima jika pernikahan keduanya bahagia.

Tapi Lili hanyalah orang biasa, bahkan lebih miskin daripada dia. Felin tak bisa terima itu.

Tidak ada yang namanya Cinderella di dekat dia, jika harus ada Cinderella itu harusnya dia.

Jam pun bergulir.

Ketika jam pulang kerja tiba Lili begitu bersemangat untuk pergi ke tempat kursus mobil bersama Marta.

Lili bahkan meminta supirnya untuk pulang duluan, juga pamit pada papa Irwan tentang kepergiannya tersebut.

"Pulangnya jagan malam-malam ya," ucap papa Irwan.

"Siap Pa," balas Lili semangat.

Marta yang melihat interaksi keduanya hanya mampu tersenyum, begitu bersyukur Lili memiliki papa mertua yang seperti papanya sendiri.

"Kamu tidak pamit dengan suami mu?" tanya Marta pula ketika papa Irwan sudah pergi.

"Sudah kok, tadi aku kirim pesan," jawab Lili bohong. Karena sebenarnya diantara dia dan Anjas kini sudah tidak saling terhubung lagi.

Sedikitpun Tidak ada komunikasi yang tercipta di antara mereka berdua.

Lili yang sudah mengiklaskan semua dan Anjas yang masih berharap Lili akan menghubungi yang lebih dulu.

"Ayo pergi," ajak Lili kemudian dan Marta mengangguk.

Kedua wanita itu berjalan dengan sesekali tertawa bersama keluar dari perusahaan. Di depan sudah ada taksi yang menunggu.

Lili sudah tidak pernah lagi berjalan sendirian keluar dari area perusahaan ini, tiap kali dia melihat halte Bus di depan sana membuatnya ketakutan.

Jika tidak dengan sang supir, maka Lili akan pilih untuk memesan taksi.

Lili tidak sadar, jika sejak tadi semua pergerakannya diperhatikan oleh sang suami.

Anjas sejak tadi berdiri di salah satu sudut lobby dan melihat semuanya. Melihat saat Lili berpamitan dengan papa Irwan, melihat saat Lili tertawa bersama Marta entah membicarakan apa.

Lili benar-benar seperti telah memulai hidupnya yang baru.

Sementara Anjas masih seperti ini saja.

Cih! Anjas berdecih dengan bibir tersenyum miring.

Sungguh tak menyangka jika Lili semudah itu melepaskan cinta dan pernikahan mereka. Sampai tak ada niat sedikit pun Lili untuk meminta maaf padanya.

"Putra, besok daftarkan perceraian ku ke pengadilan," titah Anjas pada sang asisten, Putra yang sejak tadi berdiri tepat di sampingnya.

"Baik Pak," jawab Putra patuh.

1
Ibrahim Efendi
wajar kalau anjas masih terluka menghadapi fakta ini. namun lili juga lebih terluka. perlu lebih sabar dan ikhlas menghadapi semua. biarkan waktu yang perlahan akan membuat luka mengering dan sembuh.
Ibrahim Efendi
novel yang bagus. membacanya membuatku tak ingin berhenti dan penasaran ingin melihat kelanjutannya. dari awal, kita sudah disuguhi dengan konflik. berupa perang batin dan pengorbanan. novel ini sepertinya memang dikhususkan sebagai novel 'tears'. dan itu berhasil. good.
Ibrahim Efendi: akhirnya, semuanya perlu waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. karena itu, sabar dan khlas adalah kuncinya.
total 2 replies
Ibrahim Efendi
mantap kali.....
Ibrahim Efendi
memang dilema. di satu sisi, naluri seorang ibu memang sangat kuat melindungi anaknya. di sisi lain, suami mana yang tak kecewa melihat janin yang bukan darah dagingnya. aku tak bisa menyalahkan yang manapun.😞
Maria Magdalena Indarti
lily diperkosa???
Sunarmi Narmi
ITU PILIHANMU LI...SEMUA LELAKI AKAN KECEWA DGN KEPUTUSAN SEPERTIMU..10 BANDING 1 KLO ADA..KAMU JGAN SERAKAH..PENGEN ANJAS TETAP DISISIMU DGN CINTA KALIAN TPI KAMU MENGANDUNG HAL YG MEMBUAT SEORANG LAKI" HANCUR..WALAU TUJUANMU BAIK UNTUK KEMANUSIAAN..MUNGKIN KLO KAMU MSIH SINGEL BISA DITERIMA TPI KMU SDH MENIKAH...SULIT
Sunarmi Narmi
Klo Lili pngen mertahanin kandungan memang hrs menjauh dri Anjas..biar Anjas ngak sakit hati...mlah kerja dn bilang lgi hmil..yg bener aja Li..bangga hamil hsil pelecehan..itu reputasi jg perlu buat semua
Sunarmi Narmi
Klo aku pribadi sdh dri awal kan kesalahan ini...dn suami bisa terima..klo resiko hamil ya memang hrs digugurkan...dtipda aku berat dibayi tpi pernikahan kita hancur...kan runyam..klo anak pas besar ngak tau blas budi..kita jg sakit hati..kecuali klo hsil dri pernikahan kan bisa itu kesalahan anak dipikul breng" dgn cara pola asuh kerjasama suami istri..ini blm keluar suami jls ogah terima...harga dri..kecuali hati seluas samudra...klo aku setipis tisu ngak bisa tetep pilih gugurin aja.
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
Rezeki
mending pisah li..
rasa sayangmu pada anakmu itu wajar walaupun hasil pelecehan.
dan rasa sakit hati anjas juga wajar karna hargadiri laki itu besar
yg salah kalian tidak bicarakan tuntas dr awal sebelum menikah...
Rezeki
dari awal seharusnya dicek dulu ada isi gak..,ini malah digauli🤦🏻.
tidak ada anak haram dan rasa sayang pada anak itu alami bagi setiap ibu terlepas itu hasil dr hal bejat.
Nia Nara
Apa cuma saya yg berharap dimas dan lili bersama ?
bosqu bosqu
harusx arsylia anggara adiguna..biar adil
Anonim
syukur lah tunangan sma bella
Bie
Ya karena anak itu hidup di badan lili, artinya anak kandung lily, msa dia hrus membenci anak kandung sndri??! ogeb!!
Lina ciello
wooo kok ga jujur dari awal to Li 😒
Lina ciello
dyar
Lina ciello
walahhh kamprett
Lina ciello
sopoo iki jall 😤
Lina ciello
tapi jano pelakune sopoo woii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!