NovelToon NovelToon
Pewaris Sang Penguasa Semesta

Pewaris Sang Penguasa Semesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: Ari Arexc

ling tian adalah sorang yatim piatu yg tinggal di pigiran kota bulu emas, dirinya hidup bergantung dengan mencari tanaman herbal di hutan yg tidak jauh dari kota bulu emas, ling tian selalu di ejek dan di aniaya oleh anak-anak bangsawan atau warga yg ada di kota bulu emas karna ia tidak bisa berkultivasi karna dantiannya tersumbat.

tapi pada suatu hari dirinya tak sengaja berjalan terlalu dalam di hutan biasanya ia mencari herbal untuk di jual dan akibatnya dirinya di serang binatang buas hingga dirinya terpaksa melarikan diri lebih dalam ke dalam hutan, karna terdesak dirinya nekat masuk kedalam sungai dan hanyut lalu terjatuh dari air terjun dan tak sengaja masuk kedalam gua di bawah air terjun.


karya author pemula.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ari Arexc, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31.mendaftar turnamen.

"sudah ku katakan kan, jurusnya ini hanya mainan saja"

ucap Ling Tian acuh.

"kau bukan orang biasa, tidak mungkin jika kau bukan kultivator, siapa kau sebenarnya..?"

ucap Fei Lang dengan tubuh gemetar.

semua orang yg menonton itu juga gemetar, semua orang berbisik-bisik tentang siapa Ling Tian sebenarnya.

"aku hanya pengunjung yg kebeteluan ingin kau ganggu apa kau sudah lupa"

ucap Ling tian acuh.

"sekarang aku juga akan membuatmu sadar bahwa kau hanyalah sampah yg sering menindas orang yg lebih lemah darimu, oh..ya jangan kawatir aku tidak takut tentang latar belakangnya"

ucap Ling Tian sambil berjalan ke arah Fei Lang.

"mau apa kau, jangan mendekat, jika kau mendekat dan menyentuhku klan Fei tidak akan melepaskanmu dan keluargamu"

ancam Fei Lang.

"hahahahahahahha kau tidak akan bisa menemukan keluargaku, bahkan jika kau menelusuri seluruh alam rendah ini jadi jangan mencoba mengancamku"

ucap Ling Tian.

"heh tentu saja kau tidak akan menemukan keluargaku, bahkan aku sendiri tidak tau keberadaan keluargaku"

ucap Ling Tian dalam hati.

"ja..jangan mendekat"

ucap Fei Lang dengan tubuh bergetar.

"huh tenang saja aku tidak akan membunuhmu, tapi aku akan membuatmu tidak akan pernah melupakan kejadian hari ini"

ucap Ling Tian yg sudah berada di depan Fei Lang.

plaakk...

plak..

suara tamparan keras menggema di jalan kota.

"aarrggghh..

"apa yg kau lakukan, klan fei akan membunuhmu"

ucap Fei Lang sambil memegangi pipinya yg sudah memerah dan sudut bibirnya sudah mengeluarkan darah.

"heh sudah aku bilang aku tidak takut dengan klanmu itu, oh apa perlu aku mendatangi klanmu"

ucap Ling Tian dan langsung menampar Fei Lang lagi.

plak..

plak.

plak..

suara tamparan terus bergema di jalan kota itu, semua orang yg menonton sampai memegangi pipinya masing-masing sambil membayangkan betapa sakitnya itu.

"huh..dasar sampah"

ucap Ling Tian.

sedangkan Fei Lang wajahnya sudah seperti babi.

"apa kau masih ingin menghalangiku lagi sampah.?"

ucap Ling Tian.

Fei Lang yg mendengar itu langsung megelengkan kepalanya dengan tubuh gemetar.

"baiklah kalau begitu, bawa ke dua cecunguk mu itu pergi, jika kau ingin balas dendam carilah aku di penginapan atau restoran bulan namaku adalah Ling Tian, tapi jika kau berani mencari aku di sana maka ketahuilah semua ini tidak akan berakhir baik untukmu ataupun klanmu"

ucap Ling Tian dingin lalu pergi dari sana.

"bajingan lihat saja kau akan tamat, aku tidak akan melepaskanmu begitu saja"

ucap Fei Lang.

"sepertinya tuan muda fei Lang menendang plat besi sekarang"

ucap salah satu penonton yg menonton perkelahian itu.

"huss pelankan suaramu, jika tuan muda fei mendengarmu kau akan dalam bahaya"

sahut temannya.

"hei ada keributan apa di sini..!"

ucap penjaga keamanan kota yg baru datang karna menerima kabar tentang keributan di kotanya.

"tuan muda fei, kenapa wajamu seperti itu, dan kenapa dengan ke 2 temannya..?"

ucap penjaga itu yg melihat Fei Lang babak belur.

tapi Fei Lang tidak menjawab pertanyaan penjaga itu.

karna pertanyaannya tidak di jawab kemudian penjaga itu bertanya kepada salah satu orang yg ada di sana, dari orang itu penjaga tau kronologi kejadian.

"baiklah tuan muda fei, sebaiknya kau kembali walaupun kau tuan muda klan besar di kota ini kau juga harus ingat akan peraturan di kota ini dan lagi pemimpin kota tidak takut dengan klan fei mu, jika kau membuat keributan lagi aku akan melaporkan kejadian ini kepada tuan kota"

ucap penjaga itu.

Fei Lang yg mendengar itu hanya bisa mengeratkan giginya, ia tau tuan kota telah mencapai ranah kaisar bela diri *5 dan dia mendapat otoritas langsung dari kekaisaran jika klannya berani macam-macam maka akan berdampak buruk untuk klannya, walaupun leluhurnya sudah mencapai kaisar bela diri *6 tapi jika kekaisaran ikut turun tangan maka klannya akan musnah.

sedangkan Fei Lang saat ini sedang menuju alun-alun kota teratai putih, di sana sudah ada tempat pendaftaran turnamen tahunan.

"selamat pagi tuan, saya ingin mendaftar sebagai perserta turnamen"

ucap Ling Tian, di sana belum terlalu ramai karna hari masih pagi.

"baiklah anak muda, bisa kau tunjukan identitasmu"

ucap orang tua yg menjaga tempat pendaftaran turnamen kota itu.

"ini tuan"

ucap Ling Tian menyerahkan lancananya.

"namamu siapa anak muda...?"

ucap penjaga itu.

"namaku xiao Ling Tian tuan, usiaku 15 tahun"

ucap Ling Tian.

"Hem kau dari klan xiao, aku tidak pernah mendengar klan xiao sebelumnya"

ucap penjaga itu.

"klan xiao hanya klan kecil yg ada di plosok tuan jadi wajar jika tuan tidak mengenal klan xiao"

ucap Ling Tian berbohong.

"oh pantas saja anak muda dan dari lencana ini sepertinya kau tuan muda di klan itu, atau memiliki otoritas penting di klanmu, karna biasanya lencana emas kusus seperti ini hanya di miliki oleh keluarga utama klan"

ucap orang tua itu menebak.

"Anda benar tuan, aku adalah tuan muda klan xiao kami"

ucap Ling Tian dengan sopan.

"oh baiklah anak muda, sangat jarang anak muda sepertimu yg memiliki sopan santun, kau sudah terdaftar nanti 5 hari dari sekarang kau bisa langsung datang ke arena turnamen yg sudah di siapkan di sana kau akan di arahkan ke tempat kusus peserta selama kau menunjukan kartu peserta ini kepada penjaga di sana"

ucap orang tua itu memberikan arahan sambil tersenyum.

"oh baiklah tuan, terimakasi atas petunjuknya"

ucap Ling Tian dengan ramah dan sopan kepada orang tua itu.

"baiklah anak muda, sekarang bisa kau bisa pergi masih ada yg mengantri"

ucap orang tua itu sambil tersenyum.

"yg muda ini pamit dulu tuan"

ucap Ling Tian sambil menangkupkan tangannya.

ia sudah di ajari cara menghormati orang yg lebih tua oleh kakeknya.

"baiklah sekarang aku akan berkunjung ke serikat perdagangan phonix emas, siapa tau ada hal menarik di sana"

ucap Ling Tian.

setelah mencari dan bertanya ke pada penduduk sekitar akhirnya Ling Tian menemukan gedung serikat perdagangan.

"oh guesung ini sama dengan yg ada di kota bulu emas"

ucap Ling Tian sambil berjalan masuk ke gedung serikat perdagangan.

"selamat datang tuan muda, apa tuan muda mencari sesuatu di serikat kami, saya bisa membantu tuan, jadi barang apa yg tuan muda cari..?"

sapa pelayan yg ada di gedung itu.

"oh nona aku hanya ingin bertanya tentang lelang mingguan, sebelumnya aku perna mengikuti lelang di pelelangan serikat perdagangan di kota bulu emas beberapa hari yg lalu, jadi nona apakah ada lelang untuk beberapa hari ini..?"

ucap ling Tian.

"oh kebetulan tuan muda, setelah hari turnamen kota untuk memperingati ulang tahun kota yg biasanya di gelar tiap tahun, serikat perdagangan kami juga mengadakan pelelangan tahunan untuk menghormati kota tempat berdirinya serikat kami, pelelangan ini akan di adakan 6 hari lagi tepat sehari setelah hari turnamen"

jelas pelayan itu.

"heh..apa turnamen secepat itu selesai nona..?"

ucap Ling Tian, ia bingung karna dengan datangnya perwakilan sekte besar dan kesempatan menjadi murid salah satu sekte besar pasti peserta pada turnamen itu tidaklah sedikit.

"hahahahha cukup cepat tuan muda karna babak eliminasi dinawal pertandingan biasanya akan banyak yg gagal jadi saat pertengahan pertandingan paling tinggal seratusan orang saja mungkin bisa kurang, karna itulah turnamen ini terbilang cepat"

ucap pelayan itu.

1
Dudun Ferduzi
sungguh membosankan, cuma urusan sepele saja sampai berjilid2
Dudun Ferduzi
terlalu bertele2 percakapannya, jadi malas juga melanjutkan untuk membacanya
MuhammadSalahuddin209
sangat bagus/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Anonymous
bacoot aj dibanyakin
Ivan Sumampouw
bagus
ayik yafi
pilny yg dilelang gmna?
Suratno Gurdi Gen3 Gurdi
Ceritanya menjadi monoton ya😄
Sis Nurhayati
mantap
Ani Sumarni
💪💪 Tetap semangat teruslah berkarya berjuang ke yang lebih baik baik baik lagi
Salam sehat sukses selalu AUTHOR
Sis Nurhayati
mandi ahhh
Ani Sumarni
Bin Salabin abba kadabra puuuh
Ani Sumarni
Ling Tian Mengangguk dan tersenyum tipis
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Pohon Darah buahnya juga warna darah segar mungkin, kandungan air yang ada di dalam buahnya juga merah darah dimakannya juga bau Amiis iiiih /Smug//Smug/
Ani Sumarni
Menyimak saja
Salam sehat sukses selalu untuk Author tetap semangat 💪💪
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Mantap selagi Haus menempuh perjalanan Ling Tian pasti pingin minum air yang segar penambah Energi bertemu dengan Kelompok/Kerajaan Peri dan dipersilahkak untuk Mampir di sambut dengan baik disuguhi Minuman Madu Asli yang penuh Vitamin, Nutrisi dan berenergi
👍👍😄😄Mantul banget MCnya Author
Ani Sumarni
Ling Tian bertemu dengan Sekumpulan Peri Hutan mungkin Pohon itu Kerajaan Peri Hutan
Kayanya Ling Tian akan bertemu dengan Raja/Ratu Peri Hutan itu
Biasanya Ling Tian akan menolong sesuatu yang menimpa Kerajaan Peri
Ani Sumarni
Saya suka banget sama MC yang rajin belajar Berkultivasi untuk memperdalam Ilmunya di merasa puas diri telah berilmu tinggi Semangat Belajar Berkultivasi disaat2 ada waktu luang yang memungkinkan 👍👍
Ani Sumarni
👍👍 Mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!