Ditahun 2045 Game yang mana digemari oleh banyak orang telah berevolusi menjadi sebuah dunia yang dapat dimasuki lewat kesadaran, dan saat game-game VR bermunculan salah satu dari game tersebut adalah World of Apocalypse sebuah game online yang mana berbeda dari yang lainnya dan juga menyimpan banyak misteri didalamnya. Reno adalah salah satu dari para player yang bermain didalam game tersebut, tetapi saat dia dan temannya membentuk sebuah party penjelajahan dia menemukan sebuah kesempatan misterius yang akan mengubah nasibnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31 Player tingkat tinggi bagian 2
Heaven Wings adalah sebuah guild yang dipimpin oleh seorang player dengan nicname Rin, dia adalah salah satu dari 100 player terkuat yang tercatat dalam data game, berbeda dengan guild yang lainnya Heaven Wings sama sekali tidak tertarik dengan kekuasaan dan juga item-item berhargan. Didalam Heaven Wings para player aneh yang mana bergerak sendiri-sendiri berkumpul disana dan mereka melakukan apapun yang mereka mau, dan jika ada salah satu dari mereka berada dalam masalah maka para anggota guild yang lainnya akan membantunya, bahkan jika itu harus menyebabkan peperangan antar guild.
“Mereka adalah kumpulan orang aneh yang mana tidak memiliki tujuan, tetapi kumpulan orang aneh itu adalah yang terkuat dibidang mereka masing-masing, masuk kedalam guild ini maka itu artinya kebebasanku terjamin dan juga aku bisa meminta bantuan pada mereka untuk menangani Edenst guild” pikir Reno yang memikirkan keuntungan dan kerugian bergabung dengan Heaven Wings.
“Kau terlalu serius berpikir” kata Rini.
“Hmm… ini keputusan penting tentu saja aku harus berpikir secara matang” kata Reno.
“Hahahha… akan kubertahu padamu, nama Heaven Wings itu banyak orang berkata adalah sayap dari surga tetapi sebenarnya nama itu punya arti yang lain, dan itu adalah sebuah sayap yang dapat pergi kesurga dan bagi kami surga itu adalah melakukan apapun yang ingin kami lakukan” kata Rini.
Mendengar perkataan dari Rini barusan Reno langsung tertegun karena dia merasakan kalau dirinya akan sangat cocok untuk bergabung kedalam Heaven Wings.
“Maaf tetapi sepertinya ini bukan waktunya untukku masuk kedalam sebuah guild” kata Reno, dia merasa belum waktunya untuk masuk kedalam sebuah kelompok besar, dia masih ingin bermain sendiri dan mencoba berbagai macam kemampuan dari karakter game miliknya.
“Yaah… sepertinya aku sudah ditolak, tetapi ingat kalau kau selalu diterima didalam guild ku” kata Rini, dia lalu langsung pergi kekasir dan membayar es crim dan cofe milik Reno.
“Cepat sekali, kapan dia menghabiskannya” kata Reno yang melihat kalau Rini sudah menghabiskan es crim miliknya tersebut.
Sementara itu didalam game WFA sebuah gedung yang mana adalah markas dari guild Triniti, didalam sana sedang berkumpul para player yang mana adalah bagian dari guild Triniti, mereka semua sedang menyaksikan sebuah vidio yang menayangkan detik-detik kemunculan ribuan mutan Zombie yang menyerang markas sementara guild Edenst. Dan ditengah-tengah vidio tersebut mereka menghentikannya ketika melihat sesosok player yang sedang berjalan ditengah-tengah ribuan mutan Zombie itu, para player yang ada disana kemudian melihat dengan seksama rupa dari player tersebut, dia terlihat memakai pakaian serba hitam dan sebuah topeng untuk menutupi wajahnya dan karena gambar dari vidio tidak terlalu bagus perawakan tubuhnya hanya dapat ditunjukan sedikit buram.
“Kalian sudah melihat vidio tadi” kata Thousand Flowers, dia menampilkan vidio tersebut saat melihat apa yang terjadi pada guild Edenst.
Para player dari guild Triniti menganggap Reno sebagai teman karena menghancurkan guild Edent, namun ada juga yang menganggap kalau Reno adala seorang player yang berbahaya karena dia bisa saja menyerang Triniti juga. Menanggapi masalah itu Thousand Flowers lalu membentuk sebuah tim dari beberapa player dengan statistik tinggi untuk menyelidiki player misterius tersebut ( Reno ), mereka terbentuk dari berbagai macam player dengan spesialis pencarian informasi dan ahli dalam sabotase.
“Ketua aku mau bertanya, kalau kita menemukannya apa yang harus kita lakukan..??” tanya seorang player yang memiliki nicname Hunter.
“Hahaha… kenapa masalah itu musti kau tanyakan, tentu saja kita harus tangkap dia dan paksa dia untuk membongkar semua informasi yang dia ketahui” kata player dengan nicname Torture.
“Jangan bercanda, apa kau tidak lihat apa yang dia lakukan pada guild Edenst, kita tidak bisa sembarangan membuat musuh yang kuat seperti itu” kata player Hunter.
“Cih dasar pengecut, kalau kau tidak berani keluar saja dari misi ini” kata Torture.
“Apa kau bilang, katakan itu sekali lagi dan akan kubuat kepalamu itu berlubang” kata Hunter.
“Heeeh… akan kutakantan semauku, berapa banyakpun yang ingin kau dengar, pengecut…” kata Torture.
“Crraakkss…” dalam sekejap Hunter langsung menarik pistol Desert Eagel miliknya dan mengarahkannya kearah kepala Torture, disaat yang bersamaan “Kraassk…” dengan senapan laras panjang miliknya Torture mengarahkan senjatanya kearah perut Hunter. “Trranngss…” dan disaat keduanya akan menembak satu sama lainnya Thousand Flowers langsung menghentikan mereka, dengan skill kebangkitan miliknya dia menghentikan pergerakan keduanya dengan mudah.
“Jika kalian masih bertindak seperti ini lagi maka jangan salahkan aku jika berbuat kasar” kata Thousand Flowers.
“Maafkan aku ketua Thousand Flowers” kata Hunter yang merasa sedikit malu ditegur oleh Thousand Flowers.
“Cih kau terselamatkan” kata Torture.
“Seperti yang Hunter katakan aku tidak mau membuat musuh yang tidak perlu, jadi kalau kalian menemukannya sebisa mungkin undang dia masuk kedalam guild kita dan jika tidak tanyakan alasan dia menyerang Edenst guild” kata Thousand Flowers.
“Tapi ketua apa kau yakin, maksudku dia bisa saja memiliki item langkah yang dapat mengendalikan para Zombie dan jika kita mendapatkan itu maka guild kita akan menjadi lebih kuat” kata Torture.
“Walaupun dia memiliki item langkah seperti itu kita sama sekali tidak membutuhkannya, dan aku juga tidak suka cara PK yang seperti itu, kita tidak menindas mereka yang lemah tetapi kita akan melawan mereka yang berani macam-macam dengan kita” kata Thousand Flowers.
“Cih.. baiklah kalua ketua Thousand Flowers mengatakan seperti itu, aku akan turuti kata-katamu” kata Torture yang mana terlihat tidak ingin melakukan apa yang diperintahkan oleh Thousand Flowers.
Setelah itu kelompok yang mana terdiri dari beberapa orang player tersebut langsung pergi dari ruangan guild itu, disana mereka meninggalkan Thousand Flowers dan juga Red Gamers sendirian diruangan tersebut.
“Kau yakin dia akan mengikuti perkataanmu, kau tahukan sifat bicahnya itu” kata Red Gamers.
“Aku tahu dan karena itulah aku ingin melihatnya, jika dia bisa mengalahkan player misterius ini maka kita tida perlu bergerak sama sekali dan jika dia kalah maka player ini bisa kita undang masuk kedalam guild kita” kata Thousand Flowers.
“Haaah…?? Kau pikir dia akan mau masuk kedalam guild kita setelah perbuatan bocah itu” kata Red Gamers.
“Dia tentu saja bisa, tetapi akan ada sedikit pengorbanan yang perlu dilakukan” kata Thousand Flowers.
Sementara itu Reno yang sedang berjalan kembali pulang kerumah, mulai merasakan dingin dibelakang lehernya, dia merasa seperti ada sesuatu yang buruk akan datang kepadanya tetapi dia tidak tahu hal buruk apa tersebut.
“Haah.. lebih baik aku pulang lalu tidur, aku rasa terlalu banyak bermain game tidak bagus untuk kesehatanku” kata Reno yang bergegas untuk pulang kerumahnya.
Bersambung…..