NovelToon NovelToon
Wrong Bedroom With Boss Mafia

Wrong Bedroom With Boss Mafia

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Anak Genius / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shim Chung

Niat Jasmine ingin menyewa laki-laki malam tapi dia justru salah kamar dan tidur dengan seorang boss mafia.

Sadar karena targetnya salah, Jasmine kabur dan melahirkan seorang anak perempuan.

Hidup Jasmine dan putrinya begitu tenang sampai sang putri mencoba mencari ayah kandungnya dan kehidupan baru pun dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shim Chung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

WBWBM BAB 31 - Menahan Diri

Jasmine tidak menyangka jika sikap Erden akan berbanding terbalik dari sikap sebelumnya, lelaki itu jadi dingin dan ketus padanya.

Tentu saja perempuan itu merasa jengkel akan perubahan itu.

"Oh, jadi begini sifat aslimu," ucap Jasmine tak kalah ketus.

"Memang iya," balas Erden.

Keduanya kemudian menatap dengan tajam.

"Capek deh," Rose menepuk jidatnya sendiri melihat tingkah kedua orang tuanya yang sama-sama tidak mau mengalah.

Di luar ruangan kesehatan sekolah, pertandingan anak-anak kembali dimulai tapi Rose sudah tidak bisa mengikutinya lagi.

Kalau orang tuanya masih terus berseteru tampaknya mereka juga tidak akan mengikuti lomba.

Wajah murung Rose membuat Jasmine dan Erden jadi merasa bersalah.

"Aku berencana memenangkan lomba untuk kacang manisku, aku harap kau ikut andil," ucap Erden kemudian.

Jasmine mengangguk, dia menurunkan egonya demi putrinya. "Aku ganti baju dulu!"

Perempuan itu pergi menemui Sarah untuk mengganti bajunya dengan baju sport.

Hal sama dilakukan oleh Erden, dia mengganti bajunya dengan kaos ketat dan celana pendek di atas lutut.

Penampilan Erden mencuri perhatian, lelaki itu memang galak tapi terlihat tampan.

"Ternyata itu daddy nya Rose,"

Erden mengguyar rambutnya, dia harus memperlihatkan pesonanya pada satu sekolah Rose.

"Ternyata ini sifatmu yang lain, suka tebar pesona," komentar Jasmine seraya mendekati lelaki itu.

"Aku memberi vitamin pada mata mereka. Apa itu salah?" balas Erden.

Jasmine tidak mau terlalu menanggapi atau mereka akan berkelahi lagi.

Untuk lomba orang tua lumayan sulit jadi mereka harus benar-benar kompak.

Peserta harus berlari dengan menyatukan satu kaki mereka yang diikat. Mereka tidak boleh jatuh karena di pinggang mereka terdapat tali yang harus dimasukkan ke botol.

"Apa kau siap?" tanya Jasmine.

"Aku selalu siap," Erden menarik pinggang Jasmine. "Ini bagian dari lomba jadi jangan salah paham!"

Jasmine juga merangkul pinggang Erden. "Iya, aku mengerti."

Mereka harus melakukan itu supaya tidak terjatuh saat berlari karena salah satu kaki mereka diikat bersama.

Panitia sudah memberi komando, Jasmine dan Erden fokus ke arah depan mereka.

"Mulai!"

Semua peserta berlari, dalam keadaan kaki terikat mereka benar-benar harus kompak supaya tidak terjatuh.

Rupanya bukan hanya Jasmine dan Erden yang berambisi menang tapi orang tua murid lain juga tak kalah kompak dari mereka.

"Kita tidak boleh kalah, Jase," ucap Erden.

"Aku memang tidak berniat untuk kalah," balas Jasmine.

Sudah ada peserta yang sampai duluan, mereka sudah mulai memasukkan tali ke botol.

"Ayo cepat!" teriak Jasmine.

Beberapa detik kemudian mereka sampai, mereka kemudian berusaha memasukkan tali yang ada di pinggang mereka ke dalam botol.

"Sial! Siapa yang membuat permainan seperti ini," gerutu Erden yang kerepotan.

"Jangan banyak protes, lebih baik kita lebih berkonsentrasi," balas Jasmine sambil memikirkan cara untuk memasukkan tali. "Kita harus menurunkan pantat kita bersama-sama!"

Erden menurut, dia mengikuti bokong Jasmine yang diturunkan, perlahan-lahan dan hati-hati.

Ujung tali sudah mengenai lubang botol, mereka semakin hati-hati sampai akhirnya tali itu berhasil masuk.

"Aaaa... masuk!" Jasmine histeris dan refleks memeluk Erden. "Kita menang!"

Memang mereka yang berhasil memasukkan pertama.

Dada Jasmine terus menggesek tubuh Erden, lelaki itu mati-matian menahan diri.

Sebelum miliknya berdiri, Erden buru-buru pergi meninggalkan lapangan.

"Ada apa dengannya?" tanya Jasmine bingung.

1
Ika Alif
sayang dan semangat kaka author
Ika Alif
lanjut Thor...kok karyanya banyak yang di hapus Kaka author padahal aku suka
pretty girl's
luar biasa
Karo Karo
semua karyamu keren Thor 🫰🏻
Karo Karo
ya Allah 🤣🤣🤣🤣🤣
Karo Karo
🤣🤣🤣🤣
Karo Karo
🤣🤣🤣🤣 ngatai diri sendiri ya Mr E
PNC
😄😄😄😄😄
Yulia
Selalu dibuat ngakak dg Novelmu,,cerita menarik dan alur yg apik,, kereeen 👍👍
Yulia
udah baca🤣🤣🤣
Yulia
Novelmu Thor selalu bikin ngakk🤣🤣🤣
Yulia
heleh...kau emang bokapnya😄😄😄🤣
Suga min amoer
sama sama mau tapi gengsi gede gedean🤣🤣🤣
Suga min amoer
daddyMu memang gangster rose🤣🤣💜
Suga min amoer
🤣🤣kalah telak sama duplikat sendiri💜😄
Suga min amoer
🤣🤣berdebat sama duplikat sendiri💜
Suga min amoer
ya ampuun rose🤣🤣🤣omonganmu..Mr.E benar rose daddyMu seorg penjahat kelas kakap jadi kau hrs mengajarinya berkelakuan baik😄💜
Nabila
😁😁😁😁😁😁😁
Nabila
wkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nabila
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 .. kaku weteng ku ya Allah .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!