Fero Alexander pria tampan namun sedikit kejam jatuh cinta pada seorang gadis berhati dingin bernama Fani Anindita.
Jatuh cinta pada pandangan pertama membuat pria yang biasanya dikejar oleh wanita kini beralih dia yang mengejar wanita.
Bagaimana cara ia meluluhkan hati gadis yang terlanjur mati akibat pengkhianatan dari cinta pertamanya.
Ikuti kisahnya apakah Fero berhasil meluluhkan hati gadis yang ia cintai
Yuk simak ceritanya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Fero
4 bulan kemudian...
Tak terasa empat bulan berlalu kini Fani dan Fero makin dekat.Meski belum ada ikatan diantara mereka tapi keduanya saling nyaman dan kompak.
Begitu dengan Fero pria itu berniat akan mengutarakan perasaannya pada sang pujaan hati.Ia gak ingin ditikung oleh orang lain jika tetap memendam perasaannya.
Malam ini rencananya ia akan mengajak Fani dinner romantis dan mengungkapkan isi hatinya pada gadis berhati dingin yang perlahan bisa ia luluhkan itu.
Fero sengaja datang ke toko Fani,ia sekarang tak leluasa lagi datang karena sang adik juga bekerja disana setelah ia resmi menanamkan modalnya di toko yang sebenarnya telah menjadi butik itu.
Setelah memarkirkan mobilnya pria itu dengan gagahnya turun dari mobil mewah miliknya.Fero segera masuk kedalam toko yang begitu sangat nyaman setelah direnovasi.
"Kak...pasti cari Kak Fani ya",goda Fahira adik kandung Fero.
"Hmmmm... bekerjalah dengan baik girls",ujar Fero mengusap pucuk kepala sang adik dengan lembut.
"Ada dimana dia?",tanya Fero seraya berbisik pelan.
"Di ruang produksi Kak,mau aku panggilkan",ujar Fani.
"Gak...kamu lanjutkan lagi pekerjaanmu", ucap Fero melangkah menuju ruang produksi.
Fero tersenyum melihat sang pujaan hati tengah sibuk mengawasi seluruh karyawan.Dia bersidekap didada memerhatikan Fani yang belum sadar akan kedatangannya.
Fani menoleh saat salah satu karyawan memberitahu kedatangan Fero.Gadis itu tersenyum dan berjalan menuju Fero yang tengah memperhatikannya.
"Mas...kesini kenapa gak telfon dulu?",ujar Fani.
"Sengaja mau ketemu kamu",jawab Fero yang masih menatap Fani dalam sehingga membuat gadis itu salah tingkah.
"Ke ruangan aku saja yuk",ajak Fani berjalan mendahului Fero yang mengikutinya dari belakang.
"Ada apa Mas?",tanya Fani saat sampai di ruangannya.
"Hmmm...aku ingin mengajakmu makan malam berdua di restoran xxx",ujar Fero menatap gadis itu dengan senyuman manisnya.
"Malam ini?",tanya Fani meyakinkan.
"Ya...jika kamu tak sibuk",jawab Fero.
"Baiklah...",ucap Fani seraya mengangguk kecil.
"Aku jemput jam 19:00",ujar Fero menyembunyikan rasa bahagianya.Paling tidak satu langkah mulai berhasil untuk menjadikan gadis ini miliknya.
"Ya Mas.Aku tunggu",jawab Fani tersenyum tipis.
"Aku balik dulu,ada meeting tak jauh dari sini",ujar Fero pamit pada Fani.
"Ya...",jawab Fani.
Sepeninggal Fero gadis itu meraba dadanya yang berdetak keras saat Fero menatapnya begitu dalam sebelum pergi."Gila...kenapa aku tiba tiba berdebar dengan tatapannya",gumam Fani mengibaskan rambut lurus miliknya ke belakang.
"Kak Fani--
Fahira mengerutkan keningnya melihat ekspresi Fani yang tengah memegangi dada sebelah kirinya.Fani tak menyadari kehadiran Fahira diambang pintu.Ia tengah mengatur debaran jantungnya.
"Kak..."
"Eh...iya Fahira,ada apa?",tanya Fani.
"Kak Fani kenapa?",ujar Fahira tanpa menjawab pertanyaan Fani.
"Oh...aku sedang berpikir tentang rancangan kita",kilah Fani.
Bukan Fahira namanya jika ia tak tau jika Fani tengah berbohong."Apa yang telah dilakukan Kak Fero tadi",batin Fahira menatap Fani penuh selidik.
"Oh ya...ada apa Fahira?",tanya Fani mengulangi pertanyaannya.
"Aku mau menanyakan kapan kita belanja bahan untuk rancangan kemarin",ujar Fahira.
"Bagaimana kalau besok",jawab Fani.
"Baiklah Kak...aku permisi dulu",ujar Fahira.
Sementara itu Fero tengah melakukan meeting tak jauh dari butik milik Kayla.Pria itu tak sabar menunggu nanti malam.Ia berharap Fani menyambut perasaannya selama ini ia pendam.
...****************...
yang lain dari yg lain gitu
semangat mba💪
Aku biasa nya sebelum baca novel tuh baca komentar para riders yg udah baca,Kalo ada komentar sang peran utama nya TEH CELUP aku langsung skip dan cari novel lain aja...Yang ini aku mampir ya thor..