NovelToon NovelToon
Benih Tuan Muda Kejam

Benih Tuan Muda Kejam

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:16.3M
Nilai: 4.5
Nama Author: ismiati

SETELAH MEMBACA TINGGALKAN JEJAK


Cerita ini hanya kehaluan (karangan) author saja, kalau tidak suka jangan di baca, tidak untuk di tiru ya perbuatan yang kurang baik.

Banyak bawang di awal bab ya.

Menceritakan seorang wanita bernama Arin harus kehilangan sesuatu yang dia jaga selama ini karena ulah sahabatnya yang begitu membencinya. Arin tak menyangka sahabatnya tega.

Tanpa dia duga ternyata dia hamil, Arin harus menanggung malu dan di usir oleh keluarga nya.

Setelah sekian lama akhirnya....
Arin di pertemukan dengan pria asing itu akankah kehidupan Arin bahagia atau lebih menderita.

Yuk kepoin ceritanya, siapkan tisu karena banyak bawang di awal.

Jangan lupa terus dukung, Like, Komen maupun vote terimakasih 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ismiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BTMK bab 31

Brukkkkk....

"Aaah sakit ....." Tubuh Arin terhempas ke ranjang.

"A-a-pa yang akan kamu lakukan?" Tanya Arin ketakutan. Wajahnya berubah pucat seketika.

Sedangkan Abraham menyeringai, dia berpura-pura menunjukkan wajah nakalnya seolah dirinya menatap lapar kepada Arin.

Arin merangkak ke sudut, dia menekuk kakinya ketakutan.

"Jangan mendekat ..." Teriak Arin.

"Pergi jangan sentuh aku," teriak Arin kedua kalinya.

Mendengar perkataan Arin bukannya menjauh, Abraham semakin mendekat ka arah Arin yang sedang menatapnya ketakutan.

"Hiks hiks hiks hiks hiks..... Tolong lepaskan aku, jangan sentuh aku. Aku janji akan menerima tawaran kamu... Hiks hiks hiks....." Racau Arin menangis tersedu-sedu ketakutan.

"Ha ha ha ha ha....." Tawa Abraham menggema ke seluruh sudut kamar.

Abraham semakin mendekati Arin, tatapan matanya terlihat begitu dingin membuat Arin membeku sesaat.

Arin berhenti menangis, dia menarik kasar sprei untuk membungkus dirinya. Arin cuma bisa melindungi diri dengan membungkus dirinya.

'Apa yang akan dia lakukan, siapapun tolong aku,' batin Arin ketakutan.

'Apa kejadian dulu akan terulang lagi,' batin Arin sedih.

Arin memejamkan mata nya rapat-rapat, dua begitu ketakutan.

Wajah Arin begitu mengemaskan di mata Abraham.

'Oh kucing manis ku, wajah mu sungguh menggemaskan apalagi tatapan matamu membuat orang yang melihatnya pasti kasihan, ingin membawamu pulang untuk di pelihara,' batin Abraham.

Pletakkkk...... Abraham menyentil kening Arin untuk kedua kalinya.

"Auh sakit...." Kata Arin mengerucutkan bibirnya kesal sambil mengusap keningnya.

"Memang apa yang kamu pikirkan?" Tanya Abraham menggoda Arin.

"Tidak a-da, aku tidak berfikir apa-apa ....." Elak Arin. Arin bisa bernafas lega ternyata Abraham cuma mengerjai dirinya.

"Ah kamu pasti, menginginkan kejadian beberapa tahun lalu itu terulang kembali," goda Abraham.

Seketika wajah Arin memerah karena malu.

"Punya pikiran jangan kotor," ejek Abraham.

Arin semakin malu, bisa-bisa dia berfikir kalau Abraham akan melakukan itu kepadanya. Ingin rasanya Arin menyembunyikan wajahnya di dalam selimut karena malu.

"Dih mana ada," elak Arin menutupi rasa malunya.

Arin semakin menunduk, dia sudah berfikir yang tidak-tidak tentang Abraham.

"Ha ha ha ha ngaku saja, dengan senang hati aku akan melakukannya," kata Abraham mengedipkan matanya dengan genit.

Setelah itu Abraham berbalik badan hendak pergi menuju kamar nya yang berada di samping.

Mendengar perkataan Abraham, Arin melotot menatap Abraham dengan kesal.

"Kenapa kamu membawaku ke mari dengan paksa?" Tanya Arin menatap punggung Abraham.

Abraham berhenti, dia menoleh kepada Arin.

"Untuk tidur , mau apa lagi. Tuh lihat sudah jam 10 malam waktu nya tidur," jelas Abraham.

Arin bersyukur, tetapi dia harus tetep waspada karena Abraham masih berada di kamarnya.

'Apa dia juga akan tidur di sini bersama ku,' batin Arin waspada.

"Aku tidur di kamar sebelah, kalau kamu ingin aku tidur denganmu itu tak masalah buat ku justru dengan senang hati aku melakukan nya," ucap Abraham enteng seakan dia tahu yang sedang Arin pikirkan.

Arin menganga di buatnya, bagaimana bisa Abraham seakan tahu isi pikirannya sedari tadi.

"Tutup mulutmu, atau mau ciuman sebelum tidur," goda Abraham.

"Ish......" Karena kesal dia melempar Abraham dengan bantal. Bisa-bisa nya dia di buat tak berkutik di hadapan pria ini.

Bruk... Bantal itu mendarat cantik di lantai karena Abraham dengan cepat menghindar dengan menutup pintu.

Setelah itu Abraham meninggalkan kamar Arin tanpa sepatah kata pun.

"Kenapa dia bisa tahu yang ku pikirkan, apa dia itu peramal yang tahu isi hati seseorang, atau jangan-jangan dia manusia super," guman Arin bergidik ngeri.

"Karena semua nya tertulis di kening mu," ledek Abraham yang tiba-tiba muncul di balik pintu.

"Om....." Kesal Arin melemparkan bantal untuk kedua kalinya ke arah pintu.

Arin berlari cepat, dia mengunci pintu kamarnya tak ingin kejadian lalu terulang kembali.

Arin tidak bisa tidur, dia teringat dengan kedua anaknya.

"Semoga kalian berdua tidak rewel sayang," guman Arin dengan suara kecil.

Di luar pintu.....

Ha ha ha ha ha ha..... Tawa Abraham menggema ke seluruh penjuru.

Abraham tak henti-hentinya tertawa melihat wajah Arin yang begitu lucu dan menggemaskan.

Bagi Abraham menggoda Arin adalah hobi baru nya yang akan dia lakukan tiap hari.

"Aku tak sabar menjadikan mu istriku dan segera bertemu dengan kedua buah hatiku dan membawa mereka berdua untuk tinggal di sini," guman Abraham.

"Eh.... Belum waktunya kamu masuk sarang mu, bersabarlah," guman Abraham yang melihat senjatanya yang sudah bangun sedari tadi.

*****

Sedangkan di tempat berbeda.

William menatap nanar hasil rekaman cctv yang dia dapatkan dari orang suruhannya.

"Ada hubungan apa Abraham dengan Arin, aku tak akan biarkan dia menyakiti Arin," kata William saat pandangannya tertuju kepada cctv yang ada di ruang kendali minimarket.

Blappp.....

Tiba-tiba layar menjadi hitam....

"Ah si***l pasti Abraham yang menghapus rekaman tadi," kata William kesal.

"Bagaimana ini tuan," tanya sang kasir minimarket.

"Tidak apa-apa setidaknya saya sudah tahu siapa pelakunya, terimakasih atas bantuan mu," kata William.

"Iya sama-sama tuan, tetapi saya mohon jangan libatkan saya," pintanya memelas.

William hanya mengangguk sebagai jawaban, dia berlalu dengan cepat menuju mansion milik Abraham.

Tut..... Panggilan terhubung.

"Aku sudah menemukan di mana keberadaan Arin, kalian jangan khawatir," kata William kepada orang di sebrang.

"Terimakasih kak, aku mohon bawa kak Arin pulang secepatnya," pinta Tio.

Klik... Panggilan itu terputus.

"Abraham tunggu aku. Meskipun kita sahabat tetapi aku tak akan membiarkanmu menyakiti Arin," ucap William, tangannya terkepal kuat mencengkram kemudi stir.

Sedangkan di rumah Arin, bunda Tio maupun Rio bernafas lega karena Arin sudah di temukan, mereka berharap Arin baik-baik saja.

William mengemudikan mobil nya bagaikan orang kesurupan.

Akhirnya sampailah William di mansion mewah milik Abraham.

Pak satpam dengan cepat membuka pintu gerbang karena mereka tahu kalau William adalah sahabat dari tuannya.

William menarik nafas dalam-dalam sebelum turun dari mobil.

Brak.... Wiliam menutup pintu mobilnya dengan keras. William bergegas menuju pintu utama.

Ting tong.... Ting tong....

Di dalam kamar Abraham yang baru saja akan tidur di buat jengkel, karena dia harus turun ke bawah untuk membuka pintu.

"Kenapa aku sampai lupa menyuruh salah satu dari mereka untuk stay di sini, sebelum Pak Nan kembali, " grutu Abraham.

Tap tap tap tap tap... Dengan langkah besar Abraham menuruni tangga.

"Siapa yang bertamu malam-malam," kesal Abraham.

Ceklek.... Pintu terbuka.

Bukkk.... Pukulan keras mendarat di wajah Abraham.

Abraham memandang ke arah sahabatnya dengan sinis.

Abraham menyeka sudut bibirnya yang berdarah.

.

.

.

BERSAMBUNG....

Budayakan setelah membaca tekan Like ya.

Maaf ya kemarin lupa update.

Jangan lupa:

~Like

~Komen

~Rate bintang 5

~Favorit juga

~Vote

Terimakasih semua masih setia di cerita recehku🙏.

1
Mazree Gati
masa anak kecil ke toilet sendirian
Eda Eda
.
Marietje Kilis
Luar biasa
Ayachi
satu kata untuk bapak satu ini BOBROKK😭😭😭
Ayachi
anjirrr arogan bangett😭
Ayachi
dih belum resmi jga, udah hubby² aja
Era Waty
Luar biasa
shadowone
hahhaajaja
Nur'arisa Deswilianti
/Good//Good/
Maryuni Rahayu
ayo Abraham jangan putus asa cari Arin dan calon anakmu sampai ketemu
Maryuni Rahayu
lanjutkan semakin seru
Maryuni Rahayu
semoga Abraham mau bertanggung jawab atas kehamilannya Arin
Maryuni Rahayu
ceritanya bagus dan menyedihkan
Maryuni Rahayu
jika Arin hamil Abraham harus bertanggung jawab atas perbuatannya dan menikahinya, Abraham kan seorang duda
Maryuni Rahayu
orang tua Arin pasti kecewa jika tahu anaknya sudah nggak virgin lagi
Maryuni Rahayu
bingung kan cari Arin makanya JD orang jangan usil yerjain teman
Maryuni Rahayu
kasihan Arin dikerjain teman2nya
Ryan Jacob
suka sama ceritanya
Irtahani Irtahani
next lagi
Enny Sulasmi
wauw ceritanya seru nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!