Berawal dijebak oleh teman sekelasnya, Anindira— gadis cantik idola kampus melakukan one night stand dengan orang asing. Menerima cacian begitu banyak orang. Image baik yang selama ini ia bangun seketika runtuh. Merasa hidupnya sangat berantakan. 5 tahun kemudian—akhirnya Anin diterima di perusahaan besar. Namun karena satu kesalahan lagi—bosnya meminta dirinya menjadi selingkuhan.
Kelvin Stewart adalah seorang CEO dari perusahaan REXTON. Selama 2 tahun telah menjalani pernikahan dengan wanita. Sampai datanglah seorang wanita yang membuatnya tertarik. Anindira—karyawan baru yang membuatnya terobsesi.
“Apa kau ingin bercinta denganku malam ini?”
Gila sangat gila—bosnya mengatakan hal itu disaat perayaan pernikahannya yang ke dua tahun. Anin terdiam tidak mengiyakan atau menolak ajakan gila bosnya.
Lebih parah lagi, semenjak kejadian itu Kelvin memaksa Anin menjadi selingkuhannya. Bagaimana kelanjutkan kisah mereka, yuk langsung baca!
❗update setiap hari
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahyaaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Membencimu Kelvin
Mulai kebingungan. Anin meneliti lebih kamar ini. Ada banyak peralatan mewah. Satu lukisan yang membuatnya tersadar. Sebuah lukisan singa, makhluk kesukaan Kelvin. Anin menyibak selimut yang menutupi dirinya. Ia berjalan ke arah pintu—tangannya berusaha membuka pintu. Tidak pintu terkunci dengan rapat.
“Fuc*k you Kelvin!” umpatnya.
Ia beralih ke balkon. Untungnya tidak terkunci. Ia bisa melihat di mana ia sekarang. Sebuah Mansions besar yang hanya di kelilingi pepohonan. Lalu di mana ia sekarang? Apa masih berada di negaranya?
“SHITTTT!” umpat Anin keras.
Ceklek
Pintu terbuka. Anin segera menoleh. Mendapati seorang wanita. “Aku di mana?”
“Anda ada di Mansions Tuan Kelvin, nona.”
“Ini di mana?”
“Australia.”
“AAARRGHH!” Anin menjambak rambutnya frustasi. “Sekarang tanggal berapa?”
“18 Nona.”
Sialan! Kelvin membawa dirinya kemarin sore. Bodoh sekali kau Anin! Kelvin tidak akan melepakanmu semudah itu!
“Nona saya akan membantu anda membersihkan diri. Kemungkinan Tuan Kelvin sampai nanti malam.” Pelayan itu mendekat.
Reflek Anin mundur takut. “Hentikan! Aku tidak suka di sentuh orang lain.”
“Tapi ini sudah menjadi tugas saya.” Pelayan itu berkata begitu lembut. Tidak ada wajah penekanan sama sekali, tapi anehnya Anin semakin merasa terancam.
“Saya gak mau.” Tegas Anin. Ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada. “Saya nggak mau tubuh saya yang berharga ini dilihat orang lain. Lebih baik anda pergi.”
“Saya akan pergi setelah memastikan anda sudah membersihkan diri.”
Kesal setengah mati. Anin masuk ke dalam kamar mandi. Waaah luasnya dua kali lipat dengan ruang Apartemennya. Tak butuh waktu lama—Anin mengambil bathroob dan memakainya.
“Ini adalah dress yang dipilih Tuan Kelvin untuk anda.” Pelayan itu menyerahkan dress berwarna Sage. Potongannya sangat seksi. What the hell? Apa Kelvin sengaja membuatnya benar-benar menjadi seorang simpanan.
BRUK
Anin membuang dress itu. “Aku tidak mau memakainya.”
Pelayan itu buru-buru mengambil dress. Anin kembali ke kamar mandi dan menggunakan pakaiannya sendiri.
“Aku lapar. Bisakah anda membawa makanan ke sini?”
Pelayan itu menunduk. “Maaf nona, Anda harus menunggu tuan Kelvin dulu.”
What? Makan saja harus menunggu pria itu. kesal—Anin memilih membaringkan tubuhnya kembali. Ia membungkus tubuhnya dengan selimut. Lama-lama Kelvin mirip Psikopat, bukan mirip lagi sih. Memang iya! Mana ada manusia normal menyekap dan menyembunyikan wanita di dalam Mansions mahal ini.
Ngomong-ngomong karena Anin terlalu lama mendumel tentang Kelvin. Ia jadi mengantuk sendiri. Udara yang sejuk ditambah dengan cuaca yang tenang, membuat tidurnya semakin nyenyak.
Bangun tidur dengan keadaan sangat lapar. Anin tidak bisa menahan ini semua. Bagaimana bisa tempat semewah ini tidak mengijinkannya makan. Padahal pasti banyak makanan. Anin turun dari ranjang. Bertekad apapun yang terjadi akan mencari makanan, meskipun itu bisa dianggap mencuri.
Saat ia berjalan ke bawah, Anin baru menyadari jika Mansions ini sangatlah besar. Ia berjalan hidungnya mencium bau makanan. Ia sampai di dapur tapi Pelayan segera menghadangnya.
“Nona apa yang anda lakukan di sini?”
“Aku lapar.” Anin sampai memegangi perutnya karena tidak tahan.
“Tunggu sebentar nona, Tuan Kelvin akan segera datang.”
“Aku tidak peduli dengan si brengsek itu. Aku hanya ingin makan lalu pulang. Tidak bisakalah kalian memberiku makan?”
Anin mengusap keningnya. “Astaga benar-benar ya….”
Langkah kaki mulai terdengar. Semua orang menoleh, menunduk dengan hormat. Di sana tak jauh dari tempatnya berdiri, Anin melihat Kelvin baru saja masuk dari pintu utama. Langkahnya semakin dekat dengannya.
“Untuk apa kau membawaku ke sini?”
Kelvin tidak bereksi apapun.
“Kelvin! Kutanya padamu! Kenapa kau membawaku ke sini!”
“Dandani dia,” ujarnya pada pelayan di samping Anin. Setelahnya membalikkan badan dan berjalan.
“KELVIN JAWAB AKU!” teriak Anin hendak mengejar Kelvin namun dihadang begitu banyak pengawal pria itu. Anin semakin mengernyit kebingungan. “KELVIN AKU SANGAT MEMBENCIMU!”
Anin di bawa kembali ke kamarnya. Saat ini ia hanya pasrah saat pelayan mendadaninya. Wajahnya di rias sedemikian rupa, tak lupa ia membiarkan pelayan memakaikan dress seksi di tubuhnya.
Anin ingin menangis sungguh. Ingin pulang dan memeluk erat ibunya. Kenapa ia harus berurusan dengan Kelvin yang rumit ini.
Akhirnya Anin bisa makan. Meski ditatap Kelvin begitu intens nyatanya Anin tidak peduli. Ia tetap makan dengan lahap. Selesai makan—ia langsugn menatap Kelvin nyalang.
“Sekarang beritahu aku kenapa kau membawaku ke sini?”
Kelvin santai mengusap bibirnya dengan tisu. “Nothing.”
“Kau memang brengsekk!” umpat Anin. “Biarkan aku pulang. Aku sudah tidak ada urusannya denganmu!”
Kelvin tertawa. Bukan tawa yang menyenangkan namun tawa yang menyeramkan. “Aku bisa melakukan apapun agar kau tetap di sisiku.”
“KAU KETERLAUAN KELVIN!”
PRAAAANG
Anin melempar semua yang ada di atas meja. Emosinya sudah membeludak dan tidak bisa ditahan lagi.
“LEPASKAN AKU KELVIN!” teriak frustasi Anin.
“Aku tidak akan melepaskanmu.” Singkat Kelvin membuat Anin semakin marah.
“APA YANG KAU SUKAI DARIKU? TUBUHKU! ATAU PERMAINANKU DI ATAS RANJANG?”
“TUTUP MULUTMU!”
BRAAAAK
Kelvin meninju meja yang terbuat dari kaca itu dengan keras. Ia berdiri mendekati Anin yang menatapnya sangat marah. “Aku masih menginginkanmu. Jadi bersyukurlah kau bisa di sisiku lebih lama dan mendapatkan harta yang lebih banyak!”
“Aku tidak butuh! Aku tidak butuh harta ataupun kekayaanmu. Kau bisa mencari wanita lain yang lebih cantik dan bisa memuaskanmu di atas ranjang.”
“Kau tidak berhak mengaturku!” Kelvin mencengkram pinggang Anin. “Selama ini aku menggunakan cara baik-baik. Tapi tidak dengan sekarang, kau sudah masuk ke dalam hidupku. Jangan harap bisa keluar. Aku tidak akan memberikanmu jalan keluar.”
“KAU BRENGSEKK KAU BENAR-BENAR LAKI-LAKI BRENGSEK YANG PERNAH KUKENAL!”
“Ya kau bisa menyebutnya seperti itu.” Tangan Kelvin menelusuri tubuh Anin. Tangannya berhenti di punggung Anin yang terbuka. Di sana hanya ada dua tali tipis yang terikat.
“Kita bisa bersama di sini sayang. Hanya kau dan aku. Kau tidak akan menderita lagi. Tidak akan ada orang yang menyakitimu. Kau aman di sini.”
Perkataan Kelvin membuat Anin merinding. Apalagi tangan Kelvin sudah melepas tali di belakang dengan satu tarikan, membuat punggung Anin terekspos begitu saja.
Anin mendorong tubuh Kelvin menjauhinya. “Kau tahu semakin kau melakukan hal ini—aku akan semakin membencimu. Aku akan benar-benar membencimu Kelvin!”
“Aku tidak peduli. Selagi kau masih menjadi milikku. Aku benar-benar tidak pedul.” Sekali tarikan, Kelvin bisa langsung membawa Anin ke dalam pelukannya.
“Lepaskan aku!” Anin meronta. Tapi tenaga Kelvin lebih kuat. Anin jatuh dipangkuan Kelvin.
“Kau bajingann Kel—“
Kelvin langsung mencim bibir Anin yang ingin terus mengumpatinya. Kelvin mengusap punggung polos itu. Dengan lihai ia melepaskan dress yang digunakan Anin. Anin tidak bisa menolak lagi. Lagi—tubuhnya dimakan habis oleh Kelvin.
Anin jatuh di pelukan Kelvin. Dengan tubuhnya yang polos tidak terbalut apapun, Kelvin menggendongnya. Menaruh tubuh Anin di atas ranjang dengan hati-hati setelah itu keluar dari kamar.
sudah cukup Thor cari wanita yg lebih baik dari tu s anin. memang d kiranya perempuan Dy doank yg bagus..