My Wife Psycopat,Menceritakan seorang wanita culun yang di jodohkan dengan seorang Pria Casanova yang tampan dan juga kaya.
Robert Daimen Pattinson Pria Mateng yang berusia 35 tahun.Dia dikenal telah melajang seumur hidup nya.Namun,pada kenyataan nya Daimen menyimpan sebuah rahasia yang orang lain tidak tahu bahkan keluarga sendiri.Hobby nya memuaskan hasrat nya dengan wanita muda,ia juga pria yang kejam,habis manis sempah di buang.
Daimen adalah sapaan yang kerap di kenal banyak orang,Pria ini juga tergolong pria yang sukses di dunia bisnis,ia telah menduduki peringkat pertama selama bertahun-tahun di dunia bisnis nya.
Daimen juga CEO dari Company Daimen,Di nikah kan dengan gadis culun bernama Alice Victoria Cullen,Cucu orang terkaya nomer dua di Asia Timur tepatnya di Jepang .
Seorang Casanova menikah dengan seorang gadis Culun apa kata
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua bulan berlalu
Setelah hari dimana kedua nya menikmati malam pertama yang sempat tertunda,kini hubungan Alice dan Daimen mulai membaik.
Pagi-pagi sekali Daimen sudah bersiap-siap untuk ke kantor.
"Sayang,mana dasi ku!"Teriak Daimen,
"Iya mas,tunggu"Alice segera keluar dari ruangan ganti,dan menuju kamar,masih dalam satu ruangan juga.
"Ini mas"
"Pakai 'kan sayang,aku sudah terlambat ini,hari ini ada meeting "Alice segera membantu Daimen memasang dasi dengan benar,begitu selesai,Daimen segera menci-um kening sang istri.
Sudah dua bulan ini sikap Daimen terlihat begitu manja dan romantis kepada Alice.Sangat terlihat betapa ia sangat mencintai sang istri.
"Sayang,aku tidak sarapan di rumah ya,aku akan sarapan di kantor"Ujar Daimen kemudian,lalu Alice mengantar nya menuju teras rumah.Semenjak Kakek sudah tinggal di luar,mereka hanya tinggal berdua di sana,dengan beberapa pengawal dan pelayan .
"Domenico,aku akan membawa sendiri mobil nya,jadi kamu tidak perlu pergi dengan ku"Daimen segera masuk ke dalam mobil,Domenico menatap heran Daimen,sebelum nya ia belum pernah pergi sendiri,selalu Domenico yang menemani Daimen.
Setelah mobil Daimen pergi meninggalkan halaman rumah,Alice segera melirik ke arah Domenico.
"Apa hari ini Tuan ada rapat penting?"
"Ada Nyonya"
"Biasa nya dia selalu mengajak mu untuk pergi,kenapa hari ini kamu tidak di ajak,apa kamu melakukan kesalahan?"Alice menebak nya,Domenico hanya menundukkan kepalanya saja,tidak mau memberikan penjelasan kepada Alice.
"Percuma saja bertanya,kamu juga tidak akan membuka suara tentang Tuan mu itu"Cibir Alice yang segera pergi meninggalkan Domenico di teras.
Domenico menatap punggung Alice yang sudah jauh dari pandangan nya.
Di tempat lain,Daimen segera membelokkan mobil nya ke arah perumahan yang tergolong elit di tempat itu.Tanpa berpikir panjang,Daimen segera masuk ke dalam halaman rumah tersebut.
Ceklek !
Mendengar suara mobil,seseorang segera membuka pintu rumah,dan memang sudah mengetahui jika Daimen akan datang berkunjung.
"Sayang"Teriak Daimen dari jauh,saat ia sudah turun dari mobil,dan melihat wanita yang berdiri di teras nya.
"Kenapa Kamu menunggu ku disini,kalau kamu capek bagaimana ?"Tanya Daimen sembari mengelus perut buncit wanita tersebut.
"Aku sudah bertahun-tahun begini, hampir tujuh tahun, hanya berdiri lima menit saja tidak akan bisa membuat ku kelelahan"Pungkas Wanita itu,Daimen segera mengecup kening wanita tersebut.
"Rossy,kamu memang yang terbaik.Tidak salah aku memilih mu tujuh tahun yang lalu,meskipun semua orang menentang hubungan kita.Namun,kamu sudah bersedia hidup secara tersembunyi di belakang layar seperti ini,dan kamu sudah menjadi istri terbaik ku"Ucap Daimen memuji Rossy,wanita yang di nikahi oleh Daimen tujuh tahun yang lalu.
"Aku pikir Wanita terbaik sudah tergantikan dengan istri muda mu.Sayang,kamu datang kemari apa dia tidak tahu?"Tanya Rossy lagi,
"Tentu saja ia tidak tahu,bahkan ia tidak akan pernah tahu pernikahan itu terjadi karena bisnis!"Tukas Daimen.Sembari membawa sang istri masuk ke dalam rumah.
Tiba di dalam rumah,masih ada bocah laki-laki yang berusia lima tahun yang sedang menikmati sarapan nya.
"Papa..."Teriak bocah itu,dan segera turun dari kursi berlari ke arah Daimen,begitu juga dengan Daimen sudah siap menerima pelukan dari sang Anak.
"Kenapa Papa lama sekali pulang nya,aku sudah bosan,setiap hari hanya pergi ke sekolah dan pulang kerumah.Mama tidak menginginkan Aku untuk bermain di luar dan pergi dengan sopir"
"Robert tidak boleh mengeluh,kamu sudah dewasa,harus patuh dengan omongan mama mu,apalagi saat ini mama sedang tidak sehat,jangan nyusahin Mama mu,oke sayang"
"Oke,Robert akan patuh,tapi lain kali kalau papa datang,belikan mainan yang banyak untuk aku ya pa"
"Iya sayang,kamu sekarang lanjut makan ya"
"Baik Pa"Robert segera kembali ke meja makan.Sementara,Daimen dan Rossy masih berdiri di tempat semula,seraya menatap sang anak yang kembali melanjutkan makan sarapan nya.
Kriing..Kriing..Ponsel Daimen berdering,yang menelpon adalah Kinanti,sekretaris Daimen.
"Siapa sayang?istri mu ya?"Mendengar pertanyaan itu,Daimen segera melirik ke arah Rossy,
"Sayang,kamu juga istri ku,ini yang menelpon Kinanti,sekretaris ku"
"Angkat Sayang"Daimen mengangguk,dan segera mengangkat panggilan tersebut.
"Iya Kinan!"
"Pak,anda dimana?sepuluh menit lagi,meeting akan di mulai,Tuan Cleo sudah menunggu Anda!"Ujar Kinanti di balik telepon.
"Suruh dia menunggu sepuluh menit,tolong sampaikan kepada nya,Aku sedang bersama dengan istri ku!"Ungkap Daimen,membuat Rossy terkejut.
"Baik Pak"
Panggilan terputus,Daimen menyimpan kembali ponsel tersebut.
"Kenapa Kamu begitu terkejut sayang?"Tanya Daimen yang mendekat ke arah Rossy.
"Tadi kamu bilang..."Rossy menjeda ucapan nya,Daimen langsung bisa menerka .
"Oh,itu tadi yang menelpon Kinanti,ada meeting dengan sepupu Alice istri ke dua ku,Aku sengaja bilang seperti itu,agar ia tidak mengeluh jika aku terlambat.
"Jadi,sekarang kamu sudah mau pergi?"Tanya Rossy dengan wajah sedih nya.
"Iya,tapi aku akan kembali nanti malam lagi"Tukas Daimen,sembari mengelus kepala dan perut Rossy.
Setelah berpamitan dengan Anak dan istri nya,Daimen segera keluar dari rumah tersebut.
Di Tempat lain. . .
Cleo sudah tiba lebih awal lima menit dari yang ia janjikan dengan Daimen.
"Tuan Cleo,mohon tunggu sebentar,Tuan Daimen masih dalam perjalanan,saat Anda menelpon ia masih dengan istrinya"
"Tidak masalah,aku akan menunggu di sini"
"Baiklah "Kinanti segera pergi meninggalkan Cleo di lobi.
"Harusnya Aku membatalkan meeting ini,agar Daimen bisa lebih lama bersama dengan Alice,apalagi menurut dari cerita Alice Daimen dulu tidak pernah memperhatikan dirinya.
Cleo segera mengeluarkan ponsel yang ada di dalam saku jas nya,lalu memilih nomer ponsel milik Alice.Namun,ia mengurungkan niat nya,Cleo memilih untuk menghubungi Daimen saja.
Kring..Kring..
"Ada apa anda menelpon saya lagi"Seru Daimen yang sudah tiba disana.
"Oh,Sudah sampai ?"Daimen mengangguk,Cleo segera berdiri dari tempat duduk nya.
"Aku berencana membatalkan meeting jika kamu masih ingin menemani istri mu,tapi sekretaris mu baru memberitahu ku tadi"Ungkap Cleo yang sedikit kecewa.
"Tidak masalah,soal pekerjaan tidak boleh di tunda,Aku bisa menemani nya saat pulang nanti"
"Kalau begitu,apa bisa langsung kita mulai Meeting nya?"
"Bisa,mari kita pergi ke ruangan meeting"
"Baik"Daimen dan Cleo segera pergi menuju ruangan meeting yang ada di lantai dua,ke dua nya akan membahas proyek baru yang sudah mereka berdua sepakati sebelumnya.
lanjut lagi thor
di judul Damian perjaka tua.
ko tau2 udh pnya istri yg hamil plus udh ada anak yg gede.