NovelToon NovelToon
Malam Pertama Dengan Pria Misterius

Malam Pertama Dengan Pria Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:73.9k
Nilai: 5
Nama Author: kiya12

sebuah lengan membawaku kedalam pelukannya entah kenapa ragaku tidak bisa aku kendalikan, aku menatapnya lelaki dengan manik coklat dengan rahang kokoh.
sentuhan demi sentuhan membuatku terlena, aku tidak bisa berbuat apa apa entah ada apa dengan tubuhku, aku menikmati setiap sentuhannya.
"egh"
hanya itu yang keluar dari mulutku, hingga sesuatu yang melesak masuk kedalam tubuhku aku hanya mampu menangis namun menikmatinya sangat menikmatinya.
hingga berita kehamilan menyebar membuatku tak bisa mengelak sebuah pernikahan dengan lelaki yang tidak aku inginkan menjadi tameng penghalang impian impianku untuk meniti masa depan yang indah dan cerah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiya12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada apa?

"bi, saya minta kerja samanya untuk mengatur ulang katering ya" ujar sandra saat bertemu dengan bi inah.

"tapi saya tidak bisa Nya" ujar bi inah menolak.

"bisa kok bi, maksudnya urusan katering saya kasih sepenuhnya sama bibi, untuk berapa porsi dan jenis makanannya apa aja" bi inah hanya mengangguk mendengar penjelasan sandra "mereka sudah di jalan, nanti bibi dampingi aja" ujar sandra kembali.

"eh Vi, gimana MUA nya?" sandra bertanya pada vivi yang baru saja mematikan sambungan telponnya.

"sudah, mereka siap" sandra menghela nafas lega mendengar jawaban vivi.

"makasih ya vi"

"ini anakmu, nggak pernah ngerepotin sekalinya bikin repot kepalaku mau pecah rasanya" keluh vivi sambil memijat pelipisnya.

"gitu gitu juga masih ponakanmu vi" sandra menepuk pelan bahu vivi, perempuan itu hanya menggeleng lemah.

"awas aja kalo sampe pernikahannya seumur jagung doang" ancam vivi kemudian.

"kok ngomongnya gitu? ucapan adalah doa kan vi?" ujar sandra tidak Terima.

"ya supaya mereka tahu, kalo pas nikah repotnya semua enaknya berdua aja" ujar vivi kembali, sandra hanya menggeleng tidak percaya.

"hush, kamu tuh ngga inget dulu pas kamu mau nikah siapa yang hampir mati" vivi memanyunkan bibirnya mengingat ia pernah menyiksa sandra agar orang tua vivi merestui hubungan vivi dan suaminya sekarang.

"yaudah, aku tinggal ya jangan lupa cek ulang semuanya takut aku lupa" ujar sandra sebelum pergi meninggalkan vivi.

"astaga mentang mentang paling tua" ujar vivi menggerutu, ia kembali pada ponselnya dan menghubungi seseorang...[]

"aini apaan? kok dekorasinya kayak gini, nggak lucu dong bayar mahal hasilnya mengecewakan" ujar Andra protes kepada kru yang sedang mendekorasi bagian tengah villa.

"maaf Pak, tapi memang yang kami sepakati dengan client adalah simple tapi elegan" jawab ketua kru, Andra membusungkan dadanya tidak Terima dibantah.

dari kejauhan vivi menyaksikan semuanya, sandra yang kembali menghampirinya pun bertanya.

"ada apa?"

"itu loh mantanmu yang sok ganteng, sok keren, sok tegas liat deh" ujar vivi membuat sandra mengarahkan pandangannya pada andra.

"astaga bikin onar mulu itu laki, ngga ada berubahnya sama sekali" ujar sandra dengan geram.

tanpa basa basi ia berjalan mendekati andra yang masih berdebat dengan kru dekorasi.

"ada apa ini ribut ribut" tanya sandra.

"ini masa dekorasinya kayak gini" protes andra pada sandra.

"bukan gitu bu, tapi kan dari awal clint memintanya seperti ini" ujar ketua kru, ia pun bingung seharian mendekorasi villa malah dikomentari saat 90% selesai.

"siapa memang yang mau dekorasi murahan seperti ini?" ujar andra, sandra membulatkan matanya menatap andra dengan tajam.

"dekorasinya sesuai permintaan rey kan?" tanya sandra pada kru dengan tegas.

"betul bu"

"kalau begitu lanjutkan dan cepat selesaikan, jangan dengerin lelaki tua peot ini" ujar sandra yang merasa kesal dan marah, bisa bisanya andra tidak percaya dengan apa yang dipilih dan di usahakan oleh anaknya.

"San..."

"diam, masuk kamar sana jangan ganggu lagi" tegas sandra, seketika nyali andra menciut dan terlihat kru yang sedang mendekorasi rasi itu menahan tawa.

Tin Tin

diluar, suara klakson mobil terdengar dan beberapa menit kemudian Kena masuk kedalam vila didampingi oleh kedua sahabatnya beserta suami mereka.

"wah cantik sekali" puji kena saat melihat altar yang sangat cantik dan indah.

"eh udah pada nyampe, gimana perjalannya?" ujar sandra sambil menghampiri semuanya.

"menyenangkan, yaaa udara dan suasana puncak jadi pengen cepet cepet masuk kamar langsung deh" ujar Vanya tanpa malu.

"kamu ini, yaudah sana masing masing punya kamar di atas" ujar vivi, dialah yang mengatur kamar agar semua orang nyaman untuk istirahat.

"mom, aku juga mau bikin baby lah biar cepet jadinya" sedetik kemudian, aisyah menyikut perut ray dengan sikunya, hingga lelaki itu sedikit meringis.

"yasudah yasudah, kalian pergi ke kamar masing masing dan istirahat oke" ujar sandra, setelah menyapa semua orang akhirnya kedua pasangan itu naik ke lantai atas.

"mom, rey belum nyampe?" tanya kena kemudian, setelah matanya lelah mencari keberadaan rey.

"belum, mungkin larut malam tadi ada yang harus di urus dulu" jelas sandra, kena mengangguk mencoba mengerti meskipun hatinya tidak bisa berbohong.

"pah, kok papah diem aja sih" kena bertanya dengan heran, sedangkan andra hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"ah, ngga ini papa cuma ngantuk" ujar andra berbohong, padahal ia menciut karena ada sandra disana.

"oh, yaudah papah istirahat aja, aku juga mau istirahat udah malem loh ini udah mau jam sembilan" ujar kena kemudian.

"i.. iya, kamu duluan"

"yaudah, mom, papa kena duluan ya" setelah berpamitan, kena menaiki anak tangga lalu masuk kedalam kamarnya, astaga dua kamar di samping kanan kirinya sudah tertutup rapat, ah sudahlah kena terus saja bergumam memikirkan di cuaca dingin seperti ini sangat romantis jika berduaan dengan pasangan...[]

"sialan!" alan terus menghajar beberapa preman yang tiba tiba menyerangnya.

"alan, sebenarnya ada apa ini?" ujar rey kebingungan, alan menggeleng tidak tahu.

5 orang berbadan besar, berwajah sangar berjalan maju mengunci pergerakan alan dan rey. keduanya saling bertatap untuk menyusun strategi untuk melawan.

1
tri
ljuuut thoor.......semangat
Riki Ridwan Margana
gak jelas cerita nya sneh
NatalieLaurentRenes
lanjut up nya Thor
NatalieLaurentRenes
beughh Thor kok Rey selingkuh sich. nti Sofi hamil pula lgi
NatalieLaurentRenes
ayo othor smngat nulisnya
NatalieLaurentRenes
malah satu udh kelar . masalah berikutnya tunggu di bereskan. Krn ad biangkerokny dr semua yg terjadi
NatalieLaurentRenes
harapanku Ray dan Rey itu kembaran . heraaan klo lihat netizen yg mengharapkan ad pemain yg mualaf .
NatalieLaurentRenes
kembar deh kyakna. kena Ray sj gak kenal kena.
NatalieLaurentRenes
mudah2an Ray dan Rey itu saudara kembar ya Thor
NatalieLaurentRenes
mampir dulu
Siti Nihayatul
laanjuuut
Siti Nihayatul
semangat mhk thor...
lanjutkan
Siti Nihayatul
tetap semmmaangat
Siti Nihayatul
aq selalu ngeliek thor.tetap semangat
Siti Nihayatul
suka
Deliani Deliani
kena dan rey bahagia
Lailatul Istiqomah Istiq
up
Lailatul Istiqomah Istiq
aq nunggu kelanjutan nya thor ...cerita nya seru..
Anonim
mna ko gda kelanjutannya thor...
Keyzha Aninditha
lanjut donk thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!