Kanaya arsyilla dewi dia seorang gadis berusia 20 thn yg tinggal bersama bibi dan sepupunya. tapi Kanaya selalu diperlakukan tidak adil oleh bibi nya juga sepupunya.
hingga suatu ketika Kanaya bertemu seorang CEO perusahan ternama bernama Derren Alexander , pemilik PT alexander group. hingga hidup Kanaya berubah.
pengen tahu kisahnya yuk silahkan dibaca
ini karya pertama aku 😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31. Cinta Kanaya - 31
malam harinya di mansion Anthony , setelah Nina menjalankan tugasnya diapun berbaring sebentar.kemudian dia turun kebawah ingin memasak karena lapar.lalu Anthony melihat Nina ada di dapur dan berjalan menghampirinya.Nina tidak sadar akan kedatangan tuannya karena fokus bikin mie.
"Masak apa kamu,"tanya Anthony datar di belakang Nina
"Astaga tuan , mengagetkan aku aja ," ujar Nina sambil memegang dadanya
"Bikin mie tuan,"balasnya sambil mengaduk
"Mie tidak baik buat kesehatan," celotehnya
"Saya cari yang cepat saji dan mudah tuan,"sahut Nina
"hmm, oh ya buatin aku kopi tanpa gula lalu bawa kekamarku," ucapnya lalu menaiki tangga menuju kamarnya meninggalkan Nina di dapur.setelah mie yang diaduknya matang dia menaruhnya dipiring.setelah itu dia membuatkan kopi tanpa gula sesuai perintah tuannya dan mengantarkan ke kamar tua Anthony.
di depan kamar anthony..tok..tok..tok
"masuk,"ucapnya datar sambil menatap Nina
lalu Nina menaruh kopi tuannya didekat tuan Anthony.
"saya permisi tuan mau kembali ke kamar ," pamitnya
Anthony hanya diam dan menatap Nina hingga pintu tertutup.Nina pun keluar dari kamar Anthony dan menuju kamarnya untuk beristirahat.
Anthony merasa nyaman bila berdekatan dengan Nina dan dirinya merasakan perasaan asing yang hinggap dihatinya kepada gadis ceroboh itu.
"Apa apaan aku ini ," maki nya.
setelah itu Anthony merebahkan tubuhnya dan tertidur.begitu juga nina juga merasa aneh bila dekat dengan tuannya itu. Keesokan harinya jam 06.00 pagi Nina bangun dan menjalankan tugasnya yaitu menyiapkan pakaian kerja tuan Anthony juga membangunkan sang tuan.
Nina POV
gimana ini aku harus membangunkan tuan Anthony .aku grogi sekaligus takut setiap kali menatap mata tajam nya.
tok..tok..tok didepan kamar Anthony
pintu kamar tidak dikunci lalu dia masuk ke kamar majikannya.dia melihat tuannya masih tertidur pulas sambil bertelanjang dada.
"Tuan bangun ini sudah pagi ," ucap Nina menepuk nepuk tangan Anthony
"hmmm..,"gumamnya
"ada apa ," balasnya serak
"Udah pagi tuan , bukannya tuan pergi kekantor hari ini," jawab Nina
"baiklah ,"sahutnya singkat lalu bangun dan berdiri
Nina yang melihat tuannya bertelanjang dada pun membalikkan badannya karena malu.Anthony yang melihat Nina malu hanya menyunggingkan senyum kecil lalu berjalan menuju kamar mandi.Nina segera merapikan kamar tuannya dan menyiapkan segala keperluan sang tuan mudanya.
stelah beberes kamar Anthony , nina pun keluar.Anthony keluar dengan hanya handuk yang melilitkan pinggangnya menutupi bagian bawahnya.
"hmm dia sudah menyiapkan pakaianku,"gumamnya menyunggingkan senyum kecil
setelah itu dia berganti pakaian dan menuruni tangga turun kebawah dan dia melihat Nina membantu para pelayan menyiapkan makanan.Anthony menatap nina dalam dan intens.
Anthony POV
dia terlihat cantik alami tanpa make up.kenapa setiap aku menatapnya seolah ku terhipnotis olehnya dan hanya fokus terhadapnya.Nina kenapa kamu membuatku begini, lalu dia berjalan menuju ruang makan.
"Selamat pagi tuan,"sapa Nina sambil menunduk takut menatap mata sang tuan
"Pagi Nina,"balasnya menyunggingkan senyum kecil
"Kenapa kamu menunduk kamu takut dengan aku,"tanya Anthony dengan tatapan intens
"Eh..tidak tuan," balasnya gugup
setelah itu Anthony duduk dan memakan sarapan yang disiapkan.sementara nina merasa takut kalo masakannya tidak enak.
"Ini siapa yang masak ,"tanya Anthony
"Saya tuan ," balas Nina
"Masakanmu enak juga besok besok kamu yang masak ,"perintah Anthony
"Baiklah tuan," jawabnya patuh
Nina merasa lega karena masakannya sesuai selera tuannya. setelah sarapan dia mengelap bibirnya lalu berdiri meninggalkan meja makan.Anthony berangkat menuju ke kantor nya.lalu menatap dan pamit pada Nina sebentar.
"Aku berangkat kerja dulu," ucapnya
Nina merasa aneh dengan tuannya kenapa juga harus pamit padanya segala.padahal dirinya hanya seorang pelayan pribadinya bukan istrinya.
"Aku kan cuma pelayan kenapa dia pamit padaku seperti suami pamit pada istrinya aja ,"batinnya lalu menggelengkan kepala dan mana mungkin tuan punya istri seperti dirinya ," pikirnya
lalu Nina membersihkan meja membantu para pelayan lain.sesekali mereka saling berkenalan dan bercerita juga bercanda tawa.
sementara itu Kanaya dan Derren bersiap untuk berangkat ke Jakarta beserta mommy dan daddy-nya.perusahaan daddy di pegang sementara oleh asisten kepercayaan Daddy.mereka menaiki jet pribadi milik sang daddy karena untuk berjaga jaga.
"Kalo kamu capek tidurlah sayang ,"ucap derren sambil membelai pipi sang istri.
lalu kanaya memejamkan matanyA dan bersandar pada derren. Sementara derren berbincang bersama daddy dan mommy nya membahas tentang persiapan resepsi derren dan kanaya. setelah berbincang merekapun kembali terdiam dan beristirahat selama di dalam pesawat.