NovelToon NovelToon
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu / Iblis / Kutukan / Hantu
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Zulia Almanshur

Rumah mewah di tengah hutan yang di akui kepemilikan nya oleh sepasang suami istri , karena rumah mewah itu memiliki banyak kamar dan dekat dengan tempat wisata akhir nya mereka sewakan untuk para wisatawan yang ingin menginap dengan harga murah tapi pemandangan alam sekitar mampu memanjakan mata .

Tanpa di sadari sepasang suami istri itu jika tak gratis untuk bisa memiliki rumah mewah itu .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zulia Almanshur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Suara Misterius

" Apa kita lewat jalan yang kiri ya bu , tuh liat jalan nya kan lebih lurus di banding yang kanan " .

" Kalau di perhatikan sih memang yang kiri agak lurus sih pak , tapi perasaan ibu kok ngga enak ya pak ? " .

" Cuma perasaan ibu saja , mungkin karena ibu sudah merasa takut sedari tadi " .

" Mungkin ya pak " .

" Ya sudah ayo bu kita lanjut jalan " .

Pak Soni memutuskan untuk melewati jalan yang sebelah kiri , sementara bu Wati hanya menurut saja meskipun dalam hati nya merasa was - was entah karena ragu memilih jalan yang kiri atau takut karena hari sudah mulai gelap .

" Ayo bu lebih cepat lagi jalan nya " .

" Iya pak , tapi kaki ibu sudah pegel ini " .

" Tahan dikit lagi bu , kita pasti bisa keluar dari hutan ini " .

Hembusan angin dingin mulai terasa di tengkuk pak Soni dan bu Wati , akan tetapi mereka seolah tak mempedulikan apapun yang mereka rasakan selain hanya untuk ke satu tujuan yaitu segera keluar dari hutan yang sudah mulai tampak mencekam .

Bagaimana tidak mencekam kalau hutan yang di tumbuhi berbagai macam pohon - pohon besar itu sekarang lebih mirip bayangan - bayangan raksasa yang melambai - lambai .

" Pak , kenapa kita ngga nyampe - nyampe ke perkampungan ya pak ? " .

" Iya bu , bapak juga bingung , apa itu artinya kita salah memilih jalan ya bu ? " .

" Haduh pak , gimana ini ibu sudah takut banget pak " .

Bu Wati menoleh ke kanan dan ke kiri , hening .

" Pak , kenapa hutan ini sepi sekali , kenapa kita ngga mendengar suara jangkrik atau belalang hutan " . Bu Wati berbicara dengan suara lirih yang nyaris tidak terdengar .

Bulu - bulu meremang , bu Wati merasa kepala nya berat tapi bu Wati menggigit bibir bawah nya . Rasa ingin menangis dia tahan .

" Bu , apa kita beristirahat di sini saja ? " .

" Ngga usah pak , kita lanjutkan berjalan saja " .

" Ibu yakin masih kuat ? " .

" InsyaAllah masih pak , ayo pak siapa tau di depan sana ketemu rumah warga " .

" Baiklah bu , tapi kalau sudah bener - bener capek kita istirahat saja " .

" Iya pak " .

Mereka melanjutkan perjalanan meskipun dengan langkah tak selebar sebelum - sebelum nya . Kali ini mereka melewati pohon - pohon rindang yang jauh lebih tinggi dan berdiri kokoh .

Ketika mereka melewati nya , suara angin dan suara pohon memecahkan keheningan malam .

SRRTTT !

SRRTTT !

SRRTTT !

Suara langkah kaki mereka yang menginjak daun - daun kering .

BYUURRR !!

Air bening yang berasal dari atas , dari pohon besar yang menjulang tinggi hampir saja menyiram kepala mereka .

Pak Soni melangkah mundur menarik bahu bu Wati kemudian menengadah ke atas .

" Kenapa pak ? " .

Pak Soni mencium lengan nya yang terkena cipratan air tadi .

" Bau nya kok seperti air kencing ya bu ? " .

" Astaghfirullah bapak , apa itu artinya ada wowo di atas pak ? " . Bu Wati berbisik sembari mengeratkan pelukan nya pada lengan pak Soni .

HAHAHAHAHA .. !! . Terdengar suara tertawa berat seperti suara laki - laki .

" Astaghfirullah pak ! " . Pekik bu Wati yang sudah merasa ketakutan .

HAHAHAAHA .. !!

Terdengar kembali suara tertawa yang seperti berada di atas . Akan tetapi pak Soni dan bu Wati tidak melihat apapun .

" HAHAHAHAHAH .. !!

Suara melengking untuk ketiga kali nya terdengar lagi .

" Maaf mbah , kami cuma mau lewat saja , kami tidak punya niat untuk mengganggu , mohon diijinkan lewat ya mbah , permisi ! " . Pak Soni memberanikan diri berbicara dengan lantang .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!