NovelToon NovelToon
Gigolo Feeling

Gigolo Feeling

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:300.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ranxx

Zyta. Sherlyzyta Mezzaluna menyukai Adam. Kakak kelasnya sejak menengah pertama. Zyta yang termasuk gadis pendiam tak tau apa yang harus dilakukannya saat perasaan asing dan baru pertama kali dirasakannya kepada Adam.

Ingin mendekat tapi tak tau caranya dan hanya dapat melihat dari kejauhan.

Bertahun-tahun berlalu, rasa itu masih ada. Melekat kuat bagaikan prangko pada kertas surat.Waktu yang lalu dan waktu yang sekarang telah berubah. Kata orang bagai langit dan bumi. Terlihat dekat namun jauh. Seolah mudah tergapai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranxx, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31 : Nippon Cousin

Happy Reading~

!!! : Awas typo!

📋Nippon Cousin

Laki-laki itu menegakkan tubuhnya dan menghela napas panjang saat napasnya mulai teratur. Zyta terkekeh melihat kakak sepupunya ini yang tak berubah sedikitpun sejak terakhir mereka bertemu tapi ia terlihat sedikit lebih tampan walau pada dasarnya kakak sepupunya ini memang sudah tampan.

"Nani?(Apa?)" Tanyanya saat ZYta terus saja terkekeh.

Zyta menggelengkan kepalanya, "Nanimonai Kane nii-san(Tidak ada apa-apa, kak Kane)," Kane mengerucutkan bibirnya.

"Oh ya, kenapa kakak disini? Dan kapan sampai? Kenapa aku tidak tau?" Tanya Zyta beruntut membuat Kane terkekeh lalu mencubit hidung Zyta.

"Itu karena kamu tidak bertanya,"

Zyta melepaskan tangan Kane dari hidungnya dan menatap Kane kesal.

"Sakit, kakak," ujar Zyta manja membuat Kane kembali terkekeh.

Ia senang jika adik sepupunya ini bermanja-manja dengannya karena Kane adalah anak tunggal dan beruntung sekali ada Zyta jadi ia sudah menganggap Zyta seperti adik kandungnya sendiri.

"Pakai ini. Udara malam ini sangat dingin. Sepertinya akan turun hujan," ujar Kane menyampirkan Haori pada adik sepupu kesayangannya ini.

Zyta tersenyum dan berterima kasih.

"Nee, nii-san. Kau belum memberitahuku, kenapa ada disini?!" ujar Zyta menunjuk Kane dan menatapnya penuh selidik.

Kane mengalihkan pandangannya dan tersenyum kaku.

"Errr...,"

"Hmm?"

"Akh! Sudahlah. Itu tidak penting. Kau ingin kemana tadi?" ujar Kane berjalan melewati Zyta sedangkan Zyta terkekeh dan segera menyusul Kane.

"Emm.. menurut nii-san?"

Kane menolehkan kepalanya dan menatap Zyta datar. Zyta terkekeh melihatnya.

"Jadi?" tanya Kane tak mengidahkan pertanyaan Zyta yang sengaja ingin menggodanya.

Ia sudah hapal dengan sifat Zyta yang satu ini, sifat suka sekali membuatnya geram karena kesal.

Kali ini Zyta mengetukkan jari telunjuknya di dagu dan meliriknya jahil sedangkan Kane memutar bola matanya malas. Kane sudah menduganya kalau Zyta pasti akan menatapnya jahil.

"Aduh! Duh! Duh! Sakit!!" pekik Zyta saat Kane memukul kepalanya.

Kane mendengus dan berjalan cepat meninggalkan Zyta.

"Onii-san, tunggu!!" ujar Zyta mengejak Kane yang sudah jauh darinya.

Zyta harus menggunakan seribu langkah untuk menyamakan langkah pendeknya dengan langkah lebar Kane.

Zyta mendengus kesal saat Kane hanya diam saja mengacukannya hingga mereka sampai ditaman dan Kane masih saja diam. Zyta melipat kedua tangannya didada dan berjalan mendahului Kane.

"Zyta," panggil Kane saat Zyta baru saja akan menginjakkan kakinya di atas jembatan beton menghentikan langkahnya dan berbalik.

Zyta berdeham menjawabnya, "Kau sudah tidak ingin tau kenapa aku disini?" Zyta mengalihkan pandangan matanya dan menggeleng.

"Hmm... Hontoni?(Benarkah?)" tanya Kane tersenyum miring dan Zyta mengangguk tetap mengalihkan pandangannya.

Kane terkekeh, "Dasar!" ujarnya menyentil dahi Zyta dan berjalan mendahului Zyta lagi.

Zyta mengelus dahinya yang sakit dan mengerucutkan bibirnya lalu mengikuti Kane. Zyta berdecak saat melihat Kane masih juga diam.

"Oke.. Oke.. Kenapa onii-san ada disini?"

Kane menolehkan kepalanya sebentar dan tersenyum misterius.

"Untukmu," jawab Kane.

Zyta mengerutkan dahinya bingung, "Untukku?" Kane menganggukkan kepalanya.

Zyta berpikir memangnya apa hubungannya Kane dengan dirinya. Seingat Zyta, ia tak melakukan apapun yang harus membuat kakak sepupunya jauh-jauh datang dari Jepang ke Indonesia hanya untuknya. Zyta juga merasa kalau ia tak melakukan kesalahan apapun dan juga Zyta rasa tak ada masalah apapun di keluarga.

Tapi, kalau Kane sampai jauh-jauh datang dari Jepang ke Indonesia pasti ada masalah serius karena saat ini Kane sudah menjadi penanggung jawab keluarga di Jepang.

"Tunggu! Aku masih tidak paham maksudnya?"

Kane berhenti dan berbalik lalu tersenyum, "Kamu tidak perlu memahaminya sekarang," ujar Kane mengedipkan sebelah matanya dan akan melanjutkan langkahnya tapi Zyta menggenggam Yukata yang dikenakannya.

"Sebenarnya... Sebenarnya ada dengan semua ini? Kenapa onii-san juga menyembunyikannya padaku?" ujar Zyta menundukkan kepalanya dan mengeratkan pegangannya pada Yukata Kane.

Kane melirik yukatanya dan mendekati Zyta, "Tidak ada yang perlu disembunyikan disini..," ujar Kane memegang puncak kepala Zyta.

"Aku sudah tau semuanya. Tidak tapi kami semua," ujar Kane tepat ditelinga Zyta dan mengambil sejumput rambut Zyta yang terurai dan memilinnya pelan.

Zyta membulatkan matanya dan bergetar. Pria disebelahnya ini bilang tau semuanya. Itu artinya.

"Ne.. Zyta, untuk sekarang kau tidak perlu tau. Tapi, jika waktunya tepat aku akan memberitaumu dengan sukarela," ujar Kane menjauhkan wajahnya dan tersenyum miring.

Ahhh... benar. Orang didepannya ini adalah Kane, kakak sepupunya. Pria yang bisa tau segalanya dengan mudah. Hanya dengan uang. Bodoh jika ia berpikir apa yang dilakukannya tidak akan diketahui oleh siapapun termasuki pria didepannya ini.

Zyta diam dan menundukkan kepalanya membuat Kane mengerutkan dahinya bingung, "Kenap..,"

Zyta tersenyum sinis, "Bodohnya aku jika berpikir tidak ada yang mengetahuinya," ujar Zyta datar.

"Kenapa aku harus terlahir dikeluarga ini?" ujar Zyta menepis tangan Kane dan berjalan menjauhi kakak sepupunya itu yang melongo ditempatnya.

Ia kaget. Apakah gadis yang baru saja berbicara dengannya adalah Zyta? Adik sepupunya manja dan suka berargumen juga lembut. Kenapa yang dilihatnya sekarang adalah Zyta yang berbeda? Apa yang terjadi selama ia tak pernah berkunjung lagi ke Indonesia.

"Zyta! Zyta! Chottomatte!! (Tunggu!!)" ujar Kane mengejar Zyta yang berjalan cepat meninggalkan taman.

"Zyta!" panggil Kane mencoba menghentikan langkah Zyta.

"Berhenti!!!"

Kane bergeram kesal saat Zyta tak mengidahkan kata-katanya.

"ZYTA!! KUBILANG BERHENTI!!!"

Zyta menghentikan langkah dan berbalik menatap tajam Kane yang juga berhenti dan mematung.

"Nani.. Ga?" ujar Zyta menekankah setiap katanya.

Kane mengedipkan matanya dan berjalan pelan mendekati Zyta tetapi Zyta mengangkat tangannya mencegah Kane mendekat.

"Diam disitu dan bicaralah," ujar Zyta menundukkan kepalanya.

Kane terdiam beberapa saat, "Zyta, apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu bisa seperti ini?"

Zyta mengangkat kepalanya dan tersenyum miring, "Tidak ada urusannya denganmu," Kane semakin bingung. Apa yang terjadi pada adiknya?

Kane mengerutkan dahinya, "Katakan padaku. Ap..,"

"Saat kubilang bukan urusanmu. Maka artinya memang bukan urusanmu,"

Zyta segera meninggalkan Kane sebelum pria itu kembali mencegahnya.

Kane mematung ditempatnya dan terdiam. Beberapa kali ia membuka dan menutup mulutnya. Ia tak percaya adik sepupunya yang manis tiba-tiba saja berubah menjadi seperti ini.

Sebenarnya apa yang sudah terjadi? Batin Kane.

📋📋📋📋📋

Kane menggeser pintu ruang diskusi dan disana sudah berkumpul kakek-nenek dan paman-bibinya termasuk juga orangtua Zyta. Mereka semua memandangnya penasaran.

"Bagaimana?" tanya nenek pada Kane yang baru saja duduk disebelahnya.

Kane diam dan menggelengkan kepalanya. Nenek menghela napasnya panjang begitupun dengan kakek.

"Sebenarnya, apa yang terjadi beberapa tahun terakhir setelah aku tidak pernah berkunjung?" tanya Kane meraih gelas teh yang baru saja dituangkan nenek dan meminumnya.

Semua orang terdiam dan saling pandang satu sama lain. Tidak ada yang mengetahui apa penyebab berubahnya sifat Zyta.

"Katakan padaku. Apa yang terjadi?" ujar Kane meletakkan gelas tersebut kembali ke meja dan tanpa sengaja mengeluarkan suara membuat suasana menegang.

"Katakan saja," ujar Kane mulai kesal saat tidak ada yang menjawabnya sama sekali.

Kakek menghembuskan napasnya panjang, "Ini salahku,"

Kane melirik kakek Zyta yang bisa dibilang juga kakeknya karena kakek Zyta menikahi saudara dari nenek Kane.

"Maksud kakek?" tanya Kane padahal ia sudah tau bagaimana perangai kakek Zyta.

Sifat yang sangat tak disukai oleh Kane atau mungkin semua orang.

"Aku yang...," ucapan kakek terpotong saat salah seorang pelayan mengetuk pintu dan membukanya.

"Tuan... nyonya... nona.. nona.. nona muda Zyta..," ujarnya dengan napas potong-potong sehabis berlari.

Kane berdiri dari duduknya dan menghampiri pelayan tersebut.

"Atur napasmu dan bicara dengan pelan,"

Pelayan itu mengangguk dan mengatur napasnya cepat mungkin untuk menyampaikan sesuatu kepada para majikannya ini.

"Nona muda Zyta.. Nona muda Zyta pergi dari rumah. Kami.. kami berusaha mencegahnya tapi nona muda bersikukuh untuk pergi,"

Semua orang membulatkan matanya bahkan sampai berdiri.

"Pergi?"

Pelayan itu mengangguk menjawab pertanyaan Evan.

Tanpa kata Kane segera berlari menuju tempat parkir diikuti Evan dibelakangnya dan anggota keluarga yang lain kecuali nenek dan kakek yang berjalan.

Kane maupun Evan sudah sampai ditempat parkir tapi mobil Zyta masih terparkir disana. Kane dan Evan saling memandang dan mereka segera berlari kembali menuju pintu gerbang. Sebelum mereka sempai, dari kejauhan terlihat taxi dan Zyta masuk ke dalamnya. Di depan gerbang ada beberapa pelayan yang berdiri.

"Kenapa kalian tidak mencegahnya!!" bentak Kane kesal.

"Maafkan.. maafkan kami, tuan. Kami sudah berusaha mencegah nona seperti yang tuan perintahkan tapi.. tapi.. nona bilang akan memecat kami," Kane meremas rambutnya semakin kesal.

"Zyta!!" geramnya.

Dari kejauhan Kane tidak sengaja melihat Eldan yang berdiri didepan pintu. Pandangan mereka bertemu dan seolah-olah tengah menyampaikan pesan satu sama lain hanya saja berbedanya pandangan mereka yang terkesan tajam.

🎡📋🎡TBC🎡📋🎡

1
selesai baca 👏🤭 suka
5 ⭐⭐⭐⭐⭐
Akhirnya bersatu,Namun tamu special nya x d hadirkan author.. Twin Karina & Sarina 😐
Sevi Hartanti
kangen,besok baca lg,udah ngantuk 😴,bye Adam - zitha👋
Sevi Hartanti
salah satu novel favorit ku😘😘, padahal bagus kok sepi🤔,
vvdni
lah kok yg pas disms kok juga nmanya eldan thor, nmanya adam atau eldan
Ranxx: karakter cowoknya punya dua nama.. dan karakter cewek punya temen yng namanya sama kayk karakter cowoknya..

jdi disini tuh aq pake satu nama ke dua orang berbeda..
total 1 replies
Rani
mampir
Titin Annaj Athoriq
sy suka cerita dgn judul yg gak biasa
Aryani Dinda
kejutan
Aryani Dinda
ceritanya bagus tp like nya knpa dikit
Aryani Dinda
konfliknya sama Tante girang yang udah candu MA Adam alias eldan
Ranxx: 😭 karna dia terlalu ganteng jdi tante girangnya kecanduan gk mau lepas..
total 1 replies
Fatiyah rrgfyrterrtfretuyy
baru baca thor moga mnarik
Mawar Phutrii
bingung sama alurnya thor
Farida Silalahi
cocoknya detektif conan yg pecahin masalah ini. asli gue bingung.....
Riana Nazwa
ceritanya bagus kak aku suka

bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
😍 Chairin 😍
babaliut....
Inna Wati
cerita nya bikin pembaca harus ikut andil mikir...kmn ni arah dan tujuan author...haaiisss maaf kn mak2 ni..GK than klo disuruh tebak tebakan..tpi ttp lanjut baca🙏🙏
Ranxx: 🙏🙏🙏 maaaf jugaa yaakk.. aq gk tahan klo gk buat cerita kek gtu 🤭🤭🤭
total 1 replies
Sandi Hasan
akuu mampir yaaa
Ranxx: makasih dah mampir disini juga 😙😙😙
total 1 replies
Bundanya Naz
cape deh..cm sakit kepalaku
Ranxx: Klise bgt ya ceritanya
total 1 replies
Bundanya Naz
surprise 😄
Ranxx: Tante-tante nyusahin dateng 🤣
total 1 replies
Bundanya Naz
keluarga aneh 🥺
Ranxx: ini juga karna Mikhail cmn punya anak cewek doang.. satu tok pula
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!