NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika Cinta Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Evi Tamala

Namaku Anabel Putri Cahya, aku mencintai seseorang yang bernama Ferdi dian Anggara tapi sayang beribu ribu sayang, ia selalu saja cuek terhadapku. Hingga akhirnya ada seseorang yang datang, ia adalah Aldi Herdiansyah. Sejak kehadiran Aldi, aku tidak lagi merasa sedih karena setiap kali aku ingat kepada Ferdi, Aldi selalu bisa membuatku tersenyum dan lupa kepadanya. Saat hati aku sakit karena melihat Ferdi yang bermesraan dengan wanita lain. Aldi selalu menghiburku hingga aku lupa dengan rasa sakit itu dan ketika aku sudah belajar untuk melupakannya dan mencitai Aldi. Ferdi malah datang mengungkapkan perasaanya. Lalu aku harus bagaimana? Sedangkan selama ini ia selalu saja mencampakkan diriku. Salahkah jika aku memilih Ferdi? Tapi aku takut, aku takut akan menyesal dan salah pilih. Tuhan....Bantu aku.............

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evi Tamala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ribut Kecil

Jam istirahat tiba.........

Anabel dan Aldi sudah selesai makan hanya saja mereka tetep betah berada di kantin. Dan ketika bell berbunyi banyak anak anak yang berhamburan pergi ke kantin dan memesan makanan bahkan sampek ngantri. Untunglah Anabel tadi sudah memesan makanan untuk Puput jadi Puput gak perlu ngantri untuk mesen makanan.

"Hei." Ucap Puput yang langsung duduk di kursi depan Anabel.

"Kog lama sih keluarnya?" tanya Aldi.

"Lama gimana? Ini aja baru bell. Kamunya tu, alasan ke toilet. Eh malah gak kembali. Enak enakan makan di kantin. Gak ngajak ngajak aku pula." Ucap Puput cemberut. Gimana gak mau cemberut coba. Anabel dan Aldi keluar kelas dan Puput harus diam diri di kelas mendengarkan pak siswo yang menjelaskan pelajaran bahasa inggris. Padahal Puput paling benci pelajaran itu karena gak faham apa yang di omongin. Biasanya kalau ada Anabel, Anabel dengan telatennya  akan menjelaskan secara detail kepada Puput tapi di saat mereka berdua gak ada.

Apalah daya, Puput hanya bisa bengong tanpa tau apa harus berbuat apa. Dan ketika pak Siswo melemparkan pertanyaan kepada Puput, puput hanya bisa diam karena gak tau harus menjawab apa. Puput benar benar kesal, ingin rasanya ia ijin ke toilet juga sama seperti alasan Aldi tadi tapi ia gak punya keberanian. Dan Puput hanya bisa berharap bell segera berbunyi. Dan kini ia bisa lega karna bisa keluar kelas dan berkumpul dengan Anabel dan juga Aldi.

"Gimana mau ngajak, aku aja pengen keluar kelas harus berbohong dengan pura pura mau ke toilet. Dan aku mau kembali tadinya tapi aku kasihan sama Anabel, jika aku kembali ke kelas terus Anabel sama siapa coba. Kan kamu sendiri yang minta aku nemenin dia." Ucap Aldi yang gak mau di salahkan.

"Sudah sudah, gak perlu debat. Lebih baik kamu makan aja Put. Tuh tadi aku udah mesenin makanan buat kamu." Anabel mencoba menengahi agar debat itu gak berbuntut panjang.

"Ini buat aku?" tanya Puput tak percaya.

"Iyalah, emang buat siapa lagi coba?" tanya balik Anabel.

"Terus kalian berdua?"

"Aku dan Aldi udah makan tadi. Tinggal kamu aja." Jawab Anabel santai.

"Oke oke makasih ya. Udah mau mesenin makanan kesukaanku. Iya sudah aku mau makan dulu, laper nih." ucap Puput yang langsung menyantap makanan yang ada di depannya.

Selesai makan mereka bertiga memilih untuk pergi ke taman karena mereka gak betah lama lama di kantin apalagi ketika lagi penuh kayak gini. Sesampai di taman, ia melihat Ferdi yang lagi bermesraan dengan Sinta. Anabel hanya bisa senyum kecut.

"Kita pindah aja yuk?" ajak Aldi.

"Iya kayaknya di sini suasanannya kurang bagus deh. Gimana kalau kita ke kelas aja." Ucap Puput, ia gak mau lama lama di sana dan membiarkan sahabatnya melihat kemesraan Ferdia dan Sinta.

"Ayo Bell." Puput menggandeng tangan Anabel dan menariknya menjauhi mereka sedangkan Aldi mengikutinya dari belakang.

"Sepulang sekolah kita jalan yuk." Ucap Aldi ketika mereka sudah ada di kelas.

"Aku gak bisa." Jawab Anabel dengan lesu.

"Kenapa?" tanya Aldi.

"Aku harus ke restoran."

"Aku boleh ikut gak?" tanya Puput.

"Iya, aku juga mau ikut dong ke restoran kamu. Boleh kan?" tanya Aldi.

"Iya kalian berdua boleh ikut aku ke restoran."

"Asyikkkk." Puput sangat senang. Soalnya kalau dia ikut Anabel ke restoran otomatis dia akan makan dengan puas tanpa harus bayar karena Anabel slalu mentraktirnya apalagi itu restorannya sendiri. Jadi Anabel membiarkan Puput dan Aldi makan sampai mereka benar benar puas hanya saja di restoran itu Aldi cuman memesan minuman saja, jarang ia memesan makanan beda dengan Puput yang dengan santainya bisa menghabisksan banyak makanan dengan menu yang berbeda beda.

1
Pak Misbah
toop
Erlinda
ayo Annabel jgn lemah dong jd wanita ngapain lelaki model gitu ditangisi .jgn bodoh dong..buang jauh jauh si Aldi dari hati mu .
Erlinda
sampai bab ini aq suka karakter Annabel .asalnanti jgn berubah klo Aldi minta maaf..
Kasmawati S. Smaroni
anabelnya aja yg bodoh akut
Fa Rel
novel paling menyebalkan sumpah thor pantes like dikit
Fa Rel
bego bgt anabel.cerai aja kno bodoh
Bad Riah
kok enaknya Ferdi bikin anak terus di maafin terus, terlalu enak buat Ferdi, Anabel gak harus bersama kalau mau memaafkan, karena akan ada bayang2 terus, kalau ana gak mati apa mungkin Ferdi setia....jauh ke langit
difama
knp ending'y gini.knp Anabel mo balik lg m c penghianat ferdy...kecewa
Aisya Mis: iye mengecewakan sekali
total 1 replies
Dewi Dewanti
hai toor
Carolline Fenita
maaf kak izin promote karya saya berjudul istri yang tersakiti, oleh Anggeline, terima kasih
Andi Tenri Nyili
comel Lu ferdy/ cowok melo, sediikit dikit nangis, nyaho Luu...
Anik Wachjadi
katanya cinta anabel, tapi doyan juga sama yg lain
N@t@ D€ ©o©o: maaf mengganggu klo sempet mampir ya ke novel q judulnya

"Asisten Nona Muda"

thanks 🌸🌸🌸🍀🍀🍀🍀
total 1 replies
Nani
Gak suka endingnya.
Ngapain Anabel masih mau terima Ferdy
mending JD janda
Yuli Astuti
lanjut thor
Astirai
aku nyimak ya thor....
ikutin jg bukalah hatimu untukku ya...
ttp smangat.....😘
Ajung Atan
yg bikin orang tua mereka juga terkena imbas adalah Vidio yg di sebar warga saat pengrebekan di bandung,Anabel hanya menyita barang barang yg dia kasi ke Aldi dan Puput saja masalah bisnis orang tua hancur karna video
Maya Sarimaya
satu kata lier.
Bunga Tarigan
menyakahkan anabel yg nyebar video, org lain yg videoin lalu d aplod msih aj fikiranya picikkk
Bunga Tarigan
bagus anabel, jfn biarkan pwnghianat hidup enak, br kapok dan bertobat
Bunga Tarigan
penyesalan tiada guna, knoa br ingat pas ktahuan br mikir kmrin kmein kmna mas mbak broooo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!