"Mulai besok kamu akan di pindahkan ke apartemen CEO, kamu bisa melakukan tugas mu disana. Gajimu akan dinaikan dua kali lipat. Dan ingat, jangan sampai membuat kesalahan. Ada yang ingin di tanyakan?" ucap Diki pada Kirana
"Maaf, Pak. Jika saya menolak apa konsekuensi nya?" tanya Kirana
"Tidak ada penolakan, karena kamu sudah menandatangani kontrak kerja selama satu tahun. Yang diperbolehkan, kamu hanya menyetujui dan menjalankan tugas mu dengan benar. Dan ingat, jangan ceritakan ke staff yang lain" ucap Diki
"Peraturan macam apa ini" ucap Kirana seraya membaca lembar demi lembar peraturan yang tertulis pada kertas di hadapan nya
Dari kantor CEO Steven menatap layar monitor cctv dari ruangan nya, menatap ekspresi Kirana seraya berkata
"Ide cemerlang ku bagus juga, aku jadi lebih leluasa menatap mu setiap hari. Kirana"
Senyum nakal menyeringai dari bibir seksi nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kos Baru
Kirana sudah menyelesaikan pekerjaannya, begitu juga dengan Tita yang sudah merapikan meja kerjanya.
Karena staff yang lain sudah pulang, hanya ada Tita dan Kirana.
"Tita, aku sudah selesai ayo pulang" Kirana menghampiri ruangan Tita seraya merapikan rambutnya yang terasa lembab karena berkeringat setelah bekerja
"Ayo" jawab Tita seraya berjalan bersamaan menuju lift.
Tak disangka saat pintu lift terbuka, dibelakang mereka terlihat CEO dan asistennya Diki.
Iya betul sekali, CEO itu bernama Steven. Paras nya yang tampan, beliau keturunan Indo Jerman dengan postur tubuhnya yang atletis membuatnya terlihat keren mengenakan jas hitam.
Tita dan Kirana memasuki lift, di ikuti Steven dan Diki. Kirana tidak memperdulikan keberadaan Steven dan Diki, karena ini hari pertama dia bekerja dan belum sepenuhnya tahu setiap staff disana termasuk CEO nya.
Berbeda dengan Tita yang secara spontan bertatap pandang dengan Diki, Diki hanya tersenyum. Tetapi senyumannya membuat Tita tersipu malu.
Sedangkan Steven hanya melihat sekilas Kirana sedikit terkagum karena paras cantik Kirana walaupun riasannya sederhana terlihat lebih natural, karena baru hari ini dia melihatnya.
Ting.. bunyi lift sudah sampai di lobby
Steven dan Diki berjalan keluar, diikuti Tita dan Kirana. setelah sampai di pintu keluar gedung terlihat mobil mewah terparkir dan kemudian Diki membuka kan pintu lalu Steven masuk ke dalam dan menutupnya. Diki berlari kecil menuju pintu kemudi dan bergegas menjalankan mobilnya.
Dalam Perjalanan Pulang
"Siapa perempuan di dalam lift tadi" tanya Steven
"Kalau yang rambut pirang itu staff bagian Manager Pak" jawab Diki
"Kalau yang rambut hitam, siapa" tanya Steven lagi
"Saya kurang tahu Pak, sepertinya staff baru" jawab Diki
Seraya melajukan mobilnya, Steven tidak menanyakan apa apa lagi. Terlihat dari kaca spion CEO nya tertidur.
Disisi lain Tita dan Kirana pulang naik bus menuju kos
Sesampainya di kos, ponsel Kirana berdering
"Iya Bu, Kirana baru saja sampai kos. Hari ini semua baik, aku nyaman dengan pekerjaannya. Ibu bagaimana" jawab Kirana
"Oalah, ya sudah nak Ibu senang mendengarnya. Ibu baik baik saja. Rumah rasanya sepi nggak ada kamu yang rewel" ucap Ibu
"Hehe Kirana sayang Ibu" jawab Kirana dan menutup percakapannya
"Tita, yang tadi itu siapa di lift" tanya Kirana sambil berbaring ditempat tidur
"Oh, itu CEO dan asistennya" jawab Tita
"Tampan kan" imbuhnya lagi seraya menatap Kirana
"Biasa saja, kenapa terlihat dingin ya. Sepertinya galak hahaha" jawab Kirana sambil tertawa
"Aku juga tidak tahu sih, jarang sekali bertegur sapa. Tapi setiap menatap wajah nya. Wah .. merasa ingin memilikinya" jawab Tita sampai tidak berhenti memuji
"Yah semoga kamu bisa memilikinya" jawab Kirana sambil tersenyum
Tak lama mereka berdua tertidur
Keesokan harinya seperti biasa mereka beraktifitas sebelum berangkat ke kantor.
"Oh ya Tita, besok aku pindah kos baru ya. Aku sudah dapat. Nggak jauh sih dari sini, nanti kalau di sini ada kamar kosong aku pindah lagi kemari. Supaya kita dekat" ucap Kirana
"Wah kenapa cepat sekali, kan baru satu hari kamu disini. Kamu yakin mau tinggal sendiri" jawab Tita
"Iya , aku bisa sendiri" jawab Kirana
"Oke lah" jawab Tita
Dan sampailah mereka di Kantor Putra Cemerlang dan mereka kembali bekerja seperti biasa.
Waktu menunjukan pukul lima sore. Hari ini mereka pulang tepat waktu, menuju halte bus di seberang kantor tak lama kemudian melintas mobil CEO di depan halte.
Steven melihat ke arah pintu samping saat melintasi halte, melihat Kirana berdiri, mengalihkan pandangannya pada layar ponselnya yang sedang mengirim pesan untuk wanita spesial nya yang sekarang di luar negeri.
"Diki, kamu belum menjawab pertanyaan ku kemarin. Siapa wanita berambut hitam didalam lift kemarin" tanya Steven
sampe traveling kmna mana hahaaa