Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .
Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .
" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .
" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .
" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .
" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .
Yuk baca cerita Lala😋
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 4 panggil aku Tante
" Mengatai aku tua sekali lagi aku perkosa" pernyataan Alex menakuti gadis itu .
" Dihhhh takutnya" ngeri Lala langsung berbaring memunggungi Alex begitu di lepaskan.
" Kita belum selesai bicara , hadap sini " kata Alex menarik Lala sampai kembali berbaring menghadap nya .
" Apa ganteng, mau bobok nih " kata Lala malah menggoda Alex dengan mengedipkan sebelah matanya.
Alex langsung menyusup wajah Lala dan menjitak kepalanya , gadis itu benar-benar nakal .
" Apa kegiatan sehari-hari kamu?" pertanyaan Alex yang sungguh tidak mengenal banyak tentang Lala selain putri tunggal konglomerat.
" Foya-foya" jawab Lala dengan santainya .
" Kenapa?, takut ya nggak bisa biayai hidup Lala ?" pertanyaan Lala lagi dan lagi mengedipkan sebelah matanya.
" Jangankan untuk biayai kamu , sepuluh istri pun aku mampu " pernyataan Alex dengan wajah santainya.
" Mampu membiayai belum tentu mampu menghadapi Om" senyum nakal Lala yang membuat bulu kuduk Alex mendadak merinding .
" Tapi kalau Om punya 9 istri lagi Lala mampu kok menghadapi mereka sampai mati satu persatu" kata Lala .
" Kamu mencintaiku?" pertanyaan Alex , karena hanya wanita yang mencintai pasangan nya yang tidak mau berbagi dengan wanita lain .
" Cinta nggak cinta , istri mana yang mau lihat suaminya sama wanita lain sih Om?" pernyataan Lala mengatakan realita .
" Ya nggak Om " kata Lala terus mendekat bahkan akan menyentuh Alex .
" Lala menjauh " ucap Alex memegang kedua tangan nakal gadis itu.
" Om suruh aku menjauh tapi tangan aku dipegang " goda Lala lagi dengan sengaja menghembuskan nafasnya kewajah Alex .
" Me, menjauh dari ku " kata Alex sedikit menjaga jarak .
" Umur kamu berapa?" pertanyaan Alex.
" Ohhhh tuhan bahkan Om tidak tau berapa umur wanita yang Om nikahi, jangan-jangan umurku lebih tua dari Om " kata Lala mendadak naik keatas tubuh Alex .
" Lala, turun " kata Alex yang mendadak lemas seluruh persendian nya ketika Lala menindihnya.
" Umurku 31 tahun , jadi brondongku Sayang mulai besok panggil Tante ya " kata Lala kini duduk diatas perut Alex .
" Awwwww" Lala itu benar-benar seperti cegil yang mendapatkan crush nya .
" Hahahaha " tawa petakilan Lala turun dari atas tubuh Alex yang mendadak lemas tak berdaya .
" Gadis sialan , katakan berapa umurmu " ucap Alex dengan serius memegang tangan Lala.
Pernikahan mereka sangat mendadak hingga Alex tidak sempat untuk mengetahui hal-hal tentang Lala sepenuhnya.
" Aihhhh, panggil Tante dulu" kata Lala dengan main-main.
" Lala jawab atau aku ,"
" Umur aku 21 Om " jawab Lala dengan serius .
" Astaga , ternyata dia lebih dewasa dari tampilan nya , pantas dia mengerti hal-hal intim dan khusus" batin Alex yang awalnya berpikir umur Lala 18 tahun karena terlihat masih seperti bocah .
" Jika umur kamu 21 maka aku hanya tua 4 tahun , bisa-bisanya kamu panggil aku Om" kata Alex dengan ekspresi tidak terima nya .
" Lah terus kenapa kalau di panggil Om, aku aja suka di panggil Tante hanya saja tidak ada yang mau manggil aku Tante " sedih Lala diakhir kalimat nya yang membuat Alex tertawa .
" Nggak pantes banget kamu dipanggil Tante" pernyataan valid Alex karena wajah Lala terlalu baby face bahkan masih terlihat seperti anak SMA.
" Ihhhh, Om jahat " kata Lala merasa kesal dibilang tidak pantas .
" Ternyata dia sudah dewasa , namun sepertinya istriku ini memang punya kepribadian rese dan friendly saja" batin Alex berkesimpulan.
" Baiklah kita tidur , ini sudah malam " ucap Alex mematikan lampu utama kamar.
............
Keesokan paginya.
Lala berlari menuruni tangga masih memakai piyama tanpa menyisir rambutnya.
" Om kenapa nggak bangunin Lala" komplen Lala menghampiri Alex diruang makan .
" Pagi Nyonya " sapa pelayan dan bodyguard yang ada di sekitar mereka.
" Apa untung nya aku membangunkan mu " cuek Alex melanjutkan sarapan nya .
Lala menatap Alex yang sudah siap dengan stelan kantor nya dan ikut duduk di meja makan .
" Apa untungnya aku menikah dengan Om " pernyataan Lala mengambil sandwich ditangan Alex lalu memakan nya .
" Benar-benar rugi bahkan dibangunkan sarapan saja tidak " sambung Lala memakan sandwich itu hanya dalam tiga kali gigitan .
Alex hanya terdiam tanpa kata-kata mendengar ucapan Lala , lagian dia salah juga bagaimanapun ini adalah hari pertama Lala tinggal di rumah nya .
" Mau kemana?" pertanyaan Alex memegang tangan Lala yang langsung berdiri setelah minum air .
" Sarapan sampai selesai " kata Alex meminta pelayan mengisi piring Lala karena dia hanya sarapan dengan sisa makanan yang dia ambil di tangan Alex .
"Nggak mau , Om tadi nggak ngajak aku pun " ucap Lala yang tidak selera lagi .
" Aku mau pe," ucapan Lala terhenti melihat seseorang yang datang .
" Selamat pagi bos, se , selamat pagi Nyonya kecil " sapa Rey ragu-ragu diakhir kalimatnya karena awalnya berpikir istri sahabat nya sepantaran rupanya tidak .
" Selamat pagi asisten Rey" sapa Lala balik membaca pin nama di baju pria tampan itu .
" Duduk " kata Alex yang masih belum melepaskan tangan Lala .
" Ayo duduk di sebelahku , kita sarapan " ucap Lala dengan begitu genit sampai beberapa orang tergelak mendengarnya.
Lala itu benar-benar versi cegil dunia nyata , langsung berubah begitu melihat cowok tampan !.
" Sarapan cepat sebelum aku hukum " perintah Alex dengan tegas .
" Tapi,"
" Mau dihukum?" tegas Alex yang membuat Lala langsung cepat makan karena takut dihukum .
" Rey duduklah " ucap Alex pada sahabat yang juga berstatus sebagai asisten nya .
" Bagaimana hasil kesepakatan kemarin ?" pertanyaan Alex yang langsung membahas pekerjaan.
" Tidak begitu baik ada beberapa kesalahan ," Mereka berdua sibuk membicarakan pekerjaan sampai lupa waktu sementara Lala hanya menikmati wajah tampan kedua pria itu secara bergantian sambil makan .
10 menit kemudian.
" Lala udah selesai sarapan, mau mandi " kata Lala berdiri dari duduknya .
" Aku juga akan berangkat "Alex berdiri dari duduk dan memberikan tangannya dengan sedikit canggung ketika Lala ingin bersalam padanya .
" Aku pergi " kata Alex berjalan diikuti Rey yang senyum-senyum sendiri .
" Uang jajan mana?" kata Lala mengejar Alex yang tidak peka itu .
" Rey tolong siapkah satu kartu untuk nya " perintah Alex yang diangguki Rey .
Alex mengeluarkan dompetnya dan memberikan dulu kartu miliknya pada Lala namun tidak diterima nya .
" Aku minta uang jajan bukan kartu " cemberut Lala .
" Astaga , Rey berikan aku uang cash" pinta Alex yang memang jarang punya uang cash .
" Hanya ada 200" suara kecil Rey berbisik karena mereka memang hampir tidak pernah bawa uang cash .
" Terimakasih" senang Lala menerima uang jajan nya tanpa berkomentar apa-apa, lalu dia menaiki tangga .
...........
" Rey aku ingin kau mencarikan informasi tentang istriku itu sedetail mungkin , aku benar-benar tidak tau banyak tentang nya " pernyataan Alex .
" Astaga jadi kau tidak mengenalnya sepenuhnya?" kaget Rey
dobleeee donk thor😄💪
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
lanjutttttt💪😄