NovelToon NovelToon
Transmigrasi Belvia Season 2

Transmigrasi Belvia Season 2

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / CEO / Mafia / Romansa / Iblis / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erika Ponpon

Novel ini kelanjutan dari Transmigrasi Belvia season 1, diharapkan baca yang season 1 biar tahu alur ceritanya.


Dilarang keras untuk kopi paste ❗❗❗❗❗
Tidak menerima komen toxic... ❌❌❌🚫
Jadilah pembaca yang bijak....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erika Ponpon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

...Australia , 24 November 2020...

"Apa udah siap semua barang yang akan kamu bawa sayang?" tanya Bunda Dasha.

Danzel menatap semua barang yang udah berada di dalam koper. "Sepertinya udah semuanya Bun, bunda sama ayah kapan pindah ke Indonesia katanya mau pindah"

Bunda Dasha duduk di pinggir ranjang di samping Danzel anak semata wayangnya itu.

"Ayah nggak bisa melepaskan jabatannya sebagai Ceo disini sayang ayah kan udah menggantikan posisi Grandpa Agler, bunda dan ayah bisa ke Indonesia kalo ada hari libur" jawab Bunda Dasha.

Danzel langsung berdecak kesal kenapa sih hanya kita yang berada di luar negeri sedangkan semua keluarga berada di Indonesia.

"Ck, emang bunda nggak kangen apa sama mommy Hana dan anggota keluarga lainnya? termasuk nenek dan kakek Jendry, katanya dulu ayah pernah janji mau kembali ke Indonesia setelah bunda dinyatakan sembuh total" protes Danzel.

"Iya tapi waktu dulu sebelum Grandpa Agler mu menyuruh untuk menggantikan posisi Grandpa dan terpaksa ayahmu harus menurutinya, tunggu ayah mu akan mengalihkan cabang yang ada di Indonesia akan menjadi perusahaan pusat sementara yang disini akan dijadikan cabang, kalo kamu mau menunggu nya, bunda juga kangen sama mommy Hana dan yang lainnya terutama si kembar katanya mereka nakal ya?"

"Iya Bun, mereka nakal sering keluar masuk ruang BK, Danzel akan menunggu ayah dan bunda pindah ke Indonesia" ucap Danzel ia langsung memeluk bunda Dasha.

Ekhm!

Kalandra berdehem melihat Anak tunggalnya berpelukan dengan istrinya.

"Lepaskan son dia istri ayah jangan main peluk aja kamu" sentak ayah Kalandra sembari memisahkan antara istrinya dengan Danzel.

Danzel mendengus melihat sikap posesif ayahnya sendiri padahal ia itu putra kandungnya sendiri.

"Ayah, aku kan anaknya bunda masak nggak boleh peluk bundaku sendiri" Danzel merucutkan bibir.

"Iya nih ayah masak sama anaknya sendiri cemburu" protes bunda Dasha.

Kalandra menatap istri dan anaknya yang sedang melayangkan protesnya terhadap dirinya tetap saja dia cemburu kalau ada yang memeluk Dasha selain dirinya walaupun Danzel adalah anaknya.

"Pokoknya tidak boleh, bunda mu itu istrinya ayah tidak boleh ada laki-laki lain selain ayah ,yang boleh memeluk bunda walaupun kamu itu anak ayah, makanya kamu cepat cari cewek son biar nggak pelukan sama istri ayah" bantah Kalandra.

"Ck, emang di keluarga Lexander semua laki-laki selalu posesif sama istrinya kasihan yang jadi anak laki-laki nggak di bolehin peluk ibunya sendiri" gerutu Danzel.

"Itu namanya takdir son jadi terima nasib aja" ejek Kalandra.

"Udah kalian ini selalu saja bertengkar, ayo kita turun buat makan malam sebelum kamu berangkat ke Indonesia Zel" ajak bunda Dasha kepada mereka berdua.

 Kedua laki-laki yang beda generasi itu seketika langsung menjadi kucing penurut setelah mendengar ucapan Dasha dengan nada dingin.

"Yes, bunda"

"Yes, my wife"

"Good boy" balas Dasha setelah itu Dasha keluar dari kamar Danzel.

Setelah Dasha pergi dari kamar Danzel, Kalandra dan Danzel saling melempar tatapan tajam sebelum Kalandra menyusul istrinya.

...****************...

Pukul jam 10 malam Casey keluar dari kamar dengan berpakaian hoodie hitam, masker dan kacamata.

"Bang mau pergi kemana?ini udah jam 10 malam kalo mommy tahu bisa berabe lho" ucap Callie berpapasan dengan Casey saat ia ingin masuk kedalam kamarnya.

"Abang ada perlu sebentar cuman satu jam, kamu mau nitip sesuatu?" tanya Casey kepada Callie.

"Emang kemana cuman satu jam tuh? Callie nggak nitip apa-apa, ini udah malam bang nggak baik makan malam-malam jadi gendut entar" ucap Callie, sejak kapan dia memikirkan soal badannya.

"Hm, adalah abang ada perlu kamu masih bocil nggak boleh tahu, dimana bang Cesario?"

Callie kesal lagi-lagi di katain bocil padahal dirinya sudah 16 tahun lho udah bukan bocil lagi menurut Callie nya sendiri tapi tidak bagi Casey menurutnya Callie masih anak kecil yang berusia lima tahun.

"Noh, masih nongkrong di toilet katanya sakit perut gara-gara ngambil asinan nya mommy, langsung dapet karma instan tuh anak" sindir Callie.

Casey hanya geleng-geleng kepala betapa absurd nya tingkah kedua adiknya tersebut.

"Yaudah abang pergi dulu kalo mommy tanya bilang saja abang Casey sedang pergi ke minimarket" balas Casey menatap adik perempuan yang cantik ini.

Casey akan bersikap lembut terhadap mommy, adik perempuan, oma Anara dan nenek Lika saja. Tapi jika sama orang lain dia akan tetap bersikap dingin dan bicara seperlunya saja.

"Baiklah bang, tapi martabak manis satu ya bang" cengiran Callie.

Casey hanya menganga mendengar ucapan Callie, perasaan tadi dia bilang nggak mau nitip apa-apa sekarang malah jadi nitip martabak manis lagi.

"Hm, masuk kamar gih" pinta Casey.

"Siap bos" balas Callie dengan nada manja.

Setelah melihat Callie masuk kedalam kamar Casey langsung melangkahkan kaki ke lantai bawah, dan untungnya mommy dan daddy nya belum pulang dari kantor karena di garansi belum ada mobil mereka terparkir disana.

Casey pergi menuju garansi untuk mengambil motor sport kesayangannya itu.

Brum.....

Brum...

Casey mengendarai motor sport dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibukota yang lumayan sepi.

Hingga Casey menghentikan motornya di gang yang sangat sepi. Casey pun masih duduk di atas motor sembari menatap sekitar gang buntu itu. Casey memicingkan mata menatap seseorang yang tengah berjalan di kegelapan tanpa adanya lampu penerangan jalan, orang tersebut sepertinya sedang mabuk karena di sebelah tangannya Casey melihat sedang memegang botol minum beralkohol.

Casey langsung turun dari motor dan menghampiri seorang pria paruh baya yang tengah berjalan sempoyongan akibat mabuk.

"Hei anak muda kenapa kamu ada di sini, jalanan ini sangatlah tidak aman bagimu anak muda, anak muda pinjam seratus ada tak? buat beli alkohol lagi anak muda" racau seorang pria paruh baya tersebut.

Casey menyeringai tipis menatap tajam pria beja•t itu.

"Namaku bukan anak muda, call me Elijah" desis Elijah.

Ya sekarang Elijah mengambil ahli tubuh Casey, dia udah belajar mengendalikan Elijah yang bersemayam di dalam tubuh dirinya. Dengan mata merah darah dan gigi taring ciri khas dari seorang Elijah.

"Hahaha apa kamu pakai softlens anak muda kenapa mata kamu sangat mengerikan sekali membuat kepalaku menjadi sangat pusing" racau pria paruh baya tersebut.

"Mari aku buatkan kau tidak merasakan pusing lagi wahai manusia laknat, kau udah menyiksa anak kandungmu sendiri untuk mencari uang demi kesenangan mu sendiri, aku paling tidak suka ada orang menyiksa anak-anak" suara dingin Elijah.

Tanpa berpikir panjang Elijah langsung menarik pria beja•t itu kedalam rumah kosong. Disanalah Elijah akan menghabisi nyawanya.

Bruk!

Elijah melemparkan tubuh pria tua itu ke tembok hingga darah keluar dari mulut pria tua dengan nafas tersengal-sengal.

"Akan aku buat kau seperti anak mu itu bagaimana rasanya disiksa sampai kehilangan nyawa" desis Elijah.

Elijah mengeluarkan belati untuk menyiksa tubuh pria tua itu tidak lucu kalau di buat mati langsung keenakan dia ,mati tanpa merasakan rasa pedihnya siksa dunia, sebelum siksa neraka.

Elijah menusukkan belati ke pa•ha pria tua berkali-kali hingga suara teriakan terdengar merdu di telinga Elijah.

"Aku suka dengan suara teriakan mu itu"

Jleb!

Jleb!

"Aku suka aroma darah segar" desis Elijah menjilat darah yang ada di tangannya.

"Arrrgh... s-a-k-i-t s-siapa kamu" suara terbata-bata pria tua.

"Aku malaikat maut mu hihihi" tawa Elijah sambil menghunus belati ke arah bola mata.

Jleb!

"Arrrgh... b-bunuh se-karang"

"No, belum saatnya kau mati pria tua" Elijah terus menerus menusuk bola mata pria tua hingga terlepas dari matanya.

Suara ringisan seseorang bagi Elijah adalah suara yang sangat merdu dan indah membuatnya candu akan suara itu.

Elijah menusuk bola mata sebelahnya lagi dan kali ini mencongkel mata pria tua hingga terlepas kini pria tua tidak bisa melihat apa-apa.

Mata Elijah menatap ke mulut laknat pria tua yang selalu memaki dan mengumpat anak kecil yang dia siksa.

Blash!

"Ini mulut sepertinya enak di jadikan sop mulut ya" ucap Elijah.

Kress!

Elijah tanpa permisi langsung memotong lidah dan merobek sedikit bibir pria tua.Sehingga pria tua itu tidak dapat berbicara.

"Aau au aau" ucap pria tua sedikit kesusahan bicara.

"Aku butuh darah segar malam ini" desis Elijah.

Elijah langsung menusukkan belati ke leher pria tua hingga berkali-kali, seketika darah mancur sangat deras dari lehernya.

Bibir Elijah mendekatkan ke arah leher dan meminum darah segar.

"Argh...rasanya pahit, ini pasti kau kebanyakan dosa" setelah minum darah dari pria tua.

Elijah melihat pria tua sudah tidak bernyawa ia langsung mengambil jantungnya, setelah itu Elijah menelpon anak buah untuk menyingkirkan mayat pria tua, Casey mengambil alih tubuhnya lagi. Casey pun menutup pintu dan segera pergi dari sana sebelum anak buahnya datang. Dibalik pintu darah segar mengalir deras ke bawah pintu.

Sebelum pulang ke mansion Casey pergi ke apartemennya untuk membersihkan seluruh tubuh dari bercak darah pria tua.

Bagaimana Casey mengenal dan tahu soal pria tua tersebut. Saat Casey berangkat ke sekolah ia tidak sengaja melihat anak kecil sedang di siksa oleh pria tua itu. Dan Casey berjanji akan memberi hukuman yang setimpal kepada pria brengse•k setelah pulang sekolah.

...----------------...

1
04581
ah seru bnget cerita nya kaak ...ga kerasa saking asik nya baca udh ending lagi ....
tetap semangat dan sukses buat semua karya" nya kak .ganbate sukses selalu kak 💪💪
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
04581
ya Allah Gusti ngakak pisan 🤣🤣🤣
04581
hahahaha ngakak aku baca nya kak🤣
Nindita Larasaty
Jangan harap lo Arvino, Nayla & Raina bisa kuasain harta Newstone kalian tuh gak berhak anak pungut yang dri jalanan
Nindita Larasaty
Aduh Sevda lo tuh lembek banget sih kayak Raya deh harus lawan dong
Nindita Larasaty
Bisa gak sih tuh Casey secepatnya cerai sama Raya
Nindita Larasaty
Cari mati lo Desi
Nindita Larasaty
Hempaskan aja tuh pelakor
Nindita Larasaty
Jangan ngarep deh lo Amina. Ini jg si Wendy lembek bngt jdi cwek sma kyk Raya deh
Nindita Larasaty
Heran deh gue apa sih yang di sukai Casey dari Raya itu dia kan anak yang dari keluarga yang bermasalah terus jg orngnya lembek dan gak Badas seperti Hana sma Kivandra gak layak deh jdi menantunya
Nindita Larasaty
Ih kpn sih tuh Raya bisa cpt nyusul Dasha ke tiang lahat. Sumpah Raya gak pantas bersanding sama Casey
Nindita Larasaty
Nah ya udah kan Eljiah gak cinta tuh sama Raya ya udh mending bunuh aja tuh Raya biar Casey dapat pendamping yang pantas cpt nyusul Dasha ke alam berbeda
Nindita Larasaty
Semua gara2 si cewek murahan Dela tuh yang udah rusak semuanya 🙏
Nindita Larasaty
Dasar Raya lo wanita murahan udh punya suami malah gaet pria lain emng sih cwek gatel bgtu apalagi gak pernah di ajarin kedua orang tuanya secara kan orang tuanya lebih sayang ke adik kandungnya makanya dia gak layak
Nindita Larasaty
Berharap sih Casey bisa cerai sama Raya sih ya secara keluarga Raya sama keluarga Casey berbeda yang harmonis dan tdk pilih kasih beda sma Raya yang orang tuanya pilih kasih
Nindita Larasaty
Benar sih Raya gak pantas bersanding dengan Casey yang seorang mafia kuat berbeda dengan Raya yang lembek terus lemah udah gitu tidak seperti Kavindra sama Hana yang pasangan kuat udah gitu sama" mafia lagi
Nindita Larasaty
Heran pelet apa sih yg di pake Raya sampai Casey tertarik gitu ke lo Raya padahal mah lo tuh gak ada cantik2nya
Nindita Larasaty
Aduh mending Casey lebih baik cerai deh sama Raya gak pantas soalnya gak level banget secara Casey dari keluarga yang harmonis dan tajir melintir beda sama Raya dari keluarga yang orang tuanya pilih kasih
Nindita Larasaty
Sumpah deh Raya gak pantas buat Casey jdi cewek lembek trs lemah bngt udh gtu ngatur" Casey lagi itu kan turun temurun dari kakek sma opanya bahkan orang tuanya jg terjun dunia mafia eh mlh di suruh berhenti
Nindita Larasaty
Jngn bilang nanti Sagara pasangannya Sevda lagi nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!