NovelToon NovelToon
Sebenarnya Cinta

Sebenarnya Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Sudah Terbit / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:117.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: F.A queen

Yuna gadis Rapunzel yang terkurung di kastil mewah, hingga seorang Pangeran membawanya dan memberinya kebebasan yang dia inginkan. Namun, itu tidak seindah yang dia bayangkan, dia adalah umpan, kebaikan Pangeran adalah bayang semu.

Dia berkali-kali patah hati, berkali-kali menahan kesedihan. Pangeran adalah sesuatu yang menyakitkan untuk dia miliki.

Sedih namun manis, gundah namun lucu, gelisah namun kocak. Dia akan melewati hari-harinya dengan tawa meskipun menyimpan luka, dia akan menjadi binar diantara makhluk indah lainnya.

Hingga akhirnya dia bertemu dengan seseoarang yang benar-benar bisa membuatnya tertawa dan melupakan sedihnya.

Pangeran... jangan pernah menyesal jika seseorang mengambil Tuan putri dari mu.

"Aku masih saja mencintai mu, bahkan ketika kamu mematahkannya berkali-kali"

*Kisah ini akan membuat mu tertawa dalam rasa sesak. Terima kasih... selamat membaca🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4_Kekanak-kanakan

Pagi hari. Yuna membuka matanya perlahan dan menyunggingkan bibirnya.

"Cowok tampan ...." gumamnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Cowok tampan?" Lalu dia segera tersadar dan menemukan Leo ada disampingnya.

"Huwaaaaaaa ...." Yuna teriak melihat Leo berada didepan matanya.

"Bisa lebih keras lagi teriaknya sayang? Agar semua yang ada di rumahmu tahu kalau aku sangat memuaskan mu?" mata Leo menatap Yuna dengan intens.

"Kamu ...." Yuna melihat dirinya, melihat bajunya, utuh tidak ada jejak apapun. "Apa yang kamu lakukan? Bagaimana bisa kamu berada disini?" Yuna membalas tatapan Leo, pandangannya menyelidik.

"Hahaaa, apa kamu lupa kalau kamu menarik ku keatas ranjang mu? Apa kau tak sadar melakukan itu?" Leo mengerjainya. Dia mendekatkan dirinya dan tangan Yuna langsung menahannya. Dia menaikkan alisnya dan berpikir keras. Dia tidak mungkin melakukan itu.

"Tidak mungkin. Kau pasti berbohong. Aku masih sadar, aku tidak mungkin berbuat begitu. Meskipun kamu sangat tampan" Yuna memelankan suaranya pada kalimat terakhirnya dan menahan senyumnya. Mata laki-laki ini sungguh indah, dilihat dari dekat semakin indah, mata itu ... bisa langsung menghipnotisnya.

"Sudah pagi, buruan mandi dan segera mengemas bajumu dan barang yang ingin kau bawa," Leo beranjak. Ia berdiri membelakangi Yuna. "Bawa baju dan barang yang paling kamu sukai, selebihnya tinggalkan saja," lanjutnya. Yuna mengangguk.

Setelah selesi membereskan baju dan barangnya, Yuna segera keluar kamar. Dia tersenyum melihat Leo berbincang-bincang dengan Neneknya bahkan Nenek terlihat sangat bahagia. Entah apa yang mereka bicarakan, Nenek terlihat tertawa dan tak jarang menepuk pundak Leo.

Yuna turun ke bawah dan mendapati Adel yang tengah duduk sambil menonton Tv.

"Adel ...." teriaknya nyaring seperti anak kecil dan langsung memeluk Adel.

"Dari kapan kamu ada disini?" tanyanya pada Adel.

"Sebelum ayam berkokok," jawab Adel.

"Oh ya, kenapa kamu tidak langsung ke kamar ku saja?"

"Kamu ini bodoh atau sedikit gila sih?" Adel memukul bahu Yuna, "Kamu sudah ada suami sekarang Na, kecuali ...." Adel menatapnya dengan senyum jahil, "kecuali jika kamu ingin aku menyaksikan siaran langsung acara kalian, aku dengan senang hati," Adel mengedipkan sebelah matanya. Yuna segera mengacak-acak rambut Adel.

"Apaan sih Na, berantakan nih," Adel membalas mengacak-ngacak rambut Yuna. Lalu mereka saling bergantian mengacak-ngacak rambut hingga dandanan Yuna hancur berantakan.

"Yuna," suara Nenek menghentikan keseruan mereka. Yuna dan Adel segera menoleh.

Ada Nenek yang digandeng Leo tengah menuruni tangga, lalu Ayah dan Ibu tirinya dan yang paling belakang ada Viona. Yuna dan Adel segera merapikan rambut mereka yang sekarang seperti singa, kemudian mereka berdiri.

"Ya ampun Ka Na ... apa yang kamu lakukan?" Viona bertanya setelah mereka berhadapan, tapi lebih tepatnya mengomentari. Yuna menatapnya sinis.

"Nenek lihatlah Kakak Yuna, dia sudah punya suami tapi masih saja bertingkah konyol. Benar-benar memalukan," Viona menggandeng lengan Nenek, "Kak Leo, maaf jika Kakak harus melihat sisi kekanak-kanakannya Kak Na," ucap Viona sambil tersenyum mengejek Yuna.

Leo melepaskan pelan tangan Nenek dan berjalan menuju Yuna, berdiri disampingnya dan memeluk pinggangnya.

"Aku suka cewek yang terkadang kekanak-kanakan, karena pasti sangan imut dan lucu. Justru aku tidak suka dengan cewek yang sok dewasa dan pintar cari muka," ucap Leo. Matanya melihat Viona dengan tajam. Viona merasa kata-kata Leo sedang ditujukan padanya, dia segera berpaling.

"Sudah ...." Ayah menengahi, "Yuna, Adel, segera rapikan rambut kalian lalu segera menyusul ke meja makan."

"Baik, Ayah," jawab Yuna.

_______

1
@☠Arina𝐙⃝🦜
lamaran neng neva cantik
@☠Arina𝐙⃝🦜
kereeen pp Lee
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Wkwkwwk vano emg kang gombal 😄
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Kirain beneran untung hanya mimpi
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Lamaran mah gk perlua jauh2
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Calon manten yg dateng😄
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Kirain makan siang bareng dirumah😄
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Memang kalo punya bayi sang ibu ya jadi punya dua bayi😄😄😄
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Yess segera menikah lebih baik
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Keluarga besar konglomerat 😄
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Welcome to the world baby arai
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Aku ikitan mewek😭😭😭
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Bener2 siaga Paksu ini😄
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Semoga semua baik2 saja
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Menunggu hari pilihan bayi mau nungul ke dunia
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Bumil iiih
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Bucin akut emang Leee
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Akhirnya surprise 🎉🎉🎉
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Mo lamaran kah
☠⏤͟͟͞R🍎aTin W🦋𝐙⃝🦜🪀
Demi aku Lea kembalilah kt albar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!