NovelToon NovelToon
The Journey To Become The Strongest

The Journey To Become The Strongest

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Kultivasi / Contest / Action / Petualangan / Pendekar / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:684.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zona

Dia adalah seorang petarung bawah tanah. Sejak berumur lima tahun, ia dibuang ke tempat pertarungan bawah tanah yang ilegal. Dia melawan hewan buas dan sesama petarung. Dia bertarung mempertaruhkan hidup dan matinya. Hidupnya berjalan dengan sangat tragis dan menyedihkan sedari awal hingga akhir, tetapi kemudian, Ia diberi kesempatan untuk memulai kehidupan baru. Bersama kenangan masa lalunya, dia bertekad menjadi kuat. Apakah dia akan berhasil mencatatkan dirinya dalam legenda dan sejarah atau dia hanya akan menjadi orang tanpa nama dalam sejarah?

Genre : Fantasi, Petualangan, Action, Reinkarnasi, Misteri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30 — Babak Kedua Konferensi Daffodil (3)

Seakan ada arus listrik di antara keempat orang di ruangan tersebut. Suasana di dalam ruangan persiapan sangat tegang. Tidak ada satu pun yang membuka mulutnya untuk berbicara sehingga suasana sangat sunyi, bahkan suara jangkrik pun akan terdengar jika terdapat jangkrik di ruang persiapan.

Tidak lama kemudian pertandingan untuk nomor urut ke-5 tiba.

Kemenangan ditentukan jika lawan menyerah, lawan pingsan atau lawan keluar dari arena.

...****************...

Kong Jun tetap berwajah dingin seperti biasanya, namun Du Dishi terlihat sedikit bersemangat, seluruh auranya memancarkan dengan jelas, ‘Kita pasti akan membuat kalian malu sehingga kalian akan menundukkan wajah kalian di sepanjang hidup kalian.’

Sementara itu, Lian Haocun dan Lian Huanran bersiap untuk bertarung dengan mengeluarkan senjata mereka dari cincin penyimpanan mereka.

Tanpa diketahui keempat orang di dalam arena, suasana di luar arena sangat meriah. Berbagai penonton berdiskusi mengenai pertandingan untuk nomor urut ke-lima. Bagaimanapun reputasi Kong Jun sangat terkenal luas. Penonton menghela nafas untuk lawan Kong Jun, Lian Haocun dan Lian Huanran.

Tidak sedikit yang menyarankan Lian Haocun dan Lian Huanran untuk keluar dari arena meski Lian Haocun dan Lian Huanran tidak bisa mendengarnya. Pertandingan nomor urut ke-lima diprediksi akan menjadi pertandingan tersingkat.

Kong Jun memegang pedang putihnya yang sangat berlawanan dengan warna pedang Lian Haocun yang terlihat agresif ditambah niat membunuh di pedang itu membuat Kong Jun dan Du Dishi berpikir bahwa Lian Haocun sudah membunuh banyak orang meski dia terlihat masih kecil.

Du Dishi membuat jarak dengan lawan dengan panah di tangannya yang terlihat indah begitu pula dengan Lian Huanran yang mencari tempat yang cocok untuk memanah. Sama seperti Lian Huanran, Du Dishi merupakan pemanah.

Bagaimanapun rata-rata elf merupakan pemanah, karena pemanah merupakan profesi yang paling cocok dengan elf yang fleksibel dan cepat. Pembawa Acara dengan cepat memulai pertandingan yang diprediksi akan menjadi pertandingan tersingkat setelah dua belas pertempuran yang sengit.

Lian Haocun bergegas menyerang dari depan dengan kecepatan yang cepat, Kong Jun dengan refleks yang tidak kalah cepat menangkis serangan pedang Lian Haocun yang dipenuhi Qi Spiritual. Terjadi pertukaran serangan berkali-kali antara kedua pedang tersebut yang membuat ledakan kuat tidak terlihat di sekitarnya.

Sementara itu Lian Huanran mulai melepaskan teknik panah api merahnya ke arah Kong Jun dari titik butanya. Kong Jun dengan cepat menyadarinya dan menangkis anak panah itu dengan pedang.

Lian Haocun mengambil kesempatan dan mendaratkan satu luka yang cukup dalam di lengan Kong Jun. Darah keluar dari luka Kong Jun namun sepertinya tidak mempengaruhi Kong Jun sedikit pun karena kekuatannya saat bertukar serangan dengan Lian Haocun tidak berkurang sama sekali.

Du Dishi menyerang Lian Huanran berkali-kali hingga ia tidak memiliki kesempatan untuk mengeluarkan panahnya karena harus menghindar terus menerus.

Tanpa disadari sudah ada sekitar puluhan putaran bentrokkan pedang yang kuat. Semakin sering bentrokkan, Lian Haocun semakin terdesak mundur sedikit-sedikit meski Kong Jun terluka. Bagaimanapun tingkat kultivasi Kong Jun adalah Foundation Building stage 6 yang lebih tinggi dua stage dibandingkan Lian Haocun.

Sementara perasaan Kong Jun menjadi campur aduk setiap kali Lian Haocun dapat menangkis dan menyerang baliknya, Kong Jun tidak pernah melihat orang dengan tingkat kultivasi Foundation Building stage 1 yang mampu menangkis serangannya dan bertukar serangan dengannya berpuluh-puluhan kali.

Hal tersebut menyebabkan berbagai spekulasi tumbuh di benak Kong Jun yang langsung ditekannya karena dia enggan mengakuinya. Semakin lama mereka bertukar serangan, terdapat beberapa luka-luka kecil yang muncul di tubuh mereka.

Meski keadaan Lian Haocun dan Lian Huanran terlihat tidak baik, bukan berarti Kong Jun dan Du Dishi lebih unggul. Du Dishi yang menyerang terus menerus dengan panahnya tidak bisa mengenai Lian Huanran yang lumayan fleksibel dan cepat satu kali pun. Namun karena harus menghindar, Lian Huanran pun tidak bisa membantu Lian Haocun menangani Kong Jun.

Du Dishi yang sudah kesal karena semua serangannya dihindari Lian Haocun, mendengus kesal, mengeluarkan makian di dalam hatinya dan akhirnya menggunakan elemen kayunya. Awalnya Du Dishi tidak berniat menggunakan elemen dalam pertempuran dengan Lian Haocun dan Lian Huanran karena Du Dishi merasa itu hanya merendahkan dirinya saja menggunakan elemen untuk dua orang yang tingkatannya lebih rendah darinya yang tingkatannya, Foundation Building stage 4.

Akar-akar tumbuhan yang berjumlah cukup banyak menyerang Lian Huanran yang sedang menghindar dari panah Du Dishi. Meski Du Dishi mengendalikan elemen kayunya, ia tetap memanah Lian Haocun sehingga tubuh Lian Haocun memiliki beberapa goresan kecil.

Lian Huanran merasa bahwa dia pasti tidak akan bisa menang, apalagi Du Dishi belum menggunakan satu pun tekniknya. Bukan hanya itu stage-nya lebih tinggi dua stage dari Lian Huanran membuat Lian Huanran merasa tidak akan bisa menghindari serangan gerombolan akar tumbuhan.

Lian Haocun yang menyerang Kong Jun sambil memperhatikan Lian Huanran merasa situasi Lian Huanran buruk namun dia masih harus berurusan dengan Kong Jun.

Takut bahwa situasinya akan dua lawan satu, Lian Haocun bergegas ke arah Lian Huanran. Kong Jun bereaksi dengan cepat, ketika Lian Haocun berbalik menuju Lian Huanran, dia mengayunkan pedangnya ke punggung Lian Haocun.

Terlihat luka di punggung Lian Haocun dengan pakaiannya yang robek sehingga lukanya terlihat sangat jelas, beberapa darah menetes ke arena, namun seakan Lian Haocun tidak merasakan apa pun, dia bergegas ke arah Lian Huanran dan memotong beberapa akar-akar tanaman dari elemen kayu Du Dishi dengan pedang hitam Lian Haocun yang diisi Qi Spiritual Lian Haocun.

Lian Huanran yang dilindungi Lian Haocun mengangkat busur panahnya dan melepaskan teknik panah api merah ke arah Du Dishi. Du Dishi yang berniat melepaskan panahnya lagi harus menundanya dan dengan cepat menghindar, sementara Lian Haocun bergegas ke arah Du Dishi dengan secepat kilat.

Lian Huanran melihat luka di punggung Lian Haocun dan beberapa luka kecil di tubuhnya karena pertukaran serangan dengan Kong Jun, ia meringis ngeri dan mengkhawatirkan Lian Haocun, Kakaknya. Namun waktu tidak memungkinkannya melakukan itu, Kong Jun mengejar Lian Haocun yang mengejar Du Dishi.

Du Dishi tergores pedang di perutnya karena terlambat menghindar dari serangan Lian Haocun sementara Kong Jun dari belakang Lian Haocun mengarahkan pedangnya ke arah Lian Haocun.

Lian Haocun dengan cepat menghindar namun lengannya masih terluka oleh pedang Kong Jun.

“Impas.” Suara Kong Jun dingin dan acuh tak acuh, seperti Lian Haocun.

Lian Haocun bergegas menghindar dan bertukar beberapa serangan dengan Kong Jun. Sementara Du Dishi mulai menyerang Lian Haocun dengan akar-akar dari elemen kayunya membuat Lian Haocun dalam posisi sulit.

Lian Huanran dengan cepat melepaskan beberapa anak panah ke arah Kong Jun yang membuat kesempatan untuk Lian Haocun melukai Kong Jun.

Lian Haocun tidak melepaskan kesempatan itu dan menorehkan luka di sepanjang dada ke perut Kong Jun yang terlihat cukup dalam. Du Dishi marah dan mengeluarkan beberapa kalimat makian kasar, namun di dalam hatinya Du Dishi sangat kaget dan merasa takut karena bahkan Kong Jun yang Du Dishi tidak bisa lukai sekali pun meski melawannya dengan serius, serasa dilukai dengan mudah oleh Lian Haocun. Lian Haocun menendang Kong Jun yang terluka dan lengah ke luar arena.

1
M aman Santoso
Luar biasa
Deni Deni
emang ada element metal?
Fabrigio: bro elemen metal itu elemen logam
total 1 replies
Angelina Aghata
emane thooorrrr, padahal dari awal bgus bnget akhirnya kog berbanding terbalik, mengecewakn
Ascha: Hello Angelina, terima kasih atas pendapatnya, dan perjuangan kamu udah membaca sampai ending, mohon maaf ya apabila belum bisa memberikan ending yang memuaskan dan menarik. Terima kasih banyak atas opininya! Mohon maaf baru merespon hehe, saya sudah lama tidak membuka noveltoon. Apabila ada opini lainnya, silakan ditulis hehe, terima kasih ya!
total 1 replies
hansen patar
bingung
Eka Nurmila
43 tahun + 10 tahun. jadi umurnya????
Penjelajah
lanjut lian haochun mngkin thor
Penjelajah
siapa yg menyerang lian huanran coe thor...
Penjelajah
long yuan jd evolusinya cacing😅
Penjelajah
siaoa yaa
Penjelajah
bbj
Penjelajah
ooojhhyy
Penjelajah
promosi novel thor
Penjelajah
vhhjuy
Penjelajah
push baca
Penjelajah
r cvhjk
Penjelajah
woii datanglah pembaca!! datanglah!!! hahahaha dengan kekuatan pemanggilanku!! datanglah para pembaca!! datanglah!!!
Penjelajah
sepi amat sialan
Penjelajah
batin lian huanran
Penjelajah
kekurangan ya cuman krn alurnya terlalu datar, sm setiap mc menjalankan misi mesti jd detektif dadakan, hrsnya menjadi panggung pertunjukan kekuatan mc, bkn malah jd detektif dadakan,,, bukan ngehujat y thor maaf bila ada salah kata
Ascha: Hello Kak Penjelajah. Terima kasih ya atas sarannya, dan terima kasih sudah membaca karya ini juga, so appreciated. Saya suka mystery, jadi kadang genrenya berubah hehe, dan terima kasih atas sarannya, seharusnya diimbangkan juga bagian actionnya hehe.
total 1 replies
Penjelajah
sialann!!!! novel bagus² gni tipis yg baca!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!