NovelToon NovelToon
ICHA Is My Wife

ICHA Is My Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Astarina Sirait

Haii! Aku hadir dengan karya baru lho..

Icha Is My Wife

Dimana cerita yang berkisahkan seorang gadis yang terlahir dari keluarga broken home dan hadir sebagai bayi haram, harus bersedia dijodohkan dengan Kakak dari pria yang ia cintai sejak lama.

Baca terus ya!
Pantau sampe tamat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Astarina Sirait, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan

Dengan anggunya Icha turun dari dalam mobil putih silver milik Ady mengunakan kebaya yang Rita kirimkan, didampingi oleh Ady dan Rosmala yang berdiri dibelakangnya. Icha mengangakat sedikit ujung rok spanya yang menampak hilss putih bermatakan merah kekuningan dibagian permata selop itu.

Kedatangan mereka ternyata sudah dinanti oleh Keluarga Hotmadia yang sudah berada dihalaman kantor KUA, disana juga sudah terdapat dua orang asing yang tidak dikenalin oleh Icha, mungkin orang itu akan menjadi saksi dalam pernikahanya nanti.

"Jika sudah semua sudah kumpul, mari kita masuk!" ajak bapak berkopiah putih dikepalanya dengan baju batik kebiruan muda yang melekat ditubuhnya.

Mengikuti perintah bapak itu, Icha beserta orang tuanya dan anggota keluarga Irwan yang lain ikut masuk kedalam ruangan KUA yang didalamnya sudah terdapat penghulu yang usianya mungkin tidak terpaut jauh dari Irwan.

Irwan lebih dulu duduk dikursi yang berada dihadapan Penghulu muda itu dengan raut wajah malas yang tertempel dimukanya setelah menghembuskan nafasnya perlahan.

Icha sesaat melirik pada wajah Iyem yang tampak memberikan seuntai senyum dibibirnya untuk menyakinkan bahwa pilihan Icha ini adalah yang terbaik untuknya. Setelah membalas dengan ragu senyuman Iyem, Icha melontarkan pandanganya pada Rosmala seakan meminta restu pada wanita yang telah melahirkanya itu, sama seperti Iyem, Rosmala hanya melemparkan senyumanya pada Icha. Kini gadis bertubuh mungil itu mengarahakan kedua matanya tertuju pada Ady yang berdiri disebelah Rosmala, Ady hanya mengangukan kepalanya sekali anggukan yang pertanda sangat menyetujui pernikahanya dengan Irwan.

Melihat respon orang orang yang ada disekitarnya yang tidak ada sama sekali keberatan dengan pernikahan ini. Icha mendudukan bokongnya dikursi yang berada disamping kanan Irwan. Irwan menolehkan kepalanya menatap Icha beberapa detik dan kemudian membalikan kembali pandanganya dengan senyum sombong dibibirnya.

"Baiklah, Mari kita mulai" ujar bapak Penghulu. Ia mulai menegakan otot otot dan tulang tulangnya untuk menghadap Irwan dengan jelas dan membenarkan peci hitam yang melingkar dikepalanya yang hanya ditumbuhin beberapa rambut.

Semua orang yang berada didalam ruangan berbentuk segi empat ini. Mulai menduduki kursinya masing masing dan saling duduk didekat pasanganya masing masing, sementara Afdhal duduk didekat Iyem yang sudah lama dikenalnya. Dua lelaki yang tidak dikenalin Icha duduk bersampingan dibelakang Afdhal dan Iyem.

Dengan gagahnya, bapak itu menjulurkan tanganya pada Irwan, Irwan justru menatap tangan itu dengan sadis dan menerima uluran tangan itu dengan malas.

Dengan uluran tangan Irwan dan Pengehulu itu saling bersalaman dan mengucap kalimat pernikahan yang biasa setiap orang ucapkan ketika ingin menghalal seorang wanita yang dicintainya.

Seketika kata amin mengema didalam ruangan ini, kata kata do'a mulai dipanjatkan dan lantunan janji mulai diucapkan. Mata Irwan dan Icha saling pandang dalam hitungan menit yang sangat sebentar, saat keduanya akan mencorehkan tinta hitam diatas kertas putih yang tertulis beberapa kalimat diatasnya.

Icha tersenyum pada Irwan dengan senyum paling manis yang ia punya untuk mengakhiri tatapanya pada Irwan. Melihat senyuman yang begitu mengoda dibibir wanita mungil yang ada didekatnya. Irwan tersontak dari lamunanya dan tersadar dari khayalanya yang hampir mendalam, seketika lelaki dengan kopiah putih dikepalanya itu mengarahkan pandanganya pada kertas yang ada dihadapanya dan menuliskan tanda tangannya diatas buku nikah yang baru saja dimilikinya.

Irwan beserta anggota Keluarganya yang lain keluar dari ruangan KUA dan segera menghampiri mobil putih mewah yang sudah dihiasin beraneka warna dan jenis bunga mati untuk menghiasi kendaraan itu. Irwan membolehkan bola matanya kearah belakang yang terdapat orang tua dan mertuanya. Tatapan seakan meminta jawaban atas apa maksud dari mobil yang berhiaskan bunga itu, seakan memberi kode Ramli memberi isarat kalau mobil itu akan menjadi mobil pengantinnya dan akan menjadi hadiah pernikahanya.

Irwan melontarkan pandangannya pada Icha setelah memahami maksud yang diberikan Ramli. Ia tersenyum menatap Icha yang tertunduk dengan mengangkat sedikit roknya keatas akibat ukuran yang sedikit kepanjangan. Seuntai senyum terbit dibibir Irwan melihat Icha yang kerisihan dengan pakaian yang dikenangkanya.

Dengan senyumanya pula, Irwan menjulurkan tanganya pada Icha, Icha menatap heran pada tangan itu bagaimana bisa Irwan memberikan bantuan padanya dan sejak kapan Irwan bersikap manis padanya.

"Ayolah! Icha, Suamimu sudah mengajak mu" ujar Rosmala dengan nada candaan dan merayu keduanya.

Icha membalikan badanya dan menatap Rosmala yang tengah berbicara padanya. Mendengar perintah mamanya Icha menerima uluran tangan Irwan dan tak disangka setelah uluran tangannya diterima. Irwan malah merangkul pundak Icha membuat Icha semakin binggung dengan sikap Irwan ini, memang dari hatinya atau hanya dramanya saja agar terlihat baik didepan banyak orang.

Irwan terus saja menatap wajah Icha, entah mengapa sejak mengucap ijab qabulnya rasa bencinya lenyap seketika dan rasanya ingin berlama lama menatap wajah Icha yang kini sudah bersandar dipundaknya dengan manja. Entah dapat keberanian dari mana tiba tiba saja tanpa rasa enggan Icha memiringkan kepalanya diatas pundak Irwan yang dinggapnya mampu membopong tubuhnya yang memiliki berat badan masih standar dan masih masuk kedalam kategori langsing.

Nyaman banget rasanya bersandar dipundak Suami sendiri, ada rasa yang beda saat bersandar dengan Irwan maupun Ady. Kenyaman yang sebelumnya belum pernah Icha rasakanya bahkan rasanya ini lebih nyaman dari pada berada disandaran Afdhal, lelaki yang sangat dicintainya.

Menikmati iupan angin yang menerpa wajah dan membuat rambutnya berterbangan dikepalanya dan hembusan angin yang terdengar syahdu ditelinganya. Tiba tiba saja kenyaman itu terusik oleh suara cepreng wanita yang baru menghampiri mereka ketempat ini dengan raut wajah yang sangat merah api dan dipenuhin oleh amarahnya yang siap menghantam siapa pun yang akan menghalangin kegiatanya.

"Apa apaan ini?" teriak wanita itu dihadapan Irwan.

"Aku baru saja menikah dengan Icha" jawab Irwan pada wanita yang memakai baju warna kebiruan muda dan sedikit warna kebiru langit itu.

"Apa yang baru saja kau lakukan Irwan? kau baru saja melakukan hal bodoh tanpa bertanya keputusan ku" ucap wanita itu dengan menarik tubuh Irwan agar berdiri disebelahnya dan melepas gengaman tangangan dari Icha.

"Siapa kau?" tanya Irwan balik dengan berpura pura tidak mengenalin Suli, mantan Kekasih hatinya.

"Irwan, aku adalah pacar mu, wanita yang sangat engkau cintai" ucap wanita itu berusaha menatap bola mata Irwan secara mendalam agar perasaan cinta Irwan kembali tertuju padanya.

"Bukankah kau telah memutuskan ku?" ucap Irwan sembari menghempaskan tubuh Suli dihalaman yang sudah disemen itu. Suli terjatuh, ia menatap Irwan dengan sangat murka dan amarah yang semakin menjadi dengan sekuat tenaga ia bangkit dan menutupin rasa malunya dengan pergi dan meninggalkan semua orang yang ada ditempat ini.

1
Anisatul Azizah
awalnya tertarik, trs sampai di part.. ayah kandungnya sendiri bilang "Kamu anak haram", ini apaa???? anak haram? ada ya?
Baya Azka
lanjut up thor💪
QQ
Irwan belum tau aja si Suli ma Doni ada main di belakangnya klo udah tau mewek deh lho😭😭😭
QQ
Maaf ya kak bisa ngga kata "masukin resto" dirubah aja menjadi "memasuki resto" pas ngebaca ngedengernya aneh. Maaf ya sekali lg🙏🙏🙏
QQ
Semangat Icha semoga kebahagiaan akan segera kau raih👍👍👍
QQ
Wah klo cwo itu yg mau dijodohkan bakal ada Tom n Jerry terus dirumah😂😂😂
QQ
Pilihan yg rumit klo nikah muda takutnya pikiran msh labil tp klo tetap dirumah tiap hr dada terasa sesak melihat pertengkaran ortu.
QQ
Awal yg menyesakkan semoga Happy Ending ya kak👍👍👍
Aliyatul Mark Zein
lanjut thor cerita nya bagus bangat.

jangan lupa nya thor mampir di novel ku. vamfire plower
Anisatul Azizah
ortu Irwan nih kenapa ngebet bgt jodohin dia sama Icha sih, padahal mestinya tau ya kl Icha deketnya sm adeknya Irwan
Anisatul Azizah
ada gak sih laki yg bener2 bodoh kek Irwan gini di dunia? yg dibutakan cinta smp nuruuuut aja diporotin..
Anisatul Azizah
lah mau ketemu calon suami bibiknya pakai kebaya🤣🤣
Anisatul Azizah
pasti pria itu yg bakal dijodohin sama kamu Cha
Anisatul Azizah
hadir kakak
Mintarsih
lanjuuut thor..
Mintarsih
lanjuut thor..
Mintarsih
lanjuut....makin asyiik nih ceritanya...
Mintarsih
lanjuut thoor..m
syafridawati
lanjut saling dukung ya
syafridawati
semangat jejakku like dan rate5 hadir falbak balik ya makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!