NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Umi Abi

Jodoh Pilihan Umi Abi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:771k
Nilai: 5
Nama Author: Khurrotul Ainy

Seorang gadis remaja berhijab dan dengan bercadar 19 tahun , ia bernama Ainin Ghita Syahla Salsabila yang memiliki arti nama perempuan yang dianugerahi mata kebiru-biruan bagai mata air surgawi , yang memiliki rupawan wajah yang cantik seperti namanya . Gadis remaja itu biasa dipanggil dengan nama Salsa. Salsa memiliki akhlak yang mulia dan baik begitu pun IQ berfikir nya sangat lah bagus.

Setelah kepulangan dari kuliahnya ia bertemu seseorang yang membuatnya kagum

Maaf jika ada kesamaan nama itu hanya kebetulan 😊🙏

Penasaran dengan Perjalanan Cinta nya bagaimana. Yuk simak dan baca ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khurrotul Ainy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29.

Malam harinya.

Saat ini Salsa baru saja selesai melaksanakan sholat isya nya di kamar hotel, sebelah kamar Umi nya. Setelah sholat Salsa tidak lupa mengucapkan syukur kepada Allah subhanallah wa taala, ia sangat bersyukur karena telah menyelesaikan kuliahnya dengan baik, dan juga lulusan terbaik. Setelah itu Salsa mengambil Al Qur'an kecil yang selalu ia bawa kemana mana, ia menyimpan di tasnya, dan ia segera membaca ayat suci Al-Quran.

Akhirnya Salsa pun selesai mengaji. ia beranjak dari kamarnya menuju kamar Umi dan Abinya.

Tok..Tok..Tok

"Assalamualaikum, Umi, Abi buka pintunya." Ucap Salsa sambil mengetok pintu.

"Waalaikumussalam, sebentar." Teriak Umi dari dalam.

Cklek.

Pintu terbuka menampilkan wajah Umi yang tersenyum kepada Salsa. Sang Umi pun menyuruh Salsa masuk, Salsa dapat melihat sang Abi yang sedang tiduran. Salsa pun naik ke atas ranjang dan duduk disamping abinya.

"Eh ada anak Abi." Ucap Abi dan mendudukkan dirinya. Begitupun dengan Umi yang juga duduk disampingnya suaminya.

"Umi, Abi, Salsa mau izin keluar ya." Ucap Salsa kepada Umi.

Umi mengernyitkan keningnya bingung kenapa Salsa minta izin? "Keluarnya mau kemana nak?." Tanya sang umi sambil menaikkan kedua alisnya.

"Salsa mau ke pasar malam, boleh ya bareng sama kak Nadira, kak Zaara, sama kak Aiyra kok. Boleh ya." Ucap Salsa sambil menerjabkan matanya lucu, sebelumnya Salsa tadi sudah bicara dengan kakak² untuk mengikuti nya ke pasar malam.

Umi yang melihat tingkah Salsa pun menatap suaminya meminta persetujuan Salsa untuk keluar, Abi terlihat mengangukkan kepalanya lagi pula ada kakak² nya yang menjaga Salsa.

"Yaudah boleh, ingat nggak boleh lama lama awas sampai pulang larut malam." Ancam Abi kepada Salsa.

"Siap komandan." Ucap Salsa sambil mengangkat tangannya seperti hormat bendera, yang menyambut gelak tawa dari Umi dan Abi.

"Yasudah Salsa mau siap siap dulu kalau gitu." Ucap Salsa turun dari ranjang dan berjalan, namun beberapa langkah menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya, kembali melangkah dan naik lagi keatas ranjang.

Umi dan Abi mengernyit bingung. "Ada apa lagi anak Umi Hmm?." Tanya Umi kepada Salsa.

"Umi nggak mau ikut juga?." Salsa bertanya.

"Tidak, Umi mau sama Abi aja." Ucap Umi Khanza sambil memeluk Abi. Membuat Salsa mendengus kesal.

"Huh, yaudah deh." Ucap Salsa cemberut membuat sang Umi tertawa.

"Ih anak Umi ini udah besar loh, masa' tingkahnya seperti anak kecil gitu." Ucap Umi Khanza tersenyum menggoda.

"Anak Umi sekarang kan udah umur 22 tahun loh, jadi jangan cemberut kayak gitu🤭, kayak anak kecil." Ucap Umi disertai tawanya.

"Umi!!."

"Salsa masih umur 19 tahun, bukan 22 tahun." Ucap Salsa kepada Umi nya.

"Salsa umur 19 tahun itu 3 tahun yang lalu, ya sekarang 22 tahun lah, masa' mau muda terus." Ucap Umi tertawa lagi diikuti oleh Abi yang juga tertawa.

"Gapapa lah Salsa ngaku muda umur 19 tahun, Salsa kan masih imut imut." Ucap Salsa sambil mencubit pipi nya sendiri.

"Iya deh, Yaudah katanya mau siap siap nanti di tinggal loh sama kakak." Ucap Umi Khanza kepada Salsa.

"Bentar Um."

"Apalagi sayangnya Umi?." Umi bertanya lagi kepada Salsa.

"Minta uang jajan Salsa kan belum kerja, jadi Salsa minta dulu uang jajan, nanti kalau Salsa dah kerja nggak minta lagi." Ucap Salsa menerjabkan matanya lucu.

"Iyalah kan udah kerja masa' minta sama Umi Abi lagi." Ucap Umi mencubit pipi Salsa, sedangkan Abi hanya menggeleng kan kepalanya.

"Abi mana dompetnya?." Ucap Abi Aflaf turun dari ranjang dan melangkah mencari dompetnya.

Abi Aflaf kembali dengan dompet ditangannya dan diserahkan kepada Umi Khanza, Umi tersenyum dan menerima dompet suaminya.

"Ini beli yang mengenyangkan perut, jangan beli yang aneh aneh ya." Ucap Umi menyerahkan uang beberapa lembar.

"Siap Umi Abi." Ucap Salsa kemudian mencium pipi kedua orang tuanya.

"Yaudah Salsa siap siap dulu."

Salsa kembali menuruni ranjang dan berjalan kearah pintu.

"Assalamualaikum." Ucap Salsa sambil menutup pintu.

"Waalaikumussalam."

...****************...

Dan Salsa sudah bersiap siap, sekarang ia harus datang ke kamar kakak²nya. Salsa membuka pintu dan sudah terlihat kakak² semua berserta kakak laki-lakinya.

"Ikut semua ini?." Tanya Salsa menaikkan kedua alisnya.

"Iyalah adikku sayang, masa' seorang suami membiarkan istri nya sendirian." Ucap Azril.

"Tapikan nggak sendirian ini ikut banyak, sama ke 6 bocilnya ini."

"Seorang suami harus tetap berada disamping istrinya." Ucap Azril lagi, sedangkan Salsa hanya memutar bola matanya malas.

"Iya deh."

Salsa melihat semua kakak², Salsa merasa ada yang kurang dan Salsa tidak melihat Dava suaminya Aiyra.

"Kak Dava nggak ikut juga kak?." Tanya Salsa yang tidak melihat Dava, tadi siang Salsa melihat Dava yang datang juga ke kampus nya.

"Oh mas Dava lagi capek Sa, jadi dia tidak ikut." Ucap Aiyra sambil menggendong Aydan.

"Capek habis ngapain kak?." Tanya Salsa penasaran.

"Capek ngurus kerjanya Sa, sebenernya dia tidak mau ikut ke Kairo, karena kakak maksa yaudah mas Dava ikut juga." Ucap Aiyra, seketika Salsa mengangguk paham.

Salsa melihat Muthia yang sedang menundukkan kepalanya sambil memainkan jari nya "Keponakan ammah kenapa nih, kok kayak sedih gitu?." Tanya Salsa yang berjongkok didepan Muthia.

Muthia pun mengangkat kepalanya, melihat Ammah nya yang sekarang menatapnya dengan penuh tanda tanya "Ammah yama cekali, kaki thia peyel Ammah, nunjuin dayi taddi." Celotah Muthia kesal dan ditambah dengan wajah cemberut nya karena Ammah nya lama sekali, kakinya sampai pegal menunggunya.

"Astaghfirullah, maafkan Ammah sayang kalau Ammah lama sekali, duh kasiannya keponakan ammah kakinya pegel."

"Mau Ammah gendong nggak?." Tanya Salsa kepada Muthia. Muthia yang mendapat tawaran itu pun mengangguk antusias.

"Mawu dong, yendong." Celoteh Muthia dengan mata yang berbinar binar serta merentangkan kedua tangannya, Salsa pun menerima rentangan tangan itu dan menggendong Muthia.

Mereka berjalan menuju lift.

"Lia tidak mau ikut Sa?." Tanya Aiyra penasaran karena biasanya Salsa dan Lia selalu bersama seperti lem bila ditempelkan pada kertas, sangat lengket.

"Tidak kak, Lia mau sama keluarga nya dulu, dia mau kangen kangenan katanya." Jawab Salsa yang melangkah ke lift yang sudah terbuka.

"Oh kok beda sama kamu Sa, Lia aja mau kangen kangenan sama keluarga nya kok kamu nggak mau kangen kangenan sama Umi?." Tanya Aiyra penasaran.

Salsa yang mendapat pertanyaan itu pun langsung menjawab "Orang Uminya yang nggak mau diganggu dulu, tadi aja Salsa ngajak Umi sama Abi untuk ke pasar malam Uminya nggak mau, katanya mau sama Abi aja, jadi Salsa nggak mau ganggu." Jawab Salsa seketika membuat Aiyra tersenyum malu mendengar jawaban adiknya tentang sang Umi.

"Jadi gimana mau kangen kangenan Umi sama Abi aja kayak anak muda yang selalu romantis mengalahkan kalian." Sambung Salsa lagi. Semua hanya tersenyum malu karena memang orang tua mereka tetap romantis, bahkan romantisnya mengalahkan anaknya sendiri.

"Sudah ayo keluar, udah sampai tuh." Ucap Azril menyuruh untuk keluar karena lift sudah sampai di bawah. Mereka pun keluar dari hotel dan ternyata sudah ada yang menunggu mereka, siapa lagi kalau bukan taksi🤭.

Mereka segera pergi ke pasar malam, dan ke 6 anak kecil ini ikut bahkan jalan nya terdepan, mereka sibuk ingin mencari permainan apa yang bagus untuk mereka mainkan.

Sebelumnya mereka pergi dulu ke tukang es krim, dan membeli beberapa makanan untuk anak anaknya. Sedangkan Salsa tidak ikut membeli es krim karena ia sedang flu.

Setelah mereka sudah puas bermain mereka pulang, dan ke 6 anak kecil sudah tertidur pulas karena lelah bermain. Salsa yang masih memangku Muthia yang ada dipangkunya sedang tertidur. Mereka juga tidak lupa membeli beberapa makanan untuk Abi dan Umi.

Mereka akhirnya sampai di hotel pada pukul 09.30 malam, dengan keadaan lelah semua, dan segera pergi ke kamar masing masing, Salsa juga sudah menyerahkan Muthia kepada Nadira.

Salsa pergi ke kamar Umi dan Abinya.

Tok.. Tok.. Tok

"Assalamualaikum Umi."

"Waalaikumussalam." Ucap seseorang dari dalam dan membuka kan pintu dan menyuruh Salsa masuk.

"Bawa apa nak?." Tanya Abi yang sedang duduk di ranjang sambil menonton tv.

"Bawa makanan, tadi Salsa yang beli terus dari kakak kakak juga beli." Ucap Salsa.

"Hmm baunya harum loh Umi, Umi, Abi nggak mau makan makanannya?." Tanya Salsa kepada Umi dan Abi nya.

"Mau dong sayang, kan mubazir kalau nggak dimakan." Ucap Umi tersenyum, Salsa kemudian melepaskan cadarnya karena hanya ada Umi dan Abinya tidak ada orang lain.

"Umi mau disuapin nggak?." Tanya Salsa kepada Uminya.

"Boleh."

"Wah, Abi nggak ditawarin juga nih nak?." Tanya Abi kepada Salsa.

"Abi juga mau, gantian Salsa suapin Umi terus Abi." Ucap Salsa tersenyum.

Salsa pun menyuapi Umi dan Abinya dengan senang, dan setelah selesai Salsa masih bercanda bersama Umi dan Abinya, tak berapa lama mata Salsa sudah tidak bisa menahan kantuk nya dan pamit untuk kembali ke kamarnya untuk tidur.

...****************...

...🌷Selamat membaca all🌷....

1
Rini Maryani
lanjut thoor
😈 Menghilang 👿
Ceritanya keren aye suka, cuma penataan plot ilustrasinya masih harus di betulkan 🌹👍
Andi Fitri
jgn lupa extra part nya thor mau lht kebahagiaan salsa dan ust syam..
Andi Fitri
innalilahi ternyata rmh baru ustadz firman ada lh makam nya sendiri..
Andi Fitri
wah salsa ada saingan tuh adenya faizan..🤭
Andi Fitri
nadira sm azril produksi terus..🤭
Andi Fitri
apakah yg di tabrak ust firman
Andi Fitri
Luar biasa
Andi Fitri
visual nya Masya Allah cantik dan tampan..
Sulaiman Efendy
KOMEN2 PEDAS ANGGAP SBAGAI CAMBUK UNTUK TRUS BRKARYA THOR..
Sulaiman Efendy
KASIAN FIRMAN, GALAU KRN DIJODOHKN, STELAH TAU SIAPA WANITA YG DIJODOHKAN DGNNYA, DIA SENANG & BAHAGIA, NMUN TAKDIR ALLAH BRKHENDAK LAIN.. CINTANYA MMG TRBALASKN. NMUN ALLAH TK MNYATUKANNYA. DGN SALSA,, ALLAH LBH MNYIAPKN BIDADARI AKHERAT UNTUKNYA DRIPADA BIDADARI DUNIA.. 😢😢😢😢😢😢😢
Sulaiman Efendy
SEKALI UDH TAU CALONNYA, MLH LGI SEKARAT DI RMH SAKIT KRN KECELAKAAN, DN MMG MRK GK JODOH... USTADZ SYAM MLH KEJATUHAN BIDADARI DARI MUSIBAH
Sulaiman Efendy
PADAHAL MREKA BRDUA YG MAU DIJODOHKN. 😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
ADEK KANDUNG ATAU SPUPU NI SIH NAYLA..
Sulaiman Efendy
JIAHHH LIA, DRI BARA HINGGA FAIZAN DISUKAINYA...
Sulaiman Efendy
MNTAF SALSA, LO MMG HRS TEGAS, KRN GARA2 FAIZAN LO SLLU ALAMI KKERASAN DARI AMEL...
Sulaiman Efendy
FIRMAN JODOH GK SAMPAI KE SALSA,, SALSA AKHIRNYA BRJODOH SAMA USTADZ SYAM ATAS PRMINTAAN TRAKHIR USTADZ FIRMAN...
Sulaiman Efendy
GAK SALSA, GAK LIA, SAMA SAJA, SLLU KNK TABRAK IKHWAN..
Sulaiman Efendy
JANGAN2 DOKTER HAFIZAH ADALH KK NYA DOKTER FIRMAN, KLO BNR BRRTI DOKTER HAFIZAH YG TRTUA, TRUS USTADZ SYAM, TRUS FIRMAN, FARHAN & KILLA... SDGKN NAYLA SPUPUNYA MREKA...
Sulaiman Efendy
KIRA2 DIMANA PONPES MILIK ABI DOKTER HAFIZAH....?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!