Selama lebih dari sepuluh tahun Jia Fei mencintai Shen Yuwen. Namun Shen Yuwen tidak pernah mencintainya, dia hanya mencintai kekasihnya Xin Qian.
Hingga suatu hari mereka berdua di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.
Shen Yuwen tidak bisa menolak begitu juga Jia Fei. Perjalanan rumah tangga Jia Fei penuh dengan kepahitan. hingga suatu saat Shen Yuwen menceraikannya.
"Jia Fei, Kau harus sadar jika aku dan dirimu itu berbeda, aku bangsawan sedangkan kau rakyat jelata, aku sangat membencimu hingga ke pembuluh darahku.
Zhang Hongli mencintai Jia Fei namun dimasa lalu Jia Fei hanya mencintai Shen Yuwen.
Tiga tahun kemudian takdir mempertemukan mereka kembali.
"Ji-Er, Aku menyesal membiarkanmu menderita, juga menyesal karena aku tidak menjemputmu lebih awal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningrum arumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30 -Hilangnya kalung Xin Qian
...Keesokan harinya...
...Jia Fei menyiapkan sarapan untuk tiga orang, dia merasa hatinya masih terasa sesak. Namun dia paksakan, dia tidak ingin terlihat lemah....
...Xin Qian dan Shen Yuwen turun ke lantai bawah. Mereka melihat Jia Fei sudah duduk di meja makan. Xin Qian duduk di sebelah Shen Yuwen. Dia melihat menu sarapan pagi. Sandwich dan beberapa gelas susu....
...Xin Qian berkata,."Shen Yuwen aku tidak ingin makan ini. Aku takut menjadi gemuk. Aku seorang model, aku tidak bisa makan sembarangan. Aku ingin makan salad....
...Shen Yuwen menatap ke arah Jia Fei. "Jia Fei Xin Qian itu model. Dia harus menjaga tubuhnya. Buatkan dia salad. Dan untuk makan siang buatkan dia makanan yang rendah kalori....
...Jia Fei berhenti mengunyah sandwich nya. Kemudian dia berkata, "Buat sendiri, aku bukan pembantu....
...Shen Yuwen tercengang dengan ucapan Jia Fei. Sejak kapan Jia Fei berani membalas ucapannya....
...Shen Yuwen berkata, "Aku tidak pernah mengatakan jika kau pembantu. Xin Qian adalah tamu di rumah ini, sudah sepantasnya bagimu memberikan kenyamanan kepada seorang tamu....
...Jia Fei tidak menanggapinya dia kemudian berdiri dan berbalik pergi....
...Shen Yuwen menatap tidak percaya ke arah Jia Fei. "Beraninya wanita itu....
...Xin Qian merasa sangat puas hatinya menjadi sangat senang, tujuannya untuk menjadi Nyonya Muda Shen hanya tinggal menunggu waktu....
...Shen Yuwen berangkat ke kantornya, kini hanya tinggal Xin Qian dan Jia Fei saja di rumah. Xin Qian menyeringai ke arah kamar Jia Fei. "Aku akan membuatmu melangkahkan kaki keluar dari rumah ini....
...Xin Qian melepaskan kalung di lehernya, ini adalah kalung yang di berikan Shen Yuwen kepadanya, Xin Qian kemudian memanggil Jia Fei....
..."Jia Fei. "Ucap Xin Qian....
...Jia Fei keluar dari kamarnya kemudian berkata, "Ada apa...
..."Jia Fei kalungku hilang sepertinya terjatuh di dapur ketika aku hendak mengambil air minum, aku tidak bisa menemukannya. Itu adalah kalung yang di berikan Shen Yuwen kepadaku. Aku takut Shen Yuwen marah....
...Tolong bantu aku mencarinya. "Ucap Xin Qian....
...Jia Fei merasa enggan namun dengan terpaksa dia pergi ke arah dapur. Xin Qian yang melihat Jia Fei sudah pergi kemudian masuk ke kamar Jia Fei dan meletakan kalungnya di bawah bantal Jia Fei. Setelah selesai Xin Qian segera keluar dari kamar Jia Fei. Kemudian dia bergegas ke arah Jia Fei....
...Jia Fei yang melihat kedatangan Xin Qian kemudian berkata "Sepertinya tidak ada disini, Apa kau yakin kalung mu terjatuh disini....
..."Entahlah sepertinya begitu. Namun tadi pagi aku juga pergi ke kebun belakang aku tidak tau apakah jatuh di sana. "Ucap Xin Qian....
...Jia Fei mendengus kasar, "Aku akan mencarinya nanti. Aku akan membersihkan rumah terlebih dulu....
...Xin Qian mengangguk, "Baiklah....
...Setelah selesai membersihkan rumah, Jia Fei kemudian pergi memasak. Dia memasak makanan Itali juga beberapa makanan penutup....
...Setelah selesai Jia Fei memanggil Xin Qian....
...Xin Qian makan dengan lahap, Jia Fei memang pandai memasak dia mengakuinya dalam hati....
...Xin Qian tidak mengeluh karena dia mempunyai rencana yang lebih besar. Dia membiarkan Jia Fei untuk tenang saat ini....
...Jia Fei kemudian pergi ke halaman belakang rumahnya, dia mencari kalung Xin Qian di sana namun dia tidak menemukannya. Jia Fei merasa sudah sangat lelah. kemudian dia kembali ke kamarnya....
...Dia berkata kepada Xin Qian. "Nona Xin aku sudah mencarinya namun aku masih belum menemukannya. Aku akan membantu mencarinya esok hari. Sekarang aku sudah lelah....
...Setelah selesai mengatakannya Jia Fei kembali ke kamarnya. Dia melihat ponselnya dan mendapat pesan dari Mu Qi Shen....
...Mu Qi Shen...
..."Jia Fei, akhir pekan ini akan di adakan acara reuni sekolah. Kau datanglah bersama Shen Yuwen"...
...Jia Fei kemudian membalasnya...
...To Mu Qi Shen...
..."Aku tidak yakin akan datang, namun aku akan memberitahukan kepada Shen Yuwen....
..........
...Jia Fei menaruh kembali ponselnya. Dia mengingat saat pertama kali dia bertemu Mu Qi Shen....
...Flashback...
...Hari itu cuaca sedikit panas. Namun para lelaki masih bermain basket. Dia melihat Shen Yuwen di sana bersama dengan teman-temannya....
...Dia terus menatap ke arah Shen Yuwen sampai akhirnya dia dikejutkan oleh seorang lelaki yang tiba-tiba berada di sampingnya....
...Dia adalah Mu Qi Shen....
..."Aku memperhatikanmu. Sedari tadi kau menatap ke arah Shen Yuwen. Apakah kau menyukainya....
..."Apakah sangat terlihat, "Ucap Jia Fei dengan polosnya....
...Mu Qi Shen tertawa "Hahahaha..Bodoh semua terlihat jelas di matamu....
..."Kenapa kau tidak mengungkapkannya seperti gadis lain....
...Jia Fei hanya diam....
...Apakah kau malu. Apa kau mau aku beritahu Shen Yuwen....
...Jia Fei segera menggeleng,."Jangan.....
...Baiklah bodoh aku tidak akan memberitahunya....
...Setelah hari itu Jia Fei sering berbincang dengan Mu Qi Shen. Mu Qi Shen sering bercerita tentang Shen Yuwen kepdanya. Hingga semua berlanjut sampai mereka kuliah. Karena Jia Fei tidak berada satu Universitas dengan Shen Yuwen. Jia Fei sering mendapat informasi dari Mu Qi Shen karena Mu Qi Shen satu kampus dengan Shen Yuwen....
...Flashback end...
...Tak terasa hari sudah menjelang sore, Shen Yuwen kembali ke rumahnya. Kali ini Jia Fei tidak meyambutnya seperti biasa. Karena sudah ada Xin Qian yang menyambut Shen Yuwen....
...Shen Yuwen tersenyum ke arah Xin Qian. Jia Fei merasa hatinya seperti tertusuk. Dia melihat senyuman indah Shen Yuwen tapi bukan untuknya. Jia Fei seperti sedang menonton pertunjukan satu pria yang tampan dan di sebelahnya wanita yang cantik. Sedangkan dirinya hanya pendatang yang tidak di sambut....
...Jia Fei buru-buru mengubah ekspresi wajahnya....
...Shen Yuwen melihat Jia Fei berdiri mematung kemudian dia menaikan salah satu alisnya. Shen Yuwen berjalan ke kamarnya di temani Xin Qian....
...Xin Qian menggunakan gaun yang terbuka di bagian leher dan pundaknya, dia sengaja memakainya untuk menunjukan kepada Shen Yuwen jika kalungnya hilang....
...Benar saja Shen Yuwen melihat Xin Qian dengan seksama. kemudian dia berkata, "Dimana kalung yang aku berikan....
...Xin Qian dengan gugup berkata, " Kalung mu hilang aku sudah mencarinya namun masih belum ketemu....
...Shen Yuwen mengerutkan dahinya,."Hilang ?. bagaimana bisa hilang. Tadi pagi aku masih melihat kau memakainya....
..."Em.. Itu hilang setelah kau pergi bekerja. Aku sudah mencarinya kesemua tempat. Namun aku tidak menemukannya. Tinggal satu tempat yang belum aku periksa, "Ucap Xin Qian....
..."Dimana, "Tanya Shen Yuwen....
...Xin Qian dengan ragu-ragu menjawab, "Kamar Jia Fei....
...Mendengarnya Shen Yuwen merasa tidak suka, Jia Fei tidak mungkin mencuri kalungnya. Meskipun dia tidak mencintai Jia Fei, namun dia tau Jia Fei bukan orang seperti itu....
...Melihat Shen Yuwen yang sepertinya tidak percaya membuat Xin Qian merasa kesal....
...Shen Yuwen berkata,."Dia tidak mungkin mencurinya....
...Xin Qian merasa kesal Shen Yuwen membela Jia Fei. "Aku tidak bilang jika Jia Fei mencurinya. Aku hanya mengatakan bahwa ada satu tempat yang belum aku periksa....
...Shen Yuwen hanya diam menatap kearah Xin Qian....
...Xin Qian merasa semakin kesal, "Kenapa kita tidak periksa, tidak ada salahnya jika jika hanya memeriksa....
...Shen Yuwen mengangguk setuju. Kemudian Shen Yuwen segera mandi lalu mengganti pakaiannya dan turun ke bawah....
...Shen Yuwen menatap Jia Fei yang sedang duduk di sofa...
..."Jia Fei aku mendengar kalung Xin Qian hilang, itu adalah kalung yang aku berikan padanya....
...Jia Fei mengangguk mengiyakan, "Aku akan mencarinya lagi besok....
...Shen Yuwen menjawab, "Xin Qian mengatakan bahwa dia sudah mencari di seluruh tempat kecuali di kamarmu....
...Jia Fei menoleh ke arah Shen Yuwen, "Apa kau menuduhku....
...Shen Yuwen menggelengkan kepalanya, "Aku tidak menuduh mu, aku hanya mengatakan bahwa hanya kamarmu yang belum di periksa....
...Jia Fei segera berdiri, "Ayo periksa....
...Mereka kemudian berjalan ke kamar Jia Fei. Jia Fei menyuruh Shen Yuwen dan Xin Qian untuk masuk. Jia Fei berdiri di pintu. Dia melihat Xin Qian sedang mencari ke sana kemari, hingga akhirnya Xin Qian berkata, "Ini kalungku....
...Shen Yuwen melihatnya kemudian menatap ke arah Jia Fei. Jia Fei terkejut kenapa kalung Xin Qian ada di kamarnya....
...Shen Yuwen menatap tajam ke arah Jia Fei. Dia kemudian berkata, "Ini apa...
...Jia Fei menggelengkan kepalanya, "Aku tidak tau kenapa kalungnya ada disini....
...Shen Yuwen sebenarnya tidak percaya jika Jia Fei mencuri kalung Xin Qian, namun dengan bukti di depannya dia mulai meragukan Jia Fei....
...Xin Qian kemudian berkata, "Jia Fei kenapa kau mengambil kalungku. Jika kau tidak suka aku dengan Shen Yuwen kau bisa mengatakannya. Jika kau ingin kalung ini aku bisa meminjamkannya....
...Jia Fei mengepalkan tangannya. Xin Qian menjebaknya....
...d"Aku tidak pernah mencurinya....
...Shen Yuwen menatap tajam ke arah Jia Fei. "Sudah jelas ada buktinya, namun kau masih menyangkal. Aku tidak menyangka jika kau wanita seperti ini. "Ucap Shen Yuwen kemudian berbalik dan pergi....
...Jia Fei mengusap air matanya. Apapun yang dia katakan Shen Yuwen tidak akan mempercayainya....
sapa jua yg mau mungut x lg ...
pastiii seruuu tuuh