Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gara gara loe
Ketika aldo keluar dari kamar andini, mama dan papa andini tiba di rumah sakit, dan mama rara sudah menangis histeris.
"al,,gimana keadaan andini. "tanya pak atmaja.
" al, andini dimana, apa kata dokter al, jawab tante dong al. "tanya mama rara sambil berteriak.
" andini masih belum sadar om, tante. Dan kata dokter kecil kemungkinan andini selamat, karna alat bantu itu, andini masih bisa bertahan. Tapi aldo percaya kalo andini pasti sembuh. Mending sekarang om sama tante liat sendiri keadaan andini. "balas aldo sambil terus mengeluarkan air matanya.
" enggak mungkin pah, andini pasti bisa sembuh kan pah, mama takut andini ninggalin mama, pah"ucap mama rara sambil memeluk pak atmaja
"andini pasti sanggup melewati masa kritis nya mah, yang penting kita selalu berdoa. "hibur papa.
Akhirnya mama rara masuk terlebih dahulu, karena memang yang hanya boleh menjenguk cuma 1 orang bergantian.
Pak atmaja kemudian menghampiri aldo untuk menanyakan ada apa sebenarnya.
" al om boleh duduk sini. "tanya pak atmaja.
" boleh om. "balas aldo.
" al tolong jujur sama om, kenapa bisa terjadi kecelakaan ini. "
"tadi dikampus sehabis aldo, andini dan beni selesai tes, andini bilang kalo lagi gak enak badan om, aldo juga udah mau anter andini pulang, tapi andini nya nolak dan tetep mau pulang sendiri. Maafin aldo om, aldo gagal jagain andini. Aldo takut om andini kenapa². "bohong aldo.
" maafin aldo om, tapi ini demi kebaikan semuanya, aldo terpaksa harus bohong. " batin aldo.
" bener cerita nya gitu ya al.? "Selidik pak atmaja.
" iya om, kalo om mau marah sama aldo gapapa om, mau tampar aldo atau mau pukul aldo gapapa om, karna aldo ngaku aldo salah."balas aldo.
Aldo pikir dia akan di hajar oleh pak atmaja, namun justru pak atmaja memeluk aldo.
"om percaya sama kamu al, om sendiri juga takut kehilangan andini al. "kata pak atmaja yang sudah tidak bisa menahan kesedihannya lagi.
" om aldo bener-bener minta maaf. "
" gapapa al, gak usah minta maaf terus, yang terpenting sekarang kita fokus ke kesehatan andini. "balas pak atmaja.
Beberapa menit kemudian pak wawan, mama bella dan bita juga datang.
" al gimana kondisi andini. "tanya pak wawan.
" andini masih koma Pah, "
" kok bisa sih al,kamu kenapa gak jagain andini. "marah mama bella.
" maaf mah Pah, aldo ngaku salah. Aldo minta maaf mah Pah. "ucap aldo sambil terus meminta maaf.
Bita yang melihat kondisi andini dari balik kaca langsung meneteskan air matanya. Dia benar-benar merasa bersalah, dan awal mula semua terjadi karena dirinya.
" kak andini maafin gue, cepet bangun kak, kalo kakak kenapa² gue bisa nyesel seumur hidup gue. Gue janji kak kalo kakak bangun gue gak akan musuhin kakak lagi, kita bisa bercanda canda kayak dulu kak." kata bita dalam hati.
Aldo yang melihat bita, langsung mendekat ke arah bita. Bita sudah menebak jika kakaknya akan marah besar, dan dia terima apa yang akan aldo lakukan kepadanya.
"bit,loe bisa ikut gue sekarang , gue pengen ngomong sama elo. " pinta aldo.
" iya kak. "
Akhirnya aldo mengajak bita ke kantin untuk memgintrogasi adiknya itu.
" bit, gue mau nanya ma elo tapi jawab jujur, apa bener loe yang bilang ke dev, siapa calon tunangan gue. "tanya aldo.
" maafin gue kak. Gue gak bermaksud bilang ke kak deva, tapi kebetulan gue lagi nungguin kak risa dan kak disa, terus tiba-tiba kak dev minta gabung, dan kak deva terus mojokin gue, jadi gue mau gak mau terpaksa bilang!"jawab bita
"oh jadi bener elo biang keladi semuanya. sekarang loe liat apa akibat dari semua ini, loe liat andini, ini semua gara gara loe. Deva salah paham sama andini dan coba aja mulut loe itu bisa loe jaga semua gak akan terjadi. " bentak aldo.
"kak ceritanya gak gitu, gue dipaksa kak deva gue disuruh ngaku siapa tunangan loe." balas bita. "
" udahlah gak usah ngelak mulu, kalo udah salah ya salah aja, makannya mending loe cari temen lain, semenjak loe bertemen sm risa dan disa otak loe agak gesrek."ucap aldo sambil meninggalkan bita.
Setelah beberapa menit mama rara keluar sambil menangis tersedu2. Dan langsung memeluk suaminya.
“Pah andini Pah, huhuhhuhu" teriak mama rara.
"mamah duduk dulu ya, papa mau liat keadaan andini dulu.al titip tante ya. "pamit pak atmaja.
Terdengar suara adzan, dan aldo mengajak semuanya untuk sholat magrib berjamaah, sekaligus berdoa untuk kesembuhan andini.
" pah, mah, tante udah adzan,mending kita sholat berjamaah, minta kesembuhan untuk andini pada Allah. "
" iya sayang, ayo. "ucap mama bella.
" ayo ra, doa seorang ibu untuk anaknya insyaallah selalu dikabulkan. "
" iya bel, aku. Wudhu dulu ya.. "jawab mama rara.
Namun tiba² bita yang sudah kembali mendengar pembicaraan mereka.
" kak gue boleh ikut sholat? Gue juga mau doain kak andini."ucap bita.
"hmmm, ayo."ajak aldo.
Mereka semua kini sedang sholat sekaligus memohon kepada Allah SWT untuk kesembuhan andini.