NovelToon NovelToon
Janji Masa Kecil

Janji Masa Kecil

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:624k
Nilai: 4.7
Nama Author: rozh

Menikah adalah impian setiap wanita, tak terkecuali Tiyah Citanin, seorang wanita dewasa berbadan gemuk. Umurnya telah 28 tahun, ia tak memiliki tambatan hati, jadi belum ada yang melamar hingga sekarang.

Dilamar oleh seorang pria yang pertama kali ia lihat, pemuda tampan dengan mobil keren. Tak terlalu berpikir panjang, ia meneruskan kesalahpahaman keluarganya dengan menerima lamaran pria itu.

Pria yang ia nikahi terlalu misterius baginya, ataukah ... ia yang terlalu sering salah paham? Pernikahan mereka dibumbui dengan kesalahpahaman satu sama lain.

Hingga sebuah kenangan dimasa kecil muncul di kepala Tiyah. Janji untuk selamanya bersama.

Apakah pernikahannya akan berlangsung lama? Atau ia mencari pria di masa kecilnya?

Mari simak cerita ini! Karya orisinil Rozh! Hanya ada di aplikasi Noveltoon/Mangatoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rozh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Mata

Sesampainya di kantor ia langsung memasuki ruangan Khalil seenaknya. Duduk di sofa yang ada di dalam ruangan itu. Bawahan Khalil yang bahenol, cantik rupawan dengan cekatan meletakkan air putih hangat di hadapan Presdirnya, Gibran.

“Bawa kesini semua yang harus ku tanda tangani. Besok hari minggu, aku ingin mengajak Istriku jalan-jalan.” perintah Gibran.

Bawahan Khalil dengan segera berjalan kemeja Khalil yang sibuk mengotak-atik laptop di depannya. Dari semalam ia belum tidur, ia harus mengerjakan tugas yang diperintahkan oleh Gibran, dan harus ia selesaikan secepat mungkin.

Wajahnya kusut, mata panda menghiasi wajah yang biasanya terlihat maskulin. Bawahannya mengambil beberapa berkas yang telah disiapkan, dan memberikannya kepada Gibran.

“Bagaimana dengan laki-laki yang gue suruh lu awasi itu?” tanya Gibran.

“Pria mana?” Khalil bertanya balik.

Pletak!

Gibran melemparnya dengan pulpen yang ia pegang. Pulpen itu tepat mengenai jidatnya.

“Auwch! Sakit! Bagaimana kalau mata gue yang kena!” sungut Khalil sambil mengelus keningnya yang sakit.

“Pria mana lagi, tanya lu! Kalau bukan para pria bedebah sial*n itu! Dia yang mengganggu keluarga besar gue dan dia yang mengganggu keluarga kecil gue!”

Gibran berkata dengan sorot mata yang tajam, seolah setajam pedang samurai yang siap memotong apapun yang dilewatinya. Seketika Khalil tersadar dari kantuknya dan sadar kalau ia tidak fokus akan pertanyaan Gibran, karena ia sangat lelah dan mengantuk.

“Oh, itu...a.... itu...” jawabnya terjeda-jeda.

“Itu apa!” tanya Gibran meninggikan suaranya karena menganggap Khalil menyepelekan pertanyaannya.

“Pria itu melarikan diri saat kami mengejarnya, ia menjadi pencopet disekitar terowongan jalan ke arah Hotel Hilton Nagoya.” terang Khalil.

Gibran masih memberikan tatapan tajam, masih menunggu penjelasan Khalil selanjutnya. “Pemuda yang... Hm...” jawab Khalil ragu, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu, padahal dirambutnya itu tidak ada kutu dan ketombe.

Gibran semakin memelototkan matanya, nyaris bulat sempurna, seakan siap menerkam Khalil. “Bicara yang jelas! Atau lu ingin gue kirim ke Afrika. Hah!” seru Gibran dengan marah.

“Pemuda yang bersama dengan Istri lu itu kemarin, akan bertemu sama lu siang nanti di rapat.”

“Ia putra pertama Bapak Arifin dari PT. Satunusa Persada.Tdk.” sambung Khalil menjelaskan. Bola mata Gibran semakin membulat sempurna saat mendengarkan penjelasan Khalil.

___

Siang hari.

Saat ini rapat sedang berlangsung. Sejak tadi Gibran meremas jari jemarinya membentuk kepalan tinju. Laki-laki dihadapannya sekarang ini adalah laki-laki yang kemarin telah berani menyalami Istrinya, makan berdua dengan Istrinya.

“Laki-laki tidak punya malu.” gerutu Gibran dalam hati melihat Dicky duduk disampingnya.

Dicky terus memutar bola matanya melihat setiap gerak gerik Khalil. Kemudian tersenyum sinis, bahkan beberapa kali ia menyerang Khalil dengan argumentnya. Membuat Khalil kesal, Gibran pun juga bertambah kesal melihatnya.

Sebagai pemimpin perusahaan terbesar berani sekali laki-laki yang menggoda Istrinya ini menentang setiap pendapat yang dikeluarkan Khalil, yang artinya juga menyepelekan pendapatnya, menurut Gibran.

Perang mata antara 3 laki-laki ini berlangsung selama rapat. Yang paling tidak beruntung adalah Khalil. Ia baru saja tertidur 3 jam dari semalam dan harus bangun untuk rapat. Diruangan rapat ini, 2 orang terus menerus memberikan tatapan aneh padanya.

Siapalagi kalau bukan Gibran dan Dicky. Ia mencoba meminta bantuan dengan melihat kearah Dimas. Namun Dimas berwajah datar tanpa ekpresi. Ingin rasanya ia mengobrak-abrik ruangan ini.

“Dasar! Jangan pelototin gue aja, pelototin tuh saingan yang lu cemburuin!” berbicara dengan sorotan mata kesal.

“Ah!!! Apa salah gue coba? Ngapain juga tuh si Dickydong(Dicky dongok nama terbaru yang diberikan Khalil) pelototin gue juga, nguji-nguji gue dari tadi! Maksudnya apa? Maksudnya mau nantangin gue!”

“Dan ini Si Dimas kamvree*t, si muka datar emang gak guna! Minta bantuan ama dia, mending minta bantuan ama tembok aja! Apalagi minta dibela dari tatapan Sibucin Gibran ini! Yang ada cuma si Bucin ini yang bakalan dia belain.”

“Kepala gue mau pecah nih! Dari semalam gue gak tidur. Baru tidur harus bangun lagi, dan dirapat ini gue di gas mulu sama si Dickydong! Udah hampir keluar tuh mata dua orang ini karena pelototin gue dari tadi. Ah....! Anj*ir... lama-lama gue sle*ding juga nih.” gerutu Khalil dalam hati. Rahang kokohnya juga ikut bergoyang karena ia menggertakkan giginya.

Beberapa saat kemudian rapat pun selesai. Khalil bergegas berjalan keluar. Ia segera masuk keruangannya, melepaskan jas yang menutupi tubuh kekarnya. Ia membaringkan tubuhnya dan memejamkan matanya.

“Ah... Sungguh damai rasanya. Inilah surga, surga... gue mau tidur dulu, biarkan gue bermimpi sejenak, gue lelah surga.” ucap Khalil bergumam, kemudian tidur melepaskan penatnya.

Baru saja ia memasuki alam mimpinya, Gibran telah membangunkannya kembali. “Ah! Lu bisa gak sih, lihat gue tenang sejenak apa? Atasan siala*n lu!” teriak Khalil emosi.

Gibran membalasnya dengan terkekeh. “Oh, Lu ngantuk, ya?” Gibran bertanya tanpa dosa.

“Emang brengs*k deh Lu! Masih nanya gue ngantuk! Otak, mana otak Lu? Lu suruh gue kerja begadang dan gue baru tidur sebentar tapi dibangunin lagi untuk rapat, padahal ada Sekretaris yang lain. Dan sekarang Lu nanya gue ngantuk? Hah.....!!!” Khalil komat kamit mengeluarkan unek-uneknya.

“Ahahahahha.” Gibran malah tertawa lantang.

“Emang Brengs*k nih anak! Bisa-bisanya lu ketawa!” maki Khalil geram.

“Terus gue mau apa? Ya sudah, tidur lagi lu sana! Mata lu dah merah kek mata ikan kering yang dijemur, wajah lu lebih jelek dari aki-aki sekarang.” ucap Gibran.

Khalil bergegas bangun, mengambil cermin diatas mejanya, kemudian ia bercermin.

“Brengs*k! Lu ngerjain gue? Wajah gue masih ganteng njiir!” seru Khalil kesal.

“Ahahahahaha.” Gibran tertawa terbahak-bahak memegangi perutnya.

“Lu masih aja suka bercermin kayak dulu! Gak usah bikin badan lu kekar deh! Tapi, kekarin dulu jiwa lu. Yang tampan tetap aja tampan, maupun sedang berwajah letih. Yang mempunyai rupa jelek tetap aja jelek, lagian tidak semua perempuan menyukai yang tampan rupawan.”

“Yang penting itu adalah Akhlak dan sifatmu terhadapnya.” jelas Gibran.

“Lu kalau mau ceramah, sono ke Mesjid! Gue ngantuk! Kalo ada duit, dan tampan seperti gue.... Cewek mana yang gak mau? sekali dirayu klepek-klepek. Gue gak kayak lu, yang ngebucin!” balas Khalil.

Kemudian ia kembali berbaring diatas sofa. Suasana hening seketika beberapa menit. Mata Khalil yang sangat ngantuk pun tidak bisa tertidur karena Gibran masih duduk membatu di hadapannya, dan Dimas simuka datar masih setia berdiri disamping sofa yang diduduki Gibran itu.

“Ada apa lagi? Gue ngantuk!” akirnya Khalil bertanya duluan, karena ia risih ditunggui oleh Gibran.

1
Nurlita Gunawan
kok jdi janggal sndri bca nyaa...istriku,,suamiku geli2 gimna gtu ya
Rozh: wkwk. rasa norakk ya kakak. hihihihi
total 1 replies
Nurlita Gunawan
gibran pst sigendut pcar sehrinya tiyah dlu.
Sulaiman Efendy
APA ISTRI DIMAS CEWEK YG MANGGILNYA OM..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
CERITA KARYA OTHOR BAGUS2, CMA TOLONG SELESAIKN NOVEL2 YG CERITANYA MSH GANTUNG, ATAU BLM DIUP
Remember: baca juga 'How i Forgot You'
total 1 replies
Sulaiman Efendy
DIMAS JODOHIN MA RAYA AZA
Sulaiman Efendy
KIRAIIN DIMAS, TERNYATA KHALIL YG SERING JADI KURIR SURAT CINTANYA GIBRAN
Sulaiman Efendy
TERNYATA DION BKN ORG LAIN, TPI KEPONAKKN HENDRU,, NASIB TRAGIS, IBUNYA MELLY DIPERKOSA AYAHNYA HENDRU, LHIRLH BAYI HSIL PRKOSAAN, SI MELLY, DN MELLY PUN DIPERKOSA ARZAM, LAHIRLH DION.. KESALAHANNYA HENDRU TDK CEPAT CERITA KE KLUARGANYA, ATAUPN MNCOBA MNGHUBUNGI ARZAM UNTUK JELASKN SMUANYA, DN SI ARZAM MNYIMPULKN SENDIRI HUBUNGN MELLY & HENDRU,, AKHIRNYA MUNCULLAH TRAGEDI2...
Sulaiman Efendy
MAMPUS LO GIB HDAPI ISTRI LO YG HORMON KHAMILAN NYA LANGKA😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
SIALAN, KIRA UDH MMPUS TU SI ARZAM ANJING... TRNYATA MSH HIDUP JUGA..
Sulaiman Efendy
SIAPA LGI NI BUAT MASALAH, APA MUSUH PPA HENDRU
Sulaiman Efendy
RUPANYA KHALIL & RAYA KK BRADIK,,
BAGUS TU KHALIL DINIKAHIN, BIAR GK PLAYBOY LGI..

BARU TAU LO DICKY KLO SUAMI TIYAH LVLNYA DI ATAS LO.. DN TU GIBRAN SUDH MNCINTAI TIYAH SEDARI KECIL, KRN TIYAH ALAMI SUATU MASALH SAAT BNCANA BANJIR HINGGA LUPA GIBRAN, LUPA DIMAS, HINGGA TIYAH BNYK MNTAN COWOK TRMASUK SI DICKY YG PRMAINKNNYA..
Sulaiman Efendy
TUGAS DIMAS UDH SLESAI BLM HNCURKN USAHA DICKY,
MSKI TIYAH MNOLAK DICKY MNTAH2, TPI TIYAH TTP SALAH KLUAR BRTEMU DICKY TNPA IZIN.. DN SI DICKY KIRA SI KHALIL SUAMI NYA TIYAH, PNTAS SI DICKY BLANG KLO KHALIL BKN LKI2 BAIK2 KRN KHALIL PLAYBOY.. JDI DICKY BLG SUAMI TIYAH BKN LKI2 BAIK..
TPI LO YG DEKATI DN RAYU ISTRI ORG DN INGIN JDI PEBINOR APA LKI2 BAIK, DN LO DLU JUGA JDIKN TIYAH CWEK TARUHAN
Sulaiman Efendy
JADI SI TIYAH INI SI AYAH ATAU AYA, DLU TIYAH JAGOAN, YG SLLU LINDUNGI GIBRAN DARI JESNAN ANAK PAK KADES.. KRN BENCANA BANJIR, MNGKIN TIYAH MLUPAKN SSUATU, TRMASUK LUPA DGN GIBRAN GENDUT. DN DIMAS JUGA SELAMAT DRI BENCANA BANJIR, DN SKRG JDI ASSITEN GIBRAN, DN TIYAH JUGA LUPA SAMA DIMAS.. PADAHAL DIMASLH YG SERING ANTAR SURAT GIBRAN KE TIYAH.
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA TERCETUS JUGA APA YG JDI UNEK2 MASALAH RAYA & AYA...
APA KIRA2 JAWABN GIBRAN..

TPI SBAGAI ISTRI. DN SBAGAI WANITA BRSUAMI, TK PANTAS BRJALAN DGN LAKI2 YG BUKAN MAHRAMNYA, BHKAN TNPA DITEMANI, DN TNPA IZIN SUAMI.. APAPUN ALASAN NYA APA YG DILAKUKN TIYAH TTP SALAH... KRN MMBERIKAN CELAH PEBINOR DLM RMH TANGGA NYA
Sulaiman Efendy
TIYAH YG JUGA DIAM GK MAU BRTANYA KE GIBRAN, DN GIBRAN YG JUGA GK PEKA KE PRASAAN ISTRINYA.. SAMA2 GOBLOK, TPI LBH GOBLOK TIYAH...
Sulaiman Efendy
MMG BANDEL DN KERAS KPALA SI TIYAH INI...

DN GIBRAN, KNP GK DICKY YG LO HAJAR, LO SAMPERIN TU KPRUASAHAANNYA..
INI KHALIL & DIMAS YG LO HAJAR..
DN LO JELASIN JUGA TU K TIYAH SIAPA TU RAYA..
Sulaiman Efendy
TIYAH JUGA BIKIN NMBH MASALAH, KNP MSH KLUAR LGI MA DICKY TNPA IZIN GIBRAN..
Sulaiman Efendy
RAYA INI SIAPANYA GIBRAN, KNP GK JAGA PRASAANNYA TIYAH..
TRUS KNP GIBRAN GK PEKA DGN TIYAH,, NTAR TIYAH BLAS SAMA DICKY, MKIN RUNYAM..
Sulaiman Efendy
HRSNYA TIYAH BRTANYA DGN SUAMINYA, SIAPA AYA, SIAPA RAYA, JGN DIAM, DN MNGAMBIL KSIMPULAN SENDIRI, TERUS INGIN MAIN API DGN DICKY, BETUL KATA KHALIL, TIYAH MMG WANITA GOBLOK YG GK BRSYUKUR DPT SUAMI KAYA, DI SAAT USIA 28 BRU GIBRAN YG LAMARNYA..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!