NovelToon NovelToon
Si Kembar Milik Tuan Mafia

Si Kembar Milik Tuan Mafia

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Anak Genius / One Night Stand / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:163.3k
Nilai: 5
Nama Author: LIXX

Siapa yang tidak kenal dengan nama besarnya? Oh, tentu ini bukan sekedar sombong dan omong kosong, seorang Presdir wanita yang sangat terkenal itu kini tengah di lilit masalah besar, namanya Kiana.

Seorang bandar organ tubuh manusia kini menculik putri kesayangannya, Kiana yang super dingin dan sudah masuk mode iblisnya itu memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mencari keberadaan putrinya.

Hingga sebuah kejadian mengharuskan Kiana bersabar, ayah biologis dari putrinya kini menemukan sang anak.

Ah, gila saja! Selama ini Kiana susah payah menyembunyikan anak itu dari umum dan pindah Negara demi menutupi semuanya.

Wah, ada apa sebenarnya dengan Presdir cantik ini ya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIXX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Tersegel

Edisi khusus bagi pembaca di atas umur...

Kiara terkejut saat tubuhnya kini jatuh dalam pelukan Kelvin yang begitu hangat, Kiara mengangkat kepalanya hingga senyum menawan seorang Kelvin seolah melelehkan hati dan raga Kiara.

"Aku mencintaimu, Kiara." Kelvin menempelkan kening mereka hingga hembusan nafas keduanya seolah berbaur dalam hangatnya pelukan. Kiara memahami keinginan Kelvin dengan baik.

"Aku juga, sangat mencintaimu." Lirih Kiara hingga sebuah ciuman mendarat manis di bibir keduanya. Kiara bisa merasakan hembusan nafas Kelvin yang terasa berat. Begitupun dengan dirinya yang mulai sesak nafas, tubuhnya meremang menginginkan hal yang lebih.

Kiara melingkarkan tangannya di pundak Kelvin, wajah keduanya sudah memerah. Kelvin membuka kancing baju tidur Kiara satu persatu, Kiara mengigit bibir bawahnya saat kembali serangan mendadak dan mendesak menyentuh lehernya.

Hisap*an dan jilatan terdengar memburu semakin tergesa-gesa. Kelvin menurunkan pakaian Kiara hingga penampakan gunung Himalaya nampak menggodanya.

Kelvin menurunkan wajahnya dan menjilat puncak gunung itu seperti ice cream, dia menikmatinya seakan tak ingin kehilangan. Semakin lama jilatan lembut itu berubah menjadi hisap*an dan tekanan, tangannya meremas gunung yang tergantung di sebelahnya dengan rakus.

Kiara menggeliat seperti cacing kepanasan, wajahnya sudah memerah menahan serangan demi serangan yang di lancarkan oleh Kelvin. Kiara menjambak rambut Kelvin saat puncak gunungnya kian mengeras, pertanda dirinya menginginkan kepuasan yang lebih.

Sebuah tonjolan di bawah handuk terasa semakin membuat Kiara kepanasan, dia menarik Kelvin ke atas ranjang dan menduduki perut atletis itu dengan tatapan sayu.

"Apa kamu bisa memuaskan ku pria muda?" Goda Kiara mengigit jari telunjuknya dan menempelkan jari itu di bibir Kelvin dengan erotisnya.

Kelvin tersenyum nakal dan mengangkat tubuh Kiara untuk membalikan tubuh itu menjadi di bawah, Kiara tertegun bukan kepalang saat handuk yang menutupi tubuh bagian bawah Kelvin di tarik.

"Menurut kamu?" Bisik Kelvin mengigit cuping telinga Kiara gemas, Kiara menelan salivanya. Dia membayangkan benda pusaka itu mengoyak aset berharganya.

"Pelan-pelan." Tarik Kiara hingga pelukan hangat menyatu di antara keduanya, Kelvin tersenyum dan menarik celana Kiara hingga sebuah benda yang menggoda Kelvin seketika tertutup lengan Kiara.

Kelvin menyingkirkan tangan Kiara dan menatap wanita itu dengan tatapan memuja, saat tangan Kiara sudah tidak ada di atas benda itu. Kelvin bersiul dan meletakkan tangannya di atas aset berharga milik Kiara.

"Aku menginginkannya." Bisik Kelvin tepat di telinga Kiara, Kiara tak menjawab apapun saat elusan lembut terasa menyapu aset berharganya.

Kelvin menodongkan senjata pusakanya pada sebuah target bidikannya kala itu. Kelvin memajukan tubuhnya, namun Kiara terdengar meringis dan mengigit jari jempolnya.

"Kamu masih tersengal?" Tanya Kelvin hampir tidak percaya, Kiara menganggukkan kepalanya lemah.

Kelvin tersenyum senang, dia sama sekali tidak menyangka bila Kiara masih vir*gin. Selama ini Kiara memang sering gonta-ganti pasangan, dari mulai aktris sampai dengan pengusaha dan banyak model papan atas. Gaya pacaran Kiara juga terkesan dekat dan Kelvin yang sering memperhatikan kedekatan Kiara dan banyak pria selalu dapat memperhatikan gerakan intens gaya berpacaran mereka.

Meski selama ini dalam keluarga Kiara, Kiara adalah sosok yang sangat tertutup dalam sebuah hubungan. Dia juga tak pernah mengumbar kemesraan di depan umum.

"Terima kasih, sayang." Bisik Kelvin mengecup bibir Kiara sekilas hingga sebuah hentakan keras di lakukan Kelvin, mendorong pusaka berharganya masuk ke dalam aset milik Kiara.

"Mem.. " Kiara merasakan perih luar biasa dalam inti tubuhnya, Kelvin juga merasakan remasan nikmat yang membuat pusakanya merasakan kenikmatan luar biasa.

Air mata jatuh membasuhi pelipis Kiara, Kelvin melepaskan ciumannya dan menghapus air mata Kiara dengan jemarinya dengan lembut. Kelvin tersenyum lembut saat mata sayu Kiara menatapnya penuh damba.

"Sakit ya?" Tanya Kelvin, Kiara menganggukkan kepalanya lemah.

"Terima kasih." Bisik Kelvin yang kini memiliki Kiara seutuhnya. Kelvin berjanji pada dirinya sendiri bila dia akan menjadikan Kiara sebagai wanita paling bahagia di atas muka bumi ini.

Kelvin mulai menggoyangkan tubuhnya perlahan, hingga ringisan kecil terdengar dari bibir Kiara. Namun tak lama kemudian, suara des*ahan nikmat keluar dari bibir manis itu. Kelvin tersenyum puas dan memberikan banyak tanda di leher sang istri.

Penyatuan mereka berlangsung hingga Kelvin melakukan pelepasan untuk ke 5 kalinya, Kelvin masih ingin lagi dan lagi, tapi justru Kiara menyerah dan merengek pada Kelvin untuk menghentikan kegitan panas itu.

Kelvin akhirnya menyudahi aktifitas panas itu, dan memeluk Kiara yang sudah mandi dan wangi. Hingga saat pagi hari tiba, Kiara untuk pertama kalinya melihat wajah tampan Kelvin di depan matanya.

Sangat indah, begitulah kesan pertama yang mampir di hati Kiara. Kelvin sangat menawan dan tampan, Kiara sama sekali tak menyangka bila pria yang dulu menggemaskan itu kini resmi menjadi suaminya.

Sejujurnya Kiara tak pernah pacaran sebelumnya, meski dia nampak selalu bergonta-ganti pasangan. Hal itu semata-mata untuk membuat Kelvin menjauh darinya, Kiara berharap Kelvin bisa menerima kenyataan melihat kedekatannya dengan berbagai pria. Namun sayang, hal itu tak penah membuat langkah Kelvin mundur sedikitpun.

"Heem?" Kelvin menge*rang saat wajahnya kini sudah di susuri tangan Kiara, Kiara menyentuh hampir seluruh wajah Kelvin dengan tatapan memuja.

"Sayang, masih ngantuk." Gumam Kelvin membawa Kiara kembali ke dalam pelukannya.

"Bangun, nanti apa kata Papa kalo kita tidur kesiangan." Bisik Kiara, seketika mata Kelvin terbuka dan menatap ke arah jendela yang nampak sudah terang benderang.

"Ya ampun, aku kesiangan." Kelvin bangkit dari tidurnya bertelanjang dada, Kiara menelan salivanya susah payah dan berusaha duduk. Namun sayang, pinggangnya kini terasa sangat ngilu, kepalanya juga terasa berdenyut.

"Aku mau meng-qodo subuh dulu, ayo bareng!" Ajak Kelvin menatap Kiara yang nampak masih terbaring.

"Sakit sayang." Rengek Kiara, wajah Kelvin nampak panik.

"Apa yang sakit sayang?" Tanya Kelvin langsung menyentuh kening Kiara, memang terasa agak hangat dan wajah Kiara juga nampak sangat pucat.

"Aku hubungi kak Aksen dulu." Kelvin buru-buru menyalakan ponselnya dan menghubungi Aksen. Aksen yang pagi itu sedang ngopi santai dan melihat sang istri yang memasak tak dapat mendengar nada panggilan ponselnya yang dia letakkan di dalam kamar.

Sontak saja Kelvin kian cemas dan buru-buru memakai kemeja yang semalam dia pakai, selain itu dia juga membantu Kiara berpakaian dan meminta Kiara untuk kembali istirahat.

"Ehem, mau kemana?" Tanya Fedrix saat melihat Kelvin yang nampak tengah cemas, Kelvin tersenyum ke arah ayah mertuanya sekilas.

"Saya ada keperluan Pa." Jawab Kelvin langsung meluncur ke luar rumah dengan kolor selutut dan kemeja di tubuhnya.

"Kak Aksen!" Teriak Kelvin saat sudah sampai di depan rumah satu-satunya Dokter di komplek tersebut. Kiara yang mendengar pintu rumah di ketuk akhirnya melangkah menuju arah pintu.

"Biar aku saja." Lirih Aksen menghentikan langkah sang istri. Kiana akhirnya mengangguk dan kembali melanjutkan aktifitasnya.

"Kenapa?" Tanya Aksen saat melihat Kelvin dengan wajah super panik dan nafas terengah-engah. Bahkan mungkin saking paniknya Kelvin, sandal yang dia pakai saja nampak berlainan.

1
Kusmawaty Kusmawaty
perdagangan
Fahmi Fahmi
semangat bacanya suka banget
LIXX: makasih akak/Kiss/
total 1 replies
SARI MEUTIA
Luar biasa
ros
ceritanya menarik 👍
shofia ramadhani4
Luar biasa
LIXX: makasih kak
total 1 replies
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
sungguh mantap sekali 👍👍
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa: Sama kasih juga kak thor 😘😘
total 4 replies
Yunerty Blessa
tak terasa sudah tamat..
makasih kak thor buat cerita nya
LIXX: sama sama akak
total 1 replies
Yunerty Blessa
Kelvin panik kesakitan dialami oleh Kiara...
Yunerty Blessa: lucu banget 🤭🤭🤣🤣
total 2 replies
Yunerty Blessa
tahniah buat Kelvin dan Kiara.....
Yunerty Blessa
Rival seperti Aksen suka menggunakan komputer Kiana sebagai uji cuba..
Yunerty Blessa
suka dengan sikap Kelvin yang jujur dan tegas walaupun masih muda..
LIXX: waaah setuju tuh
total 1 replies
Yunerty Blessa
mantap Kelvin....
LIXX: wish mantap
total 1 replies
Yunerty Blessa
cetak gol Aksen 🤭🤣🤣
LIXX: hahhahah.. hadeeh
total 1 replies
Yunerty Blessa
Aiden dan Violet berjiwang....nikah cepat lah Aiden ...
LIXX: wah bener tuh
total 1 replies
Yunerty Blessa
terus lah melangkah Kelvin untuk meraih cinta mu
LIXX: jayooooo
total 1 replies
Yunerty Blessa
Aksen menggunakan trik kotor untuk buka puasa dengan Kiana
LIXX: iya, wkwkwkwk
total 1 replies
Yunerty Blessa
tahniah buat pernikahan Aksen dan Kiana..
Yunerty Blessa
bisa kah Aksen menahan nya🤭
Yunerty Blessa
kena kau Kiana🤣🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
rahsia Violet ketahuan oleh Aiden 🤭🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!