Pagi ini adalah hari pertama Irma masuk kerja di perusahaan ternama,ya walaupun sbagai OB Tpi iya tetap bersyukur
Tekadnya merantau jauh dari keluarga,niatnya mengadu nasib untuk membantu ekonomi keluarganya
Stelah sholat subuh Irma pergi membeli sarapan untuk mengisi perutnya sbelum brangkat kerja
Stelah makan Irma lantas mandi
"Huhhh smangat,hari ini adlah hari prtmaku kerja"ucap Irma sambil brcermin yang terletak tidak jauh dri kasur tmpatnya untuk istirahat lalu Irma keluar mengunci pintu kos2annya .. senyum mengembang
''bismillahirrohmanirrohim"
Irma mengendarai sepedanya,ya Irma mmpunyai sdikit tbungan
Irma pikir,dari pada harus bolak balik naik angkot lebih baik uangnya Irma gunakan membeli sepeda bekas
Selain ngirit,ini juga bisa membantu Irma agar lebih cepat
Namanya ibu kota,pasti sering macet bukan
Sesampainya di tempat Irma kerja,Irma masuk ke dalam ruangan
Irma dengan tlaten mmbrsihkan ruangan hingga ruangan,sbelum para pekerja datang
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla arafah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 30
Di tempat lain, tepatnya di rumah ibu Irma
"Bu, katanya mba Irma sebulan sekali bakal main ke kampun. Tapi ini sudah 2 bulan lebih, kok mba Irma belum ke sini juga ya Bu," kata Nana nesu
"Nduk... Mungkin suami kakakmu sedang sibuk, makannya belum bisa main kesini" jelas ibu pada anak bungsunya itu
"Kan mba Irma bisa kesini sendiri Bu naik bus"
"Nana... Dengerin ibu nak!! Kakakmu ini sekarang sudah menjadi seorang istri. Seorang istri harus patuh dengan suaminya, dan harus mengutamakan suaminya. Apa lagi suami kakakmu ini seorang direktur yang tanggung jawabnya sangat besar pada perusahaannya, jadi kita harus mengerti itu ya nak," ujar ibu menjelaskan pada Nana
"Iya Bu, tapi Nana sangat merindukan mba Irma'' kata Nana sembari meneteskan air matanya, karena selama ini mereka selalu bersama dan kakaknya itu sangat perhatian dan menyayanginya, sehingga Nana sulit jika berjauhan dengan sang kakak.
"Kita doakan saja, semoga kakakmu di sana selalu baik-baik saja, Selalu dalam lindungan Allah."
"Iya Bu, aamiin''
Tak lama handphone Nana berbunyi, orang yang di bicarakan telpon
"Bu, mba Irma telpon bu'' ujar Nana sembari sumringah, Nana langsung mengangkat telfonnya
"Halo assalamualaikum mba, mba katanya bakal sebulan sekali main ke sini, tapi mba Irma kok belum main ke sini juga mba. Nana kangen tau mba, hikksss" ucap Nana mengungkapkan isi hatinya setelah mengangkat telpon dari kakaknya, bahkan tidak memberikan kesempatan untuk kakaknya menjawab salamnya terlebih dulu.
"Wa'alaikumussalam na, na maafin mbak ya! Akhir-akhir ini mas Arka sangat sibuk, jadi mba belum bisa berkunjung ke desa. Sekarang mas Arka juga lagi sakit makannya mba belum sempat kesana dek'' jawab Irma menjelaskan pada adik semata wayangnya itu, ibu langsung merebut handphonenya dari Nana
"Arka sakit nak!! Sakit apa nak? Udah di bawa ke dokter belum?" Tanya ibu
''Udah 2 kali periksa masih belum sembuh juga buk, ini mau di panggilkan dokter lagi. Ini mas Arka lagi minta di bikinin es kuwut, Irma sedang bikinin es kuwut bu'' jelas Irma
Ibu tersenyum, ''Ya udah nak, kamu jaga suamimu dengan baik nak. Semoga Arka cepat sembuh''
"Iya Bu, aamiin. Makasih doanya bu''
''Iya nak, ya udah ibu tutup telponnya ya. Assalamu'alaikum"
"Wa'alaiikumussalam''
Bu Rusmi mematikan telponnya, ''Tuh kan nak, sekarang kamu dengar penjelasan dari kakakmu. Kita doakan saja buat kebaikan mereka'' kata ibu sembari mengelus kepala anak bungsunya itu.
"Iya Bu, maafin Nana ya bu''
"Iya sayang, ya udah sekarang kita makan siang dulu ya''
"Iya Bu,"
Mereka pun makan siang dengan sesekali bercanda, ibu hendak menghibur suasana hati anaknya itu.
_____________________________________
Di mansion sanjaya
Irma yang tadi hendak membuat es kuwut, tiba-tiba rindu dengan ibu dan adiknya. Sudah lama Irma belum memberi kabar pada mereka, akhirnya Irma menelpon ibunya. Setelah selesai, Irma melanjutkan membuat es kuwut yang di minta sang suami.
Habis itu Irma membawa es kuwut seteko buat suaminya, supaya Irma tidak harus bolak-balik membuatnya.
"Mas, ini es kuwutnya sudah jadi"
Arka menatap es kuwut dengan mata yang berbinar-binar.
"Wahhh makasih banget ya yang'' Arka memeluk istrinya
"Iya mas, sekarang mas minum es kuwutnya!"
Arka meminumnya dengan sangat semangat, satu gelas tandas hanya dengan 5 kali tegukan saja
"Ahhhhh, aaaaa. Enak banget yang" ucap Arka sembari sendawa
"Kamu aneh banget si mas, kalo minum es kuwut malah mukanya jadi segar. Udah gitu masuk lagi ke perut, kamu ini sakit apa kesambet si mas'' tukas Irma terheran dengan tingkah suaminya itu
"Gak tau yang, setelah minum es kuwut itu badan mas berasa jadi fres. Sekarang mas mau makan yang, asalkan minumnya es kuwut'' kata Arka, Irma tersenyum senang karena akhirnya sang suami mau makan
Mereka turun ke bawah dengan Irma membawa kembali es kuwutnya ke meja makan.
"Mas mau makan apa??"
"Emmm sayur aja yang, mas hanya ingin sayur"
Irma mengambilkannya dengan hati-hati, "Nih mas, makan ya!"
Arka memulai makannya perlahan, dengan sesuap makan nasi sesuap minum es kuwut. Aneh bukan?
"Sayang, kok mas perhatiin kaya ada yang beda si yang sama kamu sekarang" kata Arka, karena Arka melihat ada perubahan pada istirnya itu.
"Apanya sih mas? Aku cantik, aku kan emang cantik dari dulu mas'' ujar Irma dengan PD nya, padahal belum tahu apa yang di maksud dari suaminya itu.
"Bukan yang!! Tapi mas rasa, kayanya sekarang kamu rada berisi pipinya ya?" Ujar Arka
"Hahh, masa sih mas? Hmmm pasti karena akhir-akhir ini nafsu makan ku bertambah mas, makannya sekarang rada chuby'' ujar Irma dengan pede nya
"Uuuunncchhh'' Arka mencubi pipi Irma pelan
"Ihhh mas, sakit tau!!''
"Abisnya mas gemes yang''
"Udah, mkannya abisin dulu!" Perinta Irma
''Iya-iya bawel, sekarang kamu bawel ya. Gak kaya pas pertama ketemu mas, diem banget''
"Maasss!!"
"Iya ini mas habisin makanannya'' Arka dengan sigap menyuapkan makannya ke dalam mulutnya lagi.
"Nenek ke mana yang?" Tanya Arka, karena sedari tadi belum melihat sang nenek
"Emmm gak tau mas, tadi sih pas aku makan nenek ada di ruang tv. Mungkin lagi di kebun kali mas" jawab Irma
"Hmmm, sehabis makan kita nyusul nenek ke kebun ya"
Irma mengangguk.
Arka telah selesai makan, mereka pergi ke kebun. Dan benar saja, neneknya sedang berada di sana tengah memetik daun-daun yang pada kuning. Dan jangan lupa? Arka selalu membawa es kuwutnya itu kemanapun ia pergi, karena Arka akan merasa segar dan tidak mual bila meminum es kuwut tersebut.
"Nenek," Irma mengapa nenek Gayatri
"Ehhh sayang, sini bantuin nenek!"
"Iya nek'' jawab Irma, Arka pun duduk di bangku yang terletak di sana
"Arka, apa yang kamu bawa?" Tanya nenek heran, tumben sekali cucunya itu membawa botol ke kebun
"Ini es kuwut nek," jawab Arka
"Mas Arka itu aneh nek, dia tidak bisa makan tanpa es kuwut nek. Jadi dia akan merasa tidak mual dan bertenaga bila meminum es kuwut itu nek, aneh kan?"
Jelas Irma, nenek menanggapinya dengan senyum mengembang, "semoga saja, tebakanku ini benar'' lirih nenek dalam hati
"Emmmm begitu, ya udah nanti nenek akan setokkan buah melon dan jeruk lemon di kulkas biar selalu ada stok es kuwut"
"Makasih nek"
Nenek menanggapinya dengan senyum.
"Arka, kayanya nenek haus! Es kuwut itu Pasti sangat segar nak'' ujar nenek meledek cucunya itu
"Gak boleh!! Es kuwut ini milik Arka, nenek kalau mau bikin saja sendiri nek'' tukas Arka seperti anak kecil yang hendak di minta yang ia punya dan menyembunyikannya di belakang badannya.
"Hahahaha" mereka malah tertawa terbahak melihat tingka Arka
"Arka Arka, nenek hanya bercanda nak. Habiskan es kuwut itu, nanti nenek akan stok kan bahannya di kulkas'' ujar nenek
"Beneran nek!! Bagus kalo gitu nek, Arka akan selalu minum es kuwut yang sangat segar ini'' jelas Arka dengan bahagianya. Irma memutar bolanya malas mendengar perkataan suaminya itu.
''Ya udah, sekarang kita masuk yuk!! Sudah hampir ashar'' nenek mengajak para cucunya untuk masuk ke dalam.
Irma dan Arka memilih untuk naik ke atas, Karena sudah masuk waktu ashar.
"Yang, kita jama'ah lagi ya,''
"Iya mas, sekarang aku wudhu dulu"
"Iya''
Irma pun masuk ke kamar mandi mengambil wudhu, bergantian dengan Arka. Mereka melaksanakan kewajiban mereka pada sang maha pencipta. Irma melipat mukenahnya serta sejadah dan menaruhnya ke tempat semula.
"Yang, mas boleh kan minta jatah?'' tanya Arka, karena sudah 1 minggu lebih juniornya itu tidak masuk ke sarangnya. Irma pun mengangguk, karena jujur Irma pun sangat merindukan kehangatan dari suaminya.
Arka melucuti semua pakaian istrinya, saat br* istirnya d buka-
Glekkk.. Arka menelan ludahnya, "Kok tambah besar saja si yang'' kata Arka merem*s pay*dar* istirnya.
"Engghhh" Irma mengerang
Erangan Irma membuat hasrat Arka semakin memuncak, Arka terus melancarkan aksinya. Mencium bibir Irma dan turun ke bawah, saat sudah sampai di area sensitiv nya.
"Mas mulai ya sayang''
Irma mengangguk
"Sstttt... Ahhhhhhh" Arka men de sah, saking n*km*tnya.
"Ahhhh.. sayang, nikmat sekali sayang. Aahhhhhh" Arka terus men de sah dengan sesekali mel*m*t bib*r istrinya dan mengekspore di dalamnya.
"Mmpphht" Irma men de sah
"Ahhhhh.. mas, aku gak kuat mas, ssshhhhh.. ahhhh" Irma men de sah hebat, karena hampir mencapai kl***snya.
"Keluarkan sayang, keluarkan desa han mu yang indah itu. Ahhhh"
45 menit mereka bermain, namun belum ada tanda Arka akan mencapai pelepasannya.
"Sshhhhh, ahhh yang ahhhh ahhhh akkhhhh'' Arka mencapai kli***nya. Menghujami rahim Irma dengan larvanya. Mereka langsung bergegas mandi, mandi yang seharusnya memakan waktu hanya 40 menit. Mereka mandi 1:30 jam lamanya
Entah apa yang sepasang suami istri itu lakukan di sana? Mungkin karena Arka merasa telah lama tidak mendapatkan pelepasan, makannya Arka seakan balas dendam.
BERSAMBUNG
______________________________
terimakasih sudah membaca
HAPPY READING
Jangan lupa untuk tinggalkan komen, like dan vote'nya para riders
Semoga kalian suka 🤗
aku mampir niih /Smile/
ijin follow kak, follback yaa
Segala lelah dan keluh kesah akan terbayar setelah melihat amplop cokelat, apalagi kalo tebel. 🤣🤣
makasih doanya Kaka 🙏
banyak typo nya 😅