NovelToon NovelToon
Suamiku Seorang Mafia Dan Psycophath 2

Suamiku Seorang Mafia Dan Psycophath 2

Status: tamat
Genre:Mafia / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:212.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yakasa

Bagian Pertama : Bercerita tentang keluarga adik kembarnya Daddy Aberto yang bernama Abertosa di mana Abertosa terpaksa bercerai dan mengurus ke dua anak kembarnya. Abertosa akhirnya bertemu dengan seorang gadis yang sangat baik dan ingin menikahinya. Bagaimana kisah perjalanan cintanya? Apakah gadis itu mau menerima lamaran dari sang duda beranak dua? Ikuti yuk kisahnya. Namun sebelumnya baca novelku dengan judul : Suamiku Seorang Mafia Dan Psycophath

Bagian Ke dua

Menceritakan tentang kehidupan Dave, Daven dan David dalam menemukan cinta sejatinya. Ikuti yuk ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mommy Elisabeth, Kelly dan Kimberly

Mommy Elisabeth sekaligus Ibunya Kelly kini duduk di kursi kebesarannya dan mulai meretas rekaman cctv melalui laptopnya hingga lima belas menit kemudian Mommy Elisabeth menghembuskan nafasnya dengan kasar membuat Kelly menjadi bingung begitu pula dengan Kimberly.

"Ada apa Mom?" tanya Kelly.

"Mommy tidak bisa meretas rekaman cctv, lebih baik kamu hubungi temanmu yang bernama Bela untuk datang ke sini." pinta Mommy Elisabeth.

"Baik Mom." jawab Kelly.

Bela adalah sahabat Kelly dan juga sahabat Kimberly di mana Bela menguasai IT. Namun sayang berulang kali Kelly dan Kimberly meminta di ajari, Bela selalu beralasan sibuk dan sibuk hingga akhirnya Kelly dan Kimberly tidak lagi meminta untuk mengajari program IT.

Kimberly dan Kelly kadang meminta bantuan ke Bela di saat darurat seperti saat ini. Kelly mengambil ponselnya yang di simpan di dalam tas kecilnya kemudian mencari nomer telepon Bela setelah ketemu Kelly menekan tombol hijau kemudian menempelkannya di telinganya panggilan ke tiga baru Bela mengangkatnya.

("Hallo Bela." panggil Kelly).

("Ada apa Kell?" Tanya Bela tanpa basa basi).

("Sibuk tidak?" Tanya Kelly).

("Lumayan, ada apa?" Tanya Bela mengulangi perkataannya).

("Aku ingin meminta tolong meretas cctv, apakan kamu bisa datang ke sini?" tanya Kelly penuh harap).

("Ok," jawab Bela dengan singkat).

("Terima kasih, Bela." Ucap Kelly).

("Sama - sama." jawab Bela).

Tut                  Tut                    Tut

Sambungan komunikasi langsung terputus kemudian Kelly menyimpan kembali ponselnya ke dalam tas mungilnya. Kelly menatap Mommy Elisabeth yang masih mengutak atik laptopnya sambil sekali - sekali menghembuskan nafasnya dengan kasar.

"Masih tidak bisa, Mom?" tanya Kelly penasaran.

"Mommy tidak bisa, sepertinya hotel tersebut milik seseorang dan diberikan keamanan yang cukup tinggi." Jawab Mommy Elisabeth menjelaskan.

"Sayang sekali, kita tidak tahu siapa nama pemilik hotel itu." Ucap Kelly.

"Memang benar apa yang kamu katakan, Mommy saja ingin meretas pemilik hotel tersebut tidak bisa." ucap Mommy Elisabeth sambil menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya dengan berhadapan putri semata wayangnya yang hanya dihalangi dengan meja sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

"Kimberly, jika seandainya Bela berhasil meretas dan kita mengetahui siapa pria itu .... ( menjeda kalimatnya ) .... Apakah kamu akan menikah dengan pria itu?" tanya Mommy Elisabeth dengan nada agak ragu.

"Tidak, Tante" jawab Kimberly dengan singkat dan tegas.

"Memangnya kenapa, Kimberly?" tanya Mommy Elisabeth penasaran begitu pula dengan Kelly.

"Kita tidak tahu siapa pria itu." Jawab Kimberly.

"Maksud kamu?" tanya Mommy Elisabeth sambil berfikir.

"Kita tidak tahu apakah pria itu sudah menikah atau orang yang suka mempermainkan perasaan wanita. Sedangkan prinsip Kimberly menikah hanya sekali seumur hidup selain itu Kimberly tidak suka menyakiti perasaan wanita jika pria itu ternyata sudah menikah." Jawab Kimberly.

"Tante setuju jalan pikiranmu. Oh ya bagaimana dengan kekasihmu? Setahu Tante sebentar lagi kalian akan menikah." Ucap Mommy Elisabeth.

"Aku akan meminta maaf dan memutuskan pertunangan kami karena kehormatan yang selama ini Aku jaga di ambil oleh pria yang tidak Aku kenal di tambah Aku tidak tahu wajah pria itu." Ucap Kimberly dengan mata berkaca - kaca.

Kimberly mencintai kekasihnya sejak dirinya kuliah dan tinggal seminggu lagi dirinya dan kekasihnya akan menikah di hotel bintang tiga.

"Dalam arti kalian tidak jadi menikah?" Tanya Mommy Elisabeth memastikan.

"Benar Tante. Kimberly tidak mau egois dan menutupi apa yang terjadi karena sepandai pandainya tupai melompat akhirnya akan ketahuan. Karena itu sebelum itu terjadi lebih baik kami putus saja dan tidak jadi menikah walau undangan pernikahan sudah tersebar." Jawab Kimberly.

"Tante setuju dengan pendapatmu, mungkin kalian memang tidak berjodoh." Ucap Mommy Elisabeth.

Tidak berapa lama pintu ruang kerja milik Mommy Elisabeth di ketuk oleh seseorang sebanyak tiga kali, Mommy Elisabeth memerintahkan untuk masuk barulah pintu itu di buka oleh seseorang.

Ceklek

Bela membuka pintu kemudian masuk ke dalam ruangan tersebut dan diikuti oleh kekasihnya Kimberly yang bernama Boy. Hal itu membuat Mommy Elisabeth, Kimberly dan Kelly terkejut pasalnya Kelly hanya menghubungi Bela.

Mommy Elisabeth dan Kelly tahu kalau Boy adalah Kakak sepupu Bela sekaligus sebagai kekasih Kimberly. Di mana mereka sebentar lagi akan menikah namun takdir berkata lain di mana pernikahan mereka tidak akan terjadi.

"Kalian kaget ya, kenapa Aku datang?' tanya Boy sambil menaikan salah satu alisnya dan duduk di sofa samping Kimberly sedangkan Bela duduk di samping Kelly.

"Tepat sekali." ucap Mommy Elisabeth.

"Aku tadi menghubungi Kimberly tapi ponselnya tidak aktif makanya Aku ke mansion Bela. Pas Aku sampai di mansion Bela ternyata Bela bersiap untuk pergi dan Aku bertanya katanya mau ke rumah Tante Elisabeth jadi Aku ikut saja sekalian dan ternyata bertemu dengan calon istriku." ucap Boy menjelaskan sambil memeluk bahu Kimberly.

"Kenapa ponselmu tidak aktif?" Tanya Boy sambil menarik dagu Kimberly agar menatap dirinya karena sejak tadi diam saja dengan menggunakan tangan kanannya karena tangan kirinya memeluk bahu Kimberly.

"Maaf semalam Aku tidak sempat mengecas ponsel." Jawab Kimberly.

"Malu Kak, ada orang." Sambung Kimberly sambil menurunkan tangan Boy agar tidak memeluk dirinya.

"Mereka tahu kalau sebentar lagi kita akan menikah, jadi tidak apa - apakan kalau Aku memelukmu?" Tanya Boy yang enggan melepaskan pelukannya.

"Tapi tetap saja Aku malu." Jawab Kimberly sambil berusaha menurunkan tangan Boy.

Boy hanya bisa mendengus kesal sambil menurunkan tangannya sedangkan Kimberly menundukkan kepalanya sambil berpikir untuk merangkai kata yang tepat. Di mana Kimberly akan mengatakan kalau hubungannya sudah berakhir dan acara pernikahannya batal.

"Ehem .... Oh ya kata Kelly. Tante mengalami kesulitan karena tidak bisa meretas cctv." Ucap Bela yang sedari tadi diam dengan nada serius.

Mommy Elisabeth, Kelly dan Kimberly tahu akan sifat Bela di mana bagi Bela waktu adalah uang karena itu Bela tidak ingin berlama - lama di mansion milik Mommy Elisabeth. Suami dari Mommy Elisabeth sudah meninggal dunia ketika Kelly lulus kuliah.

"Apakah benar begitu Tante Elisabeth?" tanya Boy sambil menatap ke arah Mommy Elisabeth.

"Iya benar," jawab Mommy Elisabeth sambil mengusap wajahnya dengan kasar dan menghembuskan nafasnya dengan berat.

"Ada apa Tante? Ceritakan pada kami. Sesama manusia harus saling tolong menolong walau kita tidak ada hubungan darah sekalipun tapi Tante sudah Aku anggap sebagai Tanteku." ucap Boy  yang melihat perubahan wajah Mommy Elisabeth.

"Benar kata Kak Boy, walau kita tidak ada hubungan darah sekalipun kita harus saling membantu. Apalagi Tante sudah menganggapku sebagai putri Tante sama seperti Kimberly." ucap Bela sambil menatap wajah kusut Mommy Elisabeth.

Mommy Elisabeth menatap ke arah Kimberly karena masalah ini ada hubunganmya dengan Kimberly. Kimberly yang mengerti arti tatapan Mommy Elisabeth, menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap ke arah Boy.

'Aku harus mengatakan sekarang dan tidak perlu di tunda - tunda lagi karena bagaimanapun kami tidak mungkin bisa bersama.' Ucap Kimberly dalam hati.

"Sebenarnya Aku yang meminta tolong sama Bela untuk meretas cctv hotel D3 yang ada di lobby hotel." Ucap Kimberly.

"Hotel D3? Untuk apa meretas hotel itu?" Tanya Bela penasaran begitu pula dengan Boy.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul:

1
cerita nya enak tapi memeningkan,
typo bertaburan
aku jadi bingung deh, bukankan Dave telah memberi pengajaran kepada kakak tirinya Kimberly...kenapa cerita ini membuat pusing dan keliru, balasan mengerikan Dave berikan sama perempuan jahat itu..gak jadi ya?
Ratna Anggraeni
lanjut,.,.🚴🚴🚴🚴
Sama Lia
semangat author....
ini hanya saran, jangan sampai author melakukan kesalahan seperti author lainnya (yang merasa).
author harus sabar dan hati hati menghadapi komentar/kritik dari pembaca, jangan sampai mengatakan kata kata yang tidak pantas (sikap sombong dan sok) karna pembaca tidak bisa dipisahkan dengan author dalam arti saling berpengaruh.. author yang rugi klo terpancing emosi.
maaf ya author...maaf
Yakasa: Apa yang kamu katakan benar kalau Author itu harus sabar dan hati - hati dalam menghadapi kritik dari pembaca. Terima kasih sudah mengingatkan.
total 1 replies
Sama Lia
awal yang menarik....
pemilihan penulisan dan susunan kata katanya pas dan tepat, sempurna.
alur bener benar berasa..
kerennnnn...
semangat author....
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Nora♡~
Laaaahh... dah tamat ke... hukuman yang amat dahsyat... apa2 pun Tahniah yaa thor cerita ini akak suka... tau dan teruslah berkarya... lanjut..,
ahmad tolhah
ko cepet banget tamatnya
Yakasa: Novelnya tidak terpilih bab terbaik jadi author tidak dapat apa2. Maafkan Author
total 1 replies
Mezuke Holee
top markotop
Mezuke Holee: sama sama
total 2 replies
Nora♡~
Laaaa... jangan risau Rahul pasti Rahel menerima mu apa adanya... kerana dia... tahu kamu hanya menghukum orang2 yang jahat pada orang2 yang mereka sayang jadi... kesemua tidak jadi masalah.. gitu... lanjut..
Yakasa: nunggu lulus
total 3 replies
Nora♡~
Yaa... itulah belasan pada orang yang kejam dan serakah... yang menyebabkan kematian ibunya Rahel Sahabat baiknya Mommy Davina dan Mommy Angel... bagus mama Davina kerana berterus-terang... demi keadilan... gitu..., 💪💪💪thor lanjut...
Nora♡~
Syukurlah... Rahul❤Rahel menikah... Papa Rahel, mama tiri dan saudara tirinya terkena karma dari perbuatan mereka... 💪💪💪lanjut..
ahmad tolhah
lanjut
Nora♡~
Tahniah... yaa.. Mommy Angel... semoga kembar lagi... waaaaahh... Asyik🥰🥰🥰🥰💪💪💪thor.. lanjut..
Nora♡~
Waaaa... waaaaahh... nampaknya Mommy Angel macam ngidam saja😅😅semoga saja yaa... thor lanjut...
Nora♡~
Yaa.... Tuhan... kasihan nya... Rahel.... di tinggal ibunya untuk selamanya... gara2 Papanya Rahel menghamili selingkuhannya yang merupakan, Sahabat ibunya...,ibunya Terkena serangan jantung kerana terkejut... semoga... Daddy Aberto dan daddy Abertosa membantu Rahel menghukum Papanya Rahel dan selingkuhannya.. ooo yaa... Thor... bagaimana Mommy Angel adakah dia hamil 🤔🤔semoga saja yaa... hamil kembar gitu... 💪💪💪thor.. lanjut...
Yakasa
soalnya tokohnya sudah menikah dan hidup bahagia
Yakasa
apa itu kurker
sweetie belle
ini cerita da byk tokoh br n ntah knp isinya org2 yg selingkuh smw tus ktmu kluarga mrk yg kenal bae n dbantu lah.. hmm klo dunia nyata gk ada gt seh, tp jujur kurker gk seh thor 🙊🙏✌✌
Yakasa
siap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!