mengaku satpam ternyata seorang prajurit TNI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon niken tri widia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mertua nisa
Nisa pun berjalan ke arah dapur dan mengambil nasi lalu membawa makanan nya ke depan ruang tamu dan duduk di samping rio.
" masak apa kamu sayang.. " tanya rio..
" masak jengkol mas.. Ke sukaan mu " ucap nisa .
" kok gak bilang kalo masak jengkol.. Tau gitu tadi makan " ucap rio sambil mencomot makanan nisa.
" mangkanya mas... Kalo belom ke dapur jangan sok bilang udah kenyang. Sekarang tau masak jengkol langsung deng nyosor ha ha ha ha " ucap nisa
" aku ambilin makanan nya ya.. " ucap nisa.
" gak ah.. Mas mau makan sama kamu aja sayang.. " ucap rio..
" eeem... Ya sudah.. " ucap nisa sambil menyuapin suami nya..
Setelah selesai makan nisa pun ke dapur untuk mencuci piring nya namun setelah itu ada telfon nisa yang berbu nyi dan ternyata yang telfon adalah mama nya nisa..
x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x
kriiing...
Kriiing..
Kriing..
" assalamualaikum ma.." ucap nisa.
" waalaikumsalam sayang.. Gimana kabar kamu di sana nak.. Mama sangat rindu sama kamu " ucap mama lina.
"nisa sama mas rio baik ma di sini. Mama gimna kabar nya.." ucap nisa.
"alhamdulillah mama papa sehat nak... insyaallah minggu depan mama dan papa akan ke sana menengok kamu.." ucap mama lina
" beneran ma.. Nisa seneng sekali jika mama mau ke sini " ucap nisa yang sangat rindu sama mama nya.
Wajar saja jika nisa sangat rindu oeang tua nya karena selama ini nisa gak pernah bisa jauh dari orang tua nya.
"nisa sudah hamil" tanya papa anton.
" belom pa..." ucap nisa dengan nada lirih.
" gpp sayang.. Jika belom hamil juga masalah anak itu rejeki dari allah.. Kita gak bisa menentukan.. Kamu tetap semangat dan sabar ya nak.." ucap mama lina memberi semangat anak nya.
"iya ma.. Makasih ya ma.." ucap nisa.
Lalu setelah mengobrol lama nisa punmematikan telfon nya dan duduk di sebelah rio. Tak selang beberapa menit rio pun mendapat vidio call dari orang tua nya yang berada di jakarta.
"gimana kabar kamu rio" ucap orang tua rio.
" rio baik ma.. Nisa juga baik" ucap rio kepada mama nya.
" ooh ya gimana istri mu apa sudah hamil" ucap mertua nisa dengan ketus.
" belom ma.. Kita belom di percaya sama allah.." ucap rio.
" jangan jangan istri mu mandul. Ini sudah mau 1 tahun tapi istri mu belom hamil juga" ucap mertua nisa.
"astaga ma.. Jangan bilang seperti itu.. Kita berdua juga masi ingin pacaran dulu..kalo allah sudah ngasi pasti di kasih ma" ucap rio.
" sudah lha rio jangan belain istri mu terus. Sekarang semenjak dia ikut kamu tinggal di sana beban kamu semakin banyak kan..dia udah gak kerja numpang hidup pula sama kamu" ucap mertua nisa.
" cukup ma.. Nisa bukan beban buat rio. Nisa adalah istri rio ma. Nisa itu tanggung jawab nya rio jadi rio mohon mama jangan bicara seperti itu. Jaga perasan istri rio ma.." ucap rio dengan tegas.
setelah mendengar perkataan anak nya sontak orang tua rio tiba tiba mematikan ponsel nya.
Dan nisa yang berada di samping rio sedari tadi dan mendengar semua perkataan mertua nya hati nisa jadi sedih dan nisa pun menangis mendengar nya..
Perempuan mana yang tak sakit jika di kata mandul hanya karena belom hamil juga..
x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x
Nb. Hay.. semua.. jika suka dengan karyaku ku jangan lupa di komen.like dan di subscreab ya.. terimakasih..
X x x x x x x x x x