Sebuah cerita cinta yang didambakan oleh semua orang yaitu, berakhir dengan bahagia bersama untuk menua namun tidak dengan pasangan dua sejoli Elnara dan Bobby. Kisah cinta mereka harus berakhir tanpa kepastian , tanpa ada kata perpisahan namun masih menyimpan perasaan satu sama lain.
Sekuat apapun kita bertahan dan berkorban demi seseorang jika memang bukan takdir untuk bersama tidak ada yang bisa mengalahkan ketentuan dari-NYA.
Nara yang memilih untuk pergi meninggalkan Bobby dan harus menikah dengan seorang laki-laki yang tidak pernah ia cintai ditambah laki_laki tersebut sudah memiliki istri dan anak. Nara yang harus rela menjadi istri ke dua, mampu kah Nara bertahan di dalam pernikahan yang didasari dengan keterpaksaan ??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon listi Sabran, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta terlarang
Nara pun berdiri didepan pintu masuk mini market menunggu laki-laki tersebut keluar, setelah laki-laki itu keluar
Nara langsung mengucapkan banyak terimakasih.
"Makasih loh bang sudah bayarin semua belanjaan aku,"ucap Nara sambil tersenyum.
"Sama-sama mba, oiya mba pulang naik apa? apa perlu saya antar?"
"Gak usah, itu mobil nya."Menunjuk mobil dimana disana bu Rus dan Pak Andi sudah menunggu.
"Oke mba, mudahan nanti kita bisa bertemu lagi."
Nara pun meninggalkan Alvian yang masih saja memandangi Nara,apa mungkinkah Alvian jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Nara?
Sesampainya mereka dirumah, bu Rus dan Nara pun langsung pergi menuju dapur untuk mempersiapkan acara makan malam ,mereka memasak berbagai jenis masakan, dan yang tak ketinggalan masakan ala Indonesia karena tamu nya yang datang dari indonesia.
"Duh pada sibuk masak nih, maaf ya Ra, kamu jadi ikutan repot,"ucap Keenan yang tiba-tiba datang.
"Kalian sudah pulang? mana Elis?"tanya Nara.
"Lagi mandi,Ra."
'Santai aja lah mas, aku cuman bantu bu Rus yang masak tetap bu Rus aku mana bisa masak,"sahut Nara.
"Pak Keenan, yang datang tamu nya banyak ,ya?"tanya bu Rus.
"Satu keluarga aja bu, pak Alvian, istri dan anak nya."
Seketika Nara teringat dengan laki-laki yang ditemui nya di mini market siang tadi, karena nama nya sama.
Dan dia pun langsung menyangkal, dalam hatinya."Ah emang nama Alvian cuman satu, tapi kok kebetulan gitu ya, nama orang yang aku temui siang tadi juga Alvian terus dia juga dari Indonesia."
"Ya sudah lanjut aja masak nya, aku mau ketemu sama pak Andi dulu, katanya tadi kalian kebocoran ban ya?" tanya Keenan.
"Iya pak, untung nya bengkel berjalan nya cepat datang jadi gak menunggu lama."
Nara sedang mempersiapkan makanan di meja makan sambil menata buah-buahan dan kemudian Elis datang menghampiri Nara.
"Ra, kamu mandi dulu gih, biar aku yang lanjutin kasian kamu dari pagi sampai sore gak ada istirahat,"ucap Elis.
"Iya Lis sebentar lagi selesai kok."
"Ra, tamu yang bakalan datang ini orang nya lumayan ganteng loh tapi sayang sudah punya istri. Tapi belum punya anak."
"Loh kata mas Keenan dia kesini nanti sama istri dan anak nya,"sahut Nara dengan wajah sedikit bingung.
"Iya itu anak angkat nya, anak dari adik sepupu nya buat pancingan gitu soalnya sudah 10 tahun program belum juga dapat momongan,Ra."
"Emang umur mereka berapa tahun sih,Lis?"
"Gak terlalu tua sih,Ra seumuran kaya mas Keenan. Ya sekitar 38 tahun tapi gaya nya pak Alvian itu masih seperti anak muda loh Ra, pokoknya kharisma nya itu loh buat orang kesemsem,"ucap Elis sambil tertawa.
"Hus, nanti kedengaran mas Keenan loh,"sambung Nara sambil menepuk badan Elis.
"Nanti lah kalau kamu liat orang nya langsung pasti kamu juga takjub."
"Kaya nya aku dikamar aja sih Lis, malu ah kalau ikut makan malam juga."
"Kenapa gitu,Ra. Ah gak asik banget ikut aja gak apa-apa lagian cuman makan malam biasa kok gak ngomongin masalah pekerjaan yah mereka silaturahmi sebelum pulang ke Indonesia."
Dan malam pun tiba, Alvian dan istri beserta anak nya pun tiba dirumah Elis dan Keenan, bu Rus dan pak Andi pun langsung menyambut kedatangan mereka dan mempersilahkan masuk.
"Silakan masuk pak Alvian, ini lah rumah kami sederhana, pak,bu,"ucap Keenan.
"Sederhana gimana pak Keenan ini sangat bagus dan mewah dekat dengan laut pula,"sahut istri pak Alvian (Bu Sisca).
"Kapan Bapak sama Ibu balik ke indonesia?"tanya Elis.
"Mungkin Senin bu Elis, soalnya istri saya sama anak saya mau jalan-jalan dulu, mau lihat-lihat laut di turki,"ucap Keenan.
"Oiya sampai lupa nawarin makan, ayo kita makan dulu,"sambung Elis sambil berdiri dan menuju ke dapur.
"Wah, banyak banget makanan nya, jadi ngerepotin nih,"ucap Alvian.
"Ayo di makan, siapa nama nya gadis kecil yang cantik ini,"ucap Elis sambil mencium anak kecil bernama Sheryl anak angkat dari Alvian dan Sisca.
"Nama nya Sheryl."sahut Alvian.
"Silakan dimakan,Tuan, nyonya, maaf kalau makanan nya kurang srek atau kurang pas di lidah kalian tapi saya sudah memaksimalkan masakan saya dengan lidah orang Indonesia,"ucap Bu Rus sambil menyiapkan makanan di meja.
"Ini kelihatan nya enak banget bu, ibu sendiri yang masak?"tanya Sisca istri Alvian.
"Gak nyonya ada yang bantu saya , gak sanggup lah saya masak sebanyak ini kalau cuman sendiri.
"Ayo bu ikut makan sini gabung sama kita,"sahut Alvian.
"Gak pak saya makan di dapur saja, silahkan tuan dan nyonya makan saya permisi dulu."
"Makasih ya Bu Rus, oiya minta tolong bu panggilkan Nara, suruh turun ya biar makan sama-sama,"ucap Elis.
Nara? tanya Alvian dalam hati nya, karena saat dia mendengar Nma Nara dia langsung teringat engan wanita yang ia temui di mini market siang tadi.
Terlihat Nara turun dari tangga.
"Nah itu Nara, dia tamu kami juga dari Indonesia."ucap Keenan sambil menunjuk ke arah Nara.
Alvian pun tercengang ternyata dugaan nya benar ,dia pun tak mengalihkan pandangan nya ke Nara , dia terkesima dengan kecantikan Nara.
"Ra, sini kita makan sam-sama, nah kenalkan ini Pak Alvian sama istri nya Bu Sisca dan anak nya si Sheryl."
"Salam kenal, saya Nara."Memperkenalkan diri sambil tersenyum dan melirik ke arah Alvian.
Nara pun langsung terkejut melihat Alvian.
"Abang Alvian?"ucap Nara menunjuk Alvian.
"Kalian saling kenal?"tanya Elis.
"Hallo mba Nara, gak nyangka ya kita ketemu lagi disini,"ucap Alvian.
Keenan dan Elis pun saling bertatap karena bingung ternyata Nara sudah kenal dengan Alvian.
"Sebentar, kalian sudah kenal?kenal sejak kapan/tanya Elis penasaran.
"Gini loh Lis, Keenan, waktu aku sama bu Rus ke pasar kan mobil kami ban nya bocor sambil menunggu mobil bengkel berjalan aku berinisiatif untuk beli minuman dengan makanan ringan untuk bu rus dan pak andi kasian kan mereka cape, nah di minimarket aku gak sengaja ketemu sama bang Alvian dan bang Alvian yang bayarin semua belanjaan aku,"ucap Nara.
"Iya karena aku senang kan ketemu sama orang Indonesia,"sambung Alvian mencoba menjelaskan agar istrinya tidak cemburu dan salah paham.
"Oh begitu , kebetulan sekali ya,"ucap sisca sambil melirik ke arah Nara.
"Silakan di makan nanti masakan nya keburu dingin,"ucap Elis mencairkan suasana.
atau yg bunuh kekasih si Alvian dulu juga Siska haduh ntar Nara juga dibunuh heh benera iblis muka dua tuh