NovelToon NovelToon
Bisakah Aku Mencintaimu

Bisakah Aku Mencintaimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: carlin_ar

Seorang gadis berusia 23 tahun bernama Aleta Quenby Elvina yang biasa dipanggil Vina ini memiliki jiwa kepemimpinan dan suka menolong dalam bidang kesehatan. ia seorang dokter muda yang memiliki talenta dalam ilmu kedokteran hingga ia bertemu dengan dengan orang yang sangat menyebalkan itu. mau tau selengkapnya mari simak bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon carlin_ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

🌼 HAPPY READING 🌼

____

" Haikal awas! "

Teriak Nia membuat Haikal menginjak pedal rem dengan kuat hingga menimbulkan suara gesekan ban dengan aspal. Dengan nafas yang mulai normal Haikal turun melihat apa yang hampir ia tabrak. Kaget? Ya, Haikal hampir menghilangkan nyawa anak kecil yang tidak bersalah. Anak kecil itu berjongkok di depan mobil dengan badan yang gemetaran.

" Nara! Maaf tuan "

" Tidak Bu saya yang salah, saya tidak fokus menyetir, maaf Bu " ucap Haikal membantu anak perempuan itu berdiri.

" Bi apa ini jalan raya? " Tanya anak kecil yang hampir Haikal tabrak menghadap ke arah Haikal.

" Iya nak, kenapa kamu jalan tanpa bibi? " Membalik badan Nara ke arahnya.

" Aku tadi cari bibi tadi nggak tahu sampai bisa ke sini bi " ucap Nara.

" Maaf sebelumnya Bu, apa dia tidak bisa melihat? Maaf lagi Bu " tanya Haikal. Nara memang balik ke arahnya tapi mata Nara tidak merespon seperti orang yang menatap kosong.

" Iya tuan. Nara dari lahir sudah tidak bisa melihat "

" Kal ada telfon ni " Nia keluar dari mobil sambil membawa ponsel Haikal yang berdering. Tidak ada nama yang tertera di layar ponsel Haikal tapi sudah berulang ulang kali menelpon ponsel Haikal.

[ Halo ]

[ Apa! Aku belum jauh, aku putar balik sekarang ]

Haikal menutup telepon dari Nisa mengabarkan bahwa Vina terluka entah karena apa Nisa tidak mengetahuinya.

" Bu ini kartu nama saya. Hari Rabu ibu datang ke alamat itu. Bisa, kan Bu " Haikal memberik kartu nama yang terdapat nama dan alamt rumah sakit. Nara sudah membawa ke pinggir jalan oleh Bibinya.

Tidak menunggu lama Haikal menyalahkan mesin mobil menginjak pedal gas tidak lupa memakai sabuk pengaman. Dengan kecepatan tinggi Haikal sudah sampai ke tempat di mana orang yang tadi mengabari kalo orang sangat ia sayangi sedang terluka parah. Berlari turun dari mobil sampai ia lupa mematikan mesin mobil. Nia yang harus mematikan mesin mobil dan mengambil kuncinya.

Haikal masuk ke dalam kamar Vina melihat telah bersandar di samping ranjang sambil menutup mata menahan nyeri dan pusing bercampur menjadi satu. " Bagaimana mana bisa begini Vi. Bertahanlah ku mohon "

Ternyata luka Vina bukan luka kecil. Satu satunya cara membuat luka Vina kembali tertutup dengan cara jahit. Haikal membuka kotak medis milik Vina yang masih baru jarang ia gunakan. Ia mengunakan sarung tangan di kedua tangannya dan Nia mengambil beberapa bantal sebagai meja agar gampang Haikal menjahit tangan Vina.

Haikal mulai membersihkan kembali luka Vina dengan di bantu dengan Nisa. Tangan Vina terasa sangat dingin wajahnya juga begitu pucat. Haikal tidak menyuntikkan obat bius. Tidak ada jeritan atau ringisan yang keluar dari vina. Haikal tidak sanggup untuk melihat keadaan Vina yang sangat lemah. Tetesan air mata jatuh ke tangan kiri Vina yang sedang di obati.

" Jangan menangis. Aku tidak ingin melihat mu lemah " ucap Vina sangat lemah tapi di dengar oleh Haikal yang sangat dekat dengan Vina. Nisa di samping Haikal hanya diam sambil membantu memotong benang seperti perintah Haikal.

Selesai Haikal menutup kembali luka Vina dengan perban anti air dan tidak lupa membuka sarung tangan yang tadi ia pake. Setelah semua selesai Haikal mengangkat tubuh Vina ke atas ranjang dengan hati hati.

" Maafkan aku. Jangan pergi aku ingin kamu ada di sini ketika aku bangun " ucap Vina pada Haikal yang membuka ikatan rambutnya dan merapikan rambut Vina.

" Aku tidak akan pergi " Haikal mengecup kening Vina dengan lembut. Nia dan Nisa hanya bisa melihat tanpa komentar, mereka sangat khawatir dengan keadaan Vina sekarang.

Nisa menggulung karpet tebal yang di penuh dengan darah vina dan Nia mengepel lantai terdapat darah Vina yang merembes dari karpet. Haikal memasang infus di tangan kanan.

" Kak, bisa ambilkan hp ku " Vina baru ingat kalo ia tadi mematikan ponselnya, ia takut jika orang tua atau kakaknya telepon. Nia yang tadi memindahkan ponsel Vina di meja karena sebelumnya ponsel Vina ada di atas karpet.

" Ini " Nia memberikan ponsel pada pemiliknya.

" Tidak boleh! Kamu harus istirahat " Haikal merebut ponsel Vina dengan hati hati. Haikal memasukan ponsel pintar Vina ke dalam saku celana. Vina yang merasa kesal menutup mata dengan lengan.

Tidak lama Vina sudah menyelami mimpinya. Masih terlalu cepat untuk Vina tidur mungkin pengaruh obat yang di beri Haikal pada vina. Haikal memindahkan lengan Vina ke samping badannya.

" Ayo kita keluar biar Vina tidak keganggu dengan kita " ucap Nisa.

" Ayo kal " ucap Nia.

" Aku mau di sini " jawab Haikal tidak bergerak dari posisinya.

" Tidak baik cowok di kamar cewek. Nanti khilaf lagi " ucap Nia.

" Okelah " jawab Haikal dengan pasrah berjalan keluar.

Mereka bertiga lagi duduk di ruang tamu sambil menonton televisi yang tertempel di dinding. Nia dan Nisa semakin akrab mereka berdua menonton drama Korea bersama dan Haikal hanya sibuk dengan ponselnya. Memberi kabar kalo Vina sudah kembali ke mana rumah sakit cabang pada Tasya yang menelponnya waktu mengobati Vina.

" Ini, kan Drakor yang Vina nonton kan? " Tanya Nia pernah ia melihat pemerannya waktu Vina nonton di ponselnya. Sama persis akan tetapi, ia hanya nonton sedikit saja karena malam itu ia sangat mengantuk.

" Iya, kamu tau Vina itu sudah nonton lima kali tapi entah sudah berapa kali " jawab Nisa.

" Kayaknya sudah tujuh kali deh karena pas di mobil dia nonton terus pulangnya di nonton lagi sampai begadang " ucap Nia dengan serius.

" Hah! dia begadang. Makannya setiap malam aku suruh Vina taruh hp di atas meja agar tidak di pake main lagi. Kamu tau, kan kalo Vina sudah di ranjang baru hp jauh, kan jadi mager. Agar tidak begadang! Kamu juga akan aku larang nonton hari ini waktunya tidur " ucap Nisa

" Tapi tinggal dikit lagi, nanggung banget kalo tidak nonton. Dikit lagi ya.. " rayu Nia sambil mengedipkan kedua matanya.

" TIDAK! Ayo tidur. Haikal kamu tidakpapa, kan? Tidur di sini atau di rumah Adam aja " tawar Nisa.

" Aku di sini saja. Apa itu boneka yang tadi aku kasih? " Tanya Haikal sambil menunjuk boneka yang di dudukan di sofa tunggal.

" Oh tadi Vina tutup pintu jadi aku taruh di sini. Betulan aku "

" Santai saja Nisa " potong Haikal.

" Ini, mungkin kamu butuh teman " ucap Nia melempar boneka ke arah muka Haikal. Nia yang cegegesan, meleletkan lidahnya pada Haikal karena lemparannya pas dengan sasaran.

" Kamu, kan jomblo jadi ada yang bisa kamu peluk gitu maksud aku. Selamat tidur anak kecil " ejek Nia pada Haikal dengan sebutannya dulu.

Haikal melihat Nia sudah berlari menuju kamar Nisa dan menutup dengan cepat pintu kamar Nisa. Ia menyusun bantal agar pas dengan kepalanya dan menarik selimut hingga pundak tidak lupa memeluk boneka Vina. Sangat lembut bulu boneka beruang berwarna merah muda itu. Tidak menunggu lama Haikal tertidur mungkin karena hujan di luar membuat suasana menjadi sejuk.

____

Jangan lupa like dan komen 💙

Vote juga jangan lupa🤗

Ig: carlin_ar.

Salam hangat

jangan lupa mampir ke novel author yang lain

1
Merica Bubuk
Haiiisssh...
Devi ana Safara Aldiva
kok nggak pernah update lagi kak... lama banget nggak update lagi novelnya
November
lanjut
Jeankoeh Tuuk
harus berani melawan sikap dan kata stella
Jeankoeh Tuuk
cerita awal yg bagus
Surisarastiny Asmarawati
koq blm ada kelanjutan nya
Leony Angelia
lanjut
Surisarastiny Asmarawati
koq udah lamAZ nggak UP, thor
Surisarastiny Asmarawati
udah lama kucari crt ini pas ktm blm up jg
Ria Nurma
kok nggk enak trakhir" nya ya?😭😭
Ajeng Ajeng
novel aneh.gaya bahasanya aneh,nggak sesuai judul.
Ajeng Ajeng
wahhhh sakittttt vina
Zuliar
lanjut thor
Osie
ini cerita udah g dilajut ya...bolak balik diintip ttp diam ditempat..pdhal alur ceritanya bagis tp syg ngegantung
D'sabrina
seru, lanjut thor..
Angella Hariyanto
koq blom muncul jg thor lanjutannya??
Ning
lanjut kak
Muhammad Sony Ramdani
Lanjut thor
Osie
sudah sangat lama aku menanti tp kok ttp blm ada lanjutannya..pdhal ini cerita bgs banget..apa emang digantung gini...aku sediiihhh
midha94
cerita nya bagus tapi sayang di gantung udah gak up lgi berapa bln
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!