NovelToon NovelToon
Perangkap Cinta CEO Licik

Perangkap Cinta CEO Licik

Status: tamat
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:766.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: riri_923

Jatuh hati pada seorang kasir di salah satu cabang Marmart milik nya? Mungkin hal ini akan menjadi lelucon di kalangan kelas atas.

Tapi salahkan paras dan perilaku gadis mungil itu yang terlewat menggemaskan di mata seorang Marvin Cargius Adam's pria berkarisma serta berpendidikan yang harus menggunakan cara kotor nya demi mendapatkan gadis pujaan nya.

*Sequel dari "Don't Touch My Baby!". Jangan lupa baca season satu nya🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri_923, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30. Olivia Mencekik Marvin!

"Ini tuan omelet pesanan anda" Ujar sopan Olivia ala pelayan seraya meletakkan piring berisi omelet di nakas samping kasur Marvin.

"Terima kasih cinta ku" Jawab riang Marvin dengan senyum manis nya.

Olivia hanya memutar malas bola mata nya kemudian memutar tubuh nya hendak keluar dari kamar itu, namun gerakan nya tertahan kala Marvin menggenggam lengan nya.

"Hei--"

"Dia juga harus di periksa dok" Ujar Marvin pada dokter wanita yang sejak beberapa waktu lalu sudah ada di kamar nya.

"Baik tuan--"

"Apa-apaan ini, aku ga sakit ya!" Potong kesal Olivia mencoba melepaskan genggaman tangan Marvin.

"Kamu emang ga sakit, tapi aku yang sakit"

"Ya udah kalau gitu kamu aja yang di periksa, kenapa harus aku?!" Kesal Olivia semakin menjadi saat lengan nya di tarik hingga terduduk di tepi kasur.

"Kamu harus" Ucap tegas Marvin menarik bahu Olivia hingga berbaring di samping nya.

"Yak--!!"

"Sutt diam atau aku perkosa di depan dokter" Ancam tajam Marvin tepat di samping telinga Olivia.

"Dasar gila!" Maki berteriak Olivia. Memilih untuk menyentak tangan Marvin dan membenarkan posisi berbaring nya.

Namun lain hal nya dengan dokter wanita itu yang melotot kaget mendengar seorang perempuan menghina anak dari keluarga terpandang sekaligus seorang centibillionaire muda yang memiliki pendapatan setiap hari nya hampir satu setengah triliun.

"Cepat!" Seru Olivia kesal.

Marvin hanya tersenyum membuat dokter wanita itu semakin menganga di buat nya.

"Cepat periksa calon--"

"Pembantu" Sambung Olivia memotong perkataan Marvin.

"Ihh sayang, gemesin banget sih!!" Tutur Marvin gemas seraya mencubit pipi Olivia.

"Ga usah sentuh-sentuh" Ketus Olivia. "Hei, cepat periksa!" Lanjut nya kesal saat melihat dokter wanita itu hanya terdiam menatap nya.

"Ah iya, baik nona" Sahut dokter itu mendekat dan mulai memeriksa Olivia.

Melihat pemeriksaan Olivia yang berada di sebelah nya, Marvin tidak berkedip sedikit pun saat dokter memeriksa nadi atau stetoskop itu berada di atas perut Olivia.

"Pemeriksaan apa ini? Kenapa ke perut?!" Kesal Olivia namun tak berani menyentak tangan sang dokter.

"Stt,, tenang saja sayang. Aku tidak berniat membunuh mu kok" Canda Marvin mengusap lembut pipi Olivia namun tangan nya kembali di sentak.

Sampai akhirnya pemeriksaan pada tubuh Olivia pun selesai dimana sang dokter kembali menegakkan tubuh nya bersamaan dengan Olivia yang langsung duduk.

"Baiklah terima kasih atas kerja sama nya, nona" Ujar soan sang dokter.

"Sana keluar" Usir Marvin mendorong pelan tubuh Olivia.

Sontak mendengar dan mendapat perlakuan seperti itu Olivia langsung melayangkan tatapan permusuhan yang setajam silet.

"Kenapa? Tadi pengen keluar kan?" Tanya Marvin tanpa rasa bersalah.

"Brengsek!!" Olivia menaiki tubuh Marvin kemudian mencekik leher pria itu "Mati kau!!"

"Arghh!!" Erang Marvin. Bukan nya menahan lengan Olivia tetapi ia malah memegang pinggang wanita di atas nya.

"Astaga nona hentikan!!" Panik dokter itu menarik lengan Olivia.

Tetapi yang terjadi Olivia malah mendorong dokter tersebut hingga terjatuh dan tangan nya semakin mencekik kuat leher Marvin.

"Mati kau mati!!" Teriak Olivia sudah di penuhi emosi.

"Kalau aku mati, kamu juga harus mati" Sahut Marvin dengan napas tercekat.

"Tolong!! Tolong tuan Marvin!!" Teriak nyaring dokter wanita tersebut.

Hingga beberapa detik kemudian para penjaga serta Rio selaku asisten Marvin memasuki kamar luas itu.

"Astaga sir!" Pekik kaget Rio di iringi para penjaga yang hendak menyentuh Olivia.

"Berani menyentuh wanita ku, nyawa kalian sebagai bayaran nya!" Ancam tajam Marvin dengan napas nya yang semakin memberat.

Mendengar itu perlahan cekikan Olivia melemas di tambah diri nya melihat dengan jelas tatapan Marvin pada diri nya yang sangat berbeda saat melihat orang lain.

"Hikss.. Brengsek..!!" Isak Olivia berguling dan menyembunyikan wajah nya di bantal.

Olivia kesal, marah dan malu atas apa yang ia lakukan baru saja. Hingga kini di dalam kamar itu sudah terdapat banyak orang.

"Kembali ke tempat kalian" Titah dingin Marvin.

"Baik tuan" Para penjaga itu pun kembali keluar kecuali Rio dan dokter wanita itu.

"Saya akan menghubungi anda nanti, dok" Ucap Marvin pada sang dokter.

Dokter wanita itu mengangguk mengerti kemudian merapihkan alat-alat nya.

"Antar dokter Ila keluar, Rio" Titah Marvin.

"Baik sir"

"Saya pamit tuan" Dokter Ila pun menunduk sopan sebelum akhirnya keluar dari kamar Marvin di iringi Rio di belakang nya yang menutup rapat pintu kamar sang bos.

"Kenapa aku harus terperangkap bersama mu hikss hikss.." Isak Olivia yang terendam oleh bantal di wajah nya.

"Karena kita berjodoh, sayang" Jawab Marvin memeluk pinggang Olivia.

"Tidak, aku tidak mau berjodoh dengan pria gila seperti mu hikss.."

"Tapi aku menginginkan nya, maka kita akan tetap berjodoh" Sahut Marvin terus menerus.

Alhasil bukan nya menjadi tenang Olivia malah semakin terisak, Marvin tidak peka seharusnya ia membujuk Olivia atau setidaknya diam saja.

"Yang benar tiduran nya, nanti kamu ga bisa napas" Tutur lembut Marvin yang langsung membalik tubuh Olivia hingga kembali terlentang.

"Pulang, aku ingin pulang.." Lirih Olivia begitu mata Marvin tertuju pada wajah nya.

"Pulang kemana? Ini rumah mu"

Olivia menggeleng. "Tidak, ini bukan rumah ku. Aku ingin pulang ke kost--"

"Oh iya aku lupa, barang-barang kamu sudah ada di kamar ini dan kost kamu sudah di tempati orang lain" Potong Marvin berhasil membuat bibir Olivia bungkam dengan mata yang menyorot lirih.

"Menikah dengan ku, maka aku akan mengizinkan mu untuk keluar dari rumah ini. Ralat bukan keluar tetapi bermain di luar dan pulang setelah puas bermain sebagai istri ku" Tutur Marvin begitu dalam.

Olivia tak menyahut bibir wanita itu bergetar.

"Ayo bangun kita makan dulu, setelah itu kembali tidur" Ajak Marvin sebelum wanita nya kembali menangis.

...****************...

Yang belum mampir, ayo mampir di lapak sebelah🥰

Selagi nunggu novel ini update bab terbaru🤗

......................

1
namia khira
bagus ceritanya
Avril
😂😂
Icikiwir
Marvin thor
nobita
sepet nonton drakor
nobita: seperti nonton drakor
total 1 replies
nobita
itu bukan mencintai Marvin tapi obsesi mu terhadap Olivia
nobita
horang kaya mah bebas ya pemirsahh
nobita
itulah tandanya orang sedang jatuh cinta... diluar nurul
nobita
alur ceritanya apik thor... tulisannya juga rapi... ku suka kusuka
Alifah Azzahra💙💙
Bos mah emang banyak modusnya yah Thor 🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Kasian kamu Rio punya bos bucinnya tingkat dewa 🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Penguntit Mesum🤣🤣
Rahmi Mamimima
wkwk klo marvel lgsg marah pas adisty mngumpat

kalau marvin d biarin aja ,mau oliv mngumpat kyk gmn pun 🤣
Rahmi Mamimima
keren sih barra
krna dy tau, akan semarah apa dirinya jika agis anaknya
smua ayah pasti marah klo anaknya d hamili laki2 yg bkn suaminya
Rahmi Mamimima
kyknya d pkiran marvel skrg adalah oliv.krna dy kn mulai suka sm oliv sjak dy mnemukan oliv d pohon
Rahmi Mamimima
astagaa
gk marvel , gak marvin
sm2 gila
Rahmi Mamimima
lah km apa vin? gatal sm calon tunangan org 😆😆😆
Rahmi Mamimima
wkwkwkkw🤣🤣🤣

lupa klo suaminya mudah tantrum
Rahmi Mamimima
heh 🤪🤪 bisa2nya lupaa
keenakan makan sm mantan yg lain d lupakan
Rahmi Mamimima
😆 gembul jg krna hamil anakmu vin
Rahmi Mamimima
🤣🤣 gitu2 kn nurun dr klakuanmu barra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!