Viona tidak pernah ingin jika pernikahannya hancur. Walaupun dia menikah bukan karena cinta, tetapi Viona sudah berjanji pada diri sendiri untuk menikah hanya sekali seumur hidup. Tentu banyak perjuangan, cobaan, dan air mata yang harus Viona hadapi.
Meluluhkan hati suaminya begitu sulit, bahkan setelah berjuang pun, perjuangannya itu masih tidak di hargai. Rey sang suami, masih menganggap Viona wanita perusak hubungannya dengan Laura. Karena pernikahan mereka membuat Rey tak bisa menikah dengan Laura yang sudah lama menjadi kekasihnya.
Akankah Viona bertahan disisi suaminya dan mempertahankan rumah tangganya? Atau memilih pergi untuk meraih kebahagiaannya sendiri?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep.29
Akhirnya Rey bisa merasa lega karena Laura sudah mengklarifikasi video yang viral di sosial media. Kini nama Rey kembali bersih. Hanya saja semua orang kembali di buat terkejut saat tahu jika Rey dan Laura akan bercerai. Padahal pernikahan mereka belum lama.
Rey yang sedang bekerja mendengar ketukan pintu. Dia berucap mempersilakan orang itu untuk masuk. Terlihat Alina memasuki ruangan itu dengan membawakan secangkir kopi untuk Rey. Sejak pertama kali melihat Rey membuat Alina jatuh hati. Apalagi berita perceraian Rey dan Laura sudah viral dan itu akan Alina manfaatkan untuk mendekati Rey.
''Permisi Pak Rey, saya membawakan kopi untuk bapak,'' ucap Alina ramah.
''Maaf, kemarin saya minum kopi buatan kamu malah jadi mengantuk. Lebih baik kopi itu untuk kamu sendiri saja,'' tolak Rey.
''Tapi, Pak .... ''ucap Alina terhenti karena Rey memotong perkataannya.
''Tolong keluar!'' ucap Rey penuh penegasan.
Alina tak lagi mengatakan apa pun. Lalu bergegas pergi keluar dari ruangan Rey. Entah kenapa Rey memiliki keyakinan jika Alina mencoba untuk mendekatinya. Tetapi sayangnya Rey sedang tidak ingin di dekati oleh wanita mana pun.
Rey kembali fokus menatap layar laptopnya dan melanjutkan pekerjaannya. Namun, lagi-lagi ada yang mengganggunya. Dering ponselnya terdengar nyaring di telinga. Entah siapa yang menghubunginya. Rey menatap layar ponselnya melihat panggilan masuk dari Dio.
''Tumben sekali Dio menghubungiku,'' gumam Rey lalu menggeser tombol hijau di layar ponselnya.
📞''Hallo,'' ucap Dio dari seberang sana.
📞''Iya, ada apa?'' tanya Rey.
📞''Sepertinya Alan menikung kita,'' ucap Dio.
📞''Apa maksudmu?'' tanya Rey yang tak mengerti.
📞''Tadi aku lihat mereka jalan berdua bahkan terlihat saling bercanda tawa. Sepertinya mereka menjalin hubungan,'' tutur Dio.
''Apa? Bagaimana mungkin?''
📞''Awalnya aku juga tidak beranggapan seperti itu, tetapi setelah mengikuti mereka, ternyata mereka benar-benar dekat,'' ucap Dio.
📞''Pantas saja sejak dulu Alan selalu membela Viona. Sepertinya aku harus menemuinya,'' ucap Rey.
Kini ke duanya sudah selesai melakukan panggilan teleponnya. Dio memang sengaja memberitahu Rey agar terjadi perselisihan antara Rey dan Alan. Dio sedikit sakit hati karena Viona yang tak membalas cintanya.
....
....
Rey baru sampai di rumah Alan. Dia turun dari mobilnya, dan bergegas mendekati rumah itu. Rey mengetuk pintu dan tak lama seseorang membukakan pintunya. Rey terkejut melihat Viona di hadapannya. Dia penasaran, ngapain malam-malam begini berada di rumah Alan.
''Vio, kenapa kamu ada disini?" tanya Rey.
''Em ....'' Viona ragu untuk berkata sesuatu. Viona pun tak kalah terkejutnya saat melihat kedatangan Rey.
''Apa benar yang di katakan oleh Dio, jika kamu dan Alan memiliki hubungan?'' Rey menatap Viona dengan tatapan serius seolah meminta penjelasan.
''Ada apa ini?'' tiba-tiba Bu Maya muncul dari dalam rumah.
''Malam Tante,'' ucap Rey ramah.
''Ngapain kamu kesini? Apa kamu mau menyakiti anak saya lagi?'' Bu Maya menatap Rey dengan tajam.
''Apa maksud Tante? Saya sama sekali tidak pernah menyakiti Alan,'' ucap Rey.
''Bukan Alan, tapi Viona. Asal kamu tahu ya kalau Viona itu anak kandung saya, dia adiknya Alan.''
Rey bukan hanya terkejut mendapati Viona berada di rumah Alan. Tetapi sekarang hal yang sama sekali tak pernah dia duga, jika Viona adalah anaknya Bu Maya. Selama ini Rey tak pernah tahu kalau Alan memiliki adik.
''Jadi Viona dan Alan itu adik kakak? Jadi apa yang Dio katakan itu tidak benar kalau Vio dan Alan menjalin hubungan,'' ucap Rey.
''Sekarang kamu sudah tahu semuanya kan, lebih baik sekarang pergi dari sini! Saya tidak mau melihatmu disini,'' usir Bu Maya.
''Bolehkah saya berbicara sebentar dengan Viona?'' Alan meminta izin kepada Bu Maya.
Bu Maya menggeleng. ''Saya tidak mengizinkan kamu untuk mengobrol bahkan berinteraksi dengan Viona. Saya tidak mau Viona kembali sedih.''
''Tapi .... '' Rey tak melanjutkan perkataannya saat melihat tatapan tajam dari Bu Maya.
''Baiklah, saya permisi dulu. Tapi sebelum itu saya mau meminta maaf kepada Viona atas perlakuan saya sebelumnya,'' ucap Rey.
Viona hanya diam, tak mengatakan sepatah kata pun. Sedangkan Bu Maya masih saja menatap Rey dengan tatapan tajam. Rey memutuskan untuk pergi dari sana karena Bu Maya atau pun Viona tidak merespon ucapannya tadi.
Rey tak tahu jika Viona sedang hamil, karena pakaian yang Viona pakai sangat longgar. Sehingga menutupi perut buncitnya. Bertemu dengan Viona, membuat Rey sadar akan kesalahannya. Selama ini dia hanya di butakan oleh cintanya kepada Laura. Padahal Laura tak sebaik Viona, istri yang telah dia sia-siakan.
Bu Maya mengajak Viona kembali masuk ke dalam rumah. Dari pancaran matanya, Viona terlihat sedih setelah bertemu dengan Rey.
''Sudah, jangan di pikirkan! Lebih baik kamu istirahat saja.'' Bu Maya mengusap pelan punggung Viona.
''Iya, Mah. Vio ke kamar dulu mau istirahat,'' ucap Viona.
Sesampainya di kamar, Viona menangis menumpahkan segala kesedihannya.
Akhir-akhir ini dia tak bisa tidur. Rasanya ingin sekali tidur di peluk oleh ayah dari anaknya. Mungkin itu keinginan anak yang ada di dalam kandungannya. Namun, Viona menyembunyikan semuanya dari Bu Maya atau pun Alan. Viona takut mereka marah, karena mereka sudah melarangnya untuk berhubungan lagi dengan Rey.
...
....
teruskan usaha kak thor dalam penulisan nya..
moga sukses selalu 😘😘
makasih kak thor buat cerita nya..😘