NovelToon NovelToon
Samurai Oni

Samurai Oni

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Iblis / Tamat
Popularitas:26.5k
Nilai: 5
Nama Author: Xa

Diramalkan akan menjadi pahlawan sekaligus Shogun negeri Shinpi-tekina berikutnya, namun ternyata Akio memiliki sifat buruk. Pernah sekali ia nyaris membunuh hakim, hingga dirinya pun diasingkan ke puncak gunung. Dilarang berbicara dan menggunakan pedang sungguhan. Akio dengan topeng oni-nya menggenggam pedang kayu kini sering disebut sebagai Samurai Oni. Meski telah diasingkan, bersama dengan Akashi si mahluk setengah yokai (siluman) dan yokai yang beralih menjadi pengikut Akio, mereka bertarung melawan yokai terkutuk yang telah lama menghantui negeri tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAMARAN KIZU—KINATA

Pagi ke-7 di kediaman Mikio. Berada di antara wilayah klan Uchigoro dan klan Sakanoue.

Pagi-pagi, Akio sudah menyempatkan diri untuk mengunjungi makam Mikio di halaman. Meski telah ia lakukan di makam lamanya di Kuran, namun jasadnya berada di sini.

“Tuan Akio sudah lama tidak bergerak. Dan sekarang dia terlihat sehat.”

“Ngomong-ngomong kita harus mengatakan sesuatu pada Tuan Akio. Aku rasa itu penting.”

“Yang kau katakan ada benarnya.”

Sesuatu hal yang penting itu mereka dengar dari Keiko langsung. Mengenai situasi yang terjadi setelah Akio melarikan diri dari eksekusi saat itu.

Pada malam ke-3.

“Shogun Hatekayama terbunuh di dalam kastilnya. Tapi hanya beberapa keluarga samurai saja yang mengetahui hal ini.”

“Tepat seperti yang aku duga. Aku melihat—” Mulut Nekomata dibungkam lantas disembunyikan ke balik punggung Kizu.

Nyaris saja ia mengungkap identitas bahwa kucing bisa berbicara.

“Eh? Kalian semua mengetahuinya?” tanya Keiko terkejut.

“Ya. Saya baru-baru ini mengetahuinya. Namun itu kabar yang sungguh mengejutkan. Shinpi-tekina akan kacau begitu tahu bahwa Shogun telah terbunuh di festival itu,” jawab Yasha.

“Begitulah. Dan karena tidak ingin membuat kekacauan lebih dalam, mereka berinsiatif untuk memiliki Shogun untuk sementara ini,” tutur Keiko.

“Oh. Bukankah itu sedikit sulit?”

“Tidak. Sebenarnya Akio sudah lama dipilih untuk menjadi Shogun berikutnya tetapi karena sikapnya itu, sehingga dia diasingkan.”

“Hm, begitu rupanya.”

“Karena itulah, mereka berpikir untuk memilih Ayah Akio, Yamamoto Kaeda,” ungkap Keiko.

“Selama beberapa hari, apakah ada masalah yang terjadi? Seperti keberadaan yokai,” ujar Kizu bertanya.

“Soal itu ...tidak ada.”

Pada malam ke-3 hari itu, Keiko mengungkap bahwa Yamamoto Kaeda kemungkinan besar akan diangkat sebagai Shogun, setidaknya untuk sementara waktu. Namun begitu ditanyakan perihal yokai, entah kenapa Keiko terlihat lebih cemas dari perbincangan sebelumnya. Terlihat seperti ada sesuatu yang disembunyikan.

“Tapi aku ragu, untuk mengatakannya atau ti—”

“Tuan Akio sudah mendengarnya?”

Baru saja ingin dibicarakan, mendadak Akio sudah berada di depan mereka. Dan juga mendengar semua yang dikatakan.

“Tuan Akio! Tolong jangan pergi lebih dulu. Biarkan aku, Kizu yang akan pergi ke Ibu kota untuk mengetahui situasi selanjutnya.”

“Kenapa hanya kau?” protes Akashi.

“Karena hanya aku yang bisa. Kalian semua terlalu mencolok. Terutama tangan merahmu itu, Akashi!”

“Heh, memangnya kau bisa apa?”

Kizu tertawa licik seolah baru saja memenangkan sesuatu yang tak terduga. Namun akan tetapi apa yang dikatakannya memang tidak salah.

Akio yang biasa memakai topeng oni, kucing yang bisa berbicara, Akashi yang memiliki tangan merah lalu Yasha si penunggu makam telah dikenal banyak orang. Mereka semua rata-rata memiliki ciri khas yang sangat mencolok di mata banyak orang.

Kecuali Kizu si rubah, ia bisa merubah dirinya kapan pun dia mau. Mau itu lelaki, wanita, baik muda maupun tua bahkan anak kecil pun ia bisa melakukannya. Rubah licik ini lah yang merasa bahwa dirinya sangat pantas untuk tugas pengintaian dalam ibu kota.

“Cih!” Akashi hanya berdecih saat tahu kelebihan si rubah itu nyata.

Sedang Akio kini ia hanya terduduk di halaman seraya menyangga dagu, nampak ia sangat kebosanan.

“Berhati-hatilah, Kizu. Semoga perjalananmu lancar, dan jangan sampai bertarung sendirian saat ada yokai nanti,” ucap Yasha memberi peringatan.

“Huh! Itu tidak akan jadi masalah. Lagi pula, satu-satunya yang pantas kita incar adalah yokai itu bukan?”

Yokai yang sampai saat ini masih belum diketahui apakah masih hidup ataukah tidak. Yokai itu pernah sekali mengendalikan tubuh Mikio, dan walau Akio telah menebas tubuh itu langsung namun Yasha berpikir bahwa yokai itu akan secepatnya menghindar.

“Dia tinggal di bayangan. Dan selama musim panas, kita tidak boleh melonggarkan penjagaan. Hei, kalian semua! Jaga Tuan Akio!” Bersikap seperti senior, Kizu pergi seraya menyibak rambut lebatnya dan dalam sekejap ia berubah menjadi seorang wanita cantik.

Wanita yang mengenakan kimono berwarna kuning cerah dengan motif bunga, rambut yang tergerai serta poni rata membuat semua mata tertuju padanya seorang.

“Oh, tidak. Aku terlalu berlebihan.”

Bahkan suaranya ikut berubah jadi sangat lembut layaknya wanita terhormat. Namun tempat yang akan ia tuju bukanlah semacam kastil atau sebagainya.

Dalam perjalanan, ia bertemu setidaknya satu-dua samurai yang berkeliling sekitar. Tentunya mereka mewaspadai akan kedatangan yokai yang mungkin sebentar lagi akan muncul.

“Nona, mau pergi ke mana?” Dan mendadak salah satu samurai menyapanya, ia nampak ingin mengajak Kizu.

“Saya ingin bekerja, Tuan Samurai.” Kizu menjawab dengan ramah seraya menyembunyikan tawa kecilnya di balik pakaiannya yang panjang.

“Ohoho ...bolehkah aku tahu siapa namamu?”

“Ya. Saya ...Ki—”

Dan ia baru menyadari dirinya belum sempat mengubah namanya.

Secara asal ia menjawab, “Kinata.”

“Oh, nama yang sungguh indah. Kapan-kapan kita akan bertemu lagi ya? Dan berhati-hatilah karena buronan kapan saja bisa muncul.”

“Buronan? Siapakah itu, Tuan?”

“Banyak. Tapi salah satunya cukup unik dibanding lainnya. Dia sekilas terlihat seperti manusia, rambutnya juga panjang berwarna hitam, terlihat seperti wanita tapi dia bukan wanita.”

Kizu tersentak, ia menelan ludah saking ia terkejut dengan pernyataan samurai itu. Sebab ciri-ciri singkat yang diutarakannya barusan adalah Kizu.

“Karena itu, berhati-hatilah ya Nona Kinata. Siang nanti kita akan bertemu di rumah bunga,” katanya dengan maksud yang lain.

“Ya.”

Kinata, itulah nama samaran Kizu saat ini. Ia pergi bekerja ke rumah bunga, namun ada satu masalah yang telat ia sadari.

Kizu melirik ke salah satu pria yang tidak jauh maupun dekat namun satu jalan bersamanya. Ia mengenakan topeng yang cukup familiar di mata Kizu.

“A-A-A ...Tuan Akio?!” Reflek, Kizu memanggilnya dan langsung tersadar bahwa tak seharusnya ia juga berteriak.

Bergegas ia menghampiri Akio dan menyeretnya pergi ke jalan yang sepi, jalan sempit yang berada di antara kedua kedai.

“Tuan Akio, sedang apa kemari? Tolong jangan membuat saya panik,” ucap Kizu berkeringat dingin.

Ia tak mau terjadi keributan, dan terlihat Akio tidak akan mendengarkan omongan Kizu.

“Apa Tuan bermaksud untuk mengikuti saya?”

"Aku ikut karena takut jika kau akan cepat ketahuan," jawabnya dengan menuliskan kalimat bayangan di atas telapak tangan Kizu.

“Baiklah kalau begitu. Tapi pertama-tama. Tuan harus melepaskan topeng ini jika tidak mau terjadi kekacauan,” kata Kizu.

Akio menganggukkan kepala lantas melepaskan topengnya. Kizu justru panik lantas memalingkan wajah seolah akan terkena masalah jikalau dirinya berani mengintip.

“Lalu, aku yakin beberapa orang akan mengenali wajahmu. Mungkin, harus diakali dengan poni Tuan yang panjang.”

Alhasil, Kizu menata rambut Akio, menggunakan poni yang panjang agar dapat menutupi sedikit wajahnya. Meski kedua matanya tak terlihat, namun Akio masih dapat melihatnya dengan jelas.

“Maafkan aku,” ucap Kizu gugup. Sedikitnya Kizu melihat ada bekas luka membentuk garis horizontal yang cukup lebar dari sudut bibir hingga ke wajahnya.

Akio menggelengkan kepala, dan kembali menuliskan, "Terima kasih."

1
♛ ⃟$𝑅࿐𝔼𝕊-вєαя🐻‍❄️⃝Λ𝐋𝐒☘︎➢
aaaaaaaaaaaaaaaa Akiko (⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
♛ ⃟$𝑅࿐𝔼𝕊-вєαя🐻‍❄️⃝Λ𝐋𝐒☘︎➢
tapi bukannya anda juga yokai? ಠ⁠_⁠ʖ⁠ಠ
Ndaka
Hei, readers! Apa kabar? Ini akun saya yang lain dari author Xa. Mohon maap siapa pun yang lagi nunggu novel saya lainnya. Barangkali jika ingin baca lagi, silahkan mampir ya~ terima kasih

Judul: Pendekar Iblis Yong
DavidTheDancer
Makasih udh berkarya thor! Lumayan banget buat bantu aku ngabisin waktu luang! Semangat terus pokoknya
floufrouu
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
SquigglyMunchkin
Jaga kesehatan selalu ya thor.. aku kebawa perasaan banget nih huhuhu
HotCupid
next upppppp👍👍nanti kalau lama UPP penggemar nya ilang Lo 😂😂
isntit darling
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
Cyberworrior
hallo kakak semangat berkarya ya kak🤭
Bisikan Luar Biasa
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
👑Xa🌟: khe khe, gpp, lagian author ini juga sibuk di dunia nyata jadi ya maap g bisa up banyak
total 1 replies
HotCupid
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
Girl Moon Maker
dari sekian banyak novel yang saya baca, novel inilah yg bnar² bagus, penulisan untaian kata² yg indah, emosi,bahagia,, sedih, sangat mendominasi. novel ini mengajarkan kita ttg arti sebuah pengorbanan, keikhlasan akan takdir yang Allah sdh tentukan,, mahabbah atau cinta kepada Allah dan sesama
vanillaatack
yg liat update langsung baca + coment like dong!!!
HotCupid
Ceritamu keren, thor! Rasanya bener-bener kaya hanyut ke dalam cerita
Cinta Insta
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
CutieBun
semangat selalu Thor aku suka ceritanya ❤️❤️
Eli Usada
Halo kak author! Aku pembaca baru dan bakalan jadi pembaca setia, nih. Ditunggu next up, ya!
SugarplumChum
Thor update crazy dong ...... author baik.. pinter... update crazy ya 😙👍👍
CupcakeHugs
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau~
Labuh Ardianto
Lanjut atau aku gabisa tidur nih thor?! Haha.. pokoknya semangat kakak author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!