Seorang gadis cantik serta primadona bernama Sisilia Adelard Alexander merupakan anak pengusaha terkenal, terbesar no 1 dan paling berpengaruh.
Akan tetapi kehidupan Sisil tidak banyak yang mengetahuinya. Sisil memilih untuk menyembunyikan identitasnya.
Ia bersekolah di AIHS (Alexander internasional high school), sekolah yang dimiliki oleh Papanya langsung, tidak banyak yang tau kalau kalau ia dari keluarga Alexander kecuali orang terdekatnya.
Namun siapa sangka diusia yang baru menginjak 17thn harus menjalani pernikahan karena perjodohan yang dilakukan oleh orang tuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sintawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30.Check-up
Tak terasa hari begitu cepat berlalu. Perut Sisil semakin hari semakin besar namun tak mengira kecantikannya. Hubungan Sisil dan Alvaro pun semakin hari semakin romantis dan mesra.
Sisil sangat bahagia karena mempunyai suami yang sangat mencintai dan menyayanginya dan sangat memanjakannya
Hari ini mereka ada jadwal pemeriksaan kandungan Sisil, biasanya ada dokter yang datang ke Mansionnya namun kali ini berbeda mereka memilih untuk mengunjungi rumah sakit sekalian menjenguk Nindi yang sakit karena kecelakaan.
Walau rumah sakit yang mereka kunjungi adalah rumah sakit milih papanya, Sisil dan Alvaro tak memakai kekuasaannya untuk menerobos antrian ibu ibu hamil didepan ruangan dokter kandungan karena keinginan bumil kesayangannya itu sendiri
Alvaro memapah Sisil duduk disalah satu kursi dan memberikan minum pada gadis kesayangannya itu
" Kenapa sayang?" tanya Alvaro saat melihat istrinya yang meringis
" Enggak.. pergelangan kaki aku barusan keseleo dan teras nyeri gitu" jawab Sisil
Alvaro pun berjongkok didepan sang istri tercinta, melepas sepatu yang dipakai gadis itu kemudian melepasnya lalu memijat pelan kakinya secara perlahan agar istrinya tidak kesakitan
" Gini enakan sayang ?" ucap Alvaro
" Mas berdiri gak enak dilihat sama yang lain " pinta Sisil yang malu karena menjadi pusat perhatian para ibu ibu yang mengantri.
Ia memindahkan tangan Alvaro dari kakinya
" Katanya tadi nyeri" ujar alvaro
" Yang emang nyeri mas, tapi gak enak kalau diliatin yang lain mas " jawab Sisil memandangi wajah Alvaro yang sedikit khawatir dengannya
" ceweknya cantik sih tapi kok hamil ya jeng padahal usianya masih seperti anak perempuan pertama saya "
" iya ya jeng masih sama sama muda begitu ya jeng tapi pacarannya udah kelewat batas sampai ceweknya hamil kayak gitu, kalau anak saya yang begitu udah saya usir dia dari rumah malu malu in keluarga aja"
" iya emang anak jaman sekarang kalau pacaran bikin ngelus dada"
Sisil yang merasa tidak nyaman pun menundukkan kepalanya namun alvaro semakin erat menggenggam tangan Sisil
" Mas " lirih Sisil
Alvaro yang tau kalau istrinya tidak nyaman pun melepaskan genggamannya dan menghampiri ibu ibu itu
" Sorry kalau kalian tidak tau yang sebenarnya tidak usah menilai.....dan juga ucapan kalian barusan itu membuat istri saya tidak nyaman
jlebb
ucapan Alvaro barusan membuat mereka bungkam dan menundukkan kepalanya
" Ayo sayang..kita biarkan saja ibu ibu itu berasumsi dengan pikiran Meraka masing masing " ucap Alvaro yang kembali menggenggam tangan Sisil masuk kedalam karena namanya yang sudah dipanggil
Sisil mendudukkan tubuhnya di depan dokter Cantika, diikuti alvaro disampingnya
" Apakah ada keluhan satu bulan terakhir ini nona Sisil ? " tanya dokter Cantika
" istri saya sering mengeluh karena pinggangnya yang pegal " jawab Alvaro dengan cepat " Belakangan ini nafsu makannya juga menambah dan sering makan makanan yang aneh aneh " lanjutnya
" Baiklah..kita periksa kesehatan umum dulu sebelum melakukan USG ya" ujar dokter Cantika yang ramah
" Iya dokter" ucap Sisil dan Alvaro serempak
Seusai pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, dan berat badan barulah Sisil melakukan USG untuk memastikan kondisi janin juga ingin mengetahui jenis kelamin calon anak mereka
Alvaro berdiri disamping branker Sisil, sesekali dia tersenyum kepada sang istri wajah bahagia keduanya tak bisa disembunyikan
" Dokter ...jenis kelamin anak saya apa?" tanya alvaro yang tak sabar ingin mengetahui jenis kelamin anak mereka
Dokter Cantika yang tengah sibuk mengoleskan jel diperut Sisil pun tersenyum dengan ramah pada Sisil, yang sedari tadi menanyakan perkembangan anaknya dan juga jenis kelaminnya
" Pertumbuhannya normal di usia 15minggu, Tumbu kembangnya juga baik dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan nona , baby nya sangat cantik seperti ibunya" ujar dokter Cantika
" Cewek dok ??" tanya Sisil
" iya nona " jawab dokter Cantika kembali menatap layar sepertinya ada yang aneh saat pemeriksaan ulang
...****************...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Aku komentar dulu baru ijin mampir Oalah reader gak ada akhlak akunya..🤣🤣😜
kok tiba tiba??
semangat, thor!!!!
musuh dlm selimut ya, thor???
thor, please, jgn pisahkan mereka ya..
Love 4 Al-sisil😘😍
es teh hangat????