NovelToon NovelToon
MY KETOS VS SAHABAT MASA KECILKU

MY KETOS VS SAHABAT MASA KECILKU

Status: tamat
Genre:Teen / Ketos / Cintamanis / Tamat
Popularitas:271.8k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Berada dalam lingkungan sekolah terfavorit dan populer tak membuat Ve berkecil hati. Meski bully-an masih terus terjadi tetapi Ve punya sejuta cara untuk menghadapinya. Belum lagi Salsa yang tak pernah berhenti menganggunya.

Sayangnya ia juga harus dipusingkan dengan cinta dua lelaki tampan dan kaya raya tetapi berbeda karakter. Al sikapnya dingin, sedang Dion sangat humble. Parahnya lagi mereka mencintainya, meski tau Ve gadis miskin.

Lalu bagaimanakah kisah cinta mereka di masa putih abu-abu itu, dan siapakah yang ahirnya memenangkan hati Ve? Apakah cinta bisa menembus batas perbedaan antara si kaya dan si miskin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAHAN DULU

Saat ini Ve bersama ketiga pria tampannya sedang berada di sebuah cafe. Mereka sama-sama menunggu rencana Ve yang akan dilakukan setelah ini.

"Jadi apa yang akan kamu lakukan setelah ini Ve?" tanya Kenzo membuka obrolan siang itu.

Ve masih asyik minum boba miliknya sambil sesekali memainkan matanya.

"Apa sebaiknya aku liatin rekaman ini ke pihak sekolah?" tanya Dion sambil memainkan kamera miliknya.

"Tahan dulu!" teriak Ve dan Al secara bersamaan.

"Cih, kompak!" cibir Dion tak suka.

Ia pun menyandarkan punggungnya ke kursi sambil membuang muka. Sementara Ve dan Al saling memandang satu sama lain.

"Dion, aku mohon kamu simpan dulu rekaman itu, belum saatnya kita bongkar kebusukan Salsa," ucap Ve menenangkan Dion.

Ve paham betul dengan watak dan sifat Dion yang suka gegabah, tetapi ini bukanlah waktu yang tepat untuk membeberkan semua ini.

"Betul, apa yang dikatakan Ve semuanya benar. Jika kita maksain untuk menunjukkan rekaman itu sekarang, takutnya akan menjadi masalah yang besar nantinya," jelas Al.

"Apalagi saat ini posisi Ve sama sekali tidak menguntungkan, bisa-bisa pihak dewan sekolah makin menekan Ve!" imbuh Kenzo.

"Apa yang dikatakan Al maupun Kenzo satu pemikiran sama gue. Gue yakin betul, sesudah ini, pasti Salsa akan semakin membenci gue."

"Dan gue jamin, dia bakal melakukan hal yang lebih parah dari kemarin!" imbuh Dion menatap ketiganya.

"Bentar-bentar, gue curiga sama elu, bukankah selama ini lu dipihak Salsa, gimana ceritanya bisa jadi di pihak Ve?" tanya Al mengintimidasi Dion.

Dion membetulkan posisi duduknya dan memandangi mereka satu persatu.

"Jadi gini ceritanya, sebelumnya gue minta maaf pada kalian semua untuk semua kejahilan gue sama Ve selama ini."

"Gue akui, gue emang brutal, nggak tau aturan dan murid nakal, tapi itu semua agar gue nggak dibully sama anak-anak sini. Apalagi gue siswa pindahan."

"Terus, kenapa kamu malah sekongkol sama Salsa?" tanya Kenzo penasaran.

"Gue nggak sekongkol, cuma gue bantuin dia buat dapatin apa yang dia mau, yaitu dekat sama elu, Al."

Dion menatap Al lalu ke Ve.

"Kebetulan saat itu yang gue liat, akhir-akhir ini Ve memang dekat dengan Al, dan karena perintah Salsa gua bantuin dia dan ngerjain Ve."

Tatapan bersalah kini terlihat jelas di wajah Dion. Ve membuang nafasnya perlahan. Kini Kenzo juga ikut-ikutan memandang Al dan Ve secara bergantian. Kini ia pun mulai membaca situasi di sana.

"Apa Al menaruh hati sama Ve?" tanya Kenzo dalam hatinya.

"Gue yakin, ada yang nggak beres di sini!"

"Lalu?" tanya Al memecah keheningan.

"Karena kenyataannya kalian memang terlihat dekat selama ini, aku pun mengiyakan ajakan Salsa untuk menjebak Ve tempo hari."

"Jadi kamu yang culik Ve dan bawa dia ke gudang?" tanya Al yang sudah bangkit dari kursinya dan mencengkeram kerah seragam Dion.

"Ayo, bilang yang jujur!" gertak Al.

Sementara Dion masih menikmati luapan emosi Al. Mereka saling menatap satu sama lain, karena ketegangan tiba-tiba menghinggapi mereka.

"Al, please, stay calm, ok!" bujuk Ve dari kursinya.

Matanya melihat sekelilingnya karena tiba-tiba pandangan para pengunjung mulai menyorot tempat duduk mereka. Kenzo pun membenarkan perkataan Ve barusan.

Karena masih menghormati keberadaan Ve, Al melepas cengkeraman tangannya tadi. Lalu ia pun kembali duduk di tempatnya.

Dari respon Al yang tiba-tiba, Kenzo maupun Dion menyadari jika Al menaruh hati pada Ve. Sejak kecil Kenzo yang sudah menjadi sahabat Al tau betul watak pemuda itu. Hingga baru kali ini Kenzo melihat kemarahan Al hanya karena wanita.

"Meski lu suka sama Ve, tapi gue juga suka sama dia, kita lihat aja nanti, Ve bakal lebih dekat sama siapa?" batin Kenzo.

"Seharusnya lu bilang ke Salsa buat berhenti kejar lu daripada ia semakin menyakiti Ve," ucap Dion kemudian.

Al menoleh menatap Dion dengan tatapan tidak suka.

"Meski Al ngaku pun, Salsa nggak bakal tinggal diam, selama ini Salsa selalu mendapat apa yang ia suka, jadi kemungkinan Salsa ngaku ataupun mundur sangat kecil persentasenya."

"Jadi sebaiknya selama beberapa hari ke depan, biarin Ve gue yang jaga!" ucap Kenzo menengahi.

Ve memandang Kenzo dengan tatapan yang aneh.

"Emang kenapa kalau aku yang jaga Ve, kalian tidak terima?" tanya Kenzo pura-pura polos.

Padahal terlihat sekali wajah kedua remaja di depannya sama sekali tak menyetujui usulan ini.

Sementara Ve masih membaca apa tujuan Kenzo padanya.

Entah mengapa Ve menjadi waspada jika ada seseorang yang mulai mendekatinya. Tetapi Kenzo mulai menjelaskan segalanya.

"Karena posisi gue di sini yang paling aman, menurut gue, Ve akan lebih aman jika berada di sisi gue."

"Karena satu, Ve jika dekat dengan Al secara otomatis akan semakin membuat Salsa marah, dan jika Ve dekat dengan Dion, juga akan membuat pandangan Salsa dan gengnya pada Dion semakin curiga."

"Apalagi sebelum ini, kamu yang paling dekat dengan Salsa ketimbang kita."

"Tapi, Salsa tadi juga udah curiga sama gue, kan tadi gue udah ngaku saat di rooftop!" ucap Dion mengingatkan.

"Nggak apa-apa sih, cuma ya jangan terlalu dekat dengan Ve aja lah, kalian berdua jaga jarak dulu sama Ve, sampai suasana menjadi lebih kondusif!"

"Oke, gue setuju," ucap Ve.

Sementara kedua remaja tadi masih belum bisa menerima usulan itu, Kenzo malah bahagia karena Ve mengikuti idenya.

.

.

...🌹Bersambung🌹...

1
Mhimiy Checil
mengambil kesempatan dalam kesempitan si babang al 😄😄
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
modus yang nyenengin Kak 😆
Lina Maulina Bintang Libra
modus dirimu al
Lina Maulina Bintang Libra
jeles si al
arfan
up
Ray Aza
ini si ve ikut kelas ekselerasi ato gmn sih? kok tmn seangkatan dipanggil kakak semua
Suzieqaisara Nazarudin
Setelah mengharungi onak dan duri dalam percintaan mereka,Akhirnya Alfarizi dan Veeya bersatu dalam merajut masa depan yang bahagia..

Akhirnya es baloknya Al yg mementing kan belajar dari berpacaran akhirnya runtuh dengan kehadiran nya Veeya..

terimakasih Outhor semoga sukses selalu..🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹✌️✌️✌️✌️✌️✌️
Suzieqaisara Nazarudin
Sabrina bodoh..kamu tidak tahu saja kamu berhadapan dengan siapa...
Suzieqaisara Nazarudin
Srmoga ada orang yg menjaga Ve 24 jam disisi..jangan ada yg lengah..
Sabrina itu lebih gila dari anaknya Salsa...
Suzieqaisara Nazarudin
Alhamdulillah Lisa benar benar sudah berubah..
sepertinya Lisa tau apa yg terjadi saat ini...
Suzieqaisara Nazarudin
Kasian Ve...tolong dong biarkan Ve dengan Al hidup bahagia..🙏🙏🙏
Suzieqaisara Nazarudin
Thor jangan sampai Al ataupun Ve Amnesia ya...🙏🙏
Suzieqaisara Nazarudin
Alfarizi dan Veeya dan rumah sakit berpisah tiada,dari awal pertemuan sampai ke detik ini rumah sakit bagai kan rumah kedua mereka..
Suzieqaisara Nazarudin
Tuh kan Ve..kamu itu loh terlalu baik,tidak semua orang itu hati nya kayak kamu...
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhh tersentuh sekali dengan kata kata terakhir mu thor😩😩😭
Suzieqaisara Nazarudin
Beruntung nya seorang Veeya yg selalu dijaga 3 oarang bodyguard cogan seperti layak nya seorang puteri...😍😍😍
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Lisa benar benar sadar dan belajar atas apa yg telah berlaku sebelum ini dan juga yang terjadi terhadap Salsa...
Suzieqaisara Nazarudin
Untung darah Ve,Ken,sama dengan Aideen..Semoga Ve tidak apa apa...
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Ve cepat sadar dan sembuh..🤲🤲🤲😩😭
Suzieqaisara Nazarudin
Nah kan adem begitu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!